• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim
  • Dumai

Ketua INPEST Kota Dumai Ingatkan Modus Penipuan Baru, Iming-Iming Mahar Pernikahan dengan WNA China

PantauNews

Rabu, 08 Januari 2025 18:15:19 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, DUMAI  – Ketua INPEST Kota Dumai, Bastian Jambak, mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat mengenai modus baru yang digunakan sindikat perdagangan orang. 

Dengan iming-iming uang mahar besar dan pernikahan dengan Warga Negara Asing (WNA) asal China, korban dijanjikan kehidupan layak di luar negeri. Namun, kenyataannya banyak yang berakhir dieksploitasi, baik secara fisik maupun psikologis, kata bastian saat dijumpai di kantornya Jalan Sudirman Gang Karya 4 Dumai pada Rabu 8 Januari 2025. 

Dalam keterangannya, Bastian Jambak mengungkapkan bahwa modus ini telah memakan korban dari berbagai daerah, terutama perempuan dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran seperti ini. Jangan mudah tergiur janji manis yang berujung pada penderitaan,” tegasnya.


Kompol Riza Sativa SIK MIK, Kanit 5 Renakta Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa sindikat ini beroperasi dengan memanfaatkan media sosial, seperti aplikasi WeChat, untuk memperkenalkan korban kepada WNA China. Korban dijanjikan mahar hingga Rp20 juta dan kehidupan yang lebih baik. Namun, setelah tiba di luar negeri, mereka kerap menjadi korban eksploitasi atau dipaksa bekerja di bawah kondisi tidak manusiawi. 

Salah satu korban, seorang gadis berusia 16 tahun yang menggunakan nama samaran "Bunga," mengaku awalnya tergiur dengan janji uang mahar Rp20 juta. “Awalnya saya dijanjikan hidup layak, tetapi ternyata semua itu bohong,” ungkapnya. 

Penggerebekan di Jakarta Selatan 

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas penampungan wanita di Pejaten, Jakarta Selatan. Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian mengamankan dua korban dan tiga tersangka yang terlibat dalam jaringan ini. 

Ipda Dinanti Putri Dewa, S.Tr.K, Panit 1 Unit Renakta Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa korban bahkan diberikan identitas palsu agar terlihat lebih dewasa. “Kami menemukan bukti pengurusan dokumen palsu, termasuk paspor dan visa, yang dibiayai hingga Rp30 juta,” ujarnya. 

Langkah Hukum 

Tersangka yang ditangkap kini dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda minimal Rp120 juta. 

Himbauan kepada Masyarakat 

Polisi dan INPEST meminta masyarakat, khususnya para orang tua, untuk waspada terhadap tawaran perjodohan dengan WNA yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. “Laporkan kepada pihak berwenang jika menemukan tawaran mencurigakan ini,” tegas Kompol Riza. 

Modus yang dikenal dengan istilah "mail-order bride" atau pengantin pesanan ini merupakan fenomena baru di Indonesia dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Upaya preventif dan edukasi kepada masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban.


Sumber : Pantaunews /  Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Potret Buram "Permainan" dalam Tender Raksasa di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR)

Tangkap Gigen Telenggeng, Satgas Nemangkawi Sita 3 Pucuk Senpi

Damai Tak Hapus Pidana! Kasus Laka Kerja PT Ivomas Resmi Dilaporkan ke Polisi

PH Terdakwa Chandra ini Akan Layangkan 'Surat Cinta' ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung

Polsek Sungai Sembilan Uber Penadah di Kecamatan Pinggir Bengkalis

Pelaku Penembakan Di Bukit Kapur Berhasil Dibekuk Tim Gabungan Polres Dumai

Unit Reskrim Polsek Bukit Kapur Amankan 4 Tersangka Pelaku Judi Mesin Ketangkasan

Tak Sampai 1 Jam, Polres Kuansing Tangkap Pelaku Bom Molotov

Polda Riau Musnahkan 13 Kg Sabu serta 269 Pil Ektasi Milik 15 Orang Kurir Jaringan Internasional

Tragedi kecelakaan kerja di PT Kilang Pertamina Internasional, FAP Tekal siap menyurati Ketua DPRD Kota Dumai

Hari Ini, Bupati dan Wakil Bupati Rohil Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

Dirkrimum: PT PSJ Diduga Kuat Sebagai Penampung TBS dari Koperasi yang Bermasalah

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 228 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1888 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 503 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved