<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://www.pantaunews.net/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://www.pantaunews.net/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>FAP Tekal Desak Penyelidikan Kecelakaan Kerja PT Ivo Mas Tunggal Dibuka Kembali, Soroti Dugaan Kelalaian K3</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/fap-tekal-desak-penyelidikan-kecelakaan-kerja-pt-ivo-mas-tunggal-dibuka-kembali-soroti-dugaan-kelalaian-k3</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &#45; Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di area kerja PT Ivo Mas Tunggal di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus mendapat sorotan tajam dari Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP Tekal) Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://www.pantaunews.net/assets/foto/e507dfa0d1fb8fc08a06d68622f0ceab.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sorotan tersebut mengemuka setelah diterimanya surat balasan resmi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau tertanggal 8 September 2026 nomor 500.15.166/23/DISNAKERTRANS/2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surat penjelasan perkembangan penanganan pengaduan tersebut diterbitkan guna menindaklanjuti permohonan informasi dan laporan yang dilayangkan oleh FAP Tekal Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan dokumen resmi tersebut, Pengawas Ketenagakerjaan telah menerbitkan Nota Pemeriksaan I Nomor 500.15/Disnakertrans/4.2/2474 tertanggal 21 Juli 2026 yang ditujukan langsung kepada pimpinan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nota pemeriksaan itu memuat perintah pemenuhan serta perbaikan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mencakup pengendalian bahaya, pengamanan peralatan mesin, serta kualifikasi tenaga teknis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi poin&#45;poin yang tertuang dalam surat Disnakertrans Riau tersebut, FAP Tekal Dumai menilai terdapat indikasi kuat mengenai kelalaian dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua FAP Tekal Kota Dumai, Ismunandar atau yang akrab disapa Nandar, menegaskan temuan dari pengawas ketenagakerjaan menjadi bukti awal adanya persoalan serius dalam penerapan norma K3 di lokasi kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berdasarkan surat balasan dari Disnakertrans Provinsi Riau tentang penjelasan kasus lakakerja yang terjadi di PT Ivo Mas Tunggal Kecamatan Lubuk Gaung Kota Dumai, maka dapat kami simpulkan adanya dugaan kelalaian dari pihak perusahaan tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja,&quot; ujar Nandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nandar menilai proses hukum dan penyelidikan atas dugaan tindak pidana kecelakaan kerja tersebut harus terus berjalan secara transparan dan berkeadilan tanpa ada penanganan yang mengambang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia pun mendesak aparat penegak hukum di Kota Dumai untuk segera mengambil langkah konkret dengan melibatkan pihak pengawas ketenagakerjaan sebagai saksi ahli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Maka kami mendesak kepada Kapolres Dumai untuk meminta keterangan langsung dari Disnakertrans Provinsi Riau di bidang pengawasan sebagai tenaga ahli agar proses hukum dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pimpinan PT Ivo Mas Tunggal tetap tegak lurus,&quot; kata Nandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai langkah nyata, organisasi kemasyarakatan tersebut akan menyerahkan dokumen dan bukti pendukung tambahan kepada Polres Dumai untuk memperkuat laporan kecelakaan kerja yang dialami korban atas nama Putra Andika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya hukum susulan tersebut diharapkan dapat memicu dibukanya kembali penyelidikan secara menyeluruh oleh pihak kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari Senin ini kita layangkan surat resmi dari FAP Tekal Dumai perihal kelanjutan surat pengaduan kami kemarin dengan lampiran barang bukti baru agar penyelidikan kasus lakakerja yang terjadi di PT Ivo Mas Tunggal dibuka kembali,&quot; tutur Nandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nandar menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam apabila pengaduan serta barang bukti baru yang dilampirkan tersebut tidak mendapatkan respons serius dari Kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika dari Kapolres Dumai tidak merespon pengaduan kami, maka kami akan melakukan aksi berjilid&#45;jilid baik di kantor Polres Dumai maupun di gate PT Ivo Mas Tunggal Dumai,&quot; tegas Nandar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/88572938973-img-20260919-wa0020.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 16:36:13 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/fap-tekal-desak-penyelidikan-kecelakaan-kerja-pt-ivo-mas-tunggal-dibuka-kembali-soroti-dugaan-kelalaian-k3</guid></item><item><title>Perkuat Deteksi Dini, Rutan Dumai Gelar Razia Gabungan Bersama APH</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/perkuat-deteksi-dini-rutan-dumai-gelar-razia-gabungan-bersama-aph</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &#45; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat langkah deteksi dini dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Sabtu (19/9).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, bersama jajaran petugas Rutan Dumai. Razia turut melibatkan personel dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai, Kodim 0320/Dumai, dan Polres Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Razia dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya peredaran serta penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sejumlah kamar hunian dan area yang menjadi sasaran razia. Pemeriksaan dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang maupun benda&#45;benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pemeriksaan kamar hunian, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan sebagai langkah preventif sekaligus memastikan lingkungan Rutan tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kegiatan razia dan tes urine merupakan bagian dari komitmen Rutan Dumai dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Dumai. Sinergi dengan APH akan terus diperkuat sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan,” ujar Enang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai, Ignasius Agus Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan bersama ini menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya di Wilayah Kota Dumai.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/13980131146-img-20260919-wa0015.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 13:45:17 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/perkuat-deteksi-dini-rutan-dumai-gelar-razia-gabungan-bersama-aph</guid></item><item><title>PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Penghargaan Pelaksana Donor Darah Terbanyak di Dumai, Buah Konsisten Kepedulian untuk Masyarakat</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/pt-pertamina-patra-niaga-refinery-unit-dumai-raih-penghargaan-pelaksana-donor-darah-terbanyak-di-dumai-buah-konsisten-kepedulian-untuk-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, Dumai, 18 September 2026* — *PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai meraih penghargaan dari Wali Kota Dumai atas dedikasi dan kepedulian sosial sebagai &amp;nbsp;pelaksana donor darah teraktif dan terbanyak setiap tahunnya. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Dumai kepada Perusahaan yang berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat melalui sinergi bersama PMI Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan diserahkan oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, kepada Section Head Health–HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto, pada Kamis (17/9) di Kantor PMI Kota Dumai. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian puncak peringatan Hari PMI ke&#45;81 yang mengusung tema “Peduli, Bergerak, Bersama” dan dibuka langsung oleh Ketua PMI Kota Dumai, Taufik Ibrahim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pemberian penghargaan kepada korporasi, kegiatan itu &amp;nbsp;juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada donor darah teraktif dan terbanyak, mulai dari &amp;nbsp;sebanyak 10 , 25, 50 hingga 100 kali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam aksi kemanusiaan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya melalui pemenuhan kebutuhan darah yang dibutuhkan setiap harinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Dumai dan PMI Kota Dumai atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi pemantik semangat bagi kami untuk terus bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui inisiatif sosial, khususnya pemenuhaan kebutuhan darah di wilayah Dumai dan sekitarnya,” ujar Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi apresiasi bagi seluruh rekan&#45;rekan Perwira dan mitra kerja Perusahaan yang selama ini secara konsisten dan antusias berpartisipasi menyumbangkan darahnya dalam kegiatan donor darah .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai pelaksana donor darah teraktif dan terbanyak, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai tercatat secara rutin setiap tahunnya melaksanakan kegiatan donor darah sebanyak empat kali dengan kontribusi sebanyak 1.400 kantong darah, atau 350 kantong darah setiap sesinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Section Health–HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto menambahkan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu program HSSE jangka panjang Perusahaan sebagai bentuk langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan bersama, baik di internal perusahaan maupun masyarakat luas. “Program donor darah ini sejak lama kami terus kami upayakan dapat terlaksana, karena ini bukan sekadar ajang kepedulian sosial tetapi komitmen bersama dalam mendukung pemenuhan stok darah yang dibutuhkan setiap harinya oleh masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak sekadar melaksanakan donor darah, pelaksanaan donor darah di lingkungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga dirangkaikan dengan pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) sebagai bagian dari program skrining kesehatan rutin pekerja dan mitra kerja perusahaan. Pelaksanaannya tidak hanya dilaksanakan di wilayah kerja Kilang Pertamina Dumai, melainkan juga di wilayah kerja Kilang Pertamina Sungai Pakning dengan melibatkan masyarakat sekitar serta Puskemas dan pemangku kepentingan setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Inisiatif berkelanjutan ini juga menjadi upaya kami untuk mendorong kepedulian seluruh pekerja dan mitra kerja meningkatkan derajat kesehatan guna mendukung kinerja yang optimal sekaligus menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Hengki.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/22809807197-img-20260918-wa0018.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 15:34:26 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/pt-pertamina-patra-niaga-refinery-unit-dumai-raih-penghargaan-pelaksana-donor-darah-terbanyak-di-dumai-buah-konsisten-kepedulian-untuk-masyarakat</guid></item><item><title>Polsek Dumai Barat Tangkap Dua Tersangka Pencurian Pupuk, Hasil Pengembangan Perkara</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/polsek-dumai-barat-tangkap-dua-tersangka-pencurian-pupuk-hasil-pengembangan-perkara</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI — Polsek Dumai Barat berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian pupuk di sebuah gudang pupuk milik PT Setia Kencana Indonesia (SKI) yang berada di Jalan Bangko, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan perkara dengan tersangka R yang sebelumnya diamankan dalam kasus pencurian pupuk. Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, petugas memperoleh informasi mengenai keterlibatan sejumlah orang lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keterangan R, aksi pencurian tersebut dilakukan bersama dua tersangka lainnya, yakni OSH dan SA serta seorang pria berinisial C yang saat ini masih dalam penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga pada Kamis, 17 September 2026. Sekitar pukul 18.00 WIB, personel Polsek Dumai Barat berhasil mengamankan OSH di kediamannya di Jalan Merlin, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, sekitar pukul 20.30 WIB, petugas kembali mengamankan SA di rumahnya yang berada di Jalan Pinang, Kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui telah mengambil pupuk urea tanpa izin bersama R dan C. Selanjutnya, kedua tersangka dibawa ke Polsek Dumai Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus tersebut bermula pada Minggu, 30 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, saksi melakukan pengecekan terhadap gudang pupuk di Jalan Bangko dan menemukan bagian dinding gudang yang terbuat dari seng dalam keadaan terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saksi kemudian mendapati tumpukan pupuk jenis urea di dalam gudang tampak seperti telah diambil. Dinding gudang selanjutnya diperbaiki dengan cara dipaku kembali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada malam harinya, saksi bersama sejumlah buruh melakukan pengintaian di sekitar gudang. Hingga Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 01.30 WIB, terlihat empat orang tidak dikenal datang menggunakan dua unit sepeda motor melalui jalan kebun kelapa sawit di samping gudang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keempat orang tersebut kemudian menuju bagian dinding gudang yang sebelumnya telah diperbaiki. Karena mengalami kesulitan untuk membuka kembali dinding gudang, keempatnya meninggalkan lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelapor dan saksi kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan salah seorang dari empat orang tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, orang tersebut mengakui telah beberapa kali mengambil pupuk urea dari dalam gudang bersama tiga orang lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat kejadian tersebut, PT Setia Kencana Indonesia (SKI) mengalami kerugian sekitar Rp25 juta. Perkara tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Dumai Barat sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B/42/VIII/2026/SPKT/Sek Dumai Barat/Res Dumai/Polda Riau, tanggal 31 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengungkapan perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam dengan nomor polisi BM 6812 DAR, satu unit sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam tanpa nomor polisi, enam lembar karung plastik ukuran 50 kilogram, serta satu pasang sarung tangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terhadap para tersangka, penyidik menerapkan Pasal 477 KUHP. Sementara itu, polisi masih melakukan pencarian terhadap tersangka lainnya dan melanjutkan penyidikan guna menuntaskan perkara tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/72025785426-img-20260918-wa0014.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 14:55:05 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/polsek-dumai-barat-tangkap-dua-tersangka-pencurian-pupuk-hasil-pengembangan-perkara</guid></item><item><title>DPP Lembaga Sikat Perisih Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan Bahas Tenaga Kerja dan Lingkungan Hidup</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/dpp-lembaga-sikat-perisih-gelar-seminar-wawasan-kebangsaan-bahas-tenaga-kerja-dan-lingkungan-hidup</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Masyarakat Peduli Riau Bersih (Sikat Perisih) menggelar Seminar Diskusi Wawasan Kebangsaan bertajuk Suara Masyarakat, Kamis (17/9/2026), di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Seminar tersebut mengangkat tema ketenagakerjaan dan lingkungan hidup, dua persoalan yang dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan daerah dan bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Riau, Dr. Ir. Rival Lino, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., serta Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Lingkungan Hidup Kota Dumai, Antony Asha Parie, ST. Sedangkan jalannya diskusi dipandu moderator Yasman Yazid, SH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Panitia Pelaksana, Suprianto, mengatakan seminar tersebut tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan peserta, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran, karakter dan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seminar diskusi wawasan kebangsaan ini tidak berhenti pada pemahaman secara teori. Apa yang kita dapatkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,&quot; ujar Suprianto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, wawasan kebangsaan harus menjadi landasan bersama untuk membangun Indonesia yang kuat, bersatu, berdaulat dan maju. Sebab, masa depan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun para pemimpin, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua DPP Sikat Perisih, Bastian Jambak atau Syeh Muda Sabarudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar romantisme sejarah ataupun menghafal Pancasila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Bastian, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang yang utuh dalam melihat sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan daerah dan bangsa secara kolektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini, komitmen kebangsaan kita sedang diuji oleh dua pilar krusial yang menentukan ketahanan nasional kita, yaitu kesejahteraan tenaga kerja dan kelestarian lingkungan hidup, khususnya di Kota Dumai,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut Riau, yang dikenal sebagai Negeri Lancang Kuning, memiliki kekayaan alam melimpah, mulai dari minyak bumi hingga hamparan perkebunan. Namun, menurutnya, kondisi tersebut perlu diiringi dengan pertanyaan mengenai sejauh mana kekayaan alam memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan tenaga kerja lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apakah kekayaan alam ini sudah linier dengan kesejahteraan tenaga kerja lokal kita? Dan apakah pembangunan ekonomi yang berjalan saat ini sudah selaras dengan hak generasi masa depan untuk menghirup udara bersih dan menikmati air yang jernih?&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bastian menekankan kesejahteraan pekerja dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dalam bingkai keadilan sosial.&lt;br&gt;Ia menjelaskan, tujuan utama seminar tersebut adalah membangun konsensus intelektual dengan mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat sipil untuk melahirkan peta jalan pembangunan Riau yang inklusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pembangunan yang memanusiakan tenaga kerja lokal melalui peningkatan kompetensi dan perlindungan hak yang berkeadilan,&quot; katanya.&lt;br&gt;Selain itu, Bastian menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan ekologis. Menurutnya, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari merupakan bagian dari bela negara.&lt;br&gt;&quot;Merusak lingkungan berarti meruntuhkan kedaulatan bangsa dalam jangka panjang,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap seminar tersebut tidak berhenti sebagai forum bertukar gagasan, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret, akurat dan dapat diimplementasikan oleh para pemangku kebijakan maupun sektor swasta di Kota Dumai dan Riau secara umum.&lt;br&gt;&quot;Kami ingin hasil dari seminar ini melahirkan rekomendasi kebijakan yang konkret, akurat dan dapat diimplementasikan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mewakili Pemerintah Kota Dumai, Staf Ahli Hermanto Usman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sikat Perisih yang telah menyelenggarakan seminar diskusi wawasan kebangsaan sebagai wadah menyuarakan aspirasi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepedulian seperti ini sangat kita butuhkan guna menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air serta rasa memiliki dan peduli terhadap persoalan masyarakat,&quot; ujar Hermanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengapresiasi kehadiran berbagai unsur dalam diskusi tersebut. Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, semakin banyak pula ide dan gagasan positif yang dapat dibahas untuk kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hermanto menambahkan, wawasan kebangsaan pada hakikatnya merupakan hasrat yang kuat untuk membangun kebersamaan di tengah berbagai perbedaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam kaitan itulah, Pemerintah Kota Dumai mengajak kita semua melalui seminar ini untuk mendiskusikan potensi&#45;potensi persoalan yang ada menjadi kesempatan dan peluang untuk berbuat terbaik bagi masyarakat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dandim Dumai, perwakilan Polres Dumai, FPK&#45;LKKMD 17 Suku, Ketua Gagak Hitam, Forum RT se&#45;Kota Dumai, kepala perangkat daerah, perwakilan perusahaan, Dangrup 3 Kopassus, Imigrasi, Kejaksaan Negeri Dumai serta sejumlah undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara peserta diskusi berasal dari berbagai unsur, di antaranya BEM ITBRP, Forum RT se&#45;Kota Dumai, SPKD, LPMK Bukit Batrem, LPMK Buluh Kasap, Gagak Hitam, SPPP Wilmar Group, serta perwakilan sejumlah LSM, organisasi masyarakat dan OKP..&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/37216064927-img-20260918-wa0006.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 02:30:56 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/dpp-lembaga-sikat-perisih-gelar-seminar-wawasan-kebangsaan-bahas-tenaga-kerja-dan-lingkungan-hidup</guid></item><item><title>100 Kali Donor Darah, Darmawan Raih Penghargaan PMI Dumai: Konsisten Berbagi untuk Sesama</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/100-kali-donor-darah-darmawan-raih-penghargaan-pmi-dumai-konsisten-berbagi-untuk-sesama</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &#45; Bukan sekadar angka, 100 kali telah mendonorkan darahnya menjadi bukti konsistensi Darmawan. AM, dalam berbagi dan membantu sesama. Pegawai Distrik Navigasi Tipe A Kelas 1 Dumai ini mendapat penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Dumai atas dedikasinya sebagai pendonor darah. Kamis, (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan tersebut diberikan sempena HUT ke&#45;81 PMI, bersama apresiasi bagi masyarakat yang telah mendonorkan darah sebanyak 10 kali, 20 kai, 50 kali hingga 100 kali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PMI Kota Dumai, H. Taufik Ibrahim, S.Sos., M.Si., mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian para pendonor yang secara sukarela membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini bentuk apresiasi PMI atas dedikasi mereka menyumbangkan darah. Khusus yang sudah 100 kali, kita usulkan untuk mendapatkan penghargaan tingkat nasional,” ujar Taufik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap semakin banyak masyarakat, khususnya pendonor pemula, ikut tergerak mendonorkan darah secara sukarela. Terlebih, kebutuhan darah di Kota Dumai terus meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Darah ini tidak dijual di toko, tidak dijual di pabrik. Karena itu, kita sangat membutuhkan masyarakat yang mau menjadi pendonor sukarela,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Darmawan mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, donor darah bukan tentang mengejar penghargaan, tetapi tentang bagaimana memberikan manfaat bagi orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau kita sehat dan memenuhi syarat untuk donor, kenapa tidak kita berbagi. Semoga apa yang kita lakukan bisa membantu orang lain dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk ikut donor darah,” ujar Darmawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;100 kali donor darah bukan tentang seberapa banyak yang telah diberikan, tetapi tentang berapa banyak harapan yang mungkin telah tumbuh dari setiap tetes darah yang disumbangkan. Ketika mampu berbagi, jangan ragu untuk memberi.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/15913295875-img-20260917-wa0040.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 19:05:47 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/100-kali-donor-darah-darmawan-raih-penghargaan-pmi-dumai-konsisten-berbagi-untuk-sesama</guid></item><item><title>Bhabinkamtibmas Bagan Barat LG Situmorang SH Lakukan Monitoring, Pendampingan Penyaluran Bantuan Pangan Beras</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/bhabinkamtibmas-bagan-barat-lg-situmorang-sh-lakukan-monitoring-pendampingan-penyaluran-bantuan-pangan-beras</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS, &#45; Dalam rangka untuk memastikan Kegiatan berjalan lancar dan tertib, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan Barat LG Situmorang SH turun langsung melakukan Monitoring, pendampingan dan pengamanan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kantor Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko. kegiatan pendampingan ini dilakukan merupakan wujud nyata pihak kepolisian yang selalu hadir untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditengah tengah kesibukannya Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan Barat LG Situmorang SH, Saat dikonfirmasi Kamis (17/9/2026). menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kehadiran polisi juga menjadi bentuk kedekatan dengan warga di wilayah binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Ini adalah tugas dan tanggung jawab kami sebagai Bhabinkamtibmas untuk melakukan monitoring dan pendampingan, hal ini untuk memastikan keamanan, pengawasan, dan pendampingan dalam penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah benar benar aman dan kondusif, dan ini juga merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar, &quot; Ucap Bhabinkamtibmas LG Situmorang SH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sambung Bhabinkamtibmas Bagan Barat, &quot; Selain itu, Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas juga merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan kegiatan masyarakat dan program pemerintah di &amp;nbsp;kelurahan Bagan Barat dapat terlaksana dalam situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran polisi di lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat selama mengikuti proses penyaluran bantuan situasi aman dan kondusif,&quot; Timpal Bhabinkamtibmas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan Barat LG Situmorang SH juga menghimbau kepada masyarakat kelurahan Bagan Barat untuk selalu waspada dan memperketat keamanan lingkungan guna mengantisipasi maraknya kasus pencurian, Dan juga kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Saya selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan mengimbau kepada masyarakat kelurahan untuk selalu waspada dan berhati&#45;hati apabila mau pergi keluar rumah, pastikan rumah sudah terkunci rapat, Jendela sudah terkunci dan pagar rumah juga sudah terkunci rapat, &amp;nbsp;karena pencurian sudah semakin marak,&quot; Ungkap Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan LG Situmorang SH, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/71017770814-img-20260917-wa0037.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:54:08 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/bhabinkamtibmas-bagan-barat-lg-situmorang-sh-lakukan-monitoring-pendampingan-penyaluran-bantuan-pangan-beras</guid></item><item><title>Kelurahan Bagan Barat Salurankan Bantuan Pangan Beras Sebanyak 1834 Kepada Penerima Manfaat Periode Juli, Agustus, September 2026</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/kelurahan-bagan-barat-salurankan-bantuan-pangan-beras-sebanyak-1834-kepada-penerima-manfaat-periode-juli-agustus-september-2026</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS,&#45; Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, dihari yang ke&#45;4 ini kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 1834 menerima manfaat, bantuan pangan berupa beras tersebut di terima sebanyak 30 kilo/Perkk. Pendistribusian dilakukan secara bertahap, mulai Senin Sore Tanggal 14 September Hingga 21 September 2026, &amp;nbsp;Kegiatan Penyaluran bantuan pangan berupa beras tersebut dilakukan di halaman Kantor Kelurahan Bagan Barat, Jalan pelabuhan baru, Bagansiapiapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dikonfirmasi Kamis (17/9/2026), Lurah Bagan Barat Siti Zuhra SSTP mengatakan bahwa Bantuan tersebut diberikan kepada warga penerima &amp;nbsp;manfaat yang tersebar di 24 RT/6 RW yang ada di kelurahan Bagan Barat secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan. dan bantuan pangan ini merupakan data &amp;nbsp;untuk periode ( Juli, Agustus,September 2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Alhamdulillah Proses penyaluran berjalan tertib dan lancar dengan mekanisme verifikasi data menggunakan KTP dan KK daftar nominatif penerima. Petugas kelurahan bersama pihak PSM dari dinas sosial dibantu oleh ketua RT dan bhabinkamtibmas turut melakukan pendampingan agar kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran. Sehingga bantuan pangan tersebut bisa di manfaatkan oleh masyarakat dilingkungan kelurahan Bagan Barat,&quot; Ucap Siti Zuhra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya Bupati Rohil H Bistamam didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu beserta rombongan Forkompinda kabupaten Rokan Hilir meninjau langsung penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilo dengan kemasan 10 kilo/ Gon, sekaligus juga menyerahkan secara simbolis kepada warga penerima manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan Bupati Beserta Rombongan di kantor Kelurahan Bagan Barat, di Jalan pelabuhan baru tersebut disambut langsung oleh Lurah Bagan Barat Siti Zuhra SSTP, dan Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Sekdakab Rohil H Fauzi Erizal, &amp;nbsp;Camat Bangko Aspri Mulya SSTP MSi, Kepala Dinas perhubungan Burhanuddin S,hut M.Sc, Kakan Satpol PP Drs Acil Rusianto, Kepala BKPSDM Hj Yulisma SSos MM,( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/81834072142-img-20260917-wa0023.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 12:49:47 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/kelurahan-bagan-barat-salurankan-bantuan-pangan-beras-sebanyak-1834-kepada-penerima-manfaat-periode-juli-agustus-september-2026</guid></item><item><title>Respon Cepat Laporan Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bantu Padamkan Kebakaran Gedung Kelas MAN 1 Dumai</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/respon-cepat-laporan-masyarakat-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-bantu-padamkan-kebakaran-gedung-kelas-man-1-dumai</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, Dumai, 17 September 2026* — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai bergerak cepat membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda gedung kelas MAN 1 Dumai &amp;nbsp;di Jalan Bukit Datuk Lama, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan pada Kamis (17/9) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani mengatakan bahwa Tim HSSE Kilang Dumai menerima laporan pada pukul 07.05 WIB dan langsung mengerahkan satu armada mobil serta personel pemadam ke lokasi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Usai menerima laporan kami langsung mengerahkan armada Auxiliary Fire Truck (AFT) 16 dan tim harian yang berjaga serta security untuk memadamkan api dan &amp;nbsp;membantu penjagaan di lokasi kejadian agar memudahkan proses pemadaman. Bantuan ini merupakan sinergi tanggap darurat kami membantu Tim Damkar Pemerintah Kota Dumai, sehingga kebakaran bisa teratasi cepat dan tidak merambat ke bangunan lainnya,” ujar Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya pemadaman berlangsung intensif hingga tahap cooling atau pendinginan guna memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali. Api berhasil dipadamkan pada pukul 07.40 WIB dan menghabiskan 4 ribu liter air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan, bantuan pemadaman dari Tim HSSE Kilang Dumai merupakan bentuk komitmen perusahaan senantiasa responsif terhadap situasi dan kondisi darurat yang terjadi di sekitar wilayah operasional kilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini merupakan bentuk respons cepat dan solidaritas kami kepada masyarakat dalam membantu penanggulangan keadaan darurat di Kota Dumai. Kami turut prihatin atas musibah yang dialami salah satu sekolah terbaik di Kota Dumai. Semoga proses pemulihan pasca kebakaran dapat berlangsung cepat, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal dan anak&#45;anak tetap semangat dalam belajar,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lewat sinergi tanggap darurat &amp;nbsp;tersebut, personel HSSE Kilang Dumai turut memastikan pemadaman api sampai kondisi aman. Setelah kondisi telah dipastikan aman personel pemadan dan armada kembali ke titik siaga yang berlokasi di Komperta Bukit Datuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui dukungan tanggap darurat ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus hadir ditengah masyarakat dalam berbagai inisiatif dan bersinergi dengan para pemangku kepentingan dalam penanganan kondisi darurat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/70767667538-img-20260917-wa0018.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 12:13:58 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/respon-cepat-laporan-masyarakat-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-bantu-padamkan-kebakaran-gedung-kelas-man-1-dumai</guid></item><item><title>DPRD Gelar Rapat Dengan Agenda Penyampaian Pendapat Bupati Terhadap Ranperda Inisiatif DPRD Tentang Rokan Hilir Hijau</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/dprd-gelar-rapat-dengan-agenda-penyampaian-pendapat-bupati-terhadap-ranperda-inisiatif-dprd-tentang-rokan-hilir-hijau</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS,&#45; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rohil &amp;nbsp;menggelar rapat Paripurna Dengan Agenda penyampaian pendapat Bupati Rokan Hilir terhadap rancangan peraturan daerah Inisiatif DPRD Rohil tentang Rokan hilir hijau, Rapat Paripurna dilaksanakan di ruang sidang Utama Kantor DPRD Rohil, Jalan Lintas perkantoran Batu Enam,Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Rohil Ilhami S.tr.Keb, Dan didampingi oleh Wakil Ketua l Maston, Wakil Ketua ll Imam Suroso SE, Wakil Ketua lll Basiran Nur Efendi SE, M.IP, Sekretaris DPRD Rohil Budi Fitriadi, dan 30 Orang anggota DPRD Rohil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, dari pemerintah daerah yang seyogyanya dihadiri oleh Bupati, namun berhalangan hadir, karena Bupati sedang Sakit dan perlu perawatan, sehingga di hadiri oleh Wakil Bupati Rohil Jhony Charles BBA, MBA, &amp;nbsp;dan turut hadir para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, sekretaris dan Kabag.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua DPRD Rohil Ilhami S.tr.Keb menyampaikan sesuai dengan yang telah diumumkan oleh sekretaris dewan, bahwa daftar hadir telah di tandatangani dan dihadiri oleh 30 anggota DPRD dari 45 anggota DPRD, sesuai pasal 149 ayat 1 huruf c peraturan DPRD kabupaten Rokan Hilir nomor 1 tahun 2024 tentang tata tertib kuorum sudah tercapai, dan rapat paripurna dapat dilaksanakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; &amp;nbsp;Rapat Paripurna ke&#45; 17 yang Lalu rancangan Perda inisiatif Tetang Rokan Hilir hijau telah disampaikan dengan resmi oleh DPRD kepada bupati Rokan Hilir dalam rapat paripurna untuk dibahas bersama sebelum disetujui dan ditetapkan sebagai peraturan daerah, sesuai pasal 15 ayat 3 huruf b angka 2, dan tahapan selanjutnya Bupati menyampaikan pendapatnya atas Raperda yang diajukan tersebut,&quot; Ucap Ilhami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan ini ,Bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati Rohil &amp;nbsp;Jhony Charles BBA MBA memberikan apresiasi yang setinggi&#45;tingginya kepada &amp;nbsp;ketua, Wakil Ketua dan segenap anggota DPRD Rohil yang selama ini telah bekerja keras dalam menindak lanjuti program pembentukan Perda propemperda mau Perda yang diajukan oleh pemerintah daerah maupun Ranperda yang berasal dari inisiatif DPRD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Undang&#45;undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah telah menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintah daerah dilaksanakan oleh kepala daerah dan DPRD yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah yang diberi mandat oleh rakyat untuk melaksanakan urusan pemerintah yang di serahkan kepada daerah salah satu unsur penyelenggara pemerintah daerah adalah DPRD mampu membawa nilai&#45; nilai &amp;nbsp;demokratis dan memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjut Wabup,&quot; DPRD dan kepala daerah merupakan mitra yang sejajar namun mempunyai fungsi yang berbeda, DPRD mempunyai fungsi pembentukan Perda, anggaran dan pengawasan, sedangkan kepala daerah mempunyai fungsi pelaksanaan atas peraturan daerah dan kebijakan daerah. Terkait dengan fungsi DPRD sebagai pembentuk perda DPRD kabupaten Rokan Hilir melalui badan pembentukan peraturan daerah pada tahun 2026 ini telah mengajukan beberapa ranperda inisiatif yang salah satunya ranperda tentang Rokan Hilir hijau,&quot; Ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sambung Wabup,&quot; Terkait terdapat materirar Perda tentang Rokan Hilir hijau ini diharapkan lebih difokuskan pada hal yang bersentuhan langsung dengan keutuhan masyarakat dan daerah serta belum diatur dalam regulasi yang sudah ada baik itu regulasi ditingkat nasional maupun ditingkat daerah, karena kita tidak ingin ada regulasi yang tumpang tindih yang akhirnya membuat perda ini nantinya menjadi tidak implementatif,&quot; Timpalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati menambahkan,&quot; Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita sebagai contoh bencana kebakaran hutan dan lahan yang belakangan ini terus terjadi dan sudah menjadi perhatian pemerintah pusat bahkan negara tetangga hal ini perlu menjadi atensi kita bersama bagaimana dalam rancangan regulasi yang akan kita buat ini bisa diatur ketentuan yang bisa minimalisir kejadian karhutla diwilayah kita ini karena kabupaten&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain permasalahan diatas, beberapa waktu kebelakangan ini kepolisian republik Indonesia melalui polres Rokan Hilir dan Polda Riau juga sedang gencar&#45;gencarnya memberantas pengerusakan hutan mangrove di sepanjang pesisir kabupaten Rokan Hilir yang dilakukan oleh oknum oknum masyarakat dan pemodal yang tidak mementingkan keberadaan dan pelestarian hutan mangrove tersebut,&quot; Ungkap Wabup, (HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/80859573712-img-20260916-wa0026(1).jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 22:30:59 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/dprd-gelar-rapat-dengan-agenda-penyampaian-pendapat-bupati-terhadap-ranperda-inisiatif-dprd-tentang-rokan-hilir-hijau</guid></item><item><title>PT Tridaya Tak Hadiri Klarifikasi Disnaker Dumai, Perselisihan PHK Mantan Pekerja Berlanjut</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/pt-tridaya-tak-hadiri-klarifikasi-disnaker-dumai-perselisihan-phk-mantan-pekerja-berlanjut</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &#45; PT Tridaya Dimensi Indonesia tidak menghadiri agenda Klarifikasi yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai terkait perselisihan hubungan industrial dengan mantan pekerjanya, Muhammad Rafi. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari proses penyelesaian perselisihan secara tripartit setelah upaya bipartit sebelumnya tidak membuahkan hasil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perselisihan ini bermula dari pemutusan hubungan kerja yang dilakukan pihak perusahaan terhadap Muhammad Rafi. Mantan pekerja tersebut sebelumnya diketahui telah menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), namun hubungan kerja berakhir sebelum masa perjanjian selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam persoalan itu, pekerja mendapat pendampingan dari Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC&#45;FSPMI) Kota Dumai. Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperjuangkan penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum membawa persoalan ke Disnaker Kota Dumai, pihak pekerja bersama pendampingnya telah melayangkan dua kali surat undangan untuk melakukan perundingan bipartit kepada PT Tridaya Dimensi Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, agenda bipartit yang telah dijadwalkan tidak dihadiri oleh pihak perusahaan. Kondisi ini kemudian menjadi salah satu alasan pekerja melalui pendampingnya melaporkan perselisihan hubungan industrial tersebut kepada Disnaker Kota Dumai untuk mendapatkan upaya penyelesaian melalui mekanisme tripartit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua KC FSPMI Kota Dumai Mhd Alfien Dicky Khasogi mengatakan pihaknya menyayangkan sikap perusahaan yang tidak menghadiri agenda Klarifikasi yang telah dijadwalkan oleh Disnaker Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak perusahaan dalam agenda klarifikasi yang sudah dijadwalkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai. Sebelumnya, dalam proses bipartit, perusahaan juga tidak hadir meskipun sudah dua kali diberikan undangan,&quot; kata Mhd Alfien Dicky Khasogi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Alfien, kehadiran para pihak dalam setiap tahapan penyelesaian perselisihan hubungan industrial penting agar persoalan dapat dibahas secara terbuka dan dicari jalan keluarnya berdasarkan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai ketidakhadiran perwakilan perusahaan dalam agenda yang difasilitasi instansi pemerintah dapat menghambat proses penyelesaian persoalan antara pekerja dengan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita menyesalkan ketidakhadiran pengusaha atau perwakilan perusahaan. Agenda ini difasilitasi oleh instansi pemerintah yang berwenang, sehingga semestinya seluruh pihak dapat hadir dan memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak berlarut&#45;larut,&quot; ujar Alfien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agenda Klarifikasi tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Panggilan Nomor 560/160.4/DISNAKER&#45;D. Dalam agenda itu, pihak mantan pekerja Muhammad Rafi hadir bersama pendamping dari KC&#45;FSPMI Kota Dumai, sementara perwakilan PT Tridaya Dimensi Indonesia tidak hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alfien juga menyoroti kondisi operasional PT Tridaya Dimensi Indonesia yang menjalankan kegiatan pekerjaan di Dumai, namun disebut tidak memiliki manajemen yang diperuntukkan secara khusus di Kota Dumai. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi kendala dalam komunikasi antara pekerja, perusahaan dan pihak yang menangani perselisihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami melihat kegiatan perusahaan di Dumai seperti hanya menjadi tempat singgah, sementara tidak ada manajemen khusus yang berada di Kota Dumai. Kondisi seperti ini tentunya menyulitkan komunikasi ketika ada persoalan yang harus segera dibahas dan diselesaikan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalan yang menjadi pokok perselisihan adalah pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang berdampak terhadap pekerja yang terikat PKWT. Pekerja menilai berakhirnya hubungan kerja sebelum masa perjanjian selesai menimbulkan persoalan terkait kewajiban perusahaan terhadap sisa masa kontrak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap perusahaan kooperatif mengikuti seluruh proses penyelesaian yang difasilitasi Disnaker. Jangan sampai persoalan hubungan industrial seperti ini terus berlarut karena salah satu pihak tidak hadir dalam agenda yang sudah ditetapkan,&quot; tegas Alfien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KC FSPMI Kota Dumai menyatakan akan terus mendampingi Muhammad Rafi dalam proses penyelesaian perselisihan tersebut sesuai mekanisme hubungan industrial yang berlaku. Pihaknya juga berharap PT Tridaya Dimensi Indonesia dapat hadir pada agenda lanjutan yang nantinya dijadwalkan oleh Disnaker Kota Dumai sehingga permasalahan dapat dibahas secara langsung oleh para pihak.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/36533356238-img-20260916-wa0006.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 18:41:50 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/pt-tridaya-tak-hadiri-klarifikasi-disnaker-dumai-perselisihan-phk-mantan-pekerja-berlanjut</guid></item><item><title>Polres Dumai Gelar Sertijab dan Kenal Pamit Kasat Intelkam serta Dua Kapolsek</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/polres-dumai-gelar-sertijab-dan-kenal-pamit-kasat-intelkam-serta-dua-kapolsek</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI – Polres Dumai menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) sekaligus kenal pamit Kasat Intelkam, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Dumai dan Kapolsek Medang Kampai, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman No. 01, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, tersebut dipimpin langsung Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Inspektur Upacara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam Sertijab tersebut, AKP Rozi Alia menyerahkan jabatan Kasat Intelkam Polres Dumai kepada AKP Hardiyanto, S.E., M.Si. Selanjutnya, jabatan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Dumai yang sebelumnya dijabat AKP Hardiyanto, S.E., M.Si., diserahterimakan kepada Iptu Bastian Rinaldy, S.H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, jabatan Kapolsek Medang Kampai Polres Dumai yang sebelumnya dijabat AKP Suprizal, S.Sos., M.IP., kini dipercayakan kepada Iptu Haryanto Alex Sinaga, S.H., M.H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara Sertijab dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolda Riau Nomor: KEP/467/IX/2026 tanggal 5 September 2026 serta Surat Telegram Kapolda Riau Nomor: ST/744/IX/KEP./2026 tanggal 5 September 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam amanatnya, Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan menyampaikan bahwa tuntutan dan tantangan tugas Polri ke depan semakin berat dan kompleks seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan adanya serah terima jabatan ini diharapkan mampu mengantisipasi dan menerapkan tugas pokok selaku penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta pemelihara kamtibmas secara tepat dan benar, sehingga terwujudnya kamtibmas yang mantap dan kondusif,” ujar Kapolres Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Dumai juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi, pengabdian, upaya serta inovasi yang telah diberikan selama bertugas di Polres Dumai. Kepada pejabat yang baru, Kapolres berharap dapat segera beradaptasi dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Dumai sekitar pukul 08.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kenal pamit diisi dengan penyampaian kesan dan pesan dari pejabat lama, perkenalan pejabat baru, sambutan Kapolres Dumai, penyerahan cenderamata serta makan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Dumai AKBP Fatikh dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa mutasi dan alih jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan etos kerja, pembinaan karier personel serta kebutuhan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih atas segala pengabdian yang telah saudara berikan selama bertugas di Polres Dumai dan selamat atas promosi jabatan yang baru,” ungkap AKBP Fatikh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Sertijab dan kenal pamit tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Dumai Ny. Putri Fatikh, Waka Polres Dumai Kompol Rahmat Syah, S.Kom., S.I.K., M.I.K., para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, personel Polres dan Polsek jajaran serta pengurus Bhayangkari Cabang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/13307925221-img-20260916-wa0014.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 13:08:34 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/polres-dumai-gelar-sertijab-dan-kenal-pamit-kasat-intelkam-serta-dua-kapolsek</guid></item><item><title>PKKMB Universitas Awal Bros, Karmila Sari Tanamkan Nilai Pancasila kepada Mahasiswa Baru</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/pkkmb-universitas-awal-bros-karmila-sari-tanamkan-nilai-pancasila-kepada-mahasiswa-baru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, PANTAUNEWS, &amp;nbsp;&#45; Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, membekali 274 mahasiswa baru Universitas Awal Bros dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Ballroom Grand Central Hotel Pekanbaru, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengangkat tema “Unggul Berkarakter, Adaptif Berkarya, Berdampak Nyata”, Dr Karmila Sari menekankan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan perguruan tinggi, membangun karakter, serta beradaptasi dengan lingkungan kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemaparannya bertema “Menjadi Generasi Muda yang Berkarakter, Berkonstitusi, dan Menghargai Keberagaman”, Karmila Sari mengajak mahasiswa memahami Pancasila, konstitusi, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sebatas materi yang dihafalkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pancasila bukan sekadar hafalan saat sekolah, teks yang dibaca ketika upacara, materi ujian, atau simbol di ruang kelas. Pancasila adalah cara kita berpikir, bersikap, memperlakukan orang lain, dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Karmila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Ketua PP KPPG ini kemudian mengaitkan nilai lima sila Pancasila dengan kehidupan mahasiswa di kampus. Sila pertama, kata dia, dapat diwujudkan melalui toleransi dan penghormatan terhadap teman yang berbeda agama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sila kedua diterapkan dengan menghargai setiap manusia, termasuk menolak bullying, kekerasan dan pelecehan seksual. Menurutnya, hal yang dianggap sebagai candaan sekalipun dapat berdampak serius bagi orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan sampai hal yang menurut kita bercanda justru menjadi sesuatu yang merusak karakter dan kenyamanan orang lain,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk sila ketiga, Karmila mengingatkan mahasiswa agar tidak membeda&#45;bedakan suku, daerah, bahasa maupun latar belakang. Perbedaan, menurutnya, justru menjadi kekuatan Indonesia untuk membangun persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara sila keempat dapat diterapkan melalui kebiasaan berdiskusi, bermusyawarah dan menghargai pendapat. Ia juga mendorong mahasiswa baru aktif mengikuti organisasi kampus untuk melatih kepemimpinan, kerja sama dan kemampuan menyelesaikan persoalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, Karmila mengingatkan aktivitas organisasi harus tetap seimbang dengan kewajiban utama mahasiswa, yakni menyelesaikan pendidikan dengan hasil terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan lupa tugas utamanya adalah menyelesaikan kuliah dengan hasil yang sangat memuaskan. Organisasi menjadi ruang untuk belajar memahami karakter orang, berbagi tugas dan membangun kemampuan kepemimpinan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sila kelima, Karmila menekankan pentingnya kejujuran, kepedulian dan tidak mengambil hak orang lain. Sikap tersebut dinilai menjadi modal penting mahasiswa ketika memasuki dunia kerja dan berinteraksi dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karmila juga menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat persatuan dalam keberagaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dr Karmila Sari mengingatkan mahasiswa baru bahwa kehidupan kampus merupakan ruang untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus membangun karakter, etika dan empati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mahasiswa jangan hanya pintar dan berwawasan. Harus terampil, memiliki karakter unggul dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sesi tanya jawab, Karmila juga mendorong mahasiswa baru yang berminat untuk bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau organisasi lainnya. Menurutnya, pengalaman organisasi dapat melatih mahasiswa menjadi problem solver, bekerja dalam tim dan membangun jejaring.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Karmila meminta mahasiswa bijak menggunakan media sosial. Setiap unggahan, menurutnya, dapat menjadi rekam jejak yang memengaruhi citra dan masa depan seseorang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum kegiatan tersebut, pesan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof Brian Yuliarto secara daring juga disampaikan kepada mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan, kepedulian sosial dan kemampuan beradaptasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PKKMB, menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk beradaptasi dari lingkungan sekolah menuju kehidupan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa baru Universitas Awal Bros diharapkan tidak hanya cepat beradaptasi dengan kehidupan kampus, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang unggul berkarakter, adaptif dalam berkarya dan mampu memberikan dampak nyata, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/78106157480-img-20260915-wa0020.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 22:02:40 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/pkkmb-universitas-awal-bros-karmila-sari-tanamkan-nilai-pancasila-kepada-mahasiswa-baru</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dorong UMKM Perluas Akses Pasar Lewat Digitalisasi</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dorong-umkm-perluas-akses-pasar-lewat-digitalisasi</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, Dumai, 15 September 2026 — &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus mendorong penguatan kapasitas serta kemandirian kelompok masyarakat yang ada disekitar wilayah operasional Perusahaan dengan menyelenggarakan Workshop Penguatan Literasi Digital dan Branding bagi UMKM Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Unit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diikuti sebanyak 30 orang perwakilan dari sembilan kelompok mitra binaan program Community Involvement and Development (CID) atau TJSL Kilang Dumai, kegiatan ini diselenggarakan pada 11&#45;12 September 2026, bertempat di Aula Kantor Communication, Relations &amp;amp; CSR Kilang Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya untuk penguatan branding dan perluasan akses pasar bisnis yang saat ini sedang mereka rintis agar dapat unggul, memiliki nilai keunikan, dan berdaya saing di tengah persaingan pasar UMKM yang semakin kompetitif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa pelatihan digitalisasi ini merupakan bagian dari bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelompok binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui pemanfaatan teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi kami, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina untuk terus mendorong kemandirian masyarakat, khususnya kelompok binaan, agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkolaborasi dengan Politeknik Caltex Riau (PCR), workshop tersebut menghadirkan berbagai materi pembelajaran yang komprehensif mencakup membangun identitas merek, menghasilkan konten promosi melalui pelatihan dan praktik langsung pembuatan foto serta video produk, yang diajarkan langsung oleh ahli dibidangnya dengan menghadirkan Jan Alif Kreshna, S.S.T., M.Sc, serta Anggy Trisnadoli, M.T serta mahasiswa PCR. Selain itu, para peserta juga dibekali dengan strategi serta penataan dan penyajian produk agar katalog&#45;katalog produk yang dibuat semakin menarik, sehingga mampu meningkatkan nilai jualnya di berbagai platform pemasaran digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada PCR atas sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan dalam menghasilkan inovasi&#45;inovasi yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan PCR sendiri bukanlah hal yang baru. Sebelumnya kerjasama diantara keduanya diwujudkan melalui pengembangan pengembangan aplikasi SIMINAH atau Sistem Monitoring Minyak Jelantah, yang kedepannya akan kembali dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan hari ini, kami berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang, khususnya dalam meningkatkan literasi digital kelompok binaan, memperkuat branding, memperluas akses pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha mereka,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan diselenggarakannya workshop penguatan literasi digital dan branding bagi UMKM tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus berupaya tidak hanya mendorong kapasitas masyarakat, namun juga keberlanjutan usaha guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini turut mencerminkan komitmen Pertamina yang tidak hanya menghadirkan energi diseluruh penjuru negeri, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM sejalan dengan Asta Cita Pemerintah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/39743804216-img-20260915-wa0016.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 16:26:39 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dorong-umkm-perluas-akses-pasar-lewat-digitalisasi</guid></item><item><title>Bupati Rohil H Bistamam Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Sebaya FC Yang Raih Juara Piala Bupati Rohil 2026</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/bupati-rohil-h-bistamam-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-sebaya-fc-yang-raih-juara-piala-bupati-rohil-2026</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS&#45; Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Rokan Hilir (Rohil) 2026 resmi berakhir dengan kemenangan Sebaya FC yang tampil sebagai juara setelah melewati laga final menghadapi Rayon II (Perseka FC) di Lapangan Koni, Jalan Utama, Bagansiapiapi, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas keberhasilan tersebut, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menyampaikan ucapan selamat kepada Sebaya FC yang berhasil meraih gelar juara. Ia berharap raihan ini menjadi motivasi bagi para pemain dan insan sepak bola untuk terus berkembang serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Rokan Hilir, Riwansyah, mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang berjalan sukses dan lancar. Ia menyampaikan terima kasih kepada PSSI Kabupaten Rokan Hilir yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada PSSI Rohil yang telah sukses melaksanakan acara ini dengan baik dan lancar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir yang telah memberikan perhatian terhadap dunia olahraga melalui dukungan anggaran kepada KONI Rohil,&quot; ujar Riwansyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Piala Bupati Rohil 2026 merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah, KONI Rohil, dan PSSI Rohil dalam membangun serta meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Rokan Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PSSI Kabupaten Rokan Hilir, Sutrisno, juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Rohil yang telah memberikan perhatian besar terhadap perkembangan sepak bola dan olahraga di daerah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Uang pembinaan, trofi, dan medali diberikan langsung dari Bapak Bupati. Tentunya kami mengucapkan ribuan terima kasih. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Rohil. Kegiatan ini merupakan sinergi antara PSSI, KONI, dan Pemerintah Daerah,&quot; ujar Sutrisno usai acara, Senin (14/9/2026) di Lapangan Koni, Bagansiapiapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sutrisno berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga menjadi wadah bagi para pemain muda Rohil untuk menunjukkan kemampuan, sekaligus menjadi langkah awal dalam melahirkan bibit&#45;bibit atlet sepak bola berprestasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir pada turnamen itu, Bupati Rohil H. Bistamam, Sekda Rohil, Fauzi, Ketum Koni Rohil, Riwansyah, Kadis Perindagsar, M Fauzi, Kadis Sosial, Andi, Kadis Parpora Rohil, Ari Darman dan beberapa kepala OPD lainnya, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/51359325770-img-20260915-wa0008.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:13:27 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/bupati-rohil-h-bistamam-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-sebaya-fc-yang-raih-juara-piala-bupati-rohil-2026</guid></item><item><title>Disaksikan Bupati Bistamam, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bangko Sary Ati Aspri SSos Resmi Dilantik dan Dikukuhkan oleh Ketua Tim PKK Rohil</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/disaksikan-bupati-bistamam-ketua-tim-penggerak-pkk-kecamatan-bangko-sary-ati-aspri-ssos-resmi-dilantik-dan-dikukuhkan-oleh-ketua-tim-pkk-rohil</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS &#45; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hilir Tatik Sri Rahayu Bistamam, melantik secara langsung Sary Ati Aspri, S.Sos sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Bangko sekaligus juga pengukuhan Bunda PAUD, Kegiatan pelantikan dilaksanakan di halaman Kantor Camat Bangko, Jalan Pelabuhan Baru, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosesi Pelantikan dihadiri langsung oleh Bupati Rohil Datuk Seri Setia Amanah H. Bistaman, Sekretaris Daerah &amp;nbsp;H Fauzi Efrizal, SSos, MSI, Wakil Ketua DPRD Rohil Imam Suroso SE. Para Asisten, Staf Ahli Bupati, &amp;nbsp;Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohil, Ketua BAZNAS Rohil H Jefrizal, Camat Bangko Aspri Mulya, SSTP MSi, unsur Forkopimcam Bangko, para Kepala Puskesmas, Lurah Bagan Barat Siti Zuhra SSTP, Serta Lurah dan Datuk Penghulu Se Kecamatan Bangko, Turut dihadir Pengurus Tim Penggerak PKK Rohil, pengurus BKMT, Ketua LAM Kecamatan Bangko, Kepala Sekolah SD/SMP se&#45;Kecamatan Bangko, serta tokoh agama, Pengurus Forum Pembaharuan Kebangsaan, Ketua RT dan RW se&#45; Kelurahan Bagan Barat, Para Siswa/siswi MAN &amp;nbsp;l, serta sekolah SLB Negeri l beserta Guru serta Tim konten Kreator Rohil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam Sambutannya, Camat Bangko Aspri Mulya SSTP MSi, menyampaikan ucapan terima kasih dan sekaligus merasa bangga atas kehadiran Bupati H Bistamam dan Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu beserta rombongan yang telah hadir untuk menyaksikan prosesi Pelantikan Tim Penggerak PKK Kecamatan Bangko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kami tentunya sangat bangga &amp;nbsp;atas kehadiran Bapak Bupati dan Ibuk Bupati beserta dengan rombongan dikantor Camat Bangko, mungkin masih banyak kekurangan dalam hal penyambutan kami mohon di maafkan, dan kami juga menyampaikan ucapan selamat kepada ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Bangko beserta pengurus yang baru saja dilantik,&quot; Ucap Aspri Mulya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjut Aspri,&quot; Amanah yang diemban bukanlah tugas yang ringan, namun saya yakin dengan semangat mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan Keluarga pemberdayaan perempuan, serta kemajuan pendidikan usia dini di kecamatan Bangko, sekali lagi kami &amp;nbsp;yakin dan percaya kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan Bangko yang baru saja dilantik dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik&#45;baiknya,&quot; Ungkap Aspri Mulya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Bupati Rohil H Bistamam Dalam amanahnya menyampaikan bahwa, pelantikan tersebut bukan hanya sekedar seremonial, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk bersama &#45;sama untuk meningkatkan kesejahteraan Keluarga dan masyarakat di kecamatan Bangko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kita memahami bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam dalam membangun daerah dan masyarakat, Oleh karena itu, peran tim penggerak PKK sangat penting, terutama dalam berperan dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia beserta Kesehatan, pendidikan serta pembinaan generasi muda, saya berharap Tim penggerak kecamatan Bangko menjadi mitra pemerintah kabupaten Rokan Hilir dalam menjalankan program pembangunan &amp;nbsp;dan program yang benar benar menyentuh kebutuhan masyarakat,&quot; Sebut Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu,&quot; &amp;nbsp;Saya mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian terhadap &amp;nbsp;pendidikan anak usia dini , mulai dari pemerintah, orangtua, guru, dunia pendidikan serta masyarakat harus berjalan bersama sama, dan kita ingin memastikan bersama bahwa setiap Anak di kabupaten Rokan hilir mendapat kesempatan untuk tumbuh berkembang , belajar dan memperoleh lingkungan yang aman , sejahtera dan penuh kasih sayang,&quot; Ungkap Bupati Rohil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, &amp;nbsp;Bupati Rohil H Bistamam didampingi ketua Tim penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu, Ketua Baznas dan Forkompinda memberikan bingkisan cendra mata kepada Sekolah LSB Negeri l, serta Menyalurkan bantuan sembako kepada yang membutuhkan secara simbolis dan uang, ( HSY)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/24029849759-img-20260915-wa0007.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 10:12:06 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/disaksikan-bupati-bistamam-ketua-tim-penggerak-pkk-kecamatan-bangko-sary-ati-aspri-ssos-resmi-dilantik-dan-dikukuhkan-oleh-ketua-tim-pkk-rohil</guid></item><item><title>Club Bola Rajawali United Raih Juara 3 Turnamen Bhutas Cup III</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/club-bola-rajawali-united-raih-juara-3-turnamen-bhutas-cup-iii</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &#45; Club Bola Rajawali United yang di Pimpin Edo selaku Presiden dan Hadi selaku Manager terus meraih Prestasi, yang mana di ajang Turnamen Sepak Bola Bhutas Cup III di ikuti 10 Club yang digelar dilapangan Bukit Timah terlaksana dengan aman dan tertib.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:720/454;&quot; src=&quot;https://www.pantaunews.net/assets/foto/d1ce9886025eea17817cc69b2b807377.jpg&quot; width=&quot;720&quot; height=&quot;454&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kali in Club Bola Usia 13 Tahun (U13)&amp;nbsp;&lt;br&gt;Rajawali United mampu merebut juara 3 dengan mengalahkan 7 Club Bola lainnya dalam Turnamen Bhutas tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini disampaikan Edo selaku Presiden Rajawali United melalui Hadi selaku Manager, bahwa dari 6 kali pertandingan Club Bola U13 mampu menggugurkan 7 lawannya dari 10 Club dalam bertanding.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah dalam 6 kali pertandingan anak&#45;anak kita menang 2 kali, Seri (Draw) 3 kali dan kalah 1 kali,&quot; sebut Hadi Minggu 13/09/2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Hadi, kemenangan meraih juara ini tentunya tak terlepas dari peran kerja keras Pelatih (Coach) yang dipimpin Baim. Yang mana beliau terus menerus menggembleng anak&#45;anak kita U13 dalam setiap latihan menjelang pertandingan, agar saat pertandingan mampu mengalahkan lawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami dari segenap unsur pengurus Rajawali United mengucapkan terimakasih kepada Coach Baim yang sudah membawa anak&#45;anak club U13 meraih juara 3 dalam laga Bhutas Cup III tersebut.&quot; tandas Hadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disaat itu pula, Baim turut menyampaikan, bahwa kemenangan meraih juara 3 ini tak terlepas dari kepercayaan unsur pengurus Rajawali United dan orang tua anak&#45;anak yang sudah mempercayainya untuk melatih anak&#45;anak dan membawanya ke Laga Bhutas Cup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah sebanyak 18 anak&#45;anak U13 yang mengikuti laga ini, sampai meraih juara 3 tidak ada satupun yang mengalami cidera ringan maupun cidera berat saat masa bertanding,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjutnya,&quot;Mudah&#45;mudahan kedepannya Club bola Rajawali United mampu meraih juara di setiap pertandingan di manapun. pungkas Baim.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/39643851438-img-20260913-wa0031.jpg"/><pubDate>Sun, 13 Sep 2026 19:57:36 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/club-bola-rajawali-united-raih-juara-3-turnamen-bhutas-cup-iii</guid></item><item><title>Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/erwin-sitompul-desak-kpk-turun-ke-dumai-legalitas-tanah-urug-stadion-dipertanyakan</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, ?DUMAI – Aktivitas penimbunan di kawasan Stadion Dumai menjadi sorotan. Selain mempertanyakan asal&#45;usul material tanah urug yang digunakan, publik juga mulai mempertanyakan aspek legalitas sumber material serta proses pengadaannya.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Mantan aktivis 98, Erwin Sitompul, S.Pd., meminta aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), turun langsung ke Kota Dumai untuk memastikan tidak ada persoalan hukum di balik penggunaan material tanah urug dalam kegiatan penimbunan kawasan stadion.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Erwin menilai pemeriksaan tidak boleh berhenti pada lokasi pekerjaan. Menurut dia, rantai pasok material perlu ditelusuri sejak dari lokasi pengambilan tanah, legalitas usaha galian, dokumen pengangkutan hingga pihak yang menggunakan atau menyediakan material tersebut.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Kalau ada dugaan tanah urug yang digunakan berasal dari sumber yang tidak jelas legalitasnya, jangan hanya melihat tanah itu sudah berada di lokasi stadion. Telusuri dari mana asalnya, siapa yang mengambil, siapa yang mengangkut dan siapa yang memasok. Kalau memang legal, tunjukkan dokumennya kepada publik,” kata Erwin.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Sorotan tersebut mencuat setelah terlihat aktivitas penimbunan di bagian samping kawasan Stadion Dumai. Sejumlah alat berat, di antaranya excavator dan alat pemadat, masih terlihat beroperasi di lokasi.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedi Setiawan sebelumnya mengaku akan mengecek persoalan perizinan material tanah urug tersebut. Saat dikonfirmasi, Kapolres mengatakan akan berkoordinasi dengan Kasat Reskrim untuk memastikan informasi mengenai tanah urug yang digunakan.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Nanti saya cek dengan Kasat Reskrim perihal tanah urug tersebut ya,” ujar Fatikh saat ditemui pada Rabu (9/9/2026).&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Di sisi lain, informasi yang beredar menyebutkan material tanah urug tersebut didatangkan dari sejumlah quarry yang berada di wilayah Bukit Kapur. Namun, informasi mengenai quarry mana saja yang menjadi sumber material serta dokumen legalitas masing&#45;masing sumber tersebut belum terbuka secara jelas kepada publik.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Erwin meminta Pemerintah Kota Dumai tidak menganggap pertanyaan masyarakat mengenai sumber material sebagai bentuk upaya menghambat pembangunan Stadion Dumai. Menurutnya, justru transparansi diperlukan untuk memastikan pembangunan fasilitas publik berjalan sesuai aturan.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Pembangunan stadion adalah kepentingan masyarakat. Karena itu jangan sampai pekerjaan yang tujuannya baik kemudian menimbulkan persoalan baru karena material yang digunakan ternyata bermasalah. Semua harus terang dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Persoalan keterbukaan informasi juga menjadi sorotan setelah Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota Dumai, Tabrani, ST, MT, disebut tidak memberikan data legalitas material ketika dimintai keterangan oleh wartawan.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Kami tidak bisa memberikannya,” ujar Tabrani saat dihubungi sebelumnya.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Bagi Erwin, sikap tertutup tersebut justru berpotensi menimbulkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Apalagi material yang digunakan dalam pekerjaan pembangunan fasilitas publik semestinya dapat ditelusuri asal&#45;usul dan legalitasnya.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Kalau dokumennya lengkap dan semuanya sesuai aturan, apa yang harus ditutup&#45;tutupi? Justru buka kepada publik supaya tidak muncul spekulasi. Jangan sampai masyarakat bertanya&#45;tanya karena pejabatnya tidak memberikan penjelasan,” katanya.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Erwin juga meminta KPK, jika memiliki kewenangan dan dasar penanganan sesuai ketentuan perundang&#45;undangan, melakukan penelusuran terhadap seluruh aspek yang berkaitan dengan pembangunan Stadion Dumai. Ia menyebut pemeriksaan perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya terhadap material tanah urug.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Kalau ada indikasi permainan dalam proyek atau pengadaan, silakan diperiksa. Kalau tidak ada, juga harus disampaikan bahwa tidak ditemukan persoalan. Negara tidak boleh bekerja berdasarkan dugaan, tetapi dugaan juga tidak boleh diabaikan begitu saja ketika ada informasi yang perlu diverifikasi,” ujar Erwin.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Menurut dia, keterlibatan aparat penegak hukum harus ditempatkan dalam kerangka memastikan pembangunan berjalan bersih, transparan dan bebas dari praktik yang berpotensi merugikan keuangan negara.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Jangan tunggu persoalan menjadi besar baru diperiksa. Cek sekarang, buka datanya, periksa sumber tanahnya dan pastikan seluruh prosesnya sesuai aturan,” katanya.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?Erwin menegaskan pembangunan Stadion Dumai seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat, bukan justru menjadi sumber kontroversi akibat persoalan yang sebenarnya dapat dicegah sejak awal.&lt;br&gt;?&lt;br&gt;?“Pemko sedang mengejar pembangunan stadion. Kita semua tentu mendukung. Tetapi dukungan terhadap pembangunan tidak berarti masyarakat harus diam ketika ada pertanyaan mengenai legalitas material. Transparansi adalah bagian dari pembangunan itu sendiri,” pungkasnya.&lt;br&gt;?&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/89964436110-img-20260913-wa0014.jpg"/><pubDate>Sun, 13 Sep 2026 11:13:32 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/erwin-sitompul-desak-kpk-turun-ke-dumai-legalitas-tanah-urug-stadion-dipertanyakan</guid></item><item><title>Jadi Keynote Speaker Workshop UIR, Karmila Sari Bicara Masa Depan Riset di Era AI</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/jadi-keynote-speaker-workshop-uir-karmila-sari-bicara-masa-depan-riset-di-era-ai</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, PANTAUNEWS — Anggota Komisi X DPR RI Dr. Hj. Karmila Sari, SKom, MM, mendorong mahasiswa memanfaatkan artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu pembelajaran dan penelitian tanpa mengorbankan kemampuan berpikir kritis, integritas akademik, dan tanggung jawab intelektual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, perkembangan AI memberikan kemudahan besar bagi mahasiswa dalam mencari, mengelompokkan, dan menyaring berbagai referensi ilmiah. Namun, kemudahan tersebut tidak boleh membuat mahasiswa kehilangan proses berpikir dalam menghasilkan karya akademik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Kita sebagai akademisi adalah akademisi yang terlatih untuk berpikir kritis, bukan akademisi yang sangat dipermudah dengan fasilitas,” kata Karmila menjadi keynote speaker dalam Workshop “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Penelitian dan Pembelajaran yang Berkualitas untuk Mahasiswa” di Gedung Rektorat Universitas Islam Riau (UIR), Sabtu (12/9/2026)..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Ketua Umum PP KPPG ini menegaskan, AI harus ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti kemampuan manusia dalam memahami persoalan, menganalisis informasi, mengambil keputusan, dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI hadir untuk menjadi alat, bukan menggantikan posisi kita,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karmila mengatakan mahasiswa tetap harus membaca, memahami, menganalisis, dan menentukan relevansi setiap informasi yang diperoleh melalui AI. Hal itu penting karena karya ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertasi tidak semestinya dipandang hanya sebagai syarat untuk memperoleh gelar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penelitian mahasiswa harus mampu memberikan manfaat dan menjawab persoalan yang ada di masyarakat maupun kebutuhan pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan melihat hanya kebutuhan sendiri, yang penting saya lulus. Karya ilmiah yang diwujudkan dalam skripsi, tesis dan disertasi adalah sesuatu yang bermanfaat dan bisa diteruskan ataupun diaplikasikan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karmila juga mendorong mahasiswa meningkatkan budaya menulis dan produktivitas penelitian. Menurutnya, AI justru dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses belajar, membantu eksplorasi ide, serta mendukung mahasiswa menghasilkan tulisan dan jurnal penelitian yang lebih berkualitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluang pengembangan penelitian, kata dia, juga terbuka melalui berbagai skema pendanaan riset, termasuk kesempatan yang tersedia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pandangan Karmila tersebut sejalan dengan materi yang disampaikan narasumber lain dalam workshop. Seperti Prof Dr Arbi Haza Nasution, menjelaskan, AI bekerja berdasarkan data yang digunakan untuk membangun model, melakukan pembelajaran, menghasilkan informasi, hingga membantu proses pengambilan keputusan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI itu tidak bisa bekerja tanpa data. Dari data itu AI membuat model, belajar, kemudian menghasilkan informasi dan membantu mengambil keputusan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Arbi, mahasiswa dapat menggunakan AI sebagai mitra belajar, misalnya untuk meminta penjelasan suatu konsep, contoh penerapan, soal latihan, hingga umpan balik terhadap jawaban yang dibuat mahasiswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, mahasiswa tidak boleh menyerahkan seluruh tugas kepada AI dan langsung menggunakan hasilnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ AI bukan pengganti kecerdasan mahasiswa. AI adalah mitra untuk memahami lebih dalam dan meneliti lebih teliti,” Katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menekankan pentingnya kemampuan menyusun prompt yang tepat agar mahasiswa dapat memperoleh keluaran AI sesuai kebutuhan, dengan memberikan konteks, tugas, format, dan batasan yang jelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Assoc Prof Dr Susandri, SKom, MKom, mengingatkan bahwa perkembangan AI akan mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, sejumlah pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia mulai mengalami perubahan akibat teknologi AI, mulai dari pekerjaan administratif, desain grafis, analisis data hingga penyusunan laporan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, kondisi tersebut seharusnya tidak hanya dilihat sebagai ancaman. Mahasiswa perlu membangun kemampuan yang tidak mudah digantikan AI, seperti memahami persoalan, menentukan fokus analisis, mengevaluasi informasi, serta menjelaskan dan mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Yang penting bukan seberapa cepat menghasilkan tulisan atau laporan, tetapi seberapa cermat mengedit, memahami, mengembangkan, dan mempresentasikannya,” Ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rektor UIR Assoc Prof Dr Admiral berpadangan penggunaan AI di lingkungan perguruan tinggi harus tetap berada dalam koridor integritas dan etika akademik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, AI merupakan tools yang membantu manusia. Mahasiswa tetap menjadi subjek sekaligus pihak yang bertanggung jawab atas karya maupun penelitian yang dihasilkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Kita adalah subjeknya, bukan AI. AI adalah tools. Karena itu, kitalah yang menjadi penentu dalam menggunakan tools tersebut,” Kata Admiral.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak menerima informasi dari AI secara mentah. Sebab, teknologi tersebut tetap memiliki keterbatasan dan dapat menghasilkan informasi yang keliru, termasuk sumber atau kutipan yang tidak sesuai fakta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggunaan AI, kata Admiral, masih dapat dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki tata bahasa, menemukan ide, mencari referensi, maupun mendukung analisis data, tetapi seluruh hasilnya harus diverifikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Yang harus kita kejar bukan lagi apakah mahasiswa menggunakan AI atau tidak, tetapi bagaimana ketika dia diuji, dia mampu mempertanggungjawabkan dan memahami apa yang sudah ditulisnya,” Ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Workshop tersebut dihadiri perwakilan Kemendiktisaintek Danu Alsaheri Caniago, Eri Widiarto dan Aristagunawan, Wakil Rektor 1 UIR Prof Dr H Fathurrahman, dan sebagai moderator workshop Dr Septian Wahyudi, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/80465136442-img-20260912-wa0032.jpg"/><pubDate>Sat, 12 Sep 2026 22:08:16 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/jadi-keynote-speaker-workshop-uir-karmila-sari-bicara-masa-depan-riset-di-era-ai</guid></item><item><title>Rutan Dumai Bagikan Hadiah Lomba Hari Kemerdekaan kepada Warga Binaan dan Petugas</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/rutan-dumai-bagikan-hadiah-lomba-hari-kemerdekaan-kepada-warga-binaan-dan-petugas</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai membagikan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadiah diserahkan langsung oleh Kepala Rutan Dumai bersama jajaran pejabat struktural kepada para pemenang. Perlombaan diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugas Rutan Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu perlombaan yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut adalah lomba menangkap belut. Perlombaan berlangsung meriah dan mengundang antusiasme para peserta maupun warga binaan dan petugas yang menyaksikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembagian hadiah menjadi bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi seluruh peserta dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, kekompakan, serta menumbuhkan nilai sportivitas antara petugas dan warga binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui rangkaian perlombaan ini, Rutan Dumai terus mendorong terciptanya suasana pembinaan yang positif, humanis, dan penuh kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/43231013456-fb_img_1789195176650.jpg"/><pubDate>Sat, 12 Sep 2026 13:45:23 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/rutan-dumai-bagikan-hadiah-lomba-hari-kemerdekaan-kepada-warga-binaan-dan-petugas</guid></item><item><title>Aktivis Pendidikan Riau Desak Plt Gubernur Segera Ambil Alih Unilak</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/aktivis-pendidikan-riau-desak-plt-gubernur-segera-ambil-alih-unilak</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, PEKANBARU – Polemik mengenai status, kepemilikan aset dan tata kelola Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali mendapat sorotan. Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul, S.Pd., mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto segera mengambil langkah tegas untuk memastikan keberadaan Unilak tetap berada dalam kepentingan masyarakat Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erwin menilai persoalan Unilak tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan internal yayasan maupun perguruan tinggi. Menurutnya, apabila benar terdapat aset Pemerintah Provinsi Riau yang menjadi bagian dari kawasan dan fasilitas Unilak, maka pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan status, kepemilikan dan pemanfaatan aset tersebut jelas secara hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Plt Gubernur Riau harus segera turun tangan. Kalau memang Unilak berdiri dan berkembang di atas aset Pemerintah Provinsi Riau, maka pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam. Aset pemerintah adalah aset masyarakat Riau,” kata Erwin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erwin bahkan mendorong agar Pemerintah Provinsi Riau mengambil alih pengelolaan Unilak apabila hasil inventarisasi dan verifikasi hukum nantinya menunjukkan bahwa perguruan tinggi tersebut beserta aset pendukungnya memiliki keterkaitan langsung dengan aset dan kepentingan Pemerintah Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau secara hukum memang merupakan aset dan bagian dari kepentingan Pemerintah Provinsi Riau, saya meminta Plt Gubernur segera mengambil alih. Bukan untuk kepentingan kekuasaan, tetapi untuk mengembalikan Unilak kepada kepentingan masyarakat Riau,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Erwin, sejarah pendirian Unilak tidak dapat dilepaskan dari peran Pemerintah Provinsi Riau dan masyarakat. Karena itu, status dan pengelolaan perguruan tinggi tersebut perlu ditinjau kembali secara terbuka agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun konflik kepentingan di kemudian hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Unilak lahir dari semangat membangun pendidikan tinggi untuk masyarakat Riau. Jangan sampai aset yang dibangun dengan dukungan pemerintah dan masyarakat kemudian status serta pengelolaannya menjadi tidak jelas,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erwin yang selama ini aktif memberikan perhatian terhadap persoalan pendidikan di Riau juga pernah memperoleh dua piagam penghargaan dari dua Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, namun desakan yang disampaikannya terkait Unilak semata&#45;mata didasarkan pada kepentingan publik dan tata kelola pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia meminta Plt Gubernur Riau tidak hanya memeriksa keberadaan tanah dan gedung, tetapi melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh aset yang berkaitan dengan Unilak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harus dilakukan inventarisasi. Mana tanah milik Pemprov Riau, mana bangunan milik pemerintah, mana aset yayasan, dan bagaimana dasar hukum pemanfaatannya. Semuanya harus terang,” tegas Erwin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dia, persoalan aset tidak dapat diselesaikan hanya berdasarkan lamanya suatu pihak menggunakan atau menguasai aset tersebut. Status hukum tetap harus merujuk pada dokumen kepemilikan dan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan karena sudah puluhan tahun digunakan kemudian dianggap otomatis menjadi milik pihak yang mengelola. Aset pemerintah tetap harus dipertanggungjawabkan. Pemerintah daerah harus menunjukkan dokumennya kepada masyarakat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erwin juga meminta DPRD Provinsi Riau ikut menjalankan fungsi pengawasan dengan memanggil pihak&#45;pihak terkait dan meminta penjelasan mengenai sejarah pendirian Unilak, status Yayasan Raja Ali Haji, serta aset yang berada di lingkungan kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai keterbukaan diperlukan agar persoalan yang selama ini berkembang di tengah masyarakat tidak berubah menjadi polemik berkepanjangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“DPRD jangan hanya mendengar informasi dari satu pihak. Panggil semua pihak, buka dokumen, periksa aset dan dengarkan sejarah pendiriannya. Setelah itu baru masyarakat bisa mengetahui persoalan yang sebenarnya,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain persoalan aset, Erwin juga meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan apabila terdapat informasi mengenai dugaan aliran dana atau sumber pembiayaan yang berkaitan dengan pembangunan dan pengembangan Unilak pada masa lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ia menegaskan pemeriksaan tersebut harus dilakukan berdasarkan bukti dan prosedur hukum, bukan berdasarkan tuduhan sepihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau ada informasi mengenai aliran dana, silakan diperiksa. Jangan langsung memvonis siapa pun. Kita ingin semuanya terang berdasarkan dokumen dan bukti,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erwin menilai langkah pemerintah untuk menertibkan status aset dan tata kelola Unilak tidak berarti memusuhi perguruan tinggi. Sebaliknya, menurut dia, langkah tersebut justru diperlukan untuk menyelamatkan marwah Unilak sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tujuan kita bukan mengambil alih untuk kepentingan politik. Tujuannya menyelamatkan Unilak. Kalau memang asetnya milik masyarakat Riau melalui Pemerintah Provinsi Riau, maka pengelolaannya harus dikembalikan kepada kepentingan masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap Plt Gubernur Riau segera membentuk tim khusus untuk melakukan inventarisasi, verifikasi dan kajian hukum terhadap seluruh aset yang berkaitan dengan Unilak dan Yayasan Raja Ali Haji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan menunggu persoalan semakin besar. Segera periksa, segera inventarisasi dan segera pastikan status hukumnya. Kalau terbukti aset Pemprov Riau, maka pemerintah harus berani mengambil langkah sesuai hukum,” pungkas Erwin.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/9522566938-img-20260912-wa0003.jpg"/><pubDate>Sat, 12 Sep 2026 10:37:02 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/aktivis-pendidikan-riau-desak-plt-gubernur-segera-ambil-alih-unilak</guid></item><item><title>Siswa SMA N 2 Tanah Putih Gali Ilmu Budaya di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/siswa-sma-n-2-tanah-putih-gali-ilmu-budaya-di-sekretariat-lembaga-tepak-sirih</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS, – Sekretariat Lembaga Tepak Sirih yang berlokasi di Kepenghuluan Batu Hampar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau,&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;menerima kunjungan edukatif dari siswa&#45;siswi SMA N 2 Tanah Putih Ujung Tanjung. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengumpulan data dan materi untuk penyusunan makalah mengenai seni dan budaya daerah. Hari Ini Jum&apos;at Sore 11 September 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Lembaga Tepak Sirih, Muhammad Sarbaini, yang akrab disapa Rahmat Pantun, menyambut langsung kedatangan para generasi muda tersebut dengan hangat. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para pelajar dalam mempelajari akar budaya lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menyambut baik dan sangat gembira dengan kedatangan adik&#45;adik dari SMA N 2 Tanah Putih. Semoga kunjungan ini dapat memperluas wawasan generasi muda sekaligus memperkuat komitmen kita bersama dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah, khususnya budaya Melayu di Rokan Hilir,&quot; Ujar Rahmat Pantun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kunjungan, para siswa berdialog aktif dan mendapatkan penjelasan mendalam mengenai berbagai aspek kesenian, adat istiadat, serta nilai&#45;nilai luhur yang dijaga oleh Lembaga Tepak Sirih.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi generasi z untuk tetap bangga dan aktif merawat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi,&quot; Ucap Rahmat Pantun, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/30342775385-img-20260911-wa0056.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 23:40:34 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/siswa-sma-n-2-tanah-putih-gali-ilmu-budaya-di-sekretariat-lembaga-tepak-sirih</guid></item><item><title>Lestarikan Budaya, Rahmat Pantun Terima Dukungan Penerbitan Buku Pantun dari PHR</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/lestarikan-budaya-rahmat-pantun-terima-dukungan-penerbitan-buku-pantun-dari-phr</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS, – Ketua Lembaga Tepak Sirih, Muhammad Sarbaini—atau yang akrab disapa Rahmat Pantun—secara resmi menerima bantuan sponsorship untuk penerbitan buku kumpulan pantun pariwisata terbarunya yang berjudul &quot;Pesona Riau Dalam Rima&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Humas Pertamina Hulu Rokan (PHR), Bapak Syamsir, di Kafe Bit yang berlokasi di dekat Hotel Bit, Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada Jumat siang (11/9/2026) selepas ibadah salat Jumat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan bantuan ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kesepakatan antara kedua belah pihak. Dana bantuan tersebut nantinya akan dialokasikan sepenuhnya untuk proses percetakan buku serta agenda peluncuran resmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bapak Syamsir selaku Humas PHR menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan positif dan karya yang diciptakan oleh Rahmat Pantun. Dukungan ini diharapkan dapat memotivasi para pemuda di Rokan Hilir untuk terus berkarya dan berinovasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Rahmat Pantun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak Pertamina Hulu Rokan atas kepedulian nyata mereka terhadap keberlangsungan budaya lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar&#45;besarnya atas dukungan PHR dalam pelestarian budaya pantun serta dukungannya kepada kami sebagai penulis. Saat ini kontrak kesepakatan sudah ditandatangani, dan kami sedang menunggu proses pencairan dana untuk tahap percetakan,&quot; Ujar Rahmat Pantun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Buku &quot;Pesona Riau Dalam Rima&quot; ini direncanakan terbit dan melangsungkan acara peluncuran resmi (launching) pada awal tahun 2027 mendatang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rahmat berharap kerja sama ini dapat menjadi pemantik awal yang positif bagi kemajuan literasi dan kebudayaan di Rokan Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga ini menjadi langkah awal kita bersama untuk terus maju dan memperkenalkan keindahan Riau lewat untaian bait pantun,&quot; Pungkasnya,( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/75926289543-img-20260911-wa0054.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 20:09:12 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/lestarikan-budaya-rahmat-pantun-terima-dukungan-penerbitan-buku-pantun-dari-phr</guid></item><item><title>Dari Sungai Pakning ke Pune India: Pertamina Patra Perkenalkan Tata Kelola Ekosistem Gambut Berkelanjutan</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/dari-sungai-pakning-ke-pune-india-pertamina-patra-perkenalkan-tata-kelola-ekosistem-gambut-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, Sungai Pakning, 11 September 2026 – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui unit Produksi Kilang Sungai Pakning kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan menyabet predikat Best Social Welfare Initiative of the Year melalui ajang 17th Corporate Social Responsibility (CSR) Award and Summit 2026 yang digelar UBS Forums di Pune, India.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/720;&quot; src=&quot;https://www.pantaunews.net/assets/foto/bc5b34e2c3957a2be43380823c5974ba.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;720&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Penghargaan itu diraih berkat komitmen berkelanjutan Kilang Sungai Pakning dalam mendorong ketangguhan masyarakat serta penyelamatan ekosistem gambut di sekitar wilayah Perusahaan melalui program “Gambut Lestari Alam Menghidupi”. Penghargaan itu diterima langsung oleh Manager Production PT Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;Kilang Sungai Pakning, Triadi Lukito.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut dilakukan lewat kegiatan penanganan bencana karhutla khususnya di wilayah Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis yang mengintegrasikan upaya penanggulangan bencana berbasis tata kelola ekosistem gambut dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. melalui pemenuhan inventaris pemadaman, dukungan tata kelola hidrologis gambut, pelestarian ekosistem asli gambut, hingga penguatan kerja sama lintas sektor melalui rencana kontingesi dalam pemadaman karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu inovasi yang dikembangkan melalui program ini adalah Nozzle Gambut yang dirancang untuk pemadaman api di atas maupun di bawah permukaan lahan gambut. Inovasi Nozzle Gambut menjadi solusi untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan pada lapisan gambut secara lebih efektif sehingga mendukung upaya penanganan kebakaran sekaligus mengurangi potensi api kembali muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan ekosistem gambut itu juga diperkuat &amp;nbsp;&lt;br&gt;Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning dengan menghadirkan inovasi Expintable atau sumur hidran portabel yang merupakan solusi praktis untuk penanganan karhutla di lokasi yang jauh dari sumber air. Selain itu, sebagai bagian aspek pencegahan, inovasi Akurrat atau alat pengukur level air gambut juga dikembangkan dan memegang peranan penting sebagai sistem peringatan dini. Informasi mengenai kondisi level air tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi sebelum kondisi gambut menjadi terlalu kering dan semakin rentan terhadap kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga inovasi tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat lokal. Selain mudah diaplikasikan di lapangan, inovasi ini juga dirancang agar dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik dan tantangan serupa yang rawan mengalami Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pendekatan yang menyeluruh, bukan hanya bagaimana kita memadamkan api, tetapi bagaimana kita mencegahnya, menjaga ekosistemnya, dan memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh manfaat dari lahan gambut tanpa merusaknya,” ujar Triadi Lukito&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. &amp;nbsp;“Kami akan terus mendorong inovasi dan memperkuat kolaborasi agar upaya yang dilakukan di Sungai Pakning dapat memberikan dampak yang lebih luas,” ujar tambah Triadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, program ini juga mendorong masyarakat untuk dapat melihat lahan gambut sebagai sumber kehidupan melalui kegiatan budidaya perikanan seperti gabus dan toman, serta pertanian ramah lingkungan untuk berbagai komoditas lokal seperti kopi liberika, tanaman hortikultura, dan sagu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Triadi menyebut bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem gambut dan memperkuat ketangguhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi kami, pengelolaan gambut yang berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang penanganan kebakaran, tetapi juga bagaimana melakukan pencegahan, menjaga tata air gambut, memperkuat kapasitas masyarakat, dan memastikan lahan gambut tetap memberikan manfaat secara berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi dan memperkuat kolaborasi bersama masyarakat serta para pemangku kepentingan,” pungkas Triadi Lukito.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/67805972679-img-20260911-wa0020.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 13:46:05 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/dari-sungai-pakning-ke-pune-india-pertamina-patra-perkenalkan-tata-kelola-ekosistem-gambut-berkelanjutan</guid></item><item><title>JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/09/jmsi-dumai-resmi-dilantik-ahmad-dahlan-tekankan-profesionalisme-dan-integritas-media-siber</link><description>&lt;p&gt;DUMAI, PANTAUNEWS — Komitmen membangun ekosistem media siber yang profesional, kuat dan bermartabat resmi digaungkan di Kota Dumai. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Dumai masa bakti 2026–2031 resmi dilantik &amp;nbsp;dalam sebuah agenda yang menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme dan sinergi dalam menjalankan kerja jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/720;&quot; src=&quot;https://www.pantaunews.net/assets/foto/fcf0d17d34e410f393ef083b07b6893f.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;720&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Pelantikan berlangsung di Pendopo Sri Bunga Tanjung Jl Putri Tujuh Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur &#45; Kota Dumai , Kamis (10/9/2026), dengan mengusung tema “Bersama Membangun Ekosistem Media Siber yang Profesional, Kuat, dan Bermartabat” serta subtema “Bersinergi dalam Pemberitaan, Berintegritas dalam Pengabdian, Membangun Negeri Melalui Informasi.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelantikan dilakukan Ketua JMSI Riau, H. Dheni Kurnia, berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPD JMSI Riau Nomor 009/SK&#45;Pengda&#45;JMSI&#45;RIAU/IX/2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPD JMSI Riau tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam SK tersebut ditetapkan struktur kepengurusan DPC JMSI Kota Dumai untuk periode 2026–2031, dengan Ahmad Dahlan sebagai Ketua, Arles Saprijon sebagai Sekretaris, dan Sulastri sebagai Bendahara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum pelantikan tidak sekadar menjadi seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan perusahaan dan pekerja media siber dituntut mampu menghadirkan produk jurnalistik yang berkualitas sekaligus bertanggung jawab kepada publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua DPC JMSI Dumai, Ahmad Dahlan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelantikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa JMSI merupakan salah satu konstituen Dewan Pers yang memiliki komitmen untuk ikut menjaga profesionalisme media siber.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan serupa disampaikan oleh Wakil Ketua JMSI Provinsi Riau, Prof. Safriadi. Ia memberikan apresiasi terhadap kepengurusan JMSI Dumai yang dilantik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, dalam enam tahun terakhir, struktur kepengurusan JMSI daerah di Dumai merupakan salah satu yang paling lengkap di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam enam tahun terakhir inilah struktur JMSI daerah yang terlengkap di Riau. Saya titip pesan kepada pengurus JMSI Dumai, benahi dan pahami bahwa media yang kuat harus kuat dari dalam. Pahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ),” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan media tidak semata&#45;mata ditentukan oleh jumlah pemberitaan, besarnya jaringan atau perkembangan teknologi digital. Fondasi utama media tetap berada pada kualitas sumber daya manusia, tata kelola perusahaan pers, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta keberanian menjaga independensi dan akurasi informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Asisten I Setdako Dumai Bidang Pemerintahan dan Kesra, M. Yunus, yang mewakili Wali Kota Dumai H. Paisal, S.K.M., MARS., menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya jajaran pengurus DPC JMSI Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berpesan agar JMSI Dumai mampu membesarkan organisasi, bekerja sesuai tema yang diusung, serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi dan dukungan juga datang dari Ketua Panitia, Arles Saprijon, yang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai, pihak swasta serta para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian pelantikan dapat terlaksana.&lt;br&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Kehormatan JMSI provinsi Riau, Ketua JMSI Provinsi Riau, Ketua JMSI Pekanbaru, Wakil Sekretaris JMSI Riau, serta berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan dan insan pers.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya perwakilan Polres Dumai, Komandan Lanal Dumai, utusan Grup 3 Kopassus, Bea Cukai, Ketua Lemabaga Masyarakat Peduli Riau Bersih (Sikat Perish) &amp;nbsp;Syech Muda Sabaruddin beserta jajaran, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK)&#45;LKKMD, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai yang diwakili, DPC Pemuda Pancasila, Diskominfotiksan Dumai yang diwakili Kabid Statistik, Bappeda, Kesbangpol yang diwakili, Kabag Kesra, perwakilan Dinas Pendidikan, para camat, serta Ketua PWI Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran lintas unsur tersebut memperlihatkan bahwa media memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi publik dan menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi JMSI Dumai, pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang tidak hanya aktif secara kelembagaan, tetapi juga mampu melahirkan ekosistem media siber yang sehat, profesional dan berintegritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, JMSI Dumai diharapkan mampu menjawab tantangan industri media digital yang semakin kompleks, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berpijak pada fakta, etika jurnalistik dan kepentingan publik. (rls)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/43071811153-img-20260910-wa0036.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 11:09:36 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/09/jmsi-dumai-resmi-dilantik-ahmad-dahlan-tekankan-profesionalisme-dan-integritas-media-siber</guid></item></channel></rss>