<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://www.pantaunews.net/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://www.pantaunews.net/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Dumai</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-hadirkan-pasar-murah-bagi-1000-masyarakat-prasejahtera-di-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI&lt;/strong&gt; , 29 April 2026* – PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menggelar pasar murah bagi 1.000 masyarakat prasejahtera di Kota Dumai, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasi Perusahaan. Berkolaborasi dengan Lembaga Adat Melayu (LAMR) Kota Dumai, kegiatan ini dilaksanakan di Balai Adat&amp;nbsp; LAMR Dumai, Rabu (29/4).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pasar murah ini menjadi wujud nyata kepedulian Pertamina serta upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok saat ini. Dalam program pasar murah di Dumai, Pertamina menyediakan 1000 paket sembako dari total sekitar 16.000 paket yang didistribusikan di berbagai wilayah operasi Pertamina Group di seluruh Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan program Pasar Murah&amp;nbsp; ini merupakan program yang digagas oleh Pertamina sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/CSR di seluruh wilayah operasi Perusahaan. “Melalui program ini, Pertamina berupaya menjamin pemerataan distribusi bantuan di wilayah ring 1 operasional dan kota Dumai pada umumnya, sekaligus mendorong kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Iwan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan, penerima manfaat 1000 paket sembako pasar murah ini telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pemerintah setempat, sehingga bantuan yang diberikan benar&#45;benar tepat sasaran. Penetapan penerima manfaat mengacu pada data masing&#45;masing kelurahan, dengan sasaran masyarakat kategori Desil 1–4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yaitu kelompok rumah tangga miskin hingga rentan miskin yang menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kolaborasi yang solid dengan LAMR Kota Dumai, pelaksanaan program ini dijalankan secara terstruktur dan tertib melalui sistem kupon serta pengaturan waktu pengambilan guna memastikan kenyamanan masyarakat dan menghindari penumpukan di lokasi kegiatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam program ini, para penerima manfaat dapat menebus paket sembako senilai Rp215.000 hanya dengan Rp30.000, atau sekitar 15 persen dari harga normal. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram, dan tepung terigu 2 kilogram.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hasil penjualan program pasar murah ini akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk bantuan CSR untuk warga ring I Perusahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini disambut antusias oleh masyarakat, dari Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Teluk Binjai, Buluh Kasap, Bukit Datuk dan wilayah sekitarnya. Salah satu penerima manfaat, Hasna dari Kelurahan Tanjung Palas mengungkapkan bahwa Program Pasar Murah Pertamina ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. “Terimakasih Pertamina telah memberi bantuan dan menghadirkan program pasar murah ini, khususnya untuk masyarakat Tanjung Palas,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Dumai yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP, M.Si, Ketua Umum LAMR Kota Dumai beserta jajaran, unsur Forkopimda Kota Dumai, Ketua DPH LAMR Dumai Datuk Seri Drs. H. Zamhur Egab, M.M, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah terkait, jajaran MKA dan DPA LAMR Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Dumai yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal , memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Ia menilai program ini adalah solusi konkret di saat harga kebutuhan pokok fluktuatif. Ia juga menyoroti kontribusi Pertamina di Kota Dumai sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar yang turut mendukung pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum menyatakan&amp;nbsp; melalui program pasar murah ini Pertamina berupaya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. “Ini telah menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina dalam menghadirkan manfaat sosial untuk masyarakat. Program ini juga menjadi upaya Perusahaan untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi keluarga prasejahtera.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/47533452737-img-20260429-wa0040.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 19:27:44 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-hadirkan-pasar-murah-bagi-1000-masyarakat-prasejahtera-di-dumai</guid></item><item><title>Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadhli Pimpin PWI Rohil Periode 2026&#45;2029</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/secara-musyawarah-dan-mufakat-zulfadhli-pimpin-pwi-rohil-periode-20262029</link><description>&lt;p&gt;BAGANSIAPIAPI, PANTAUNEWS &#45; Zulfadhli dipercaya penuh untuk memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir periode 2026&#45;2029, hal ini setelah PWI Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu, di aula kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim), (29/4/2026), di Bagansiapiapi. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konferensi tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, Juliandra, yang mewakili pemerintah daerah, Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar berserta pengurus provinsi Riau, Plt Ketua PWI Rohil Bambang Irawan Syahputra, Sekretaris Doni dan Wakil Sekretaris Jinto Lumban Gaol.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, tampak pula perwakilan Forkopimda, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bangko, dan organisasi lainnya. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar menegaskan bahwa konferensi bukan sekadar memilih ketua, tetapi juga menyusun program kerja organisasi. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap ketua terpilih mampu memajukan PWI Rohil serta meningkatkan profesionalisme wartawan di daerah. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kominfo Rohil Juliandra menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Bistaman dan Wabup Jhony Charles karena agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, bupati dan wakil bupati menitipkan ucapan terima kasih kepada pengurus PWI periode 2023&#45;2026 atas dedikasi mereka. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juliandra kemudian secara resmi membuka Konferensi ke VIII PWI Rohil dengan penuh harapan agar kegiatan berjalan lancar. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan proses konferensi yang dipimpin langsung oleh pengurus PWI Provinsi Riau. &amp;nbsp;Dan Dua calon ketua yang maju dalam konferensi kali ini adalah Zulfadhli dan Masrul Gusti. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pemilihan dilakukan secara musyawarah dan mufakat, sesuai tradisi organisasi yang menjunjung tinggi kebersamaan. &amp;nbsp;Dari 12 suara yang memiliki hak memilih, akhirnya Zulfadhli dipercaya untuk memimpin PWI Rohil periode 2026&#45;2029. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan terpilihnya Zulfadhli, diharapkan PWI Rohil semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang profesional, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/99183752264-img-20260429-wa0034.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 18:40:28 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/secara-musyawarah-dan-mufakat-zulfadhli-pimpin-pwi-rohil-periode-20262029</guid></item><item><title>Desakan  Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/desakan--bongkar-laka-kerja-pt-ivo-mas-tunggal-dugaan-kelalaian-berat-hingga-dugaan-unsur-kesengajaan-mencuat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &lt;/strong&gt;– Kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja PT ISS di area KCP PT. Ivo Mas Tunggal terus memanas dan menjadi sorotan publik. Insiden mengerikan yang terjadi pada 05 Maret 2026 lalu itu menyebabkan tangan kiri korban tergilas belting mesin konveyor hingga harus diamputasi. Kini, muncul dugaan keras adanya kelalaian fatal bahkan indikasi dugaan unsur kesengajaan di balik tragedi tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pegiat tenaga kerja Kota Dumai, Iwan Ziro, secara terbuka mengecam keras peristiwa itu dan menilai kasus ini tidak bisa dianggap sebagai kecelakaan kerja biasa. Menurutnya, ada banyak kejanggalan yang wajib diusut tuntas. Rabu, (29/04/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya sudah mendengar langsung keterangan korban. Saat korban kembali bekerja setelah istirahat makan siang, mesin konveyor dalam keadaan mati. Namun ketika leader meninggalkan area kerja, tiba&#45;tiba ada yang menghidupkan mesin tersebut hingga tangan korban tergilas. Ini bukan persoalan sepele, ini tragedi serius yang patut diduga ada unsur kelalaian berat,” tegas Iwan Ziro.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia bahkan menyebut, jika benar mesin dihidupkan saat pekerja masih berada di titik rawan, maka dugaan unsur kesengajaan tidak boleh dikesampingkan dan wajib menjadi bagian dari penyelidikan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kalau ada pekerja masih berada di jalur bahaya lalu mesin dioperasikan, itu pertanyaannya siapa yang bertanggung jawab?. Jangan sampai nyawa dan anggota tubuh pekerja dianggap sepele,” kecamnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Iwan Ziro juga menyoroti keras penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT. Ivo Mas Tunggal. Menurutnya, perusahaan sebesar itu seharusnya memiliki standar pengamanan ketat, pengawasan maksimal, serta prosedur lock out tag out yang jelas sebelum mesin dinyalakan kembali.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Di mana pihak Safety saat pekerjaan berlangsung?. Di mana sistem pengamanan mesin?. Di mana perlindungan terhadap pekerja?. Atau jangan&#45;jangan semua hanya formalitas di atas kertas?,” sindir Iwan Ziro tajam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih jauh, ia mendesak Disnakertrans Provinsi Riau agar tidak diam dan segera membuka seluruh hasil pemeriksaan ke publik. Menurutnya, jika kasus sebesar ini ditutup&#45;tutupi, maka kepercayaan masyarakat terhadap pengawasan ketenagakerjaan akan runtuh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jangan main mata. Jangan lindungi siapa pun. Bongkar seterang&#45;terangnya siapa yang lalai, siapa yang bertanggung jawab, dan siapa yang harus diproses hukum. Korban sudah kehilangan tangan, jangan sampai korban juga kehilangan keadilan,” tegas Iwan Ziro.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kasus ini kini menjadi ujian besar bagi ketegasan pengawas tenaga kerja dan keseriusan penegakan hukum di Kota Dumai. Publik menunggu, apakah tragedi ini akan dibuka terang&#45;benderang atau justru tenggelam ditelan kekuasaan dan kepentingan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/26528670644-img-20260429-wa0021.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:12:55 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/desakan--bongkar-laka-kerja-pt-ivo-mas-tunggal-dugaan-kelalaian-berat-hingga-dugaan-unsur-kesengajaan-mencuat</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-daya-saing-pemuda-sekitar-area-operasi-melalui-sertifikasi-k3-bnsp</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS&lt;/strong&gt;, Dumai, 28 April 2026* — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dan penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang unggul, kompeten, dan berdaya saing. Komitmen ini terwujud melalui Program Pertamina Cerdas – Sertifikasi Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Umum Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pelatihan ini disambut antusias dan diikuti sebanyak 40 peserta yang berasal dari utusan Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai serta masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, meliputi Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Bukit Datuk, Bukit Timah, Teluk Binjai, dan Buluh Kasap.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility&amp;nbsp;&lt;br&gt;(CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan yang berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Madani Human Care (LAZ MHC). Kegiatan berlangsung selama empat hari, pada 21–24 April 2026, bertempat di Rumah BUMN Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, yang diwakili oleh Manager HSSE, Syahrial Okzani, menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan wujud komitmen sekaligus kepedulian perusahaan dalam meningkatkan kualitas dan daya saing SDM lokal yang kompeten, sejalan dengan posisi Kota Dumai sebagai salah satu pusat kawasan industri strategis nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami meyakini bahwa investasi sosial melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan langkah strategis yang memberikan dampak jangka panjang. Melalui program ini, kami ingin mendorong lahirnya SDM yang unggul dan menciptakan tenaga kerja yang kompeten, tersertifikasi, dan siap bersaing di dunia kerja,” ujar Syahrial.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengusung tema “Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Aman, Sehat, dan Produktif”, para peserta dibekali dengan materi&#45;materi yang komprehensif di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Syahrial menjelaskan, pelatihan ini dirancang dengan lima target capaian utama, yaitu peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui sertifikasi resmi yang diakui secara nasional; penguatan budaya K3 di lingkungan kerja masyarakat; peningkatan daya saing dan peluang kerja bagi peserta, baik di sektor formal maupun informal; kontribusi terhadap penurunan risiko kecelakaan kerja, khususnya di wilayah kota dumai; terbangunnya ekosistem kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan lembaga sosial dalam pengembagan SDM.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Putri Amanda Sari, salah satu peserta dari Kelurahan Tanjung Palas mengaku pelatihan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pemahaman terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari&#45;hari. “Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini karena meningkatkan pemahaman K3 yang dapat diterapkan di kehidupan sehari&#45;hari dan lingkungan kerja. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Dumai Timur, Syafriandi, S.Sos., M.Si., para lurah dari masing&#45;masing wilayah, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, Muhammad Zakir, S.IP., M.IP., yang diwakili oleh Edi Susanto, S.E., Ak., M.M., selaku Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini&amp;nbsp; menjadi wujud nyata kontribusi Kilang Pertamina Dumai merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;27 Kota Dumai melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat.&amp;nbsp; Inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumaiuntuk tumbuh bersama masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan mewujudkan Dumai sebagai Kota Idaman.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Program Pertamina Cerdas ini kami rancang tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi, tetapi juga membuka peluang dan memperkuat daya saing anak&#45;anak Dumai sebagai calon tenaga kerja lokal yang unggul. Pelatihan bersertifikasi BNSP ini harapannya dapat menjadi nilai tambah bagi peserta untuk memperoleh pekerjaan karena telah&amp;nbsp; diakui secara nasional,” ujar Muhammad Rum&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional yang tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata. Inisiatif ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin ke&#45;4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke&#45;8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/1994389002-img-20260428-wa0027.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Apr 2026 23:25:23 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-daya-saing-pemuda-sekitar-area-operasi-melalui-sertifikasi-k3-bnsp</guid></item><item><title>Dugaan Kelalaian Serius  PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/dugaan-kelalaian-serius--pt-ivo-mas-tunggal-resmi-dilaporkan-sikap-tegas-dinantikan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &#45; &lt;/strong&gt;Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja PT ISS yang mengalami tangan tergilas mesin konveyor di area KCP PT. Ivo Mas Tunggal pada 05 Maret 2026 lalu, akhirnya memasuki fase penting. Ketua Umum Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP&#45;Tekal), Ismunandar, resmi melaporkan dugaan kelalaian PT. Ivo Mas Tunggal ke Disnakertrans Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Laporan tersebut kini telah diterima secara resmi oleh Disnakertrans Provinsi Riau, dibuktikan dengan tanda terima dokumen pengaduan. Langkah ini disebut sebagai awal terbukanya tabir dugaan pelanggaran serius dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan perusahaan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ismunandar mengungkap sejumlah poin yang dinilai sangat mengkhawatirkan. Salah satunya, PT Ivo Mas Tunggal diduga mempekerjakan korban atas nama PA (Inisial) dalam kondisi belum terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Ini persoalan serius, pekerja sudah dipekerjakan tetapi perlindungan dasarnya diduga belum diberikan. Bagaimana mungkin seseorang ditempatkan di area kerja berisiko tinggi namun status BPJS Ketenagakerjaannya belum jelas. Ini sangat memprihatinkan,” tegas Ismunandar. Selasa, (28/04/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Disebutkan pula, pada 11 Februari 2026 PT International Service System mengajukan nama pekerja tersebut kepada PT Ivo Mas Tunggal, lalu diterima aktif bekerja sejak 12 Februari 2026. Namun ironisnya, pekerja diduga sudah mulai bekerja sebelum status perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaannya jelas dan aktif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kalau benar pekerja mulai bekerja sebelum perlindungannya aktif, maka ini patut dipertanyakan. Jangan sampai keselamatan buruh dianggap sepele hanya demi kebutuhan operasional perusahaan,” ujar Ismunandar lagi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih mencengangkan lagi, saat korban sedang bekerja dan kondisi mesin konveyor disebut dalam keadaan mati atau tidak beroperasi, tiba&#45;tiba ada pekerja lain yang menghidupkan mesin tersebut. Akibatnya, tangan kiri korban tergilas balting konveyor hingga akhirnya harus diamputasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini bukan kejadian ringan. Bagaimana mesin bisa hidup saat ada pekerja masih berada di titik rawan. Di mana pengawasan, di mana SOP dan di mana penerapan K3 saat kejadian berlangsung. Ini harus dibuka seterang&#45;terangnya,” kata Ismunandar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peristiwa ini memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian fatal dalam sistem pengawasan kerja, prosedur pengamanan mesin, hingga lemahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jika benar, maka insiden ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan alarm keras atas buruknya manajemen keselamatan kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami menduga ada kelalaian serius yang menyebabkan pekerja menjadi korban. Karena itu kami meminta Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Provinsi Riau turun tangan, memeriksa seluruh pihak terkait dan menindaklanjuti persoalan ini secara tegas. Jangan sampai kasus seperti ini dianggap biasa,” tegas Ismunandar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kini publik menanti sikap tegas Disnakertrans Provinsi Riau dan Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada kejelasan dan pertanggungjawaban. Buruh jangan terus menjadi pihak yang paling dirugikan,” tutup Ismunandar.***&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/99032070489-polish_20260428_194316457.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Apr 2026 19:46:51 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/dugaan-kelalaian-serius--pt-ivo-mas-tunggal-resmi-dilaporkan-sikap-tegas-dinantikan</guid></item><item><title>Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/guru-bantu-di-riau-belum-terima-gaji-aktivis-pendidikan-riau-minta-presiden-prabowo-subianto-dan-kpk-segera-turun-tangan</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS,PEKANBARU — Permasalahan kesejahteraan tenaga pendidik kembali mencuat di Provinsi Riau. Sebanyak 78 guru bantu jenjang pendidikan menengah (Dikmen) dilaporkan belum menerima gaji untuk bulan November dan Desember 2025 hingga saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul, secara tegas mendesak Badan Pemeriksa Keuangan serta Presiden Prabowo Subianto untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini menyangkut hak para guru yang seharusnya dibayarkan tepat waktu. Kami meminta agar pemerintah pusat dan BPK segera membantu memastikan hak mereka dibayarkan,” ujar Erwin dalam keterangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, setiap guru bantu tersebut berhak menerima gaji sebesar Rp2,5 juta per bulan. Dengan demikian, keterlambatan pembayaran selama dua bulan berdampak langsung pada puluhan tenaga pendidik yang menggantungkan penghidupannya dari honor tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erwin juga mempertanyakan pengelolaan anggaran yang dinilai janggal. Ia menegaskan bahwa anggaran gaji guru bantu seharusnya telah dialokasikan sebelumnya, sehingga tidak seharusnya terjadi keterlambatan pembayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau anggaran sudah ada, lalu kenapa tidak dibayarkan? Ini yang harus dijelaskan secara terbuka kepada publik,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya komunikasi pun, lanjut Erwin, telah dilakukan. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Riau. Namun, hasil komunikasi tersebut belum membuahkan solusi konkret.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Informasi yang kami terima, pihak&#45;pihak terkait justru saling melempar tanggung jawab. Ini sangat disayangkan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erwin menyebut dirinya sebenarnya ingin berkomunikasi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau guna mencari solusi. Namun, ia mengaku enggan melakukan hal tersebut karena khawatir kembali mendapat stigma negatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya ingin menyelesaikan persoalan ini secara langsung, tapi tidak ingin lagi dianggap sebagai provokator,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, persoalan ini harus segera diselesaikan mengingat peran guru sebagai ujung tombak pendidikan tidak boleh diabaikan. Keterlambatan pembayaran gaji, menurutnya, bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga menyangkut keadilan dan penghargaan terhadap profesi guru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengenai penyebab keterlambatan pembayaran tersebut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/38869212505-img-20260427-wa0017.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:23:22 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/guru-bantu-di-riau-belum-terima-gaji-aktivis-pendidikan-riau-minta-presiden-prabowo-subianto-dan-kpk-segera-turun-tangan</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-peringkat-pertama-kontributor-terbesar-pad-dumai-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &lt;/strong&gt;, 27 April 2026– Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi perpajakan&amp;nbsp; kembali menorehkan pengakuan. Pada Upacara Hari Jadi Kota Dumai ke&#45;27 Tahun, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima penghargaan sebagai kontributor terbesar pertama untuk Pendapatan Asli Daerah Kota Dumai melalui PBB&#45;P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan)Tahun 2026.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi RU II Dumai terhadap pembayaran PBB–P2 dengan total nilai lebih dari Rp 134 miliar, yang diberikan langsung oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, kepada General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Iwan Kurniawan di Halaman Kantor Walikota Dumai, Senin (27/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penyerahaan penghargaan ini merupakan bagian dari implementasi HUT ke&#45;27 Kota Dumai yang mengusung tema “SDM Unggul, Infrastruktur Berkelanjutan”, sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemko Dumai kepada para wajib pajak kontributif yang memiliki kepatuhan tertinggi sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh wajib pajak yang telah berkontribusi memperkuat kemandirian fiskal daerah untuk kemajuan pembangunan daerah yang berkelanjutan. &quot;Terima kasih kepada seluruh wajib pajak, baik pribadi maupun badan usaha. Kontribusi Anda adalah faktor penentu kemandirian fiskal kita untuk membangun infrastruktur yang berkelanjutan,&quot; ujar Paisal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Saya sebagai pimpinan RU II Dumai berterimakasih kepada bapak Walikota atas penghargaan sebagai kontribusi pajak terbesar di Kota Dumai. Mudah&#45;mudahan ini bisa membangun sama&#45;sama Kota Dumai. Tentu kita mensupport, mudah&#45;mudahan kilang juga semakin sukses dan bisa lebih banyak berkontribusi untuk Kota Dumai,” ujar Iwan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan ini semakin menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam menjalankan kewajiban perpajakan daerah secara transparan, patuh, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari komitmen tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tengku Muhammad Rum menambahkan ini membuktikan bahwa Kilang Dumai tidak hanya berkomitmen dalam penyediaan energi nasional, tetapi juga mendukung menciptakan nilai tambah&amp;nbsp; pembangunan daerah melalui program&#45;program Pemko Dumai, yakni Dumai Berkhidmat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk kami terus menjaga kepatuhan dan meningkatkan kontribusi positif. Kami berharap kontribusi ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Dumai,” pungkas Muhammad Rum.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menjadi salah satu dari tiga perusahaan yang meraih penghargaan kategori Kontributor PAD Terbesar yang diberikan oleh Wako Dumai.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain melalui kontribusi pajak, komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan SDM yang unggul juga diwujdkan melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) Perusahaan yang berkelanjutan. Berbagai program unggulan yang berfokus pada 4 pilar, meliputi Pertamina Cerdas (pendidikan), Pertamina Sehat (kesehatan), Pertamina Hijau (lingkungan), dan Pertamina Berdikari (pemberdayaan ekonomi).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah program unggulan seperti pemberdayaan nelayan, pendidikan kesetaraan paket C, pelatihan satpam Gada Pratama dan sertifikasi K3, pendampingan UMKM serta pencegahan stunting di Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, dan Mundam terus dijalankan secara berkelanjutan guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasi. Inisiatif ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/29866540965-img-20260427-wa0016.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:15:13 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-peringkat-pertama-kontributor-terbesar-pad-dumai-2026</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dukung-sinergi-pengendalian-karhutla-di-kota-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;26 Apri 2026 — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menegaskan komitmennya dalam kesiapsiagaan mendukung pemerintah dalam upaya mitigasi pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai. Komitmen ini dibuktikan lewat dukungan penuh Kilang Dumai sebagai tuan rumah pelaksanaan Apel Siaga Pengendalian Karhutla Tahun 2026 di Dumai yang dilaksanakan di Lapangan Bapor Komplek Perumahan Pertamina (Komperta) Bukit Datuk, Minggu (26/4).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan operasional kilang sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) dalam memenuhi pasokan energi, serta memastikan keselamatan lingkungan dan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa pengendalian karhutla tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan operasional dan keselamatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Karhutla merupakan risiko nyata yang harus diantisipasi secara serius karena berdampak langsung terhadap keandalan operasional dan keselamatan lingkungan dan masyarakat. Dampak asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan pekerja, yang dapat berdampak pada aktivitas operasional kilang. Melalui fungsi HSSE, kami terus memperkuat kesiapsiagaan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun sistem respons cepat di lapangan demi menjaga kinerja operasional tetap andal sekaligus melindungi masyarakat,” ujar Iwan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Apel Siaga Pengendalian Karhutla 2026 di Kota Dumai dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan&amp;nbsp; diikuti lebih dari 500 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta dihadiri&amp;nbsp; perwakilan berbagai korporasi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Kapolres Dumai, Dandim 0320 Dumai, serta sejumlah undangan lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan kesiapsiagaan kolektif Kota Dumai&amp;nbsp; dalam menghadapi potensi karhutla, seiring dengan ancaman cuaca ekstrem yang berlangsung sepanjang 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam arahannya, KLH/BPLH mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim kemarau mulai bulan Juli 2026 yang diprediksi bertepatan dengan fenomena El Nino dan mengakibatkan periode ini menjadi jauh lebih kering. Ia menegaskan bahwa keterpaduan, sinergi, serta aksi nyata seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Mengingat kondisi kejadian kebakaran hutan dan lahan di Riau telah terjadi sejak awal tahun 2026, oleh karena itu kita perlu menyiapkan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan secara terpadu dan sinergis. Peran Swasta dibutuhkan untuk menambah kekuatan yang sudah ada saat ini yaitu TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, sehingga pelaksanaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dapat terwujud,” tegas Hanif&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penanggulangan karhutla di Kota Dumai, sepanjang tahun 2026 termasuk pada periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah, Kilang Dumai telah menangani sejumlah titik karhutla yang tersebar di Tanjung Palas, Parit Paman, hingga Kelurahan Bukit Timah. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan tim Fire Brigade Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, yang diperkuat dengan armada Auxiliary Fire Truck (AFT) serta dukungan suplai air lebih dari 10 trip pemadaman dengan kapasitas rata&#45;rata 5.000–6.000 liter per trip. Durasi penanganan bervariasi, mulai dari sekitar 1 hingga lebih dari 2 jam, tergantung pada kondisi dan luas area terbakar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain penanganan langsung di lapangan, keterlibatan aktif Kilang Dumai dalam mendukung penanggulangan karhutla di Kota Dumai juga diwujudkan dengan penguatan sarana prasarana pemadaman di wilayah lahan gambut yang memiliki tingkat risiko tinggi mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Pada 25 maret 2026 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah menyerahkan hibah dua unit nozzle gambut kepada Kepolisian Resor (Polres) Dumai. Sebelumnya, RU II Dumai juga telah menyalurkan 10 unit nozzle gambut,3 unit mini portable pump dan 5 roll fire hose (selang pemadam api) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nozzle gambut merupakan inovasi yang dikembangkan oleh perwira Pertamina dari Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning. Alat ini dirancang untuk menginjeksikan air ke dalam tanah guna memadamkan api bawah permukaan (underground fire) hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Inovasi ini telah memperoleh penghargaan Dharma Karya Muda 2021 dari Kementerian ESDM.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam apel siaga tersebut, Kilang Dumai juga mengerahkan dua pleton personel dari fungsi HSSE dan security. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Manager HSSE Kilang Dumai Syahrial Okzani serta Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Tengku Muhammad Rum.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/88746922601-img-20260426-wa0039.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Apr 2026 23:58:11 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dukung-sinergi-pengendalian-karhutla-di-kota-dumai</guid></item><item><title>Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/langkah-besar-stai-ar-ridho-sk-inpassing-dibagikan-dosen-didorong-lebih-produktif</link><description>&lt;p&gt;?BAGANSIAPIAPI, PANTAUNEWS &#45; Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar&#45;Ridho Bagansiapiapi terus melakukan langkah strategis dalam meningkatkan mutu akademik dan kesejahteraan tenaga pendidik. Pada Ahad sore (26/04/2026), bertempat di Gedung Rektorat, Ketua STAI Ar&#45;Ridho, Dr. Budi Setiawan, M.Pd, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Inpassing serta SK Pengelola Sentra Kekayaan Intelektual (SKI) kepada sejumlah dosen di lingkungan kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kegiatan penting ini dihadiri oleh seluruh jajaran dosen dan pimpinan kampus, di antaranya Wakil Ketua I Bidang Akademik, Siti Fatimah Siregar, M.Pd, serta Wakil Ketua III Bidang Mahasiswa, Alumni, dan Kerja Sama, Afrizal, S.Pd., MM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Dalam arahannya, Dr. Budi Setiawan menekankan pentingnya sinergi antara institusi dan yayasan. Dia mengingatkan bahwa sebagai lembaga di bawah naungan yayasan, seluruh sivitas akademika wajib mematuhi regulasi yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Salah satu terobosan besar yang disampaikan adalah kerja sama STAI Ar&#45;Ridho dengan Kemenkumham terkait jaminan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi para dosen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Kami telah membentuk Sentra Kekayaan Intelektual (SKI) sebagai wadah perlindungan karya ilmiah. Kedepannya, setiap dosen STAI Ar&#45;Ridho wajib memiliki minimal satu HAKI sebagai bentuk profesionalisme dan kontribusi intelektual,&quot; tegas Dr. Budi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Selain itu, dia juga menginformasikan mengenai transformasi digital dalam pelaporan kinerja. Mulai 30 April 2026, pengisian Laporan Beban Kerja Dosen (LBKD) akan diambil sepenuhnya melalui aplikasi SISTER.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Daftar Penerima SK Inpassing Dosen&lt;br&gt;?Sebanyak 10 dosen menerima SK Inpassing sebagai bentuk pengakuan atas kualifikasi dan masa kerja diantaranya: 1. ?Dr. H. Rusli Effendi, M.Si, 2. ?Dr. Budi Setiawan, M.Pd, 3. ?Dr. Hotna Sari, S.Pd.I., MA, 4. ?H. Rusli Ibrahim, SH., M.Pd.I, 5. ?Parida Hanum Siregar, M.Pd, 6. ?Siti Fatimah Siregar, M.Pd, 7. ?Erfina, SE., MM, 8. ?Riska Syafitri, M.Pd, 9. ?Miskun, SE., MM, 10. ?Ramli, M.Pd.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara ?Struktur Pengelola Sentra Kekayaan Intelektual (SKI)&lt;br&gt;?Untuk menjalankan fungsi perlindungan karya dosen, berikut adalah susunan pengelola SKI STAI Ar&#45;Ridho yang baru diantaranya: 1. Dr. Hotna Sari, S.Pd.I.,MA (Ketua), 2. Dalmiati, S.Kom (Sekretaris), 3. Ridho, SE (Operator) dan 4. Sindy Marchelia Putri, M.E (Anggota).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan SK ini menjadi angin segar bagi para dosen. Dengan kesejahteraan yang lebih terjamin melalui Inpassing dan wadah kreativitas yang jelas melalui Sentra KI, STAI Ar&#45;Ridho optimis dapat terus bersaing dan berkontribusi lebih luas dalam dunia pendidikan tinggi Islam di Riau, khususnya di Rokan Hilir.&lt;br&gt;?Acara ditutup dengan sesi foto bersama, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/16408170846-img-20260426-wa0033.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Apr 2026 23:45:28 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/langkah-besar-stai-ar-ridho-sk-inpassing-dibagikan-dosen-didorong-lebih-produktif</guid></item><item><title>Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/perkuat-kesadaran-ekologis-pesisir-dosen-jurusan-sosiologi-gelar-pengabdian-di-sdn-3-rupat-utara-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, Rupat Utara &#45; Tim dosen Jurusan Sosiologi Universitas Riau melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar siswa sekolah dasar di wilayah pesisir sebagai upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Kegiatan ini berlangsung di SDN 3 Rupat Utara, Desa Teluk Rhu, pada Sabtu (24/04/2026), dengan melibatkan 47 siswa kelas VI.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?kegiatan pengbdian ini langsung dipimpin oleh Rina Susanti, S.Sos., M.Si., yang memiliki fokus kajian pada Sosiologi Lingkungan dan Kebencanaan, turut bergabung juga dalam tim pengabdian yakni Dr. Dian Kurnia Anggreta, S.Sos., M.Si., Drs. Yoskar Kadarisman, serta Yusuf Krisman Gea, S.Tr.Sos., M.Kesos., dengan dukungan lima mahasiswa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Pemilihan SDN 3 Rupat Utara sebagai mitra didasarkan pada letaknya yang berada di kawasan pesisir Desa Teluk Rhu. Sekaligus dikenal dengan Desa Wisata dengan daya Tarik pesisir dan pantai. Kondisi ini, dinilai strategis untuk membangun kesadaran ekologis pada generasi muda yang hidup berdampingan langsung dengan ekosistem laut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?&quot;Anak&#45;anak pesisir memiliki kedekatan yang kuat dengan laut dan pantai. Penting membentuk pemahaman dan kepedulian mereka sejak dini agar mampu menjaga lingkungan sebagai ruang hidup, Terutama dari permasalahan sampah yang menjadi persoalan lingkungan saat ini” ujar Rina Susanti di sela kegiatan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Kegiatan pengabdian ini dikemas secara interaktif dan partisipatif. Rangkaian acara dimulai dengan penyampaian materi di dalam kelas mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir, jenis dan bahaya sampah bagi laut dan pantai, dilanjutkan dengan permainan edukatif berupa tebak jenis sampah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang klasifikasi limbah. Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi bersih pantai dan praktik langsung memilah sampah disepanjang pantai desa Teluk Rhu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Pendekatan ini bertujuan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kebiasaan positif siswa dalam menjaga lingkungan. Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama saat terlibat dalam permainan dan aksi lapangan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Kepala SDN 3 Rupat Utara, Warni Arfian, S.Pd.SD., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberi manfaat nyata bagi siswa, khususnya mereka yang tinggal di kawasan pesisir yang kian menghadapi persoalan sampah. Ia juga berharap kerja sama serupa dapat berlanjut dengan melibatkan para guru sebagai sasaran berikutnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Anak&#45;anak antusias karena mendapatkan pengetahuan langsung dari dosen Universitas Riau, selain dari guru nya di sekolah. Mereka juga senang bisa terlibat dalam aksi di pantai, mengumpulkan dan memilah sampah berdasarkan jenisnya. Pemahaman siswa kami semakin kuat. Ke depan, kami berharap ada program lanjutan yang juga menyasar guru, mengingat pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam pendidikan lingkungan,” ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Melalui kegiatan ini, Dosen Jurusan Sosiologi Universitas Riau menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada kebutuhan dan potensi lokal. Edukasi lingkungan di wilayah pesisir diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang lebih peduli terhadap keberlanjutan ekosistem laut, terutama di Provinsi Riau yang memiliki bentang pesisir luas dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/19777397617-img-20260425-wa0013.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Apr 2026 01:23:14 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/perkuat-kesadaran-ekologis-pesisir-dosen-jurusan-sosiologi-gelar-pengabdian-di-sdn-3-rupat-utara-bengkalis</guid></item><item><title>Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/aktivis-pendidikan-riau-desak-komisi-pemberantasan-korupsi-pantau-pengumuman-kelulusan-sma-negeri-plus</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, PEKANBARU, RIAU — Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melakukan pemantauan ketat menjelang pengumuman kelulusan SMA Negeri Plus Provinsi Riau yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Erwin yang juga dikenal sebagai mantan aktivis 98 itu menegaskan pentingnya menjaga proses seleksi berjalan secara jujur, bersih, dan transparan tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami meminta agar proses pengumuman kelulusan ini benar&#45;benar diawasi secara serius. Jangan sampai ada praktik yang mencederai prinsip keadilan dalam dunia pendidikan,” ujar Erwin dalam keterangannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga secara tegas meminta KPK untuk memantau komunikasi sejumlah pejabat terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, termasuk Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, hingga Kepala Bidang SMA dan SMK. Bahkan, ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap komunikasi Kepala Sekolah SMA Negeri Plus Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Erwin, langkah tersebut diperlukan guna mencegah potensi praktik kecurangan atau intervensi yang dapat merugikan peserta didik yang mengikuti seleksi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih lanjut, Erwin mengungkapkan adanya dugaan praktik tidak transparan dalam proses penunjukan Kepala Sekolah SMA Negeri Plus Provinsi Riau pada Desember 2023 lalu. Ia menyebut adanya indikasi penggunaan “mahar” dalam proses tersebut, meskipun hal ini masih perlu pembuktian lebih lanjut oleh pihak berwenang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Dugaan ini harus menjadi perhatian serius. Jika benar terjadi, maka ini mencoreng dunia pendidikan kita. Oleh karena itu, pengawasan ketat dalam setiap proses sangat diperlukan,” tegasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait pernyataan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Erwin berharap, dengan adanya pengawasan dari KPK, proses pengumuman kelulusan SMA Negeri Plus Provinsi Riau dapat berlangsung secara objektif, adil, dan bebas dari praktik&#45;praktik yang merugikan masa depan generasi muda.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/66531720086-img-20260424-wa0003.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Apr 2026 10:18:51 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/aktivis-pendidikan-riau-desak-komisi-pemberantasan-korupsi-pantau-pengumuman-kelulusan-sma-negeri-plus</guid></item><item><title>Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat  Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/ketika-negara-ambil-alih-tanah-rakyat-masyarakat--dumai-lakukan-aksi-turun-kejalan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI&lt;/strong&gt; —&amp;nbsp; Ratusan &amp;nbsp;warga yang tergabung dalam Forum Pejuang Tanah Sudirman (FPTS) menggelar aksi di depan Kantor Pertamina Hulu Rokan( PHR)&amp;nbsp; , Jalan Soekarno&#45;Hatta Kota Dumai , Rabu (22/4/2026), menuntut kejelasan dan pengembalian hak atas tanah yang selama ini mereka tempati di sepanjang Jalan Sudirman koya Dumai &#45;Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ia adalah akumulasi kekecewaan warga yang merasa hak kepemilikannya “dihapus secara administratif” setelah kawasan tersebut ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN) oleh Kementerian Keuangan dan Pertamina Hulu Rokan (PHR).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di bawah terik matahari, suara lantang massa menggema. Spanduk&#45;spanduk tuntutan dibentangkan, menegaskan satu hal: negara dinilai hadir bukan sebagai pelindung, melainkan sebagai pihak yang mengambil alih ruang hidup masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Konflik yang Mengakar&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Persoalan ini berawal dari klaim negara atas lahan di sepanjang Jalan Sudirman swpanjang 100 meter kiri kanan&amp;nbsp; jalan&amp;nbsp; yang selama puluhan tahun telah dihuni dan dikelola masyarakat. Penetapan sebagai BMN berdampak langsung pada pemblokiran akses administrasi pertanahan, termasuk pengurusan dan penerbitan sertifikat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Akibatnya, warga tidak hanya kehilangan kepastian hukum, tetapi juga terjebak dalam ketidakpastian ekonomi. Tanah yang sebelumnya memiliki nilai kini menjadi “beku”—tidak bisa diagunkan, diperjualbelikan, bahkan diwariskan secara sah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Ini bukan sekadar tanah, ini soal kehidupan kami,” teriak salah satu peserta aksi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Desakan Tiga Tuntutan Utama&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam aksinya, FPTS membawa tiga tuntutan tegas:&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;• Mengembalikan hak atas tanah masyarakat yang diblokir akibat status BMN&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;• Membatalkan surat dari Kementerian Keuangan terkait penetapan kawasan sebagai BMN&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;• Membuka kembali akses pengurusan sertifikat tanah bagi warga melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi warga, kebijakan ini dinilai sepihak dan tidak mempertimbangkan fakta sosial di lapangan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Jalur Politik dan Administratif Ditempuh&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebelum turun ke jalan, FPTS telah menempuh berbagai upaya formal. Mereka mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Provinsi Riau, yang turut menghadirkan Biro Hukum Setdaprov Riau, pihak PHR, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) baik tingkat provinsi maupun Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tak hanya itu, perwakilan warga juga telah bertemu dengan Direktur Penilaian Kekayaan Negara (PKN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) guna mencari solusi atas sengketa ini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun hingga kini, belum ada keputusan konkret yang mampu menjawab keresahan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;DPRD Riau Pasang Badan&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Komisi I DPRD Provinsi Riau menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan warga. Mereka menilai persoalan ini harus diselesaikan secara adil dengan mempertimbangkan aspek historis dan sosial masyarakat yang telah lama menempati kawasan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;DPRD juga mendesak agar pemerintah pusat tidak gegabah dalam menetapkan status aset tanpa verifikasi menyeluruh di lapangan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Negara vs Rakyat?&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kasus ini membuka kembali perdebatan klasik: ketika negara mengklaim aset, di mana posisi rakyat yang telah lebih dulu hidup dan menggantungkan masa depannya di atas tanah tersebut?&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jika tidak ditangani secara bijak, konflik ini berpotensi menjadi bom waktu sosial di Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Aparat Siaga, Situasi Kondusif&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tengah memanasnya isu, Polda Riau memastikan kesiapan menjaga keamanan dan ketertiban. Aparat tampak berjaga selama aksi berlangsung untuk mengantisipasi potensi gesekan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meski berlangsung dengan tensi tinggi, aksi berjalan relatif tertib.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Konflik tanah Sudirman&amp;nbsp; Kota Dumai kini menjadi ujian serius bagi pemerintah—apakah mampu menghadirkan keadilan, atau justru memperdalam jurang ketidakpercayaan masyarakat terhadap negara.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/11520619841-fb_img_1776861143682.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Apr 2026 00:46:00 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/ketika-negara-ambil-alih-tanah-rakyat-masyarakat--dumai-lakukan-aksi-turun-kejalan</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-sungai-pakning-optimalkan-sistem-flaring-bukti-nyata-tekan-emisi-dan-tingkatkan-efisiensi-energi</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, Dumai, 22 April 2026*— PT Pertamina Patra Niaga Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai Pakning terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui optimalisasi sistem flaring di Unit Operasi CDU Kilang Sungai Pakning.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program yang mulai diimplementasikan sejak periode Januari hingga Maret 2026 ini difokuskan pada optimasi sistem overhead condenser sebagai langkah strategis dalam menekan pembakaran gas buang (flare) serta mengurangi emisi gas yang terlepas ke atmosfer.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap pentingnya pengelolaan energi yang lebih efisien, mengingat flare selama ini menjadi salah satu sumber pemborosan energi akibat gas yang tidak termanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi ini, perusahaan tidak hanya mengurangi kehilangan energi, tetapi juga meningkatkan recovery yield dari produk bernilai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manager Production PT Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning, Ririanti Safrida, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi operasional menuju industri energi yang lebih ramah lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Optimalisasi sistem flaring ini menjadi salah satu upaya konkret perusahaan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada kinerja operasional, tetapi juga mendukung target Net Zero Emission tahun 2060 atau lebih cepat,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Secara teknis, optimalisasi dilakukan melalui pengaturan sistem kontrol tekanan flare serta peningkatan proses kondensasi off gas menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali. Dengan pendekatan ini, gas yang sebelumnya terbuang dapat dikonversi menjadi produk bernilai, sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Implementasi program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional serta pencapaian target Net Zero Emission (NZE).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan operasi yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Optimalisasi flaring ini menjadi bukti bahwa setiap proses di kilang terus kami dorong lewat berbagai upaya konkret dan inovasi agar lebih efisien sekaligus ramah lingkungan. Ikhtiar ini tidak hanya memberi dampak untuk peningkatan kinerja operasional, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning dalam menekan emisi dan mendukung target Net Zero Emission,” pungkas Muhammad Rum.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui berbagai inovasi berkelanjutan, PT Pertamina Patra Niaga Production Kilang Sungai Pakning terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan energi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/97797497723-img-20260422-wa0017.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 18:42:55 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-sungai-pakning-optimalkan-sistem-flaring-bukti-nyata-tekan-emisi-dan-tingkatkan-efisiensi-energi</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-perempuan-mampu-ambil-peran-strategis-di-seluruh-proses-produksi-kilang</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI, 21/4/2026 — Stigma bahwa perempuan hanya identik dengan peran domestik dan tidak mampu bekerja di lingkungan berisiko tinggi kini mulai terpatahkan. Anggapan itu seperti tak lagi punya tempat, dengan melihat realitas di lapangan hari ini. Dibalik raksasa operasional kilang&#45;kilang PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit Dumai yang beroperasi 24 jam tanpa henti, terdapat kontribusi nyata dari para perempuan yang menunjukkan keberanian, ketangguhan, dan profesionalisme.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran pekerja perempuan, yang lebih akrab disapa Pertiwi, kini menjadi bagian penting dari denyut operasional kilang yang selama ini kerap dipandang sebagai sektor maskulin. Tidak lagi terbatas di balik meja administrasi, para perempuan di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai kini hadir dan mengambil peran di seluruh lini operasi perusahaan, termasuk di garis depan area produksi yang menuntut ketelitian tinggi dan kesiapsiagaan penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertiwi tangguh ini mengisi berbagai fungsi strategis, mulai dari produksi dan utilitas air yang memastikan kelancaran pengoperasian kilang, engineering yang menjaga keandalan sarana dan fasilitas (Sarfas) kilang, hingga fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak berhenti sampai disitu, perempuan juga mengambil peran di bagian Oil Movement yang mengurusi aktivitas lifting dan perkapalan, serta laboratorium yang memastikan kualitas produk agar sesuai dengan standar mutu yang berlaku dan dapat digunakan oleh masyarakat sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, berkat kinerja dan kapabilitasnya, Pertiwi di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai kini juga dipercaya mengisi posisi strategis di level pucuk kepemimpinan, seperti Section Head dan Manager Produksi, yang berperan dalam memimpin tim sekaligus mengambil keputusan penting. Tak hanya di unit operasi Kilang Dumai, hal demikian juga berlaku di unit operasi Kilang Sungai Pakning yang berlokasi di Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan, pada peringatan Hari Kartini, para pekerja perempuan yang tergabung dalam Pertiwi melaksanakan kegiatan pembagian cokelat kepada pekerja di Main Office Kilang Dumai pada Selasa (21/4). Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguatan budaya kerja yang inklusif di lingkungan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Production Kilang Sungai Pakning sekaligus Ketua Pertiwi RU II, Ririanti Safrida, mengungkapkan bahwa makna perjuangan perempuan terus berkembang seiring dinamika zaman. Jika dahulu Kartini memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan, saat ini perempuan dituntut untuk mampu mengelola informasi secara bijak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Emansipasi saat ini bukan lagi soal ingin sama dengan laki&#45;laki, melainkan tentang kesetaraan akses, memiliki keberanian untuk mengambil keputusan atas hidupnya sendiri, dan saling mendukung,” ujar Ririanti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas bagi seluruh pekerja, khususnya perempuan. Melalui Pertiwi, perusahaan terus mendorong terbukanya ruang yang lebih luas bagi pekerja perempuan untuk berkarya, berinovasi, dan berprestasi di bidangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR RU II Dumaii, Muhammad Rum, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong kesetaraan dan inklusivitas di lingkungan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai meyakini bahwa inklusi dan keberagaman, termasuk peran perempuan di dalamnya, merupakan kekuatan penting dalam mendorong inovasi dan kinerja yang berkelanjutan. Perusahaan terus memberikan ruang yang setara bagi setiap individu untuk berkembang, serta memastikan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari kekerasan maupun pelecehan,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/3688538855-img-20260422-wa0005.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 01:01:42 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-perempuan-mampu-ambil-peran-strategis-di-seluruh-proses-produksi-kilang</guid></item><item><title>Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di  Desa Bagan Sinembah Barat</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/wakil-ketua-dprd-rohil-maston-gelar-reses-di--desa-bagan-sinembah-barat</link><description>&lt;p&gt;ROHIL PANTAUNEWS, &#45; Kegiatan Reses masa sidang l Tahun 2026 Wakil Ketua DPRD dari fraksi PDIP, H.Maston Saragi SH menggelar Kegiatan Reses didesa Bagansinembah Barat, kecamatan Bagansinembah Raya,kabupaten Rokan Hilir&#45; Riau (senin 20/4/2026). salah satu pembahasan utama.dari Maston Saragi, SH. Yakni terkait masih terbatasnya akses layanan pemeriksaan kehamilan, kurangan gizi ibu hamil dan minimnya penyuluhan kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&quot; Angka stanting harus kita tekan dari hulu, itu dimulai dari ibu hamil yang sehat dan mendapat gizi cukup, dan hal ini tanggung jawab kita bersama&#45;sama, &quot;Ucap &amp;nbsp;Maston Saragi SH, dihadapan warga yang antusias hadir untuk menyampaikan aspirasinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan ini, &amp;nbsp;maston berjanji akan memperjuangkan usulan warga di meja rapat DPRD, khususnya terkait peningkatan fasilitas yaitu Posyandu, bantuan makanan tambahan untuk 8bu hamil, sertapenambahan tenaga bidan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian pada kesempatan ini, Kepala desa Bagansinembah Barat, H. Suratman, mengapresiasi kehadiran bapaj DPR, H.Maston Saragi SH, yang dinilai sangat responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kami berharap hasil reses ini segera ditindak lanjuti agar ibi ibu hamil didesa kami lebih terjamin kesehatanya &quot;&quot;ujarnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara reses dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh masyarakat yang antusias hadir, dan sekaligus juga untuk memberikan, usulan dan masukkan( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/20666289530-img-20260421-wa0006.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 10:08:47 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/wakil-ketua-dprd-rohil-maston-gelar-reses-di--desa-bagan-sinembah-barat</guid></item><item><title>Reses Di Bagan Punak Meranti, Anggota DPRD Rohil Sutiyo Pramono  Jalin Silaturahmi</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/reses-di-bagan-punak-meranti-anggota-dprd-rohil-sutiyo-pramono--jalin-silaturahmi</link><description>&lt;p&gt;ROHIL PANTAUNEWS, &amp;nbsp;Dalam rangka untuk mempererat jalinan tali silaturahmi kepada masyarakat &amp;nbsp;Bagan Punak Meranti, Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) dari Fraksi PAN, Sutiyo Pramono, menggelar reses pertama masa sidang I tahun 2026.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan reses tersebut berlangsung di Kantor PAN Rohil, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Minggu malam (19/4/2026). Sutiyo Pramono mencakupi daerah pemilihan (Dapil l) yang meliputi kecamatan Bangko, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Pekaitan dan Kecamatan Batu Hampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut Sutiyo Pramono menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kepenghuluan Bagan Punak Meranti yang telah hadir dalam kegiatan reses tersebut. &amp;nbsp;Sutiyo mengakui, selama satu tahun menjabat sebagai anggota DPRD, belum semua usulan masyarakat dapat terakomodasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Satu tahun saya menjadi anggota DPRD, belum semua usulan masyarakat bisa terakomodir, haln ini disebabkan karena &amp;nbsp;keterbatasan anggaran, sehingga membuat pemerintah daerah tidak dapat memenuhi seluruh permintaan masyarakat dalam waktu bersamaan,&quot; Ucapnya&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sambungnya, &quot; kondisi defisit bukan hanya dialami Rohil. Namun banyak juga kabupaten/kota di Indonesia menghadapi tekanan fiskal serupa, sehingga diperlukan pendekatan realistis dalam menyampaikan program kepada masyarakat. Daripada memberikan harapan palsu kepada masyarakat, lebih baik kita bersilaturahmi saja,&quot; Ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sutiyo menjelaskan, perubahan pola reses berkaitan erat dengan kondisi fiskal daerah. Pada 2025, APBD Rohil tercatat sekitar Rp2,4 triliun, namun masih menyisakan tunda bayar sekitar Rp200 miliar. Sementara pada 2026, APBD justru menurun menjadi Rp1,8 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penurunan tersebut membuat ruang fiskal pemerintah daerah semakin sempit, sehingga berbagai usulan masyarakat dinilai sulit direalisasikan dalam waktu dekat, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/6416083877-img-20260421-wa0005.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 10:06:53 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/reses-di-bagan-punak-meranti-anggota-dprd-rohil-sutiyo-pramono--jalin-silaturahmi</guid></item><item><title>Komut PT PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai, Tekankan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/komut-pt-ppn-tinjau-operasional-kilang-pertamina-dumai-tekankan-pelayanan-terbaik-untuk-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI , 20&amp;nbsp; April 2026— PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan&amp;nbsp; Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso bersama jajaran Dewan Komisaris dan rombongan dalam rangka kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) ke Kilang Pertamina Dumai pada Senin (20/4).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan untuk memastikan operasional kilang berjalan secara andal, aman, dan efisien dalam mendukung ketahanan energi nasional. Selain itu, agenda ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan semangat seluruh Perwira Kilang RU II Dumai pasca integrasi tiga entitas Subholding Pertamina, sehingga tercipta kolaborasi yang semakin solid dalam menjaga rantai pasok energi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rombongan Komisaris Utama PT PPN disambut langsung oleh General Manager PPN Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, bersama Senior Manager Operation &amp;amp; Manufacturing (SMOM) Isnandhi Dwi Saputra serta jajaran tim manajemen.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga (PPN) saat ini tengah menjalankan transformasi strategis untuk menjadi subholding yang lebih fokus pada sektor hilir, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo melalui Danantara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Fokus utama kita memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, baik dari segi kilang maupun pemasaran,” ujar Sabar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seiring dengan telah bergabungnya tiga Subholding Pertamina sejak 1 Februari 2026, yaitu PPN, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), dan Pertamina International Shipping (PIS) menjadi Subholding Downstream,&amp;nbsp; Sabar Yudo Suroso&amp;nbsp; menekankan agar jangan lagi ada silo di lingkungan kerja, melainkan menjadikannya sebagai sebuah semangat baru dalam memperkuat sinergi dan keselarasan kerja antar fungsi dalam satu kesatuan organisasi. “Tidak ada lagi Perwira PPN lama, KPI, dan PIS, melainkan kita adalah Perwira PPN Subholding Downstream,” tegas Sabar&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, keberhasilan integrasi hilir ditentukan oleh peran aktif seluruh Perwira melalui penguatan sinergi lintas fungsi, optimalisasi aset, peningkatan efisiensi, serta transformasi tata kelola, budaya kerja, dan layanan pelanggan yang berdampak nyata bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa operasional kilang saat ini berjalan normal dan optimal, didukung kinerja produksi yang andal serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten dan disiplin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kilang RU II Dumai merupakan kilang paling barat yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) yang&amp;nbsp; memenuhi kebutuhan energi di wilayah Sumbagut. Saat ini Kilang Dumai beroperasional kurang lebih di kapasitas 120 MB untuk Dumai dan sekitar 30 MB di&amp;nbsp; Kilang Sungai Pakning untuk memenuhi wilayah barat dan sebagian Jakarta,” jelas Iwan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, kunjungan Komut PT Pertamina Patra Niaga beserta jajaran menjadi dorongan semangat bagi seluruh Perwira untuk terus menjaga keandalan operasional kilang serta mengoptimalkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Indonesia pada umumnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Senada dengan hal tersebut, Senior Manager Operation &amp;amp; Manufacturing (SMOM) RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, menyampaikan bahwa total kapasitas terpasang Kilang RU II Dumai 170 ribu barel per hari yang dioperasikan melalui dua unit kilang, dengan dukungan pasokan bahan baku (crude oil) domestik, yaitu dari Pertamina Hulu Rokan melalui jaringan pipa dari Minas dan Duri, serta suplai dari Banyu Urip melalui kapal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, Kilang RU II Dumai memproduksi berbagai produk energi seperti diesel, avtur, dan gasoline, serta terus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi melalui pengembangan portofolio produk, termasuk realisasi lifting LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menutup rangkaian kegiatan, Komisaris Utama Sabar Yudo Suroso turut menyampaikan apresiasinya atas kinerja seluruh Perwira RU II Dumai yang dinilai mampu menjaga kinerja operasional secara optimal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kegiatan Management Walkthrough ini, Kilang Pertamina Dumai menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasional serta memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/69084620600-img-20260420-wa0029.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 19:58:01 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/komut-pt-ppn-tinjau-operasional-kilang-pertamina-dumai-tekankan-pelayanan-terbaik-untuk-masyarakat</guid></item><item><title>Undang Kaum Milenial, Reses Anggota DPRD Rohil Partai PKS Herkoni, S.Pd.l Sampaikan Bahaya Narkoba</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/undang-kaum-milenial-reses-anggota-dprd-rohil-partai-pks-herkoni-spdl-sampaikan-bahaya-narkoba</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS&#45; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Rokan hilir dari Fraksi &amp;nbsp;Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Herkoni S.Pd.I, Minggu (19/4/2026) melaksanakan Kegiatan Reses masa sidang l Tahun 2026. Kehadiran Herkoni disambut hangat oleh masyarakat yang antusias hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Markoni merupakan daerah pemilihan( dapil l) yang melingkupi daerah kecamatan Bangko, Kecamatan sinaboi, kecamatan Batu Hampar, dan kecamatan pekaitan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan yang menarik untuk Reses kali ini anggota DPRD dari partai PKS tersebut mengundang kaum milenial dan sekaligus juga melakukan pelantikan kepengurusan pemuda dan Remaja mesjid Indonesia (PRMI) Kabupaten Rokan Hilir priode 2026/2030 “amanah di pundak, dakwah dihati”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;” Hari ini kita melaksanakan Reses, dan untuk peserta reses ini memang sengaja kita undang dari kaum melenial, memang beberapa hari belakangan ini khususnya kabupaten Rokan Hilir, kasus narkoba ini menjadi atensi yang sangat penting terutama masyarakat panipahan, tentu kita dikecamatan Bangko ini mewanti &#45;wanti, dengan memberikan pembinaan kepada remaja, semoga mereka ini menjadi garda terdepan, karena kita berharap sebagai Generasi – generasi penerus Bangsa ini terbebas dari Narkoba,” Ujar Herkoni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjutnya, &quot; Disamping reses dengan masyarakat, kata Herkoni, hari ini kita juga melantik pengurus pemuda dan remaja mesjid Indonesia, semoga dengan organisasi ini, kepada pengurus nanti bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang Bahaya narkoba,&quot; Harapnya, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/36426593246-img-20260420-wa0017.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 16:42:52 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/undang-kaum-milenial-reses-anggota-dprd-rohil-partai-pks-herkoni-spdl-sampaikan-bahaya-narkoba</guid></item><item><title>Pasar Murah Digelar Koperasi Merah Putih Teluk Binjai, Warga Berburu Minyak Goreng di Tengah Harga Melonjak</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/pasar-murah-digelar-koperasi-merah-putih-teluk-binjai-warga-berburu-minyak-goreng-di-tengah-harga-melonjak</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;— Di tengah keluhan masyarakat atas kenaikan harga dan kelangkaan minyak goreng di pasaran, Koperasi Merah Putih Kelurahan Teluk Binjai &amp;nbsp;Kota Dumai ,Riau &amp;nbsp;mengambil langkah nyata dengan menggelar kegiatan pasar murah yang langsung disambut antusias warga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Jumat, 18 April 2026 hingga Minggu, 20 April 2026, dengan fokus utama penjualan minyak goreng bersubsidi yang ditawarkan dengan harga jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejak pagi hari, warga terlihat memadati lokasi kegiatan. Mereka rela antre demi mendapatkan kebutuhan pokok yang belakangan semakin sulit dijangkau. Kondisi ini mencerminkan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, akibat fluktuasi harga bahan pokok.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua Koperasi Merah Putih, Rita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian koperasi terhadap kondisi masyarakat saat ini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat mulai kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang wajar. Karena itu, koperasi hadir untuk membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menegaskan, pasar murah ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok di tingkat lokal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Senada dengan itu, Sekretaris Koperasi, Rafi, menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi untuk memastikan ketersediaan stok selama kegiatan berlangsung, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami berupaya menjaga distribusi tetap merata dan tertib, agar semua warga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan minyak goreng murah ini,” jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Bendahara Koperasi, Ales Saprijon , menyebutkan bahwa harga yang ditawarkan dalam pasar murah ini telah disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat, tanpa mengesampingkan keberlanjutan operasional koperasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Langkah yang dilakukan Koperasi Merah Putih ini dinilai sebagai bentuk respon cepat terhadap situasi pasar yang tidak stabil. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sinyal bahwa peran koperasi di tingkat kelurahan masih sangat relevan sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, bahkan diperluas ke komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga. Jika tidak, kekhawatiran akan semakin tingginya beban hidup masyarakat bisa menjadi persoalan yang lebih serius ke depan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan kondisi harga minyak goreng yang cenderung tidak menentu dan mulai langka di pasaran, inisiatif seperti ini bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/87936328269-img-20260418-wa0042.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 15:03:27 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/pasar-murah-digelar-koperasi-merah-putih-teluk-binjai-warga-berburu-minyak-goreng-di-tengah-harga-melonjak</guid></item><item><title>Warga  dan PPN RU II Dumai Laksanakan Gotong Royong  Bersama , R. Cepih H.N : Pentingnya Menjaga Silaturahmi</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/warga--dan-ppn-ru-ii-dumai-laksanakan-gotong-royong--bersama--r-cepih-hn--pentingnya-menjaga-silaturahmi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &lt;/strong&gt;&#45; Nuansa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terasa kuat di Kelurahan Jaya Mukti. Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan peserta yang terdiri dari warga dan pihak perusahaan turun langsung melaksanakan gotong royong di sepanjang Jalan Kesuma, membersihkan sisi kiri dan kanan jalan. Sabtu, (18/04/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini dihadiri Lurah Jaya Mukti Rudi Pandapotan, perwakilan manajemen PT PPN RU II Dumai melalui SH Security R. Cepih H.N., Edy Sumarso (Spv. Nonphysical), Ketua LPMK Agus E., Korlap PT PTC Muslim, Ida Simanjuntak (RT 023), Heri Gunawan (Pamong Bintratibmas), Supriadi (Ketua LPS), serta didukung 70 personel security, 30 warga, dan 6 anggota Ormas Pemuda Pancasila.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel dan doa bersama, dilanjutkan sambutan yang menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga RU II yang diwakili oleh SH Security R. Cepih H.N., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bersih&#45;bersih lingkungan, melainkan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh peserta untuk bekerja dengan ikhlas agar hasilnya maksimal, sekaligus menjadikan kegiatan tersebut sebagai ladang amal. Serta pentingnya menjaga silaturahmi antara perusahaan dan warga Ring 1 agar tetap harmonis,&quot; ucap R. Cepih H.N.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Lurah Jaya Mukti Rudi Pandapotan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif PT PPN RU II Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kegiatan gotong royong seperti ini memiliki dampak besar, tidak hanya dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat, tetapi juga dalam memperkuat hubungan sosial, dan berharap kolaborasi ini terus berlanjut secara rutin ke depannya,&quot; ujar Lurah Jaya Mukti.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis alat gotong royong, pembagian kelompok kerja, hingga aksi bersih&#45;bersih di berbagai titik yang telah ditentukan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan semangat kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sekitar pukul 10.45 WIB, kegiatan ditutup dengan foto bersama dalam keadaan aman dan lancar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman. Lebih dari itu, gotong royong ini juga merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat Ring 1.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan semangat kolaboratif ini, diharapkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan terus tumbuh, sekaligus memperkuat ikatan sosial antara perusahaan dan warga sebagai mitra yang saling mendukung.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/89609682247-img-20260418-wa0037.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 13:45:50 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/warga--dan-ppn-ru-ii-dumai-laksanakan-gotong-royong--bersama--r-cepih-hn--pentingnya-menjaga-silaturahmi</guid></item><item><title>Laka Kerja Di PT Ivo Mas Tunggal Tinggalkan Duka Mendalam, Ismunandar : Dugaan Kelalaian Atau Kesengajaan</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/laka-kerja-di-pt-ivo-mas-tunggal-tinggalkan-duka-mendalam-ismunandar--dugaan-kelalaian-atau-kesengajaan</link><description>&lt;p&gt;PANTAUNEWS, DUMAI &#45; Ismunandar Ketua Umum Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) Dumai angkat bicara dengan nada keras menyikapi kronologis kejadian yang telah disampaikan langsung oleh orang tua korban PA (inisial) terkait Kecelakaan Kerja (Laka Kerja) yang dialami oleh anaknya di area KCP PT Ivo Mas Tunggal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peristiwa tragis yang terjadi pada 05 Maret 2026 itu bukan hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga memunculkan dugaan serius atas unsur kelalaian hingga potensi unsur kesengajaan di balik insiden yang merenggut tangan kiri seorang pekerja muda akibat tergilas belting konveyor.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengacu pada kronologi yang beredar, korban mengalami kecelakaan saat mesin dalam kondisi awal tidak beroperasi. Namun secara tiba&#45;tiba, mesin justru diaktifkan di tengah aktivitas kerja tanpa koordinasi yang jelas. Kondisi ini dinilai sebagai kejanggalan serius yang tidak bisa dianggap sepele.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ismunandar dengan tegas menyatakan bahwa kejadian ini telah melewati batas kewajaran sebuah kecelakaan kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini bukan lagi sekadar lalai, ini sudah masuk kategori dugaan kelalaian fatal yang berpotensi mengarah pada unsur kesengajaan. Tidak masuk akal mesin bisa hidup saat pekerja masih berada di dalam area berbahaya,” tegasnya Ismunandar. Sabtu, (18/04/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga menyoroti absennya pengawasan di lokasi kejadian, termasuk keberadaan leader dari pihak PT IMT yang disebut meninggalkan area kerja tepat sebelum insiden terjadi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kalau benar leader meninggalkan lokasi, ini pelanggaran serius. Lalu siapa yang bertanggung jawab saat mesin dihidupkan?. Ini bukan hanya soal prosedur, ini soal nyawa manusia,” lanjutnya dengan nada tinggi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di sisi lain, fakta lain yang tak kalah mencengangkan ikut mencuat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui bahwa saat insiden terjadi, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan korban diduga belum aktif karena belum dibayarkan oleh pihak perusahaan. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya pengabaian terhadap hak dasar pekerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Ini sangat fatal. Ketika pekerja mengalami kecelakaan, justru dalam kondisi tidak terlindungi. Ini bukan hanya kelalaian administratif, tapi bentuk nyata pengabaian terhadap keselamatan dan masa depan pekerja,” kecam Ismunandar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketum Fap Tekal bahkan menilai, rentetan fakta yang muncul justru semakin menguatkan dugaan adanya sistem kerja yang amburadul, bahkan berpotensi mengorbankan keselamatan pekerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami mencium ada yang tidak beres. Ini bukan sekadar kecelakaan kerja biasa. Ada indikasi kuat bahwa sistem keselamatan tidak berjalan, atau lebih parahnya lagi, ada pembiaran yang berujung pada tragedi,” tegasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih jauh, sikap bungkam pihak PT IMT yang hingga kini belum memberikan klarifikasi resmi juga dinilai memperkeruh keadaan dan memicu kecurigaan publik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Diamnya perusahaan justru memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang ditutup&#45;tutupi. Kalau memang tidak ada yang salah, kenapa harus bungkam? Ini yang membuat publik semakin curiga,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;FAP&#45;Tekal memastikan tidak akan tinggal diam dan akan membawa persoalan ini ke jalur hukum dengan melaporkannya secara resmi ke Polres Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami akan melaporkan secara resmi kasus ini ke Polres Dumai. Ini harus diusut tuntas, tidak boleh ada yang ditutup&#45;tutupi. Jika ada unsur kelalaian atau kesengajaan, maka harus ada pertanggungjawaban hukum,” tegas Ismunandar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, publik kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum dan Wasnaker Provinsi Riau untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden ini. Tanpa transparansi dan tindakan nyata, bukan tidak mungkin kepercayaan terhadap keselamatan kerja di lingkungan industri akan semakin runtuh.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/39376297593-img_20260418_102415-780x470.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 11:27:09 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/laka-kerja-di-pt-ivo-mas-tunggal-tinggalkan-duka-mendalam-ismunandar--dugaan-kelalaian-atau-kesengajaan</guid></item><item><title>Kelompok Nelayan Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Konsisten Panen Ikan Nila Salin, Wujud Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Pesisir</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/kelompok-nelayan-binaan-csr-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-konsisten-panen-ikan-nila-salin-wujud-pemberdayaan-ekonomi-berkelanjutan-masyarakat-pesisir</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANTAUNEWS, DUMAI , &lt;/strong&gt;18 April 2026 —&amp;nbsp; Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya binaan program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali memanen ikan nila salin hasil budidaya dengan media kolam bioflok pada Rabu (15/4)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini menjadi bukti nyata konsistensi Kilang Dumai dalam menjalankan program pemberdayaan secara berkelanjutan guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir di Dumai, khususnya di Kelurahan Mundam. Program ini juga menjadi tonggak penting kolaborasi antara perusahaan dan kelompok masyarakat, dengan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kapasitas kelompok dalam mengelola usaha budidaya secara berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada caturwulan pertama tahun 2026, Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya berhasil memanen sebanyak 42,3 kilogram ikan nila salin dengan harga jual Rp35.000 per kilogram.Hasil panen tersebut mendapat sambutan positif dan antusias dari masyarakat sekitar serta pekerja Kilang Pertamina Dumai yang turut membelinya. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap kualitas hasil budidaya Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya.&lt;br&gt;Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya merupakan salah satu mitra binaan TJSL Kilang Dumai yang tergabung dalam program Serumpun Paman Bahri (Sinergi Ekologi untuk Masyarakat Pesisir Unggul Pangan Mandiri dan Bahari Lestari). Melalui program ini, Kilang Dumai tidak hanya memberikan dukungan sarana dan prasarana budidaya, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan kepada kelompok nelayan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pendampingan teknis budidaya ikan nila salin dengan metode bioflok dilakukan melalui kolaborasi bersama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Dumai serta Politeknik Perikanan Dumai. Selain itu, kelompok juga memperoleh bantuan 1.000 ekor bibit ikan sebagai modal awal pengembangan usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Secara berkelanjutan, Kilang Dumai aktif melakukan pendampingan, baik pada aspek teknis budidaya maupun penguatan kapasitas kelompok, guna memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang berkesinambungan. Pada momen panen, tim CSR Kilang Dumai turut terlibat tidak hanya dalam proses panen, tetapi juga membantu pemasaran hasil serta melakukan evaluasi sebagai bagian dari strategi pengembangan program ke depan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT KPI Unit Dumai, Muhammad Rum, menyampaikan bahwa keberlanjutan program menjadi fokus utama perusahaan dalam menciptakan dampak jangka panjang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Program ini kami jalankan secara konsisten dengan pendekatan pendampingan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa kelompok tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan usahanya secara mandiri dan berdaya saing,” ujar Muhammad Rum.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek teknis dan keberlanjutan program pemberdayaan yang dijalankan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen perdana tersebut serta apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kilang Pertamina Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Alhamdulillah, setelah dengan banyaknya tantangan kami belajar budidaya bioflok, hasil panen ini menjadi penyemangat bagi kami. Selama ini kami biasanya mengandalkan melaut. Sejak menjadi mitra binaan dan mendapatkan dukungan serta pendampingan dari Pertamina, kami yakin ini bisa jadi peluang usaha yang bisa kami kembangkan ke depan,” ungkap Sulaiman.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan budidaya ikan dengan media bioflok ini merupakan inovasi yang dikembangkan oleh tim CSR Kilang Dumai sebagai solusi alternatif ekonomi bagi nelayan, khususnya saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melaut. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ke depan, Kilang Pertamina Dumai akan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program&#45;program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/585700875-img-20260418-wa0015.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 09:49:25 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/kelompok-nelayan-binaan-csr-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-konsisten-panen-ikan-nila-salin-wujud-pemberdayaan-ekonomi-berkelanjutan-masyarakat-pesisir</guid></item><item><title>Reses Anggota DPRD Rohil Fraksi PDI&#45;Perjuangan Devi Paranita Serap Aspirasi Masyarakat RT 22</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/reses-anggota-dprd-rohil-fraksi-pdiperjuangan-devi-paranita-serap-aspirasi-masyarakat-rt-22</link><description>&lt;p&gt;ROHIL PANTAUNEWS, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi PDI&#45;Perjuangan Devi Paranita S.lP, melaksanakan Reses Masa Sidang l &amp;nbsp;Tahun 2026, Kegiatan Reses dilaksanakan di RT 22 Jalan Baik Baik, Kelurahan Bagan Barat, kecamatan Bangko, Jumat (17/4/2026), Sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pantauan di lokasi kegiatan, masyarakat RT 22 jalan baik baik begitu antusias untuk menghadiri Reses Anggota DPRD kabupaten Rokan Hilir Devi Paranita S.IP yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) l yang mencakupi Kecamatan Bangko, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Pekaitan dan Kecamatan Batu Hampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan Reses tersebut tampak hadir staf kelurahan Bagan Barat, &amp;nbsp;Ketua RT 22 , tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan masyarakat RT 22 jalan baik baik yang antusias hadir untuk menyampaikan berbagai masukan dan usulan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan ini, Devi Paranita S.IP menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses tersebut, sekaligus juga menjelaskan kepada masyarakat setempat tentang kegiatan reses yang dilaksanakan di RT 22 &amp;nbsp;kelurahan Bagan Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Adapun giat saya hari ini yaitu menjalankan amanah undang&#45;undang, Bapak/Ibu. Apa itu amanahnya, Mengadakan reses. Mungkin di sini saya sedikit menjelaskan, reses itu adalah cara kami, anggota DPRD, menampung aspirasi masyarakat yang ada di Kelurahan Bagian Barat ini, khususnya di RT 22. Nanti apa pun keluh kesahnya, saya hadir di sini, saya melihat, saya mendengar, Ibu boleh sampaikan. Bapak juga boleh sampaikan sama saya. Apa pun itu, nanti kita diskusikan,&quot; Kata Devi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sambungnya,&quot; Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/ ibuk semua yang sudah hadir hari ini untuk silaturahmi dan berdiskusi untuk kemajuan yang ada di Kelurahan Bagan Barat ini. Saya dari komisi B yaitu membidangi kesehatan, pendidikan dan tenaga kerja, namun apabila dari Bapak ibuk yang ingin bertanya diluar itupun boleh, Dan Kebetulan hadir juga dari staf Kelurahan Bagan Barat, jadi Nanti kalau segan untuk menyampaikan aspirasinya, boleh bisikin sama stafnya, atau melalui pak Rtnya,&quot; Ucap Devi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun aspirasi yang disampaikan oleh warga RT 22 jalan baik &#45;baik diantaranya adalah, BPJS kesehatan yang tidak aktif, sehingga menyulitkan akses layanan kesehatan saat dibutuhkan, kemudian perbaikan sumur bor karena sudah tidak berfungsi lagi, Drainase serta Pembangunan jalan karena saat banjir warga kesulitan melewati jalan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh warga RT 22 tersebut, anggota DPRD dari Fraksi PDI&#45;Perjuangan, Devi Paranita,S.IP mengatakan apa yang menjadi masukan dan aspirasi dari berbagai persoalan yang dialami warga RT 22 akan menjadi atensi dan akan diperjuangkan. Dan soal fasilitasi jalan, drainase, tentunya akan dicatat dan akan ditindak lanjuti dan berkoordinasi dengan dinas terkait, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/83582926426-img-20260418-wa0004.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:52:59 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/reses-anggota-dprd-rohil-fraksi-pdiperjuangan-devi-paranita-serap-aspirasi-masyarakat-rt-22</guid></item><item><title>Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Rohil Gelar Pertemuan Rutin dan Peringatan Hari Kartini</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/dharma-wanita-persatuan-sekretariat-dprd-rohil-gelar-pertemuan-rutin-dan-peringatan-hari-kartini</link><description>&lt;p&gt;ROHIL PANTAUNEWS &#45; Dharma Wanita Persatuan(DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Rokan Hilir menggelar Pertemuan Rutin, dan sekaligus juga memperingati hari Kartini. kegiatan ini juga diisi dengan lomba berkebaya( Fashion Show yang dilaksanakan di Kantor DPRD, Jalan Lintas Pesisir Sungai Rokan, Kamis (16/4/2026) Batu Enam, Bagansiapiapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP Sekretariat DPRD Rohil Ibu Rika Fitriadi, didampingi Ibu Susy Azury Bagian Umum, ibu Eny Joelianda Bagian Persidangan dan Ibu Jumy Andres Bagian Fasilitasi, dan Seluruh Pengurus DWP Sekretariat DPRD Rohil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan ini, Ketua DWP Sekretariat DPRD Rohil Ibu Rika Fitriadi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pertemuan rutin DWP Sekretariat DPRD Rohil untuk merajut sekaligus ajang Silaturahmi serta meneladani perjuangan R.A Kartini yang bertempatan di tanggal 21 April 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Ini merupakan Pertemuan rutin dari DWP Sekretariat DPRD, di mana pada pelaksanaan bulan April ini kan karena berkaitan menyambut Hari Kartini yang bertepatan di tanggal 21 April, jadi kami dari pengurus, dan saya Ketua DWP Setwan beserta pengurus berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan dengan tema tadi, yaitu peragaan busana. Hanya sebagai bentuk untuk memperingati Hari Kartini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sambungnya, &quot; Tujuan kami tadi untuk kegiatan ini adalah sebagaimana kita ketahui bahwa tujuan dari Dharma Wanita Persatuan itu adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya, Jadi sekali lagi bersempena menyambut Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, maka Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD berinisiatif melakukan kegiatan peragaan busana dengan tema &apos;Mempererat Silaturahmi, Meneladani Semangat Kartini untuk Perempuan Berdaya, Kenapa dengan peragaan busana? Karena dengan peragaan busana bisa mencerminkan kepercayaan diri dan kreativitas dari Ibu&#45;ibu Sekretariat DPRD,&quot; Ucapnya, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/86216714768-img-20260416-wa0041.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Apr 2026 21:39:24 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/dharma-wanita-persatuan-sekretariat-dprd-rohil-gelar-pertemuan-rutin-dan-peringatan-hari-kartini</guid></item><item><title>Goro Bersama Rutin Kelurahan Bagan Barat Kali Ini Diwilayah Lingkungan RT 013 dan RT 11</title><link>https://www.pantaunews.net/2026/04/goro-bersama-rutin-kelurahan-bagan-barat-kali-ini-diwilayah-lingkungan-rt-013-dan-rt-11</link><description>&lt;p&gt;ROHIL, PANTAUNEWS &#45; Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih nyaman dan sehat, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko kembali menggelar kegiatan gotong royong (Rutin) Bersama yang dilaksanakan setiap Hari Kamis dilingkungan masing&#45;masing RT dan RW Se&#45; Kelurahan Bagan Barat &amp;nbsp;Kegiatan gotong royong bersama rutin kali ini dilakukan di wilayah lingkungan RT 013 dan RT 011, Kamis (16/4/2026). &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun sasaran goro bersama kali ini untuk wilayah RT 013 yakni pemotongan rumput dijalan Putra Agama, dan Jalan Gedung Nasional, sementara untuk wilayah RT 011 jalan Gajahmada yakni pembersihan Musholla. Dalam kegiatan tersebut tampak Lurah Bagan Barat Siti Zuhra S.STP bersama Staf kelurahan dan RT melakukan pemotongan rumput diperkarangan rumah warga dan Musholla jalan Gajahmada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disela kegiatan ini, Lurah Bagan Barat Siti Zuhra S.STTP menyampaikan ucapan terima kasih kepada staf kelurahan dan RT RW kelurahan Bagan Barat yang ikut berpartisipasi untuk melakukan kegiatan gotong royong bersama rutin tersebut, disamping itu, lurah juga berharap kepada RT dan RW Se&#45;Kelurahan Bagan Barat untuk selalu menjaga kekompakan dan saling bahu&#45;membahu untuk menciptakan lingkungan yang aman nyaman dan sehat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Alhamdulillah kegiatan gotong royong bersama rutin hari ini berjalan dengan lancar, yang melibatkan Staf kelurahan pak RT dan RW Kelurahan Bagan Barat, disini juga saya tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada staf kelurahan, pak RT dan RW karena telah ikut berpartisipasi dalam program hari ini. disini juga saya berharap kepada Pak RT dan RW Kelurahan Bagan untuk selalu menjaga kekompakan dan saling bahu&#45;membahu untuk menciptakan lingkungan yang bersih nyaman dan sehat, Ungkap Lurah Bagan Barat Siti Zuhra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lurah Bagan Barat Siti Zuhra, S.STTP juga mengatakan bahwa kegiatan gotong royong bersama rutin yang dilakukan setiap hari Kamis tersebut adalah merupakan tanggungjawab bersama dilingkungan masing&#45;masing RT dan RW di Kelurahan Bagan Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, dengan melaksanakan kegiatan gotong royong, bukan hanya menjadikan lingkungan yang bersih nyaman dan sehat, tetapi juga &amp;nbsp;untuk mempererat tali silaturahmi antar kelurahan, RT dan RW dan juga warga dilingkungan masing&#45;masing RT dan RW. kegiatan gotong royong ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap hari Kamis di wilayah kelurahan Bagan Barat, Ucap Lurah Bagan Barat Siti Zuhra, ( HSY).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.pantaunews.net/assets/berita/original/6623283980-img-20260416-wa0046.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Apr 2026 21:32:29 +0700</pubDate><guid>https://www.pantaunews.net/2026/04/goro-bersama-rutin-kelurahan-bagan-barat-kali-ini-diwilayah-lingkungan-rt-013-dan-rt-11</guid></item></channel></rss>