Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
PANTAUNEWS,PEKANBARU — Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang menyebut kondisi keuangan dinas “tidak dalam keadaan baik” dan berpotensi menghentikan BOSDA Reguler 2026 menuai kritik keras dari aktivis dan pengamat pendidikan Riau, Erwin Sitompul.
?
?Erwin, yang dikenal sebagai aktivis pendidikan serta pernah dpt penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dari dua mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan 2 mantan Ketua PGRI Provinsi Riau menilai sikap Kadisdik saat ini mencerminkan kegagalan dalam menjalankan fungsi kepemimpinan.
?
?“Seorang kepala dinas itu bukan untuk mengeluh, tapi untuk mencari jalan keluar. Kalau anggaran pusat berkurang, seharusnya kepala dinas mampu membangun skema alternatif, termasuk menggandeng perusahaan-perusahaan besar di Riau melalui program CSR untuk menopang dunia pendidikan,” tegas Erwin, Selasa (3/2/2026).
?
?Menurutnya, Riau memiliki banyak perusahaan besar di sektor migas, perkebunan, kehutanan, dan industri yang semestinya bisa dilibatkan secara strategis untuk membantu keberlanjutan pendidikan, baik sekolah negeri maupun swasta.
?
?“Kalau kepala dinas tidak mampu berpikir strategis dan hanya menyampaikan kondisi sulit, itu tanda tidak layak memimpin sektor sepenting pendidikan,” ujarnya.
?
?Erwin juga menyoroti banyaknya keluhan dari kepala sekolah terkait belum dibayarkannya Dana BOS Daerah (BOSDA) Reguler, sehingga sejumlah sekolah terpaksa menalangi operasional dengan berutang menggunakan anggaran internal tahun 2024.
?
?Tidak hanya itu, hingga kini juga belum ada kejelasan terkait pembayaran honor Guru Bantu Provinsi (Dikmen) untuk gaji bulan November hingga Desember 2025.
?
?“Ini bukan sekadar masalah administrasi, tapi menyangkut nasib guru dan keberlangsungan proses belajar-mengajar. Kalau ini dibiarkan, yang dirugikan adalah peserta didik,” tegasnya.
?
?Selain persoalan anggaran, Erwin juga menyoroti dugaan pembiaran terhadap SMA Negeri Binsus Kota Dumai yang menjual seragam sekolah dengan harga tidak wajar, mencapai Rp575 ribu per siswa.
?
?“Sampai sekarang belum ada sanksi, belum ada pencopotan jabatan. Ini ada apa? Kalau Kadisdik diam, maka publik patut bertanya: kenapa?” ujarnya.
?
?Lebih lanjut, Erwin mengingatkan pernyataan Plt Gubernur Riau yang sebelumnya menyebut bahwa pejabat yang tidak sanggup menjalankan tugas sebaiknya mengundurkan diri.
?
?“Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau saat ini dilantik 19 September 2025. Kalau merasa tidak mampu, seharusnya segera mengundurkan diri,” kata Erwin.
?
?Ia juga menegaskan bahwa jabatan strategis seperti Kadisdik harus diisi melalui proses assessment yang objektif, bukan karena kedekatan politik atau penunjukan semata.
?
?“Kepala Dinas Pendidikan itu harus dipilih berdasarkan kapasitas, kompetensi, dan rekam jejak, bukan karena hubungan atau kepentingan. Pendidikan ini urusan masa depan generasi, bukan tempat coba-coba,” tegasnya.
?
?Dengan tegas, Erwin meminta Gubernur Riau segera melakukan evaluasi dan mengganti Kepala Dinas Pendidikan saat ini.
?
?“Riau butuh pemimpin pendidikan yang bekerja dengan solusi, bukan keluhan. Kalau tidak sanggup,mundur saja. Jangan jadikan pendidikan korban dari ketidakmampuan manajerial,” pungkasnya.


Berita Lainnya
LBM PCNU Pelalawan Menjawab Pertanyaan Keagamaan Melalui Sidang Bahtsul Masail Ke-3
Ciptakan Rokan Hilir Maju dan Bermartabat, Bupati Bistamam Audiensi dengan Universitas Abdurrab
Wali Kota Pariaman Tak Setuju SKB 3 Menteri terkait Seragam Sekolah
Peyerahan Penghargaan Inspiratif Amazing Kids , Walikota Dumai : Nadhira Asraf Menginspirasi Anak Anak
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Awali Sosialisasi PMB 2026/2027 di SMKN 1 Bangko
SMP Negeri 6 Gunung Talang Kabupaten Solok Selenggarakan SUBP
Terkait Pembayaran Seragam Sekolah dan Ditahannya Raport Murid, Kepsek SMPN 5 Dumai Berikan Keterangan
Berantas Premanisme dan Genk Motor di Wilayah Hukumnya, Tim Raga Polres Rohil Gencarkan Patroli
Gelar Upacara Bendera di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77, PT KPI Dumai : Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Berhasil Jalankan Serangkaian Inovasi dan Optimasi, PT KPI Unit Dumai Catatkan Laba Tertinggi se-Indonesia
GRIB Jaya PAC Sungai Sembilan Bersama Organisasi Pemuda Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
Google Perluas Cek Fakta ke Pencarian Gambar