• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Politik

Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat

PantauNews

Kamis, 12 Maret 2026 10:15:09 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, JAKARTA — Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI yang membahas pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mendadak menjadi sorotan publik setelah Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, tidak hadir dalam forum resmi tersebut. 

Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026) itu seharusnya menjadi momentum penting bagi DPR untuk mengurai sejumlah polemik terkait program strategis pemerintah yang melibatkan perusahaan BUMN tersebut. 

Namun, kursi pimpinan PT Agrinas terlihat kosong sejak rapat dimulai. 

Situasi ini langsung memicu reaksi keras dari sejumlah anggota DPR yang menilai ketidakhadiran pimpinan perusahaan dalam forum resmi parlemen sebagai sikap yang tidak menghargai lembaga negara. 

DPR Soroti Ketidakhadiran Dirut Agrinas 

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap absennya pimpinan perusahaan yang dinilai memegang peran kunci dalam pelaksanaan program KDMP. 

Menurutnya, rapat tersebut bukan sekadar pertemuan formal, melainkan forum konstitusional untuk meminta penjelasan langsung dari pihak yang bertanggung jawab terhadap kebijakan perusahaan. 

Mufti bahkan menilai sikap tersebut berpotensi dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap lembaga legislatif. 

Ia juga mengingatkan bahwa DPR memiliki fungsi pengawasan terhadap program-program yang melibatkan anggaran negara maupun kebijakan strategis pemerintah. 

“Ini rapat resmi negara. Jika pimpinan perusahaan tidak hadir, tentu DPR sulit mendapatkan penjelasan yang komprehensif,” ujar Mufti dalam forum rapat. 

Alasan Dirut Tidak Hadir 

Pihak PT Agrinas Pangan Nusantara melalui jajaran direksinya menyampaikan bahwa Joao Angelo De Sousa Mota tidak dapat menghadiri rapat karena sedang sakit. 

Direktur Pengadaan PT Agrinas, Elphis Rudy, menjelaskan bahwa Dirut mengalami kondisi kesehatan yang menurun sejak malam sebelumnya. 

Menurutnya, Joao mengalami demam disertai keringat dingin, sehingga tidak memungkinkan untuk menghadiri rapat yang dijadwalkan dengan DPR. 

Meski demikian, penjelasan tersebut tidak sepenuhnya meredakan kekecewaan sejumlah anggota Komisi VI. 

Beberapa anggota dewan bahkan meminta kepastian kapan Dirut Agrinas dapat hadir secara langsung untuk memberikan penjelasan. 

Rapat Akhirnya Ditunda 

Karena tokoh utama yang diminta memberikan klarifikasi tidak hadir, rapat akhirnya tidak dapat berjalan sesuai agenda. 

Sebagian anggota DPR menilai bahwa pejabat lain yang hadir dari pihak perusahaan tidak memiliki kewenangan penuh untuk menjawab berbagai pertanyaan strategis yang diajukan oleh parlemen. 

Situasi ini membuat rapat diputuskan untuk ditunda hingga pimpinan tertinggi PT Agrinas dapat hadir dan memberikan penjelasan langsung. 

Polemik Pengadaan 105 Ribu Mobil Pikap 

Di balik ketegangan dalam rapat tersebut, terdapat isu besar yang sedang menjadi perhatian DPR, yakni rencana pengadaan sekitar 105.000 unit mobil pikap untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kendaraan tersebut direncanakan akan diimpor dari India. 

Rencana pengadaan dalam jumlah besar itu memicu sejumlah pertanyaan dari DPR, terutama terkait: 

• transparansi proses pengadaan 

• mekanisme pembiayaan 

• dampak terhadap industri otomotif nasional 

• serta urgensi pengadaan dalam skala besar. 

Anggota Komisi VI menilai DPR perlu mendapatkan penjelasan secara terbuka dari pimpinan perusahaan mengenai dasar perhitungan kebutuhan kendaraan tersebut. 

Pengawasan DPR Menguat 

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan salah satu program yang digagas pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dan memperluas akses distribusi pangan serta kebutuhan pokok masyarakat. 

Namun, besarnya skala program serta keterlibatan perusahaan BUMN dalam berbagai pengadaan membuat DPR menilai perlu adanya pengawasan ketat agar pelaksanaannya tetap transparan dan akuntabel. 

Dengan ditundanya rapat tersebut, Komisi VI DPR RI diperkirakan akan kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap pimpinan PT Agrinas Pangan Nusantara dalam waktu dekat. 

DPR berharap pada pertemuan berikutnya, pimpinan perusahaan dapat hadir secara langsung untuk memberikan penjelasan lengkap terkait berbagai kebijakan yang saat ini menjadi sorotan publik.


Sumber : Redaksi /  Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ketua Tim Relawan Pemenangan Bravo 8 HEBAT: Semoga Tahapan Ini Berjalan Lancar

4 Parpol Sudah Masukkan Nama Calon PAW ke DPRD Riau

Pemilihan Wawako Tak Kunjung Digelar, Dugaan Wako Dumai Inginkan Kader NasDem Menjadi Pendampingnya

Mendagri: Dana Pilkada 2020 Segera Dituntaskan

PDI-P Dumai Semakin Mesra dengan HANDAL, Dukungan PPP Optimis di Proklamirkan dalam Waktu Dekat

Ketua Dewan Pakar DPP PJS Apresiasi Langkah Kejagung Atas Penetapan Tersangka dan Penahanan Menkominfo

Dampak Covid-19 Pilkada Serentak 2020 Diundur, Pengamat: Banyak Balon yang 'Lockdown'

Dr Dede Farhan Gelar Bimtek Teknik Pemetaan Lumbung Suara dalam Pemasaran Politik

Dukungan Terhadap PKB Di Kota Tangerang Terus Bertambah

DPD Partai Perindo Dumai Buka Pendaftaran Bacaleg

Yusman: Semuanya Saya Kembalikan Keputusan ke DPW maupun DPP

Rencananya Akan Diumumkan SK Dukungan DPP Demokrat di 4 Kabupaten/ Kota, Roni Bakara: Intinya Kita Dengar Saja Besok

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved