Hutan Senepis Semakin Hari Semakin Mengkhawitrkan,
Pemerhati Minta Pembalakan Kayu Liar ini Menjadi Atensi APH Secara Kontiniu
DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Penebangan hutan secara liar (ilegal logging) semakin hari semakin mengkhawatirkan di Provinsi Riau, khususnya di Kota Dumai.
Pantauan dilapangan, kegiatan haram pembabatan hutan ini jika dibiarkan, akan menimbulkan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan lingkungan. Dugaan, para pelaku ini terkesan tanpa ada rasa takut lagi, pasca kerap terjadinya penangkapan beberapa kali dari aparat Kepolisian Resort Dumai.
Informasi terangkum, aksi pembalakan liar ini masih terjadi dikawasan Hutan Senepis, Kecamatan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan. Walaupun sempat buka tutup, dugaan aksi pembabatan hasil hutan ini tampaknya para oknum pelaku ini masih punya nyali untuk melancarkan bisnis haram tersebut.
Uniknya lagi, dugaan lokasi pembabatan hutan ini berada dikawasan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Alam (IUPHHK-HA) PT Diamond Raya Timber (PT DRT). Diketahui, IUPHHK-HA PT Diamond Raya Timber ini berada didua kawasan yakni Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai dengan luas 90.959 Ha.
Ketika dikonfirmasi perwakilan PT DRT Tauler Pasihutar, Kamis (17/11/2022), terkait dugaan adanya pembiaran oleh pihak perusahaan terkait pembalakan liar di kawasan hutan Senepis, belum dapat dimintai keterangan.
Dugaan kuat, aksi pembalakan liar di lokasi Hutan Senepis masih kerap beroperasi hingga saat ini. Sumber terpercaya menyebutkan, bahwa kegiatan ileggal logging dikawasan Hutan Senepis ini seperti 'kucing kucingan'.
Terkait dugaan pembabatan hutan di Kecamatan Sungai Sembilan, Pemerhati sosial masyarakat di Kota Dumai Mufaidnuddin meminta agar aparat penegak hukum jangan memandang sebelah mata.
Dijelaskannya, salah satu aspek yang tidak bisa lepas dari permasalahan lingkungan adalah hutan, karena hutan merupakan tempat hidup berbagai fauna dan flora. Hutan juga dikatakan sebagai paru-paru dunia.
"Tanpa hutan, mustahil keseimbangan alam akan tercapai," ucap Mufaidnuddin dengan lantang.
Lanjutnya lagi, bahwa permasalahan di dalam hutan cukup sering terjadi, salah satunya adalah pembalakan liar atau penebangan hutan secara ilegal. Hal ini pasti akan memicu berbagai masalah lainnya di masa yang akan datang.
Terakhir, Mufaidnuddin juga mengendus adanya dugaan konspirasi oleh oknum oknum tertentu yang dengan sengaja membuat 'rasa aman' bagi pelaku kejahatan lingkungan tersebut.
"Jangan ada dusta diantara kita, semoga hal ini akan terus dan terus menjadi atensi pihak penegak hukum," ketus Mufaidnuddin seraya menghimbau. (tim/red)


Berita Lainnya
Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Berhasil Diringkus Polisi Dumai
Polresta Pekanbaru Bekuk Dalang Pelemparan Kepala Anjing di Rumah Muspidauan
Pucuk Pimpinan Rutan Dumai Resmi Beralih, Pance Daniel Serah Terimakan Jabatan
Polsek Bukit Kapur Ringkus Satu Orang Tersangka Kasus Perjudian Jenis Togel
Satu Orang Anak Dibawah Umur Diamankan Polsek Dumai Kota
Tim Gabungan Bersama Bea Cukai Dumai dan Subdit 4 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu
Korban Binary Option Ramai Ditelegram, Korban Ancam Bunuh Afiliator
Posting Video 'Pemuda Aceh Sebut Jokowi PKI', IRT di Kepri Ditangkap
Warga Semakin Resah Dengan Maraknya Peredaran Narkoba di Inhu
Polri Angkat Bicara Soal Pengacara Brigadir J Tak Diizinkan Ikuti Rekonstruksi
Pekerjaan JIAT tahap II di Rangsang Barat kontraktor dari PT. Trisakti manunggal perkasa international engan membayar hak Subkon.
Polda Jateng Bongkar Prostitusi Selebgram di Semarang