Aksi Bejat Berakhir Di Jeruji Besi
Diduga Tersangka Pencabulan, Satreskrim Polres Subulussalam Tangkap Seorang Ayah Tiri
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Sat Reskrim Polisi Resor (Polres) Subulussalam menangkap seorang warga Kota Subulussalan diduga tersangka pencabulan, berdasarkan laporan ibu kandung korban.
Disampaikan Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yanis, S.I.K., M.H melalui Ipda Deno Wahyudi, S.E, M.Si via WhatsApp kepada media ini.
Penangkapan tersebut diduga tersangka pencabulan. Bermula pada Jumat, (08/07/22), sekira Pukul 20:00 Wib, di Jalan Syekh Hamzah Fansuri, Desa Pasar Rundeng, Kecamatan, Rundeng Kota Subulussalam, persisnya didepan Mako Polsek Rundeng.
Menindaklanjuti laporan S (38) Ibu kandung, warga Desa Tualang, Kecamatan Rundeng Kota Subulussalan, melaporkan perlakuan pencabul terhadap anak kandungnya N (12), yang masih pelajar.
Dianya pelaku pencabulan yang bejat itu. Z, (43), merupakan Ayah Tiri Korban yang bekerja sebagai petani, Desa Pasie Merapat, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan.
Dijelaskan Deno Wahyudi, Kasat Reskrim Polres Subulussalam kronologi penangkapan tersangka pencabulan itu bermula Pada hari jumat tanggal 08 juli 2022 sekitar pukul 12.30 wib. S, sebagai ibu kandung korban, melaporkan diduga tindak pidana Pencabulan, ke Mapolres Subulussalam.
Pada awalnya. Lanjut Kasat Reskrim Polres Subulussalam, menirukan penyampaian pelapor. Si korban sedang sekolah di Pasantren Walasri di Desa Tualang, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam.
Sekitar Pukul 15.00 wib Korban di jemput Z, yang merupakan Ayah Tiri korban, setelah meminta izin dengan pihak Pasantren Terlapor dan Korban langsung pulang ke rumah.
Masih dengan penyampaian Kasat Reskrim. Setelah tiba di rumah, Terlapor menyuruh Korban mengambil baju di kamar, kemudian Terlapor juga ikut ke kamar dan langsung melakukan perbuatan pencabulan tersebut
Ironisnya. Usai melakukan perbuatan bejatnya itu, Terlapor mengatakan "Jangan Adukan Perbuatannya kepada Ibunya".
Usai melakukan hal tersebut. Dia nya Ayah Tiri korban yang sebagai terlapor, langsung kembali mengantarkan Korban ke Pasantren tempat nya menimba ilmu.
Pada hari kamis tanggal 07 juli 2022, Masih Kata Kasat Reskrim. Ibu Korban (pelapor) mendengar dari tetangga bahwa Korban kemarin sempat pulang kerumah, Pelapor langsung menanyakan kepada Korban dan Korban langsung Menceritakan semua Perbuatan Ayah Tirinya itu.
Atas kejadian tersebut. Pelapor merasa keberatan dan langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Subulussalam guna Proses lebih lanjut.
Dengan sigap dan gerak cepat menerima laporan dari warga. Pada Hari Jumat tanggal 08 Juli 2022 Tim Resmob Polres Subulussalam Melakukan Penyelidikan terkait Kasus Pencabulan yang terjadi di Desa Tualang, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam.
Tim Resmob Langsung bergerak menuju ke Kecamatan Rundeng, setibanya di jalan Syeh Hamzah Fansuri Tim Melihat Tersangka sedang mengendarai Sepeda Motor (Sepmor), kemudian Tim Resmob langsung melakukan Pengejaran.
Alhasil. Setibanya di depan Mako Polsek Rundeng, tersangka berhasil di berhentikan dan langsung dilakukan Upaya Penangkapan.
"Kini Tersangka Telah diamankan ke Mapolres Subulussalam Guna Penyidikan lebih lanjut," ujar Deno Wahyudi. (Juliadi)


Berita Lainnya
P3GN Polres Dumai Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Terkait Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika
Kapolres Dumai Pimpin Operasi Pekat, Ratusan Miras Disita Amankan Pengguna Narkoba
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Dikebun PT PAL Inhu
Datang dari NAD ke Inhu, Iir Jadi Pengedar Sabu
Letnan Kolonel Gadungan Berhasil Ditangkap,Anggota Kodim Sempat Disuruh Senam Poco-poco
Selamat Bertugas yang Baru Bapak AKBP Restika Pardamean Nainggolan, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Andri Anata
Berhasil Tangani 4 Kasus Besar dengan 6 Tersangka, Kapolres Dumai: Terus Lakukan Pengembangan
Skandal PT KPI RU II Dumai: Dugaan Rekayasa Fitnah Rp 2,3 Miliar Masuki Babak Baru
Wahyudi El Panggabean Dorong Usut Tuntas Mega Korupsi di Bengkalis
Pencurian Kabel Di RSUD Dumai Diamankan Pihak Berwajib
11 Kapolres di Riau Dilantik, Berikut Nama Namanya !!
Dishub Dumai dalam Pengawasan APH, Mundurnya Zulkarnain dari Jabatan Dugaan Tak Ingin Jadi Tumbal