• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim

Waspada, Modus Penipuan Mengatasnamakan Pemko Tangerang

PantauNews

Sabtu, 10 April 2021 10:24:34 WIB
Cetak
Foto: Ilustrasi

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Pengelola Lembaga atau Yayasan pendidikan informal khususnya yang bergerak di bidang keagamaan harus waspada karena saat ini terindikasi kuat ada modus penipuan mengatasnamakan Pemko Tangerang dengan sasaran pengelola Lembaga Pendidikan Islam yang bersifat informal.

Hal itu terjadi terhadap Pengelola Rumah Tshfidz Al-Mardiyah, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang dihubungi dan dijanjikan akan mendapatkan bantuan puluhan juta rupiah dari APBD Kota Tangerang oleh seseorang yang mengaku dirinya sebagai staf keuangan Pemko Tangerang.

" Assalamualaikum Wr, Wb

Saya Amiruddin staf dari  Pemkot Tangerang... Alhamdulillah ada 10 Rumah Tshfidz yang mendapatkan Bantuan APBD senilai Rp.10.000.000 salah satunya Rumah Tshfidz Al-Mardiyah.

Untuk Persyaratannya adalah

1.Profil Rumah Tahfidz Al - Mardiyyah

2.Fhoto kegiatan Rumah Tshfidz Al - Mardiyyah

3. No Rekening Rumah Tahfidz Al - Mardiyyah

Nanti Hari Senin akan ada kunjungan... Barokah semoga bermanfaat" kata seorang yang mengaku bernama Amiruddin, staff Pemko Tangerang disampaikan melalui WhatsApp, Kamis (7/4/2021).

Pada awalnya pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah percaya dan membalasnya dengan ucapan rasa syukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang dipandang telah peduli terhadap Rumah Tahfidz yang dikelolanya. 

Namun beberapa jam kemudian kecurigaan mulai timbul setelah mereka kembali menghubungi melalui WhatsApp dan meminta agar pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah terlebih dahulu mengirimkan uang sebesar dua juta rupiah kepada mereka.

"Tidak mungkin staff dan bagian keuangan Pemko Tangerang meminta kiriman uang kepada kami selaku pengelola Rumah Tahfidz, saya yakin staff pegawai Pemko Tangerang tidak akan pernah berani melakukan hal tersebut," tutur pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah, Jum'at (9/4/2021)

Jelas ini modus apalagi mereka yang mengaku dirinya staff keuangan Pemko Tangerang menolak diajak ketemuan dengan alasan faktor kesibukan, ini jelas Penipuan.

Mendengar informasi tersebut, mantan aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) Kota Tangerang yang tidak mau disebutkan namanya terpanggil untuk membantu Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah yang nyaris menjadi korban penipuan. 

"Sungguh apa yang mereka lakukan terhadap Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah sangat tidak punya perasaan. Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah kondisinya cukup memprihatinkan, dikelola oleh seseorang yang hanya sekedar pengemudi ojek online (Ojol) mereka tulus dan tidak kenal pamrih".

Modus penipuan ini harus terungkap siapa pelakunya?

Bila tidak, dikhawatirkan kejahatan mereka terus berkembang dan yang akan jadi korban adalah para pengelola yayasan atau lembaga pendidikan informal yang bergerak di bidang keagamaan. 

"Pihak-pihak terkait harus bisa menjerat mereka dan memberikan hukuman sesuai dengan kesalahan yang mereka lakukan," tegas aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

Rencananya hari Senin (11/4/2021), pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah bersama mantan aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) Kota Tangerang akan mendatangi kantor Pemko Tangerang untuk menyampaikan adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Pemko Tangerang.

"Insyaallah kami akan mendatangi Kantor Pemerintah Kota Tangerang untuk menyampaikan modus penipuan tersebut, karena bagaimanapun juga mereka (para penipu) sudah sangat berani mengatasnamakan Pemko Tangerang. Mudah-mudahan Pemko Tangerang tidak tinggal diam mendengar informasi ini," tutup aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) Kota Tangerang. (*)

Penulis: Asep WW


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Beraksi lagi, dalam 24 jam Unit Reskrim Polsek Bangko Berhasil ringkus pelaku Pencurian Sepeda Motor

Kadis PUPR Diperiksa Jaksa, Terkait Rekayasa Bagi-bagi Jatah Proyek

Aktivis 98 Minta Presiden Prabowo Turun Tangan.Atas Dugaan Nama Gubernur Riau Dipusaran Kasus Tambang Hingga Dugaan Korupsi CSR BI dan OJK

Wakil Bupati Rohil Jhony Charles Beri Penghargaan Personel Polres Rohil Berprestasi Ungkap 79,970 Kg Sabu

Kapolda: Terus Buru Pengedar dan Kita Wujudkan Riau Bebas Narkoba

Dua Tersangka Pengedar Sabu Dibekuk Satres Narkoba Polres Dumai

Sinergi Polri dan Pelajar Dumai Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan

Modus Sakit dan Minta Tolong Cuci Gelas Kotor, Pria Bejat di Inhu Perkosa Tetangga Sebelah

Sengketa Lahan Ratusan Hektar Antara Poktan TDB dan PT KPC Bergulir ke Mahkamah Agung

Fap Tekal Desak Kejari Dumai Tetapkan Tersangka Pejabat PT KPI RU II

Diduga Lakukan Pembakaran Hutan, Dua Pria Dijemput Personil Polsek Tandun

Warga Semakin Resah Dengan Maraknya Peredaran Narkoba di Inhu

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved