• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Hukrim

Waspada, Modus Penipuan Mengatasnamakan Pemko Tangerang

PantauNews

Sabtu, 10 April 2021 10:24:34 WIB
Cetak
Foto: Ilustrasi

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Pengelola Lembaga atau Yayasan pendidikan informal khususnya yang bergerak di bidang keagamaan harus waspada karena saat ini terindikasi kuat ada modus penipuan mengatasnamakan Pemko Tangerang dengan sasaran pengelola Lembaga Pendidikan Islam yang bersifat informal.

Hal itu terjadi terhadap Pengelola Rumah Tshfidz Al-Mardiyah, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang dihubungi dan dijanjikan akan mendapatkan bantuan puluhan juta rupiah dari APBD Kota Tangerang oleh seseorang yang mengaku dirinya sebagai staf keuangan Pemko Tangerang.

" Assalamualaikum Wr, Wb

Saya Amiruddin staf dari  Pemkot Tangerang... Alhamdulillah ada 10 Rumah Tshfidz yang mendapatkan Bantuan APBD senilai Rp.10.000.000 salah satunya Rumah Tshfidz Al-Mardiyah.

Untuk Persyaratannya adalah

1.Profil Rumah Tahfidz Al - Mardiyyah

2.Fhoto kegiatan Rumah Tshfidz Al - Mardiyyah

3. No Rekening Rumah Tahfidz Al - Mardiyyah

Nanti Hari Senin akan ada kunjungan... Barokah semoga bermanfaat" kata seorang yang mengaku bernama Amiruddin, staff Pemko Tangerang disampaikan melalui WhatsApp, Kamis (7/4/2021).

Pada awalnya pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah percaya dan membalasnya dengan ucapan rasa syukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang dipandang telah peduli terhadap Rumah Tahfidz yang dikelolanya. 

Namun beberapa jam kemudian kecurigaan mulai timbul setelah mereka kembali menghubungi melalui WhatsApp dan meminta agar pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah terlebih dahulu mengirimkan uang sebesar dua juta rupiah kepada mereka.

"Tidak mungkin staff dan bagian keuangan Pemko Tangerang meminta kiriman uang kepada kami selaku pengelola Rumah Tahfidz, saya yakin staff pegawai Pemko Tangerang tidak akan pernah berani melakukan hal tersebut," tutur pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah, Jum'at (9/4/2021)

Jelas ini modus apalagi mereka yang mengaku dirinya staff keuangan Pemko Tangerang menolak diajak ketemuan dengan alasan faktor kesibukan, ini jelas Penipuan.

Mendengar informasi tersebut, mantan aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) Kota Tangerang yang tidak mau disebutkan namanya terpanggil untuk membantu Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah yang nyaris menjadi korban penipuan. 

"Sungguh apa yang mereka lakukan terhadap Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah sangat tidak punya perasaan. Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah kondisinya cukup memprihatinkan, dikelola oleh seseorang yang hanya sekedar pengemudi ojek online (Ojol) mereka tulus dan tidak kenal pamrih".

Modus penipuan ini harus terungkap siapa pelakunya?

Bila tidak, dikhawatirkan kejahatan mereka terus berkembang dan yang akan jadi korban adalah para pengelola yayasan atau lembaga pendidikan informal yang bergerak di bidang keagamaan. 

"Pihak-pihak terkait harus bisa menjerat mereka dan memberikan hukuman sesuai dengan kesalahan yang mereka lakukan," tegas aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

Rencananya hari Senin (11/4/2021), pengelola Rumah Tahfidz Al-Mardiyyah bersama mantan aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) Kota Tangerang akan mendatangi kantor Pemko Tangerang untuk menyampaikan adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Pemko Tangerang.

"Insyaallah kami akan mendatangi Kantor Pemerintah Kota Tangerang untuk menyampaikan modus penipuan tersebut, karena bagaimanapun juga mereka (para penipu) sudah sangat berani mengatasnamakan Pemko Tangerang. Mudah-mudahan Pemko Tangerang tidak tinggal diam mendengar informasi ini," tutup aktivis Lembaga Pemerhati Pendidikan (LPP) Kota Tangerang. (*)

Penulis: Asep WW


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat

Anak Dibawah Umur Diperkosa Bujang Hingga Hamil 4 Bulan

Front Bersenjata OPM (KSB) Sandera Pesawat di Kabupaten Puncak Papua

Main Keroyokan, Dua Warga Ipuh Ditangkap Polisi

Sidang Pemalsuan Surat Tanah: JPU dan PH Saling Serang Argumentasi, Duplik Dijadwalkan Besok

Bea Cukai Dumai Perkuat Penegakan Hukum, Empat Perkara Ilegal Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dua Provokator Penyerangan Polisi di Pangeran Hidayat Pekanbaru Ditangkap, Keduanya Terancam 7 Tahun Penjara

Stop Pembakaran Lahan Dan Hutan Sembarangan, Kapolres Dumai : Ini Sangsinya.....

Larshen Yunus Prediksi Sekdaprov Riau 'Bernasib Sama' dengan Rafael Alun Trisambodo

Delapan Paket Sabu Berhasil Disita Satres Narkoba Dari Tangan Dua Pelaku

Polda Riau Kembali Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

Curi Sepeda Motor, Residivis Narkoba Dihajar Massa

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 656 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved