• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim

Diduga Pencemaran Nama Baik, Oknum Bhayangkari Dilaporkan ke Polres Meranti

Redaksi

Ahad, 27 Oktober 2019 21:19:00 WIB
Cetak


Selatpanjang (PantauNews.co.id) - Seorang istri oknum polisi di Kepulauan Meranti, Riau, berinisial VA dilaporkan ke pihak kepolisian karena telah dianggap mencemarkan nama baik seseorang lewat postingan di media sosial.

Oknum Bhayangkari tersebut dilaporkan setelah berkoar-koar di media sosial. Ia dilaporkan oleh wanita berisial EE yang merupakan seorang ASN yang bertugas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti. Adapun yang dilaporkannya adalah akun facebook bernama Vera Make Up.

"Dirinya memposting seakan-akan saya orang yang banyak utang dan suka berfoya-foya, jelas saya tidak terima," ujar EE, Minggu (27/10/2019).

EE mengatakan awal permasalahan karena urusan bisnis yang sempat tertunda bayar kepada oknum Bhayangkari tersebut sebesar Rp260.000, bukannya menagih dengan sopan, malah VA mengirim pesan dengan kata-kata kasar dan berlanjut pada postingan di facebook.

"Hutang itu baru sebulan, saya juga mau melunasi namun lupa terus karena kerjaan menumpuk, namun saya sudah angsurkan melalui temannya," kata EE lagi.

Setelah hutang itu dilunaskan, EE juga meminta secara langsung kepada VA agar menghapus postingannya karena berdampak kepada nama baiknya sebagai pegawai negeri.

"Kita sudah sempat datang ke rumahnya dan mau bicara baik-baik, namun kita hanya disambut oleh suaminya dan dirinya tidak mau keluar rumah. Sebelumnya juga adik saya datang ke rumahnya dan meminta postingan itu juga dihapus, namun dia tidak mau," ungkapnya.

Dirinya mengatakan bahwa postingan tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh sejumlah saksi yang merupakan kenalan EE. Bahwa postingan tersebut memang ditujukan kepada dirinya.

"Orang nanya ke dia, itu (postingan) untuk siapa, dan dia (terlapor) bilang itu saya," jelas EE.

Sebelum melaporkan ke Polres, EE sempat menunggu itikad baik dari VA untuk menghapus postingannya dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan, namun menemui jalan buntu.

"Sebelum melapor saya menunggu itikad baik dari dia, namun setelah 10 hari ditunggu juga tidak ada kejelasan," sebut EE.

Dirinya mengaku bahwa persoalan kecil tersebut telah memberikan dampak buruk terhadap dirinya di masyarakat.

"Saya tidak terima dipermalukan di sosmed hanya karena masalah kecil, jangan seenaknya aja, mentang mentang dia ibu Bhayangkari dan suaminya polisi bertugas di Polres Kabupaten Meranti jadi dia mau mempermalukan orang seenaknya." ujar EE lagi.

Selanjutnya korban EE mengakui dirinya telah membuat laporan kepihak Kepolisian Polres Kabupaten Kepulauan Meranti, dan berharap laporannya segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.

"Benar saya sudah membuat laporan ke Polres, dan bukti laporan juga sudah ada. Saya minta laporan ini ditanggapi dengan serius, jangan sampai masalah ini berhenti tanpa ada ujungnya, apalagi yang saya laporkan ini ibu Bhayangkari," harapnya.

Dikatakan EE, laporan tersebut untuk memperbaiki nama baiknya dan memberikan penegasan agar tidak terjadi hal yang serupa.

"Laporan ini untuk menjaga nama baik pribadi saya, saya tidak terima dipermalukan di sosial media, kemudian ini sebagai pengajaran kedepannya, sebagai Bhayangkari lebih bisa menjaga etika apalagi di media sosial yang banyak dilihat orang," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat melalui Kasat Reskrim Kepulauan Meranti AKP Ario Damar saat dikonfirmasi Minggu (27/10/2019) mengatakan bahwa memang benar ada laporan yang masuk terkait hal tersebut.

"Laporannya betul, tapi yang dilaporkan akun facebooknya," ujar Ario Damar.

Ario mengatakan bahwa belum bisa memastikan siapa pemilik akun facebook tersebut. Namun dari informasinya yang dia terima terindikasi bahwa pemilik akun adalah seorang anggota Bhayangkari di Polres Kepulauan Meranti.

"Informasinya itu ibu Bahayangkari Polres, dan kalau memang itu benar kita akan periksa nanti, dan kita minta klarifikasi dari yang bersangkutan," pungkasnya.

Sumber : Goriau.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kasus Penyeludupan Sabu 52,90 Kg oleh Oknum Polisi Siak, Kini sudah Dilimpahkan di Kejari Dumai

Luar Biasa! Layak Diapresiasi, Kasat Reskrim Rohul Sikat Pasutri Tersangka TPPO

Tolak Berhubungan Intim, Linda Tewas di Kamar Hotel Pekanbaru

Polsek Bukit Kapur Amankan Seorang Pelaku Curanmor

4 Pencuri Panel Lampu Tenaga Surya Dibekuk Polsek Kuantan Mudik

Empat Tersangka Diringkus Penyidik Kejari Rohul Dalam Kasus Korupsi Di RSUD

Cekcok Mulut Berujung Belati, Korban Nyaris Tewas Ditikam Pelaku

Polda Riau Sita 40 Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Ekstasi

Sebelum Serang Polisi di Mapolres, Pelaku Unggah Status Tebas Kepala Polisi

Pemburu Premanisme dan Balap Liar Polres Dumai Lakukan Patroli khusus

Satreskrim Polres Dumai Bekuk Tersangka Penggelapan Ranmor

Ratusan Korban Investasi Bodong 'Serbu' Polres Inhu

Terkini +INDEKS

PT Tridaya Tak Hadiri Klarifikasi Disnaker Dumai, Perselisihan PHK Mantan Pekerja Berlanjut

16 September 2026
Polres Dumai Gelar Sertijab dan Kenal Pamit Kasat Intelkam serta Dua Kapolsek
16 September 2026
PKKMB Universitas Awal Bros, Karmila Sari Tanamkan Nilai Pancasila kepada Mahasiswa Baru
15 September 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dorong UMKM Perluas Akses Pasar Lewat Digitalisasi
15 September 2026
Bupati Rohil H Bistamam Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Sebaya FC Yang Raih Juara Piala Bupati Rohil 2026
15 September 2026
Disaksikan Bupati Bistamam, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bangko Sary Ati Aspri SSos Resmi Dilantik dan Dikukuhkan oleh Ketua Tim PKK Rohil
15 September 2026
Club Bola Rajawali United Raih Juara 3 Turnamen Bhutas Cup III
13 September 2026
Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan
13 September 2026
Jadi Keynote Speaker Workshop UIR, Karmila Sari Bicara Masa Depan Riset di Era AI
12 September 2026
Rutan Dumai Bagikan Hadiah Lomba Hari Kemerdekaan kepada Warga Binaan dan Petugas
12 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan

Dibaca : 356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Plt Gubernur Segera Ambil Alih Unilak
Dibaca : 232 Kali
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
Dibaca : 400 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 645 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 266 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved