• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Gubernur Riau dan Kadisdik Diminta Dipecat, Erwin Sitompul: Jangan Zolimi Guru

PantauNews

Rabu, 22 Oktober 2025 20:55:17 WIB
Cetak

?PANTAUNEWS, PEKANBARU  – Terkait permasalahan pembayaran gaji guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Riau yang belum dibayarkan, aktivis 98 Erwin Sitompul, S.Pd., meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memecat Gubernur Riau serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya.

Permintaan tegas tersebut disampaikan Erwin karena dinilai kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap nasib para tenaga pendidik.

?"Dengan belum adanya pembayaran gaji para guru, baik ASN maupun PPPK, memperlihatkan bahwa Gubernur maupun Kadis Pendidikan Provinsi Riau tidak memperdulikan nasib tenaga pendidik," kata Erwin Sitompul, Rabu (22/10/2025).

TERKAIT
  • Kodim 0320 Dumai Amankan 23 Pekerja Migran Indonesia
  • Digugat Rp 5 M Soal Dugaan Gelapkan Dana, Ini Tanggapan Yusuf Mansur
  • Patut diapresiasi, Polsek Tandun bantu terlapor pencurian buah sawit Perkebunan

Erwin, yang dikenal sebagai pejuang hak guru, menilai kondisi yang dialami para guru saat ini merupakan bentuk kezaliman.

?"Para guru bekerja untuk mencerdaskan anak bangsa, namun kelalaian terhadap pembayaran hak mereka merupakan perbuatan yang zalim," tegasnya.

Erwin juga mengutip pernyataan anggota DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, yang menyebutkan bahwa anggaran gaji guru sebenarnya sudah tersedia.

?"Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, menyebutkan bahwa pihak Dinas Pendidikan yang lambat dalam menuntaskan hak tenaga pendidik tersebut," ujarnya menegaskan.

Selain itu, Erwin menyesalkan pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, yang mengatakan bahwa keterlambatan pembayaran gaji disebabkan oleh terbatasnya anggaran dalam APBD Murni 2025 — yang disebutnya hanya cukup untuk sembilan bulan pertama tahun ini.

?"Pernyataannya tersebut tidak sama dengan apa yang dikatakan oleh anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau. Saya menduga pernyataan Kadis Pendidikan dalam video yang beredar adalah pernyataan bohong," ujar Erwin menyesalkan.

Menurutnya, anggaran gaji guru ASN dan PPPK seharusnya tersedia penuh selama satu tahun dalam APBD murni, bukan dibagi ke dalam APBD perubahan.

?"Selama ini tidak pernah ada pembagian gaji guru di dalam APBD murni dan APBD perubahan," tambahnya.

Erwin juga menyoroti rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen bagi guru ASN dan PPPK pada Desember mendatang. Ia menilai kebijakan tersebut tidak pantas diberlakukan.

?"Yang seharusnya dipotong TPP-nya itu Gubernur dan para kepala dinas di bawah naungan Pemprov Riau, bukan guru," tegas Erwin.
?
Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak bersikap zalim terhadap para guru.

?"Kita perlu ingat, bahwa kita cerdas dan bisa menjadi pemimpin berkat adanya didikan dari guru. Jadi jangan dizolimi guru," ujarnya dengan nada tegas.

Sebagai catatan, Erwin mengungkapkan bahwa di masa kepemimpinan Erisman Yahya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Riau, pembayaran gaji guru bantu Provinsi Riau tahun 2025 dilakukan setelah Idul Fitri.

?"Ini juga merupakan catatan sejarah. Sejak guru bantu Provinsi Riau diadakan pada tahun 2006, baru kali ini pembayaran gaji mereka dilakukan setelah Lebaran," pungkasnya.


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Tersangka AS dan Barang Bukti Diamankan di Mapolres Dumai

Dalam Rangka Pengamanan Pemilu Tahun 2024, Penelitian Puslitbang Polri Laksanakan Evaluasi

Empat Tersangka Diringkus Penyidik Kejari Rohul Dalam Kasus Korupsi Di RSUD

Pemilik 76.780 Batang Rokok Ilegal Diserahkan ke Kejari Pekanbaru

Lima Polisi Terjerat Narkoba Di Depok

Polres Dumai Bongkar Sindikat Penyeludupan Orang yang Dikendalikan Napi

PHK PT Wilmar Grup Dinilai Tidak Sah, Disnaker Dumai Minta Pekerja Dipekerjakan Kembali

Akhirnya, Gubernur Riau Dilaporkan ke Jampidsus Kejaksaan Agung

Kejari Dumai Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM 2025: Komitmen Pelayanan Bersih dan Humanis

Bea Cukai Dumai Perkuat Penegakan Hukum, Empat Perkara Ilegal Dilimpahkan ke Kejaksaan

PP GAMARI Dipanggil Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau Dimintai Keterangan Terkait Mobil Dinas Pemkab Rohil, Wabup: No Koment!

Seorang Wanita Lakukan Percobaan Aksi Bunuh Diri di SPBU Mundam

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved