• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Pengadaan 8 Mobil Mewah Rp10,4 Miliar,

Erwin Sitompul Sebut Gubernur Riau Pertontonkan Kemewahan, Disaat Sebagian Guru Bantu Haknya Belum Dibayarkan

PantauNews

Jumat, 07 April 2023 16:03:44 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Terkait dengan penggandaan 8 Unit Mobil listrik yang merogoh APBD Provinsi Riau sebesar Rp10,4 Miliar, Aktivis pendidikan Riau Erwin Rodimart Sitompul, S.Pd, mengecam keras kebijakan Gubernur H. Syamsuar.

Penyerahan 8 mobil mewah yang nilainya cukup fantantis kepada forum komunikasi perangkat daerah Provinsi Riau ini, sebut Erwin R Sitompul ibarat mempertontonkan kemewahan diatas nasib serta penderitaan Guru-guru Bantu alias Guru Honorer.

"Sejak kepemimpinan Gubernur Syamsuar, gaji Guru Bantu di Provinsi Riau tidak pernah naik. Saat ini, kita dipertontonkan dengan hedonisme orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut menghambur-hamburkan uang rakyat," kata Erwin R Sitompul dengan penuh kesal, Jumat (7/4/2023).

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

Lebih parahnya lagi kata mantan Ketua Forum Silaturahmi Guru Bantu Riau hingga saat ini, dari 9 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Riau, ada gaji yang belum dibayar, termasuk Guru honorer dan TU Sekolah.

"Untuk menghibahkan Pemprov Riau saja mampu, pantas hal ini kita pertanyakan," ketusnya tampak kesal.

Terangnya lagi, dari 8 unit mobil listrik disiapkan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Ketua DPRD Riau, Sekdaprov Riau. Selain itu ada juga jatah untuk Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dan Kapolda Riau.

Sementara dua unit lainnya akan dipakai oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dan Badan Penghubung yang ada di Jakarta. Badan Penghubung juga dapat jatah agar dapat dipakai gubernur saat dinas ke ibukota.

“Saat ini, SMK/SMA Negeri juga belum dibayar dari tanggal 1 Januari sampai tanggal 29 Maret. Karena dana Bos Daerah belum dicairkan ke sekolah - sekolah yang anggarannya ada di Provinsi Riau,” ucap Erwin.

Lanjut Erwin, Gubri Syamsuar terkesan kurang pedulikan dunia pendidikan. Sebelum membeli mobil listrik dengan harga fantastis, tunjangan pejabatnya naik luar biasa ada 1 Kota yang lain belum dibayar.

“Apalagi ini sudah memasuki lebih setengah Ramadhan, dimana hati nurani seorang Gubernur. Sampai saat ini, gaji Guru Bantu Provinsi Riau dari jenjang Dikdas (TK,SD dan SMP), baru Siak, Dumai dan Pelalawan yang baru dibayar, lalu guru bantu lainnya bagaimana,” imbuhnya seraya mempertanyakan.

Erwin sangat kecewa dengan kepemimpinan Gubernur Riau Syamsuar dengan bangganya mempertontonkan kemewahan, disaat gaji Guru Bantu belum dibayarkan.

"Miris hati mereka (guru bantu,red) pak, melihat bapak membagi-bagikan mobil mewah," tukasnya menyampaikan aspirasi guru guru bantu.

Mengingat perjuangan Guru Bantu Provinsi Riau dari 10 Kabupaten/ Kota, Erwin mengenang bahwa mereka telah 'mati-matian' serta memperjuangkan suara kemenangan Syamsuar - Edi Natar saat Pilkada 2017 silam.

“Dimana saat kampanye lalu, beliau (Syamsuar,red) berjanji akan memperjuangkan nasib gaji guru honor, tapi buktinya semuanya omong kosong," kenang Erwin.

Biasanya sebelum bulan Ramadhan gaji sudah di bayar. Namun semenjak kepemimpinan Gubernur Syamsuar, terkesan nasib guru - guru bantu ini diabaikan.

"Dulu saya merupakan tim relawan pemenangan beliau saat mengikuti Pilkada Riau 2017 silam. Tapi saat ini saya sangat kecewa, ibarat pepatah Melayu 'cakap tak sesuai bikin'," pungkas Aktivis pendidikan penuh kesal. (*)

Penulis: Edriwan

 


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

15 Miliar Anggaran untuk Pengembangan Daerah Wisata Dumai

Peduli Korban Bencana Puting Beliung, H Merah Sakti Salurkan Bantuan

Pengamat: Walikota harus Konsisten dengan Ucapannya saat Kampanye di Pilkada 2020 silam

Warga NU Pelalawan Dan Masyarakat Aceh Gelar Doa Bersama Untuk Korban Bencana Alam Sumatera

Tabrakan Maut di Kuansing, 2 Unit Mobil Bertubrukan dan Terpental hingga Rusak Parah

Kampanye Paisal di Dumai Timur: Wujudkan UMKM dan Infrastruktur yang Maju

Audensi dengan Walikota, DPK ALUN Dumai 'Curhat' Tentang Lingkungan dan Hutan

Kapolsek Karawaci Kota Tangerang Bagikan Takjil dan Santuni Anak Yatim

Sempat Diikuti 4 Calon Ketua, Akhirnya Iwang Terpilih Secara Aklamasi

Pemdes Pasir Jaya Bersama UPT Puskesmas Gelar Vaksinasi Massal 1000 Dosis

Ormas FBB DPD Kota Tangerang, Gelar Santunan dan Ziarah Ke TMP Taruna

Lakukan Pemetaan dan Pengkajian Dampak Sosial-Lingkungan, PT KPI Unit Sei. Pakning Gandeng PSPI Unilak

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved