PILIHAN
Diminta Menyediakan Anti Septik Bagi Seluruh Pemilik Usaha, Alkohol 70% dan Hand Sanitizer 'Nihil' di Pasaran
Dumai (PantauNews.co.id) – Pasca Surat Edaran Walikota Dumai terkait status siaga darurat bencana non alam akibat Covid-19, salah satunya menyediakan hand sanitizer bagi pemilik rumah makan, restoran, kafe, kedai kopi dan sejenisnya usaha yang dikunjungi publik, produk pembersih tersebut mendadak hilang dipasaran.
Dengan dilakukan langkah langkah nyata guna untuk mencegah dan mengendalikan penularan Covid-19, Pemerintah Kota Dumai mengeluarkan edaran agar adanya pemutusan mata rantai penularan virus yang sangat berbahaya tersebut kepada masyarakat.
Setelah masker, hand sanitizer sulit ditemukan di sejumlah apotek di Kota Dumai dan kini giliran alkohol yang langka. Jika pun ada jumlahnya sangat terbatas dan mahal.
Seperti diketahui, alkohol 70% merupakan bahan utama untuk membuat hand sanitizer. Karenanya, begitu antiseptic pembersih tangan itu susah didapatkan, masyarakat beralih memburu alkohol 70% untuk dibuat hand sanitizer sendiri.
Pantauan dilapangan Senin (23/03/2020), produk hand sanitizer sudah mulai sulit ditemukan dipasaran. Jikapun barangnya ada, informasi yang terangkum barang tersebut melambung harganya dipasaran. Pemilik Apotik Rizki Pratama Abdul Gafar saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa baik alkohol 70% dan maupun produk sanitizer sudah langka didapatkan.
“Saya sudah lama mengordernya beberapa bulan yang lalu, namun hampir distributor yang masuk ke Apotik saya mengatakan kosong semua,†ungkap Abdul Gafar.
Salah satu pemilik Toko Obat di Jalan Sukajadi, juga mengungkapkan hal sama. Sesudah masker yang langka, dan jikapun ada barangnya, namun harga sudah diatas rata rata lazimnya pembelian di distributor.
“Untuk eceran 1 piece masker saya jual Rp.7.000. Ini akibat saya melakukan pembelian dengan pihak ketiga bukan dengan distributor. Parahnya lagi, produk hand sanitizer yang memang ‘slow moving’ juga mendadak langka di distributor,†papar pedagang.
Abdul Gafar juga menyebutkan, banyak pihak yang memintanya dicarikan barang tersebut. Namun, setelah dihubungi seluruh relasi dan pemasok, barang tersebut memang mendadak langka. Permintaan pasar mendadak naik signifikan dan drastis melonjak diangka angka fantastis. Namun, apakan daya barang tersebut mendadak langka dipasaran.
Informasi yang terangkum, harga alkohol 70% dengan isi 1 Liter dengan merek tertentu mendadak naik diharga kisaran Rp.200.000 dari harga normal Rp. 35.000. Harga hand sanitizer termurah dari harga normal Rp.15.000 mendadak naik sekitar Rp.50.000. Harga masker dipasaran perbox, masih dikisaran pembelian diatas Rp.200.000.
“Harga masker dimasing masing toko bervariasi, ada yang jual Rp.5.000 per piece dan ada yang sampai menjual Rp.10.000 per piece,†kata masyarakat yang membeli sempat diwawancarai wartawan.
Penulis: Aan Heru Saputra
Editor: Edriwan



Berita Lainnya
Tewas Ditempat, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Ekor Mobil Truk
Syahrul Aidi Maazat: Polda Riau Harus Presisi, Jika Ketahuan dan Menyimpang Lapor ke Mabes
Ingkar Janji 6 Bulan Pelunasan Sisa Pembayaran, PT EKJY Diminta Kembalikan Tanah Masyarakat
Kades Golo Mangung Bagikan Beras Bantuan PPKM
TIMNAS U-16 Indonesia Jumpa Thailand di Semifinal
Songsong Pilwako Dumai, Benny Akbar, 'Sang Millenial' Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PDI-P Dumai
Dari 10 Calon Terkuat Dumai, Benny Akbar Masih Posisi Teratas
Terkait Imbauan SKB 5 Lembaga Negara, Khairil Adli: Kami Sudah Surati dan Memanggil 4 ASN Tersebut
Puluhan Siswa Kesurupan Massal di SMPN 1 Dumai, Sebelumnya Juga Terjadi di SMPN 14 Dumai
Panitia Pilkades Tanjakan Mekar, Sudah Penetapan DPT dan Persiapan Kertas Suara
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo Santuni Korban Kebakaran Di Neglasari
Pandemi Belum Berakhir, 5 Personil Babinsa Koramil 02/BK Terus Terapkan Prokes kepada Masyarakat