• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim
  • Inhu

Orangtua Cekcok, Anak Jadi Korban Penganiayaan Sekelompok Preman

PantauNews

Sabtu, 12 November 2022 21:29:46 WIB
Cetak
Afolindo RD Pandiangan mengalami luka memar di bahu dan sebagian wajah, yakni dibagian rahang sebelah kiri.

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Seorang anak remaja dibawah umur menjadi korban penganiayaan sekelompok preman yang sehari-hari sebagai tukang parkir di Airmolek, Kecamatan Pasir Penyu.

Afolindo RD Pandiangan (15) mengalami luka memar dibagian bahu dan wajah setelah dianiaya sekelompok preman dan atau tukang parkir pada Kamis (10/11) kemarin.

Wiston Pandiangan, orangtua korban, kepada wartawan menuturkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Kamis petang kemarin sekira pukul 16.00 WIB.

Ketika itu, cerita Wiston, dia akan pulang kerumahnya. Saat melintas disekitar TKP dengan mengendarai mobil, dia dipanggil oleh Zamri dan adiknya Edi, keduanya preman setempat yang kesehatiannya sebagai tukang parkir di Pasar Lama Airmolek.

"Saya dengar dari arah pasar suara  yang memanggil nama saya. Kemudian saya datang dan menghampiri Zamri, yang memanggil tadi. Ketika itu kami, saya dengan Zamri terlibat cekcok mulut. Cekcok itu tepat didepan kedai kopi Asit Airmolek," terangnya, Sabtu (12/11).

Sesaat kemudian, anaknya (korban-red) melintas bersama temannya dari pulang sekolah mengendarai sepeda motor. Saat itu, anaknya yang dibonceng melihat orangtuanya sedang cekcok dihampiri dan mencoba melerainya.

“Kadian itu dialami anak saya pulang dari sekolah yang berboncengan dengan temannya, melintasi pasar Air Molek. Saat itu pula, dia melihat saya sedang bertengkar mulut dengan beberapa orang yang tidak lain adalah pelaku,” jelasnya.

Wiston menambahkan, melihat hal itu, lanjut Wiston, anaknya berhenti dan berusaha melerai. Namun, salah satu dari pelaku langsung memukul dan diikuti oleh pelaku lain.

“Ada beberapa pukulan pelaku yang mengenai anak saya. Karena posisi saya terpojok, sehingga tidak ada cela untuk membantu dan membalas mereka. Namun ada warga sekitar yang melihat kejadian itu datang dan coba melerai,” terangnya.

Akibat kejadian itu, anaknya Afolindo mengalami luka memar pada bagian leher, mata dan rahang sebelah kiri. Tidak itu saja, pelaku juga merusak ponsel milik korban, dan merusak mobil miliknya dengan cara tendang.

Tidak terima atas perlakuan pelaku, dirinya telah melaporkan insiden tersebut ke Polsek Pasir Penyu dengan Nomor:TBL/99/X/2022/SPKT.

“Kejadaian itu sudah saya laporkan ke Polsek Pasir Penyu untuk dilakukan proses hukum,” tambahnya.

Wiston menjelaskan lagi, pelaku berteriak lantang memanggilnya saat melintas dijalan raya. Setibanya ditempat itu pelaku menuduhnya akan menabrak.

Ucapan keras Zamri (pelaku) itu disertai dengan mengejar kearah mobilnya yang juga akan dia hampiri.

Mendengar teriakan tersebut dirinya berupaya menepis dan berhenti. Saat itu pula, pelaku langsung menggedor kaca mobil sambil menyuruhnya turun.

“Begitu saya turun, pelaku langsung mencekik leher saya dan buka baju. Saya yang tidak mengetahui persoalannya dan saya bertanya kepada pelaku, ada apa ini. Pelaku menjawab ‘kau mau membuhuh aku ya’. Mendengar tuduhan itu saya jawab jangan sembarangan menuduh orang. Nanti bisa dilaporkan ke polisi jika tidak ada bukti,” bebernya, meniru ucapan pelaku saat itu.

Seketika itu, Zamri semakin emosi lantas mengajaknya berkelahi. Akan tetapi, Edi, adik Zamri, tiba-tiba dari arah samping mereka, meremas bahunya sambil mengepalkan tangan mau memukulnya.

Saat itu anaknya datang menghampiri dan mencoba melerai. Akibat upaya melerai itu anaknya dianiaya oleh Edi.

Wiston meminta pihak kepolisian Sektor Pasir Penyu yang telah menerima laporannya untuk dapat bertindak tegas dan proporsional dalam melakukan penerapan hukum pelaku.

“Apa yang dilakukan para pelaku terhadap saya dan anak saya, sudah merupakan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan. Jadi kita minta polisi untuk dapat bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku, di negeri ini,” tegasnya. 

Hingga berita ini dimuat, kedua pelaku masih belum tertangkap. Konon kedua terlapor kabur dan masih dalam pengejaran polisi. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Tim Sat Res Narkoba Polres Dumai Bekuk Dua Pelaku

Ungkap Narkoba, Polda Sumbar Selamatkan 10 Ribu Nyawa

Acap Dijadikan Arena Balapan Liar, Polres Dumai Amankan Sekelompok Anak Muda

Kasus Gratifikasi Pertamina Dumai Memanas: Bukti Baru Seret Nama Pimpinan

Pertemuan Bipartit Gagal, SPN Soroti Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di PT. Lancang Kuning Sukses

Siapakah yang Dibidik KPK Sebenarnya?, Larshen Yunus: Dugaan Kuat Bermuara Satu Nama

Dua Orang Pelaku Penggelapan Motor Dibekuk Polisi Ditempat Terpisah

Bandar Sabu Ini Tidak Tersentuh Hukum. Ada Apa?

Polres Dumai Bongkar Sindikat Penyeludupan Orang yang Dikendalikan Napi

SatReskrim Polres Bengkalis Tangkap BR Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur

Aksi Damai Masyarakat Sintong Tuntut Perbaikan Jalan, PHR Siap Tindaklanjuti Hasil Mediasi

Kasus Dugaan Penipuan Buruh Mandek, Fap Tekal Geruduk Mapolres Dumai

Terkini +INDEKS

Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan

13 September 2026
Jadi Keynote Speaker Workshop UIR, Karmila Sari Bicara Masa Depan Riset di Era AI
12 September 2026
Rutan Dumai Bagikan Hadiah Lomba Hari Kemerdekaan kepada Warga Binaan dan Petugas
12 September 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Plt Gubernur Segera Ambil Alih Unilak
12 September 2026
Siswa SMA N 2 Tanah Putih Gali Ilmu Budaya di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih
11 September 2026
Lestarikan Budaya, Rahmat Pantun Terima Dukungan Penerbitan Buku Pantun dari PHR
11 September 2026
Dari Sungai Pakning ke Pune India: Pertamina Patra Perkenalkan Tata Kelola Ekosistem Gambut Berkelanjutan
11 September 2026
JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber
10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan

Dibaca : 278 Kali
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
Dibaca : 392 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 629 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 261 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 604 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved