Keras Balasan Ali Fikri Kala Andi Arief Tuding Panggilan KPK Hoax
JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Saling balas antara Elite Partai Demokrat Andi Arief dan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri terkait pemanggilan KPK. Andi Arief yang menuding pemanggilannya hoax dibalas keras oleh Ali Fikri.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan pemanggilan Andi Arief. Ali menyebut Andi Arief dipanggil terkait tindak pidana korupsi kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Terkait tindak pidana korupsi kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur 2021-2022," kata Ali Fikri kepada wartawan.
Ali menerangkan pemeriksaan bakal dilakukan di gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan jalan bersama Plt Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis. KPK menyusuri ada-tidaknya aliran dana suap ke partai.
Andi Arief Tuding Ali Fikri Hoax
Andi Arief menuding Ali Fikri telah menyebarkan kabar bohong atau hoax. Andi Arief merasa tidak mendapatkan surat panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud.
"Saya menunggu permintaan maaf jubir KPK yang sudah membuat berita hoax dan tidak profesional, sehingga merugikan saya," kata Andi Arief di Twitter, Senin (28/3/2022).
"Jubir KPK salah bicara atau sengaja perlakukan saya seperti ini? Saya akan panggil jubir KPK resmi ke DPP. Saya sudah lapor anggota Komisi 3 DPR partai Demokrat untuk memanggil Jubir KPK dan apa motifnya umumkan sembarangan berita salah," imbuhnya.
Andi Arief merasa tidak menerima surat panggilan dari KPK. Dia juga merasa bingung dikaitkan dengan kasus di KPK.
"Apakah saya dipanggil hari ini saksi kasus gratifikasi Bupati Penajam Utara? Pertama, mana surat pemanggilan saya," kata Andi Arief.
Andi Arief bingung mengapa dipanggil KPK dalam kasus ini. "Kedua, apa urusan saya kok tiba-tiba dihubungkan?" ujarnya.
Balasan Keras Ali Fikri
Ali Fikri membalas keras Andi Arief. Ali menegaskan panggilan terhadap Andi Arief itu bukan hoax.
"Saya sampaikan ini bahwa (pemanggilan) itu bukan hoax. Jadi memang betul ada panggilan dari KPK," ujar Ali Fikri di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (28/3/2022).
Ali menegaskan KPK memanggil Andi Arief selaku wiraswasta dan Wasekjen Partai Demokrat sejak 23 Maret 2022. Bahkan Ali menyebut surat panggilan telah diterima Andi Arief pada 24 Maret 2022.
"Alamat yang kami miliki ada di Cipulir ya. Kalau kemudian yang bersangkutan merasa belum menerima (surat panggilan) ataupun ada alasan lain, misalnya punya alamat lain ya, ya tentu silakan disampaikan kepada kami," kata Ali.
"Kami akan panggil ulang atau panggil kembali yang pasti bahwa kami sudah telusuri suratnya di bagian persuratan, surat tersebut sudah diterima di alamat yang kami sampaikan tadi itu di kecamatan Cipulir," sambungnya.
Ali juga berharap Andi Arief kooperatif hadir dalam pemanggilan tersebut.
"Tapi untuk Andi Arief kami yakin yang bersangkutan sebagai warga negara yang baik akan kooperatif hadir," tegasnya. (*)


Berita Lainnya
Mantapkan Kemampuan, Tim Reaksi Cepat Bakamla RI Latihan VBSS
Bantu Masyarakat, Kapolri Listyo Sigit Lepas Mudik Gratis Polri
TNI: Pelaku Penganiayaan Terhadap Sopir Kontainer Ternyata Warga Sipil
Dilantik Ketum Mahmud Marhaba, DPD dan DPC se Kepri Siap Hantar PJS Menuju Konstituen Dewan Pers
Satgas Yonif 126/KC Bagikan Perlengkapan Sekolah dan Sarana Olahraga Kepada Siswa-Siswi Perbatasan
Prabowo-Gibran Umumkan Kabinet Merah Putih, Kolaborasi Pengalaman dan Inovasi
Tempati Kantor Baru, DPD PJS Sumut Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Lakukan Operasi Berantas Premanisme
Pemerintah Terbitkan PP Pertahanan Negara, Sipil Bisa Jadi Komponen Cadangan TNI
Fahd A Rafiq Resmi Polisikan Ketum KNPI Umar Bonte dan Sekjen Fauzan
Ramai Ditelegram Korban Binary Option, Dikabarkan akan Ancam Bunuh Afiliator
Panglima TNI Dampingi Presiden Jokowi Silaturahmi dengan Keluarga Prajurit KRI Nanggala 402