• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

RSUD Borong Matim Bangun Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

PantauNews

Ahad, 12 Desember 2021 23:13:16 WIB
Cetak

MANGGARAI TIMUR, PANTAUNEWS.CO.ID - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai membangun kerja sama dengan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).

Sekretaris Daerah (Sekda) Matim, Boni Hasudungan, mewakili Bupati  Andreas Agas meresmikan kegiatan peluncuran kerja sama tersebut pada Kamis (9/12/2021) di RSUD Borong, tepatnya di Lehong Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur.

Boni menyebutkan, pelayanan kesehatan masyarakat Manggarai Timur selama ini dilakukan di masing-masing Puskesmas yang tersebar di sejumlah Kecamatan. Sedangkan untuk layanan pasien rujukan dilakukan di Rumah Sakit terdekat lainnya seperti, RSUD Bajawa, RSUD Ben Boi Ruteng dan Rs. Siloam.

“Selama ini UPTD RSUD Borong belum bekerja sama dengan pihak BPJS kesehatan. Hal ini, kemudian yang menyebabkan masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan yang membutuhkan perawatan kesehatan lanjutan, kemudian dirujuk ke beberapa Rumah Sakit di  Kabupaten tetangga.” terangnya.

Dijelaskannya, penerbitan izin operasional RSUD Borong pada 2020. Dan perawatan pasien pertama kali dilaksanakan pada Agustus 2020. Sedangkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan baru dapat dilakukan tahun ini, lantaran dokter spesialis di RSUD Borong baru tersedia saat ini.

"Ketersediaan dokter sepesialis merupakan salah satu syarat mutlak untuk dapat bekerja sama dengan pihak BPJS Kesehatan," ungkap Boni.

Sekda Matim menambahkan, selain dokter spesialis yang sudah ada, Pemda juga tengah berupaya menghadirkan beberapa dokter spesialis lain seperti, Dokter Sepesialis Penyakit Dalam dan Dokter Sepesialis Anak. 

Pada saat yang sama, Direktur RSUD Borong dr. Emilia Yori Dorsi mengatakan, proses dan tahapan kerja sama antara RSUD Borong dengan BPJS Kesehatan semuanya telah dilakukan. 

Ia berharap akan kritikan, saran dan masukan dari semua pihak terhadap pelayanan yang diberikan. Sehingga pihak RSUD Borong dapat memperbaikinya. Dan bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat.

Pimpinan BPJS Kabupaten Manggarai Timur, Mariani Vianey Sebatu, pada kesempatan tersebut mengungkapkan, masih ada beberapa poin komitmen yang harus dipenuhi oleh RSUD Borong dalam kerja sama ini. Diantaranya, masih dibutuhkan 2 Dokter Spesialis yakni pesialis anak dan penyakit dalam. 

Selain itu, lanjut dia, saat ini RSUD Borong juga belum memiliki sistem informasi manajemen rumah sakit. Ini penting diadakan untuk efektifitas perekaman data sehingga bisa terkoneksi dengan sistem dari BPJS Kesehatan. 

"Ketersediaan jaringan internet yang bagus, harus ada ketersedian kamar bersalin, ruangan penanggulangan kebakaran, sistem tata udara dan ruangan pemulasaran jenazah juga perlu disediakan di RSUD Borong.” katanya.

Pihaknya juga berharap agar Pemda Matim dapat menambah jumlah peserta BPJS Kesehatan atau JKN-KIS. Karena berdasarkan data pihak BPJS, masih ada sekitar 53.395 masyarakat Matim yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Tim dari Perwakilan BPKP Provinsi NTT; Al Buchori dan Ignatius Pindha, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Mariani Vianey Sebatu, Sekretaris Dinas Kesehatan Matim Pranata Kristiani Agas, Direktur RSUD Borong dr. Emilia H.Y. Dorsi, para dr. spesialis, para Bidan dan Perawat yang bekerja di RSUD Borong. (Richard Bon)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Belum Launching, Komunitas Tingwe 3421 di Cimone Jaya Kota Tangerang Diserbu Pembeli

Kodam XVII/Cenderawasih Siap Dukung dan Amankan PON XX Tahun 2021 di Papua

Bupati Meranti Kena OTT KPK, Ali Fikri: Seluruh Pihak yang Terjaring, Sudah Diberangkatkan ke Jakarta

Polres Dumai Bakti Sosial ke Panti Asuhan Al-Munawarah

Dandim, Kapolres dan Bupati Tegaskan Jaga Keharmonisan Demi Kemajuan Kendal

Diketahui Jodhi Pratama Seorang ASN Pemko Dumai, Zulfan: Kami Akan Telususri Secepatnya

Kasatreskrim Polres Dumai: Namanya juga Mafia, Kalau dah Terbentur Jual-jual Nama

Anggota DPR RI Bersama Disporapar Kendal Gelar Seminar Kepariwisataan

PANSUS akan di Bentuk Untuk Penyelesaian masalah Pesangon di PT Bumi Laksamana Jaya

Ketua P2B: Saya Harap Jangan Ada Upaya Pemaksaan ke Pedagang

'Mantan Bupati Rohul' Reses di Kota Dumai, Achmad: Apa Persoalan Masyarakat akan Dibawa ke Pusat

Pro Dan Kontar # 2019 Ganti Presiden

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 227 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1888 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved