Demi Keluarga, Tika Keliling Kampung Jajakan Kue
TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Tika, anak perempuan yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar terpaksa harus jualan kue keliling kampung demi membantu mengurangi beban kedua orang tuanya. Tika tidak pernah mengeluh bahkan selalu tersenyum menjalani kehidupan yang dirasakannya.
Disaat awak media pantaunews menelusuri, ternyata memang Kondisi keluarganya cukup memprihatinkan. Tika bersama ketiga adiknya tinggal di sebuah gubuk yang dibangunnya di atas tanah bekas pemakaman keluarga, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
Saat ditanya, Tika menjelaskan bahwa ayahnya sudah cukup lama menganggur dan saat ini bekerja serabutan, sementara ibunya tidak bisa kemana-mana karena adiknya yang paling kecil masih menyusui.
"Setiap hari ayah keluar rumah mencari uang, pulangnya membawa uang hanya cukup membeli beras dan lauk pauk seadanya. Sering pulangnya tidak membawa uang, akhirnya ibu saya terpaksa ngutang kewarung," ujar Tika, Sabtu (8/5/2021).
Tika menambahkan, dahulu tidak pernah belajar di rumah karena tidak punya HP dan alhamdulillah Guru Pramuka memberinya HP. Gurunya bilang HP itu khusus untuk belajar, eh malah suka dipakai sama ayah sehingga sekarang HP tersebut rusak dan dirinya tidak bisa belajar lagi.
Dirinya dahulu jualan telor Asin dan selama bulan Ramadhan jualan kue keliling, untungnya diberi ke ibu untuk beli beras dan lauk, kalau ada sisa buat jajan adik-adiknya yang masih kecil.
"Daripada saya meminta-minta mendingan jualan kue Sama mungutin barang Bekas," Kata Tika sambil tersenyum penuh kepolosan.
Sementara itu, ayah Tika menyampaikan bahwa dirinya sebenarnya tidak tega dan sering melarangnya jualan atau memunguti barang bekas namun Tika memaksa untuk jualan dan terkadang mencari barang-barang bekas untuk dijual lagi.
"Saya sangat sedih dengan kondisi seperti ini, saya sudah berusaha bagaimana caranya saya bisa membahagiakan anak-anak saya, saya setiap hari keluar rumah mencari uang namun sering kali tidak mendapatkannya".
Saya coba pinjem kepada teman dan saudara jarang ada yang memberi, mungkin hutang saya sudah cukup banyak dan sampai saat ini belum lunas jadi mereka kurang percaya. Saya lakukan itu demi istri dan keempat anak saya yang masih kecil-kecil.
Lainnya halnya dengan ibunya Tika, dirinya menolak untuk diwawancarai "Malu Ah" hanya itu yang terucap dari ibunya Tika sambil tersenyum dan menunjukkan barang-barang bekas yang dikumpulkan oleh Tika.
Ibu Tika tidak pernah mengeluh, tetap sabar dan selalu tersenyum menjalani beban kehidupan yang menghimpitnya.
Sebagai salah satu bentuk kepedulian, rencananya media pantaunews biro Kota Tangerang akan membantu Keluarga Tika dan ketiga adiknya agar bisa merasakan lebaran penuh kegembiraan seperti anak-anak yang lainnya. (*)
Penulis: Asep WW/Royani


Berita Lainnya
Kadis DLH Rohil Suwandi Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Pohon Indonesia Tahun dan Pencanangan Gerakan Rokan Hilir Menanam
Pindah Tugas ke KPK, Jaksa Marvelous Resmi Tinggalkan Kejati Riau
Hendri Sandra: Ada Sesuatu yang Luar Biasa dengan Potensi Kota Dumai, Jika Dikelola dengan Baik
KSKP Dumai Gelar Kegiatan Jumat Berkah, Wadah Komunikasi Bagi Masyarakat
Polres Dumai Bersama Stakeholder Patroli Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19
Ales Saprijon: Jika ini Benar, Saya Minta APH Usut Tuntas!
DPC PKB Kota Tangerang Salurkan 2 Ekor Hewan Qurban
Ketahanan Pangan dari Akar Rumput, Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Kawal Produktivitas Petani
Dede Fernanda Nakhodai Karang Taruna Kelurahan Jaya Mukti
Pembangunan Kios Kawasan Kuliner Jayamukti, Apakah Proyek ini Sudah Sesuai Kajian?
Cetak 16 Juta Blangko e-KTP, Dirjen Dukcapil: Kalau Mau Cepat, Datang ke Disdukcapil
Apakah Pihak Perusahaan yang Dipersalahkan, Jalan Purnama - Lubuk Gaung Langganan Macet ?