• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini
  • Dumai

Kasus yang Menjerat Walikota Dumai, "Cukuplah Pak Zul AS Pertama dan Terakhir"

PantauNews

Sabtu, 13 Februari 2021 02:19:33 WIB
Cetak

PANTAUNEWS.CO.ID – Terkait dengan santer pemberitaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Walikota Dumai terpilih di Pilkada 2020, Paisal SKM MARS sebagai saksi kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam APBN-P 2017 dan APBN 2018, mulai mencuat sehingga menuai pro kontra diberbagai kalangan.

Kasus yang menjerat Walikota Dumai non aktif Zulkifli Adnan Singkah (Zul AS) ini menjadi buah bibir dan bahkan cemooh, namun sebagian ada juga sebagian kalangan juga memberikan dukungan. Zul AS yang merupakan Walikota dua periode memimpin Kota Dumai dijerat dua perkara. Pertama, diduga memberi uang suap Rp550 juta kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan terkait dengan pengurusan anggaran DAK APBN-P Tahun 2017 dan APBN Tahun 2018 Kota Dumai. Yaya Purnomo merupakan mantan Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Dirjen Pengembangan Pemukiman Kementerian Keuangan.

Paisal yang merupakan Walikota Dumai terpilih pada Pilkada 2020 lalu, berpasangan dengan Amris, sebagai wakilnya ini akan dilantik dalam waktu dekat ini. Unggul dari tiga paslon saingannya di Pilkada Dumai 9 Desember 2020, Paisal – Amris (PAS) memperoleh 50.805 suara.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

Paisal yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai sejak tahun 2014 hingga dimutasi sebagai Staf Ahli Pemko pada bulan Januari 2020. Perkara yang menjerat Zul AS dalam APBN-P 2017 dan APBN 2018, bukan hanya Paisal saja yang telah dipanggil KPK sebagai saksi. Calon Walikota Dumai Hendri Sandra juga sempat dipanggil, walaupun saat itu beliau sudah terdaftar sebagai kontestan di Pilkada Dumai 2020.

Menurut penulis, hal ini jangan dibesar-besarkan sehingga merusak citra dan kredibiltas seseorang yang bahkan akan memimpin Kota Dumai ini kedepan. Biarkan KPK bekerja dan intinya saat ini status Walikota Dumai Zul AS masih sebagai tersangka.

Penulis sangat optimis, hampir seluruh masyarakat Kota Dumai sangat menginginkan lahirnya pemimpin yang mampu membawa perubahan lebih baik kedepan. Mungkin siapapun kita, pasti sangat menginginkan hal tersebut.

Mungkin kita sepakat, bahwa Pemimpin Kota Dumai tidak ada lagi Tersandera oleh KPK …??

Bagi masyarakat yang menjadi pendukung atau tidak Paisal – Amris di Pilkada 2020, intinya mereka berdua ini adalah Pemimpin Kota Dumai kita semua. Jangan ada kita terkotak-kotak oleh kepentingan sesaat yang nantinya akan menyeret kita dalam sebuah kebencian dan bahkan mencari- cari kesalahan.

Cukuplah Pak Zul AS yang pertama dan terakhir…!!!

Ini merupakan pukulan bagi kita dari sebuah konsekwensi politik yang diemban seorang kepala daerah. Mari kita doakan agar Pak Zul mampu melewati proses hukum yang sedang ia jalani.

Mungkin sepekan lagi, Paisal – Amris akan segera lantik dan memulai tugas baru sebagai Walikota dan Wakil Walikota Dumai kedepan. Artinya, harapan dan impian Kota Dumai lebih baik kedepan berada ditangan mereka berdua.

Penulis mungkin dapat menyimpulkan keinginan dan harapan masyarakat Kota Dumai. Intinya, tunaikan janji politik disaat Pilkada Dumai 2020 lalu. Lalu, harus harmonis dan saling sinkron antara kedua pasangan sehingga berakhir jabatan. Selanjutnya, dapat menempatkan orang sesuai keahliannya (the right man in the right place) dalam struktur kabinet kedepan.

Sebagian besar masyarakat, optimis periode kepemimpinan Paisal – Amris tidak terbelenggu dengan politik balas budi. Karena politik balas budi yang tak terarah, akan menjadi cikal bakal korupsi itu terjadi.

The right man in the right place…!!!

Artinya orang yang benar ada ditempat yang benar, merupakan salah satu tujuan mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang professional. Pengangkatan Pejabat Esselon, tentu wajib hukumnya berdasarkan kompetensi yang dimiliki dengan filosofi ‘The Right Man on The Right Place/Job’.

Jangan rampas dan ronggrong hak dan karir seseorang…!!!

Hindari dari pembisik-pembisik yang curang dan culas….!!!

Ini merupakan bukan hal tabu dan bahkan mereka sudah bergentayangan untuk meraup keuntungan dari sebuah janji jabatan. Penempatan kabinet (Pejabat Esselon) harus berorientasi kepada keahlian, bukan sekedar kedekatan dan malah terkesan dipaksakan. Jika terjadi, bagaimana mewujudkan ‘good govermance’ dan ‘clean government’.

Info terkini, tercatat banyak kepala daerah bermasalah dengan hukum. Mulai dari mengeluarkan sembarang izin, melancarkan proyek, dan korupsi dana APBD, dari kebanyakan kasus, kepala daerah terlibat korupsi memang tidak berniat menjadi abdi negara.

Penulis rasa ini bukan merupakan rahasia umum, dari mulai pemerintahan pusat hingga ke pelosok daerah tetap saja politik balas budi menjadi prioritas utama dalam menentukan suatu kebijakan.

Penulis hanya dapat mengajak kepada para pembaca untuk bersama mendoakan agar Pemerintahan Paisal – Amris ini dapat lebih arif dan bijaksana dalam pengambilan keputusan.

Tragedi Walikota Dumai Non Aktif Zulkifli AS menjadi pembelajaran bagi kita semua. Semoga Pemerintahan Paisal – Amris, terhindar dari pembisik pembisik yang jahat, bahwa sesungguhnya hal tersebut sangat merugikan masyarakat umum. (*)

Ditulis oleh: Edriwan

Founder Redaksi Grup Bersama


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

HUT || RRI

KESIBUKAN || SILATURAHMI

AD/ART || ORGANISASI

Kenapa Publisher Right Platform Digital Sepatutnya Ditolak Masyarakat Pers?

Pertaruhan Independensi Wartawan Dibalik Mafia Tambang di Babel

Hari Buruh, Ancaman Pengangguran, dan Masa Depan Buruh Indonesia

Siapa yang Bersalah Terkait Kelangkaan Minyak Goreng?

Akankah Naiknya Harga Pertamax Mempengaruhi Perkembangan Ekonomi dan Politik?

Minyak Menjerit Di Lumbung Sawit, Perlukah Teliti dan Revisi?

Ekonomi Politik: Meninjau Kaitan Antara Kebijakan dan Distribusi Kekayaan di Indonesia

Ada Grand Design Asing Untuk Adu Domba, Dibalik Pelarangan Ibadah Natal Oleh Kelompok Intoleran

Prof || Riau Berduka

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 372 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 607 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved