• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

Minyak Menjerit Di Lumbung Sawit, Perlukah Teliti dan Revisi?

PantauNews

Senin, 11 April 2022 22:19:16 WIB
Cetak

Oleh: Rehan Fadhlia

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Rehan Fadhlia, Mahasiswi jurusan ilmu politik FISIP – Unversitas Syiah Kuala Banda Aceh. Menyampaikan opininya tentang Minyak menjerit meski di lumbung Sawit.

Mengejutkan di awal tahun 2022, harga pasar minyak goreng menjadi dilema, ditengah-tengah masyarakat. Sejumlah pasar tradisional maupun ritel modern mengalami kelangkaan persediaan dikarenakan harga yang melonjak.

Di Indonesia minyak goreng menjadi salah satu komoditas utama dengan tingkat konsumsi yang besar dan menjadi kebutuhan pokok masyarakat setiap harinya. Tak heran sulitnya Persediaan hingga tingginya harga membuat publik tak berdaya.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), mencatat pada tahun 2020 produksi minyak sawit mencapai 47.034 juta ton, dan mengalami sedikit penurunan di tahun 2021 yang menyentuh angka 46.888 juta ton.

Meskipun produksi mengalami penurunan, tingkat konsumsi tetap mengalami peningkatan. Berdasarkan Survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), persentase konsumsi minyak goreng untuk kebutuhan rumah tangga meningkat setiap tahunnya sebesar 2.32 persen.

Menghadapi persoalan yang terjadi, strategi menjadi jalan penyelesaian. Intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga sangatlah penting mengingat permasalahan kebutuhan yang  satu ini berperan besar dalam menyumbang inflasi.

Dihilangkannya minyak goreng curah hingga penerapan minyak goreng subsidi nyatanya tidak menjadi peredam. Harga yang semakin meningkat justru melahirkan ketidakpastian bagi masyarakat. Lemahnya kendali pemerintah membuat kebijakan sekedar angin lalu dan terkesan tidak efektif.

"Pemerintah kurang teliti dalam mengatur strategi, menghilangkan minyak goreng curah bukanlah solusi," ujarnya. Senin, (11/04/22).

Faktanya minyak goreng curah lebih mudah didistribusikan kepada masyarakat. Penerapan kebijakan subsidi minyak goreng juga bukan langkah tepat ini justru mengakibatkan semakin terbatasnya persedian minyak goreng di pasar dan membuat kelangkaan tidak terselesaikan.

Yang semakin mengkhawatirkan persoalan semakin terkesan mainan, mengingat eksistensi Indonesia sebagai penyumbang dan penghasil minyak sawit terbesar di dunia. Namum terkesan dihadapkan pada kesulitan, publik menjerit minyak sawit lumpuh di lumpung sendiri. Sungguh menggelitik bak pepatah tikus mati di lumpung padi.

Lalu siapa yang disalahkan? Bagaimana politik berperan dalam persoalan dan bagaimana kekuasaan bermain di tengah terpaan. Pemerintah  terlalu sibuk mengatur wacana kebijakan yang hanya melayang hilang sebelum sampai tujuan. Memang tidak dapat disalahkan sepenuhnya, kendali pemerintah seolah terhisap tajamnya arus kapitalis yang bermain sumar dalam penguasaan pasar. Mengutamakan kesejahteraan rakyat terancam lenyap ketika kepentingan Elite berselubungkan oknum mengambil jalan pintas ditengah kesulitan yang belum tuntas.

Ironisnya kasus mafia minyak menambah deretan panjang prahara yang belum usai. Kecurigaan publik terjawab ketika pemerintah bergerak melakukan operasi pasar. Berbagai kejahatan di Praktekan mulai dari penimbunan hingga pemalsuan minyak goreng.

Menurut hasil laporan Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri terdapat di berbagai titik operasi di empat provinsi diantaranya Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Jawa tengah. Dengan kasus yang berbeda beda.

Momen Genting seperti ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan mengalihkan distribusi minyak goreng yang seharusnya untuk kebutuhan rumah tangga dialihkan kepada pengusaha industri sehingga terjadi penumpukan minyak ketika stok minyak goreng di pasar langka.

Masih menurut data yang didapatkan dari Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KKPU), dugaan penimbunan minyak goreng di Deliserdang yang menyeret konglomerat Anthory Salim perlu di dalami lebih lanjut guna menuntaskan persoalan yang sebenarnya.

Kini telah memasuki bulan Maret harga minyak goreng masih terbang tinggi. Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru dengan mencabut Harga Enceran Tertinggi untuk minyak goreng kemasan.

Goyangnya kebijakan pasar menambah kekhawatiran publik yang menilai harga akan semakin melambung hingga Ramadhan mendatang. Dicabutnya HET minyak goreng dan menetapkan harga nilai keekonomian nyatanya membuat harga pasar Semakin kacau.

Pedagang dengan mudah memainkan harga menyesuaikan modal, pajak dan sebaiknya. Menyikapi peristiwa hari ini diharapkan pemerintah dapat bergerak cepat.

Kelangkaan minyak goreng menjadi beban publik yang terus dirasakan. Berbagai lapisan masyarakat ikut merasakan dampak terlebih untuk masyarakat menengah ke bawah seperti para penjual gorengan dan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Berorganisasi: Antara Harapan dan Kenyataan

Sempat Langka Cukup Lama, Presiden Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng

Terlena || Puja Puji

Kirim Surat Tebuka ke Presiden RI, Riski Kurniawan Soroti Netralitas ASN Dimasa Suksesi

KOTA KU

Menjaga Marwah Jurnalisme: Wartawan Tak Bisa Rangkap Jabatan, Apalagi ASN

Akankah Naiknya Harga Pertamax Mempengaruhi Perkembangan Ekonomi dan Politik?

Tidak Ada Norma Hukum yang Mengatur Batasan Waktu Maksimal Pengisian Jabatan Wakil Kepala Daerah

Sudut Pandang Masyarakat Terhadap Partai Politik

Nikel Sultra: Potensi Terpendam di Antara Kemiskinan dan Bencana

HARI PERHUBUNGAN NASIONAL

Mengapa PJS Melarang Wartawan Rangkap LSM?

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 365 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 603 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved