• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Opini

Minyak Menjerit Di Lumbung Sawit, Perlukah Teliti dan Revisi?

PantauNews

Senin, 11 April 2022 22:19:16 WIB
Cetak

Oleh: Rehan Fadhlia

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Rehan Fadhlia, Mahasiswi jurusan ilmu politik FISIP – Unversitas Syiah Kuala Banda Aceh. Menyampaikan opininya tentang Minyak menjerit meski di lumbung Sawit.

Mengejutkan di awal tahun 2022, harga pasar minyak goreng menjadi dilema, ditengah-tengah masyarakat. Sejumlah pasar tradisional maupun ritel modern mengalami kelangkaan persediaan dikarenakan harga yang melonjak.

Di Indonesia minyak goreng menjadi salah satu komoditas utama dengan tingkat konsumsi yang besar dan menjadi kebutuhan pokok masyarakat setiap harinya. Tak heran sulitnya Persediaan hingga tingginya harga membuat publik tak berdaya.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), mencatat pada tahun 2020 produksi minyak sawit mencapai 47.034 juta ton, dan mengalami sedikit penurunan di tahun 2021 yang menyentuh angka 46.888 juta ton.

Meskipun produksi mengalami penurunan, tingkat konsumsi tetap mengalami peningkatan. Berdasarkan Survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), persentase konsumsi minyak goreng untuk kebutuhan rumah tangga meningkat setiap tahunnya sebesar 2.32 persen.

Menghadapi persoalan yang terjadi, strategi menjadi jalan penyelesaian. Intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga sangatlah penting mengingat permasalahan kebutuhan yang  satu ini berperan besar dalam menyumbang inflasi.

Dihilangkannya minyak goreng curah hingga penerapan minyak goreng subsidi nyatanya tidak menjadi peredam. Harga yang semakin meningkat justru melahirkan ketidakpastian bagi masyarakat. Lemahnya kendali pemerintah membuat kebijakan sekedar angin lalu dan terkesan tidak efektif.

"Pemerintah kurang teliti dalam mengatur strategi, menghilangkan minyak goreng curah bukanlah solusi," ujarnya. Senin, (11/04/22).

Faktanya minyak goreng curah lebih mudah didistribusikan kepada masyarakat. Penerapan kebijakan subsidi minyak goreng juga bukan langkah tepat ini justru mengakibatkan semakin terbatasnya persedian minyak goreng di pasar dan membuat kelangkaan tidak terselesaikan.

Yang semakin mengkhawatirkan persoalan semakin terkesan mainan, mengingat eksistensi Indonesia sebagai penyumbang dan penghasil minyak sawit terbesar di dunia. Namum terkesan dihadapkan pada kesulitan, publik menjerit minyak sawit lumpuh di lumpung sendiri. Sungguh menggelitik bak pepatah tikus mati di lumpung padi.

Lalu siapa yang disalahkan? Bagaimana politik berperan dalam persoalan dan bagaimana kekuasaan bermain di tengah terpaan. Pemerintah  terlalu sibuk mengatur wacana kebijakan yang hanya melayang hilang sebelum sampai tujuan. Memang tidak dapat disalahkan sepenuhnya, kendali pemerintah seolah terhisap tajamnya arus kapitalis yang bermain sumar dalam penguasaan pasar. Mengutamakan kesejahteraan rakyat terancam lenyap ketika kepentingan Elite berselubungkan oknum mengambil jalan pintas ditengah kesulitan yang belum tuntas.

Ironisnya kasus mafia minyak menambah deretan panjang prahara yang belum usai. Kecurigaan publik terjawab ketika pemerintah bergerak melakukan operasi pasar. Berbagai kejahatan di Praktekan mulai dari penimbunan hingga pemalsuan minyak goreng.

Menurut hasil laporan Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri terdapat di berbagai titik operasi di empat provinsi diantaranya Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Jawa tengah. Dengan kasus yang berbeda beda.

Momen Genting seperti ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan mengalihkan distribusi minyak goreng yang seharusnya untuk kebutuhan rumah tangga dialihkan kepada pengusaha industri sehingga terjadi penumpukan minyak ketika stok minyak goreng di pasar langka.

Masih menurut data yang didapatkan dari Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KKPU), dugaan penimbunan minyak goreng di Deliserdang yang menyeret konglomerat Anthory Salim perlu di dalami lebih lanjut guna menuntaskan persoalan yang sebenarnya.

Kini telah memasuki bulan Maret harga minyak goreng masih terbang tinggi. Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru dengan mencabut Harga Enceran Tertinggi untuk minyak goreng kemasan.

Goyangnya kebijakan pasar menambah kekhawatiran publik yang menilai harga akan semakin melambung hingga Ramadhan mendatang. Dicabutnya HET minyak goreng dan menetapkan harga nilai keekonomian nyatanya membuat harga pasar Semakin kacau.

Pedagang dengan mudah memainkan harga menyesuaikan modal, pajak dan sebaiknya. Menyikapi peristiwa hari ini diharapkan pemerintah dapat bergerak cepat.

Kelangkaan minyak goreng menjadi beban publik yang terus dirasakan. Berbagai lapisan masyarakat ikut merasakan dampak terlebih untuk masyarakat menengah ke bawah seperti para penjual gorengan dan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

REKRUTMEN || KOMUNIKASI POLITIK

Akankah Naiknya Harga Pertamax Mempengaruhi Perkembangan Ekonomi dan Politik?

Upaya Peningkatan Produktivitas Perekonomian Dalam Negara, Infrastruktur Pembangunan Sangat Dibutuhkan

Dukungan Sanksi Pemecatan Sari Antoni Semakin 'Mengganas', Thabrani Al-Indragiri: Pak Syamsuar, Anda Itu Ketua Golkar Riau

MAKNA || BERPIKIR POSITIF

HUMAS || CITRA ORGANISASI

Pastikan Kita Punya Urgensi dan Alasan Kuat Mengubah Sistem Pemilu

Harga BBM Meningkat Berdampak Terhadap APBN dan Mendorong Terjadinya Inflasi

Edukasi Hukum Equality Before The Law Dalam Sistem Peradilan Di Indonesia

Kemerdekaan Hakiki Impian Insan Pers

Syamsuar Selamatkan 'Nyawa Nelayan' Kecil

Pilkada dan Calon Tunggal, Kotak Kosong Bukan Pilihan Kosong

Terkini +INDEKS

Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Mundur Setelah 6 Bulan, Joao Mota: Saya Belum Bisa Berkontribusi untuk Negara

15 Maret 2026
Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI 1447 H, Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadan dan Idulfitri
14 Maret 2026
KPK Tahan Mantan Menteri Agama Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar
12 Maret 2026
21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal
12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 258 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 307 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1514 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 227 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 318 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved