• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Opini

Upaya Peningkatan Produktivitas Perekonomian Dalam Negara, Infrastruktur Pembangunan Sangat Dibutuhkan

PantauNews

Selasa, 19 April 2022 21:57:09 WIB
Cetak

Oleh: Ulya Tasha, Mahasiswa universitas Syiah Kuala Ilmu Politik

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Indonesia merupakan sebuah negara berkembang dan membutuhkan tambahan sarana dan prasarana untuk kepentingan umum. Tentu saja, dana yang dibutuhkan sangat besar, dan jika dibebankan ke APBN, akan terasa berat.

Oleh karena itu, diperlukan model baru untuk pembiayaan proyek-proyek pembangunan. Pemerintah mencari alternatif dengan melibatkan swasta atau swasta nasional atau asing.

Partisipasi swasta ini dapat diterapkan pada proyek-proyek yang membutuhkan modal besar. Seperti pembangunan jalan tol, pengusahaan migas, pembangunan bendungan, pembangunan pusat perbelanjaan, perluasan bandara dan pembangkit listrik.

Ini juga dapat digunakan untuk proyek yang tidak memerlukan terlalu banyak modal di berbagai bidang seperti pasar, stasiun kereta api, tempat istirahat, dan kawasan wisata.

Pembangunan sendiri merupakan hal yang sangat penting di negara berkembang. Indonesia sendiri dikenal sebagai negara dengan tingkat pertumbuhan kota yang sangat tinggi, sehingga untuk menghindari terjadinya aglomerasi penduduk di beberapa kota besar, pemerintah sendiri harus mengembangkan lebih banyak kota.

"Ada juga kota-kota kecil dan bahkan beberapa pusat desa yang sudah berkembang," katanya, Selasa, (19/04/22).

Hal tersebut dapat dicapai dengan menyediakan penduduk dengan infrastruktur yang memadai untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur sendiri sangat penting untuk pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi karena dengan infrastruktur yang baik, infrastruktur itu sendiri sangat penting.

Dengan adanya infrakstruktur pembangunan dapat dengan mudah menghubungkan wilayah antar negara. Infrastruktur pembangunan adalah kapital atau modal pada upaya peningkatan produktivitas perekonomian negara dan bisnis peningkatan tingkat hayati rakyat secara luas.

Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daya saing global.  
Menurut saya, keterpurukan pembangunan infrastruktur pada Indonesia, baik sebelum juga sesudah krisis ekonomi bukan hanya ditimbulkan karena faktor internal, misalnya minimnya aturan pemerintah pada sektor pembangunan, tetapi juga berdasarkan faktor-faktor eksternal.

Sering kali kita mendengar perkara pembangunan infrastruktur yang terancam gagal lantaran terganjal karena pembebasan tanah. Contoh kasus ini dapat kita lihat di Aceh, yang dimana pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh seksi I berdasarkan kecamatan Padang Tiji, Pidie ke seksi II Lembah Seulawah-Jantho, Aceh Besar, telah tersambung.

"Tetapi pembangunan itu belum sepenuhnya tuntas lantaran terdapat sebagian kecil lahan dipinggirnya belum terbebaskan lantaran aneka macam alasan,"ujarnya

Proyek infrastruktur ini sangat penting, karena diera pandemi ini bisa membuka lapangan kerja baru dan akan banyak membutuhkan pekerja untuk membangun jalan tol.

Beberapa pembangunan infrastruktur sedang berlangsung dan beberapa sudah selesai. Pembangunan infrastruktur difokuskan pada proyek-proyek strategis untuk mendukung konektivitas antar wilayah, sehingga dapat memfasilitasi pertumbuhan ekonomi ke Aceh.

Namun, kita tahu bahwa pendanaan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur, dan saat ini kita juga mendapatkannya dari utang dan kemungkinan investasi dari investor asing, tetapi jika kita tidak memulai sekarang, kita berencana untuk mengembangkan secara merata.

Pemerintah akan terus menunda, dan itu akan berlanjut untuk waktu yang lama. Maka utang luar negeri sendiri merupakan pilihan yang tepat untuk membantu biaya pembangunan ekonomi di negara berkembang seperti Indonesia, yang dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya, tetapi juga harus dilakukan dengan prinsip yang sangat bijaksana agar tidak terjun bebas.

Negara menjadi utang luar negeri jangka panjang, dan membebani masyarakat karena akumulasi utang yang sangat besar. 
Semua program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana berkat kerjasama pemerintah pusat dan daerah di semua tingkatan dan dukungan antusias masyarakat.

Ulya juga menambahkan. Keamanan dan stabilitas politik di Aceh sangat penting bagi pembangunan dan kemajuan Aceh, baik dari segi infrastruktur maupun masyarakat. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Opini: Proses Hukum Wako Dumai, 'Satire' di Penghujung Tahun Politik

MERANTAU

11 Calon TKI Ilegal Diamankan Koramil 01/Dumai Dan BP2MI

Tantangan Pendidikan Filsafat dan Perlunya Polisi Berkarakter

MAKNA || BERPIKIR POSITIF

Buang Badan

Opini: Proses Hukum Wako Dumai, 'Satire' di Penghujung Tahun Politik

Kontroversi Belanja Media di e-Katalog* Oleh: Lutfah (Pemimpin Perusahaan media siber dan media jetak Java News)

Heboh, Warga Binaan Bermesraan Di Lapas Bangkinang

Penyegaran Ahli Pers Dewan Pers

PONDASI || DISIPLIN KERJA

Kirim Surat Tebuka ke Presiden RI, Riski Kurniawan Soroti Netralitas ASN Dimasa Suksesi

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 254 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved