• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

Upaya Peningkatan Produktivitas Perekonomian Dalam Negara, Infrastruktur Pembangunan Sangat Dibutuhkan

PantauNews

Selasa, 19 April 2022 21:57:09 WIB
Cetak

Oleh: Ulya Tasha, Mahasiswa universitas Syiah Kuala Ilmu Politik

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Indonesia merupakan sebuah negara berkembang dan membutuhkan tambahan sarana dan prasarana untuk kepentingan umum. Tentu saja, dana yang dibutuhkan sangat besar, dan jika dibebankan ke APBN, akan terasa berat.

Oleh karena itu, diperlukan model baru untuk pembiayaan proyek-proyek pembangunan. Pemerintah mencari alternatif dengan melibatkan swasta atau swasta nasional atau asing.

Partisipasi swasta ini dapat diterapkan pada proyek-proyek yang membutuhkan modal besar. Seperti pembangunan jalan tol, pengusahaan migas, pembangunan bendungan, pembangunan pusat perbelanjaan, perluasan bandara dan pembangkit listrik.

Ini juga dapat digunakan untuk proyek yang tidak memerlukan terlalu banyak modal di berbagai bidang seperti pasar, stasiun kereta api, tempat istirahat, dan kawasan wisata.

Pembangunan sendiri merupakan hal yang sangat penting di negara berkembang. Indonesia sendiri dikenal sebagai negara dengan tingkat pertumbuhan kota yang sangat tinggi, sehingga untuk menghindari terjadinya aglomerasi penduduk di beberapa kota besar, pemerintah sendiri harus mengembangkan lebih banyak kota.

"Ada juga kota-kota kecil dan bahkan beberapa pusat desa yang sudah berkembang," katanya, Selasa, (19/04/22).

Hal tersebut dapat dicapai dengan menyediakan penduduk dengan infrastruktur yang memadai untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur sendiri sangat penting untuk pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi karena dengan infrastruktur yang baik, infrastruktur itu sendiri sangat penting.

Dengan adanya infrakstruktur pembangunan dapat dengan mudah menghubungkan wilayah antar negara. Infrastruktur pembangunan adalah kapital atau modal pada upaya peningkatan produktivitas perekonomian negara dan bisnis peningkatan tingkat hayati rakyat secara luas.

Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daya saing global.  
Menurut saya, keterpurukan pembangunan infrastruktur pada Indonesia, baik sebelum juga sesudah krisis ekonomi bukan hanya ditimbulkan karena faktor internal, misalnya minimnya aturan pemerintah pada sektor pembangunan, tetapi juga berdasarkan faktor-faktor eksternal.

Sering kali kita mendengar perkara pembangunan infrastruktur yang terancam gagal lantaran terganjal karena pembebasan tanah. Contoh kasus ini dapat kita lihat di Aceh, yang dimana pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh seksi I berdasarkan kecamatan Padang Tiji, Pidie ke seksi II Lembah Seulawah-Jantho, Aceh Besar, telah tersambung.

"Tetapi pembangunan itu belum sepenuhnya tuntas lantaran terdapat sebagian kecil lahan dipinggirnya belum terbebaskan lantaran aneka macam alasan,"ujarnya

Proyek infrastruktur ini sangat penting, karena diera pandemi ini bisa membuka lapangan kerja baru dan akan banyak membutuhkan pekerja untuk membangun jalan tol.

Beberapa pembangunan infrastruktur sedang berlangsung dan beberapa sudah selesai. Pembangunan infrastruktur difokuskan pada proyek-proyek strategis untuk mendukung konektivitas antar wilayah, sehingga dapat memfasilitasi pertumbuhan ekonomi ke Aceh.

Namun, kita tahu bahwa pendanaan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur, dan saat ini kita juga mendapatkannya dari utang dan kemungkinan investasi dari investor asing, tetapi jika kita tidak memulai sekarang, kita berencana untuk mengembangkan secara merata.

Pemerintah akan terus menunda, dan itu akan berlanjut untuk waktu yang lama. Maka utang luar negeri sendiri merupakan pilihan yang tepat untuk membantu biaya pembangunan ekonomi di negara berkembang seperti Indonesia, yang dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya, tetapi juga harus dilakukan dengan prinsip yang sangat bijaksana agar tidak terjun bebas.

Negara menjadi utang luar negeri jangka panjang, dan membebani masyarakat karena akumulasi utang yang sangat besar. 
Semua program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana berkat kerjasama pemerintah pusat dan daerah di semua tingkatan dan dukungan antusias masyarakat.

Ulya juga menambahkan. Keamanan dan stabilitas politik di Aceh sangat penting bagi pembangunan dan kemajuan Aceh, baik dari segi infrastruktur maupun masyarakat. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

NU.. The Real Power of Civil Sociaty

PARADIGMA || PERUBAHAN ORGANISASI

Satu Jam Bersama Gubernur Riau Edy Natar, Mimpi Sang Visioner Nan Agamis

Memaknai Kata Janji

Menjaga Marwah Jurnalisme: Wartawan Tak Bisa Rangkap Jabatan, Apalagi ASN

Pasar Tradisional Rakyat

Serangan Balik Para Serdadu Amatiran Dari Basis Marginal

Mengenal Dehga Arul Nasruloh Pramugara KAI dan Content Creator Asal Bandung

Isu Korupsi dan Dampaknya pada Industri Pertambangan Timah di Bangka Belitung

KOTA KU

Rumor Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia dan Ujian Kebebasan Pers

Berpikirlah Seperti Orang Minang

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 372 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 607 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved