• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

G20: Mau Dibawa Kemana Perekonomian Dunia?

PantauNews

Sabtu, 09 April 2022 11:41:29 WIB
Cetak

Oleh: Akbar Rizko

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Akbar Rizqo, Mahasiswa Ilmu Politik FISIP-UNIVERSITAS SYIAH KUALA Banda Aceh dalam opininya menyebutkan G20 adalah suatu forum kerja sama Multilateral yang terdiri dari 19 Negara utama dan Uni Eropa (UE).

Anggota G20 tersebut terdiri dari Indonesia, Arab Saudi, Italia, Afrika Selatan, Argentina, Brasil, China, India, Inggris, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Rusia, Turki, Prancis, Australia, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Uni Eropa.

Dilihat dari sejarah terbentuknya Forum G20 ini sebagai upaya untuk mencari solusi atas kondisi perekonomian dunia yang saat itu dilanda krisis keuangan dunia pada tahun 1997-1999. Dan pada saat itu pertemuan para menteri keuangan serta Gubernur Bank Sentral, melibatkan negara-negara berpenghasilan menengah dan memiliki pengaruh ekonomi sistemik, termasuk Indonesia.

G20 memegang peran yang sangat penting dalam perekonomian global dimasa yang akan datang. Secara kolektif forum KTT G20 merepresentasikan sekitar 65 % penduduk dunia, 79 % Perdagangan global, dan 85 % Perekonomian dunia.

Forum ini melibatkan kepala negara dan kepala pemerintahan dari negara-negara anggota G20.
Indonesia akan menjadi presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022 di Bali.

Dengan Indonesia menjadi presidensi sudah seharusnya Indonesia masuk kedalam perekonomian global dan menjadi central ekonomi ASEAN. Indonesai dapat menodorong anggota G20 untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi global yang kuat, berkelanjutan, inklusif dan seimbang.

Indonesia dalam pertemuan ini bakal mewakili negara berkembang dari kawasan Asia Tenggara dan Indonesia menjadi perwakilan dunia islam. Indonesia harus mengambil peran penting dalam forum ini. Seperti mengusulkan inisiatif persoalan ekonomi-lingkungan dan ekonomi digital.

"Artinya dengan menjadi presidensi KTT G20 Indonesia bakal menjadi pusat perhatian dunia mulai dari penyelenggaraannya dan bagaimana posisi Indonesia diforum ini," ujarnya. Jumat, (8/04/22).

Indonesia pasti bisa mengambil peran tersebut, belajar dari sejarah Indonesia dibawah kepemimpinan Soekarno, bagaimana Indonesia dipandang mata dunia karena posisi nya yang jelas dalam kompetisi dunia yang ketat.

Tentu bersama sama kita berharap dari forum ini bakal hadir nya arah kebijakan dunia yang stabil, ekonomi yang kuat dan berkelanjutan dan perdamaian dunia.

"Apabila KTT G20 ini hanya sekedar formalitas tentu sangat disayangkan. Bersama sama kita mendukung forum ini dan berharap besar berjalan baik serta berdampak baik bagi masyarakat dunia," Harapnya. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

11 Calon TKI Ilegal Diamankan Koramil 01/Dumai Dan BP2MI

HUT || RRI

MERANTAU

Anggi Sukma Buana: Insya Allah Awal Bulan Desember

'Kader Instans vs Kader Militan'

Satu Jam Bersama Gubernur Riau Edy Natar, Mimpi Sang Visioner Nan Agamis

Kader Tinggalkan Partainya demi Maju Pilkada, Ini Kata Pengamat

Pilkada 2020 Arena Adu Kekuatan dan Potensi Perang Medsos

PONDASI || DISIPLIN KERJA

Seberapa Besar Efek Debat Capres-cawapres Bagi Pemilih Mengambang

Edukasi Hukum Equality Before The Law Dalam Sistem Peradilan Di Indonesia

Banteng Patah Tanduk, Amin Tutup Mata

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Peternak di Dumai Barat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat dari Pekarangan Warga

14 Juni 2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustaz Dennis Lim
13 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Dampingi Petani, Pekarangan Bergizi Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
13 Juni 2026
Ibu Muda di Kampung Penyengat Sungai Apit di terkam buaya Saat mandi di Sungai Metas
13 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif
12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 231 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 276 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1906 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1365 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 509 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved