FSBDSI Cabang Mabar Resmi Dibentuk, Ini Kata Ketua Terpilih
MANGGARAI BARAT, PANTAUNEWS.CO.ID - Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) cabang Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) secara resmi telah dibentuk.
Disaksikan oleh awak media ini, Sabtu (23/1/2021) di Kantor Sekretariat FSBDSI Mabar yang beralamat di Jl. Eduardus Sanggun SVD, Golo Koe, Gang Bintang Timur, Kelurahan Wae Kelambu, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rafael Taher, Ketua terpilih mengatakan, bahwa organisasi serikat buruh di Manggarai Barat telah hadir dan secara resmi sudah terbentuk.
Kepengurusan inti dalam struktur organisasi ini sudah terpilih berdasarkan prosedur/mekanisme demokrasi terbuka yakni hasil mufakat seluruh anggota serta merujuk pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
"Dengan telah terpilihnya semua pengurus inti melalui mekanisme demokrasi yakni hasil mufakat seluruh anggota yang telah bergabung di wadah ini, serta berpedomaan pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Itu berarti keberadaan wadah ini di Labuan Bajo, Manggarai Barat, mutlak dan secara resmi sudah sah dibentuk," kata Rafael.
Rafael melanjutkan, FSBDSI cabang Manggarai Barat memiliki tujuan dan manfaat yang sangat mulia dalam rangka memperjuangkan nasib para pekerja/buruh agar mereka memperoleh rasa keadilan, mendapatkan upah yang layak dan berwibawah, serta memperjuangkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) ketenagakerjaan.
Ia juga menjelaskan bahwa asosiasi ini, nantinya akan menjamin keamanan para pekerja agar terhindar dari tindakan semena-mena, intimidasi atau bentuk tekanan lain yang dilakukan majikan di perusahan tempat mereka bekerja. Kita harus memperjuangkan derajat dan martabat para buruh yang sering tertindas dan tidak dihargai.
"Kita menuntut kesetaraan hak para buruh selama mereka berada di tempat kerja, sehingga tidak boleh ada lagi yang namanya tindakan diskriminasi dan rasial terhadap kaum buruh, baik Suku, Ras, Agama dan Antargolongan (SARA)," tegas Ketua terpilih itu.
Selain itu, lanjut Rafael, bahwa tugas kita ke depan yakni melakukan advokasi masalah buruh karena fungsi wadah ini sebagai penyambung lidah antara buruh dan pengusaha, juga pemerintah. Kita juga akan bertemu dengan pihak legislatif dan penegak hukum di daerah ini untuk membicarakan jaminan keamanan bagi para pekerja di Manggarai Barat. Karena wadah ini memiliki hubungan Tripartit yakni hubungan antara buruh, pengusaha dan pemerintah.
Pada saat yang sama Rafael juga mengajak seluruh masyarakat terutama para pekerja yang saat ini bekerja di sektor manapun di Kabupaten Manggarai Barat ini terkhusus di Labuan Bajo agar bergaung ke dalam wadah ini. Karena wadah ini memiliki tujuan yang sangat baik guna membela kepentingan kaum buruh.
"Saya dan kita semua yang hadir di sini saat ini, berharap agar para buruh/pekerja yang ada di wilayah Manggarai Barat agar bergabunglah! ke dalam organisasi ini, karena kehadiran wadah ini di Manggarai Barat murni memperjuangkan hajat hidup orang banyak atau bonum commune," Ungkap Rafael mengakhiri pembicaraannya. (*)
Penulis: Richard Bon


Berita Lainnya
Jokowi Lantik Enam Mentri Baru Untuk Kabinet Indonesia Maju
Jaringan Aktivis Nusantara Apresiasi Kinerja Polri
Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru, Doakan Kedamaian dan Berkah bagi Bangsa
Bangun Komunikasi dan Sampaikan Aspirasi, PJS se-Indonesia sambangi Dewan Pers
Dukung Implementasi ESG Perusahaan, PT KPI RU Dumai Gelar Bulan Energy & Reduce Loss Tahun 2022
Forum BBM Kawal Dana Korupsi Timah: Bangka Belitung Harus Dapat Haknya!
Persiapan Pelatda 2025, KONI Jakarta Gelar Rakor Bersama Cabor
Riuh Erick Thohir Minta Toilet SPBU Gratis, Komentar Warganet Terbelah
KBO Babel dan PJS Gelar Seminar Usung Tema Keragaman Budaya Bangsa Perlu Dijaga
Kali ini, Sejumlah Menteri Jokowi Akan Dilaporkan ke KPK
Pembina DPP PJS Saipul A Mbuinga Dukung Persiapan Musda DPD PJS Provinsi Gorontalo
Pimpinan KPK: Jika Mertua Anda Menteri, Pemberian Bisa Dianggap Suap