• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Hukrim
  • Dumai

Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan

PantauNews

Selasa, 28 April 2026 19:46:51 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, DUMAI - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja PT ISS yang mengalami tangan tergilas mesin konveyor di area KCP PT. Ivo Mas Tunggal pada 05 Maret 2026 lalu, akhirnya memasuki fase penting. Ketua Umum Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP-Tekal), Ismunandar, resmi melaporkan dugaan kelalaian PT. Ivo Mas Tunggal ke Disnakertrans Provinsi Riau. 

Laporan tersebut kini telah diterima secara resmi oleh Disnakertrans Provinsi Riau, dibuktikan dengan tanda terima dokumen pengaduan. Langkah ini disebut sebagai awal terbukanya tabir dugaan pelanggaran serius dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan perusahaan tersebut. 

Ismunandar mengungkap sejumlah poin yang dinilai sangat mengkhawatirkan. Salah satunya, PT Ivo Mas Tunggal diduga mempekerjakan korban atas nama PA (Inisial) dalam kondisi belum terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan. 

“Ini persoalan serius, pekerja sudah dipekerjakan tetapi perlindungan dasarnya diduga belum diberikan. Bagaimana mungkin seseorang ditempatkan di area kerja berisiko tinggi namun status BPJS Ketenagakerjaannya belum jelas. Ini sangat memprihatinkan,” tegas Ismunandar. Selasa, (28/04/2026). 

Disebutkan pula, pada 11 Februari 2026 PT International Service System mengajukan nama pekerja tersebut kepada PT Ivo Mas Tunggal, lalu diterima aktif bekerja sejak 12 Februari 2026. Namun ironisnya, pekerja diduga sudah mulai bekerja sebelum status perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaannya jelas dan aktif. 

“Kalau benar pekerja mulai bekerja sebelum perlindungannya aktif, maka ini patut dipertanyakan. Jangan sampai keselamatan buruh dianggap sepele hanya demi kebutuhan operasional perusahaan,” ujar Ismunandar lagi. 

Lebih mencengangkan lagi, saat korban sedang bekerja dan kondisi mesin konveyor disebut dalam keadaan mati atau tidak beroperasi, tiba-tiba ada pekerja lain yang menghidupkan mesin tersebut. Akibatnya, tangan kiri korban tergilas balting konveyor hingga akhirnya harus diamputasi. 

"Ini bukan kejadian ringan. Bagaimana mesin bisa hidup saat ada pekerja masih berada di titik rawan. Di mana pengawasan, di mana SOP dan di mana penerapan K3 saat kejadian berlangsung. Ini harus dibuka seterang-terangnya,” kata Ismunandar. 

Peristiwa ini memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian fatal dalam sistem pengawasan kerja, prosedur pengamanan mesin, hingga lemahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jika benar, maka insiden ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan alarm keras atas buruknya manajemen keselamatan kerja. 

"Kami menduga ada kelalaian serius yang menyebabkan pekerja menjadi korban. Karena itu kami meminta Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Provinsi Riau turun tangan, memeriksa seluruh pihak terkait dan menindaklanjuti persoalan ini secara tegas. Jangan sampai kasus seperti ini dianggap biasa,” tegas Ismunandar. 

Kini publik menanti sikap tegas Disnakertrans Provinsi Riau dan Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Provinsi Riau. 

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada kejelasan dan pertanggungjawaban. Buruh jangan terus menjadi pihak yang paling dirugikan,” tutup Ismunandar.***

 


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Fap Tekal Resmi Daftarkan Aksi di Polres Dumai, Desak Pengusutan Dugaan Kelalaian PT KPI RU II

Dalam Rangka Operasi Tertib Ramadhan Lancang Kuning 2023, Polres Dumai Laksanakan Patroli Subuh

Unit Reskrim Polsek Bukit Kapur Amankan 4 Tersangka Pelaku Judi Mesin Ketangkasan

Praktisi Hukum Ini Pertanyakan Izin PKS PT SJML

Dugaan Pelanggaran K3 Berat di KPI RU II Dumai, Reinando: Ini Bukan Sekadar Lalai Tapi Mengorbankan Nyawa!

Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 2.500 Karung Bawang Ilegal dari Malaysia

Polda Riau Gulung 11 Pelaku Tindak Pidana PETI di Kuansing

Fap Tekal Ultimatum Pelindo: Jika Tak Ada Penyelesaian, Gerbang Akan Diblokade

Ternyata Penerima Kerja tidak Bisa Diminta Pertanggungjawabkan secara Perdata

Selamatkan 2 Ekor, Polres Rohil Ungkap Kasus Penganiayaan dan Penjagalan

Inspektorat Kampar Akui Ada Bacalon Kades Tebus Temuan Hingga Rp200 Juta Lebih

Salurkan Bantuan Ke Masyarakat Kurang Mampu, Polres Dumai Gelar Bhakti Sosial dan Kesehatan Polres Dumai

Terkini +INDEKS

Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan

28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 920 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 365 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1192 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 938 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved