• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Rohil

Ridayanti SH dan Kawan- Kawan Jangkau Daerah Bencana, Dari Brandan, Sibolga Hingga Ke Aceh Tamiang

PantauNews

Rabu, 17 Desember 2025 20:17:48 WIB
Cetak

ROHIL, PANTAUNEWS - Salah seorang warga Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Ridayanti SH merupakan salah seorang yang berani menjangkau daerah terkena bencana, dirinya melihat langsung di lapangan bagaimana kondisi  yang terjadi salah satunya di Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). 

Ridayanti menuturkan, awalnya mereka tergerak mendatangi daerah terkena bencana dan menyalurkan bantuan setelah mengetahui kejadian banjir bandang dan longsor terjadi di sejumlah daerah di Sumatera. Beberapa teman, yang merupakan alumni Fakultas Hukum, stanbuk 1984 Universitas Medan Area, Medan ada yang tinggal di daerah yang terkena bencana  yakni di Berandan dan Sibolga namun yang paling berat kerusakan bencana menurutnya ada di Aceh Tamiang.

"Yang di Aceh Tamiang ini, ada beberapa hari kami tak bisa menghubunginya, dan setelah ada sinyal mereka pakai starlink katanya, baru kami bisa menghubungi, dan video call. Alhamdulillah teman kami itu, bernama Dahman Siregar selamat," kata Ridayanti.

Namun terangnya seperti dituturkan Dahman, kondisi terkena bencana itu hanya selamat dengan pakaian yang menempel di badan. 

Dahman berhasil menyelamatkan mami-nya, dan isterinya saat banjir bercampur lumpur dan kayu menerjang. Mereka bertiga kemudian berhasil naik di atap seng sebuah rumah dan bertahan selama tiga hari tiga malam di atas sampai akhirnya datang pertolongan dari relawan.

"Dia bersama ibu dan isterinya, tiga hari tiga malam bertahan, tak makan tak minum, dan kondisinya hujan turun," ujar Ridayanti.

Informasi diperoleh terangnya, sebelum banjir bandang, longsor menerjang sudah ada banjir melanda dan masuk ke dalam rumah dengan ketinggian air hingga mata kaki. Namun masyarakat menganggap banjir itu seperti fenomena biasa saja. Tak disangka, pada dini hari sekitar pukul 15.00 WIB banjir, dan lumpur menerjang tak terbendung yang berlangsung dalam waktu yang begitu cepat. 

"Isterinya hampir tak selamat, waktu itu meskipun pandai berenang tapi karena yang datang itu lumpur, bagaimana bisa bergerak. Untunglah dia bisa menyelamatkan isterinya," kata Ridayanti.

Setelah pertolongan tiba, Dahman diungsikan ke masjid di Aceh Tamiang yang keberadaannya tak jauh dari Mapolsek Aceh Tamiang. Namun sehari di tempat pengungsian itu, ibu Darman wafat.

Selanjutnya para alumni mengumpulkan donasi, dan dibelikan pakaian, makanan. Empat orang alumnus hukum tersebut berangkat dan sampai di lokasi pada Ahad (14/12/2025) kemarin.

Bantuan makanan yang telah disediakan kemudian di bagikan di jalan-jalan yang dilintasi, meksipun terangnya hanya sedikit berupa dua butir telur, snack tango, dan minuman mineral. Ekspresi masyarakat yang menerima bantuan menurut Rida, tak dapat dilukiskan bagaimana bahagianya mereka.

Di lapangan tambah pengacara ini, ketinggian lumpur memang luar biasa. Rumah-rumah digenangi lumpur dan tertutup hingga atap, bahkan banjir menutupi hingga ketinggian pohon sawit.  

Hal menyedihkan lainnya para pengungsi tak mendapatkan tempat yang layak, mereka terpaksa di tenda, atau di rumah namun berisikan puluhan orang, atau di masjid dan di fasilitas publik yang masih bisa dipergunakan. 

"Jadi hancur, dan untuk listerik pun sempat menyala tapi  hanya satu jam. Tak ada yang dapat dilakukan, mereka sangat membutuhkan bantuan makanan, kalau pakaian menurut mereka tak butuh lagi, satu-dua pasang pakaian sudah cukup. Yang penting saat ini adalah makanan, minuman, air bersih," katanya. Saat tiba di sana tambahnya, saat itu sudah memasuki hari ke-19 bencana terjadi namun permasalahan dasar seperti air bersih pun tidak tersedia. 

Ridayanti menilai pemulihan daerah bencana itu akan  memakan waktu yang lebih lama dari yang diperkirakan. Karena kondisi lumpur yang menghantam, telah mengeras. Tanaman-tanaman yang tertimbun mengalami kerusakan, belum lagi kerusakan rumah, fasilitas umum dan lain-lain. 

"Jadi kalau tak ditetapkan sebagai bencana nasional, kami pesimis 10 tahun kedepan bisa terbangun lagi," keluhnya sedih. (HSY)


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Hari Pertama Kerja, Pj Bupati Inhu Gelar Jumpa Pers

Anjangsana ke Anggota Derita Sakit Menahun, Waka Polres Inhu Berikan Tali Asih

Proses Penanggulangan Banjir Rob, Walikota Dumai Tinjau Langsung Kelapangan

Bupati Kasmarni Sampaikan Usulan Untuk Pembangunan Jembatan Pulau Bengkalis

Jika Perangai PT PHR Masih Seperti Sebelumnya, Ketum LAMR Dumai: Sebaiknya Angkat Kaki Saja dari Bumi Lancang Kuning Ini

LSM Komunitas Pemberantas Korupsi Akan Surati Kajari Bengkalis

FSPMI Dumai dan Media Turun ke Jalan, Tebar Takjil dan Santunan untuk Kaum Dhuafa di Bulan Ramadan

BAPERA Dumai Adakan Rapat Pembentukan Pengurus, Endi Castelo: Semangat Dan Saling Bekerjasama Dalam memajukan Organisasi

Personil Brimob Riau Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap ke 2

Pesan Bupati Rohul Kepada 19 Kades Terpilih Tahun 2021

Babinsa Serda Roni Patroli dan Sosialisasi Rutin Stop Karhutla Di Kelurahan Bukit Nenas

Ajak Tim Gakkum LHK Pusat, KNPI Riau Siap Fasilitasi Menuju Desa di Gunung Sahilan Kampar

Terkini +INDEKS

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati

11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 500 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved