• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini
  • Pekanbaru

Antara Modernitas dan Nostalgia: Kisah Warga Tepian Sungai Siak di Pekanbaru

PantauNews

Rabu, 21 Mei 2025 14:04:24 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, PEKANBARU — Di tengah derap modernisasi Kota Pekanbaru, kehidupan masyarakat tepian Sungai Siak (dulu dikenal sebagai Sungai Jantan) menyimpan kisah unik tentang ketegangan antara kemajuan dan tradisi. Meski jembatan-jembatan megah seperti Jembatan Siak I hingga IV telah menjadi simbol konektivitas, segelintir warga masih bertahan dengan cara hidup lama: menjadi nelayan atau penyeberang sampan.  


Di ujung Jalan Sudirman, dekat Jembatan Siak IV, jejak sejarah Pelita Pantai masih tersisa. Di sana, beberapa perahu sampan tertambat di tepian, siap mengantar penumpang yang memilih rute singkat menyeberang sungai. Meski peminatnya kian sepi, para pendayung seperti Abdul Rahman (52) mengaku tetap bertahan. 

"Ini warisan orangtua kami. Meski sekarang lebih sepi, masih ada warga sekitar atau pelancong yang ingin merasakan sensasi tradisional," ujarnya.  

Jasa penyeberangan sampan ini dulunya menjadi tulang punggung transportasi sebelum jembatan dibangun. Kini, di bawah bayang-bayang Jembatan Siak I yang ramai dilintasi kendaraan, aktivitas itu lebih mirip lukisan hidup yang perlahan memudar.  


Bagi generasi 1980-an, Sungai Siak adalah ruang bermain dan sumber kehidupan. Mandi, memancing udang, atau menyusuri sungai dengan sampan dari daerah Tampan hingga Jembatan Siak I menjadi ritual sore yang tak terlupakan. 

"Dulu, di bawah balok kayu yang mengapung, kami bisa menjaring udang besar. Sekarang, airnya sudah berbeda," kenang Hasan Basri (60), warga yang telah puluhan tahun bermukim di tepian sungai.  

Namun, Sungai Siak tak sepenuhnya kehilangan pesona. Di sore hari, kawasan sekitar Jembatan Siak I ramai dikunjungi warga yang menikmati jagung bakar sambil menatap kemerahan langit senja. Tak jauh dari situ, Wan Resto menjadi destinasi favorit untuk bersantai sambil menyeruput kopi, dengan pemandangan jembatan dan sampan-sampan yang lalu-lalang di kejauhan.  



Pemerintah setempat mulai menggarap potensi wisata tepian sungai. Rumah Tuan Kadi, salah satu ikon bersejarah, kini menjadi titik kunjungan wisatawan. Sayangnya, perkembangan ini belum sepenuhnya menyelamatkan tradisi lokal. 

"Kami ingin ada sinergi antara pembangunan dan pelestarian budaya sungai. Sampan bukan sekadar transportasi, tapi bagian dari identitas kami," tegas Sofyan, penulis sekaligus pemerhati lingkungan.  

Di tengah gemuruh kemajuan, sampan-sampan yang masih setia tertambat di pinggir Sungai Siak menjadi saksi bisu pergulatan antara masa lalu dan masa kini. Mereka mengingatkan kita bahwa di balik megahnya jembatan dan gedung, ada denyut kehidupan yang bertahan dengan caranya sendiri.  

Sungai Siak terus mengalir, membawa cerita dari masa ke masa. Di sini, modernisasi dan nostalgia tak selalu bertolak belakang—mereka berdampingan, seperti dua sisi mata uang yang sama. 

Oleh: Sofyan | Dewan Pakar DPP RMB-LHMR/Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Rapid Test

HUT || RRI

Gema

PENGELOLAAN ANGGARAN

MAKNA || Persahabatan

NU.. The Real Power of Civil Sociaty

HUT || RRI

Hari Buruh, Ancaman Pengangguran, dan Masa Depan Buruh Indonesia

Siapa yang Bersalah Terkait Kelangkaan Minyak Goreng?

Heboh, Warga Binaan Bermesraan Di Lapas Bangkinang

KADO || HUT RI KE 77

Tahniah Milad ke-513 Tahun Negeri Junjungan

Terkini +INDEKS

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati

11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1879 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 500 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved