• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Opini

Pendidikan Politik Anak Sekolah, Walikota Pariaman 'Stop BaPer'

PantauNews

Jumat, 18 Februari 2022 13:14:31 WIB
Cetak
Bagindo Yohanes Wempi, 'Labai Korok Pariaman'

PANTAUNEWS.CO.ID - Jabatan anggota dewan dengan partai politik ibarat dua sisi mata pisau, keduanya sisinya saling terkai dan terikat. Jika seorang anggota dewan memberi dana PoKir berarti anggota dewan tersebut memiliki kedekatan dengan tempat dana itu direaliasikannya.

Otomatis sangat wajar jika anggota dewan atau pihak menerima bantuan PoKir tersebut menjelaskan asal partainya. Apa partai yang telah membuat beliau duduk menjadi anggota DPRD (pusat, propinsi dan Kab/Kota). Jadi tidak perlu pihak lain BaPeran seperti kasus Walikota Pariaman, Genius Umar di SMA 1 Kota Pariaman (Baca KlikSumbar 14 Februari 2022)

Ungkap diatas Penulis uraikan berdasarkan tanggapan terhadap pemberitaan situs web KlikSumbar yang isinya "Walikota Pariaman Genius Umar terpancing emosinya begitu tahu ada praktek politisasi ke siswa di SMA 1 Pariaman berkedok pengecekan dana Pokir oleh Anggota DPRD Sumbar, Senin 14 Februari 2022.

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19

Dari unggahan instagram @geniusumar bisa ditarik benang merah, bahwa tugas anak pariaman itu belajar dan raih prestasi akademik, jangan direcoki politik praktis bung.

Genius mengetahui itu dan datangi SMA 1 Pariaman menyaksikan praktek begituan langsug mengambil mikrofon dan mengajak siswa tak pikirkan politik praktis seperti diunggah di instagram @geniusumar, Senin 14 Februari 2022 pagi tadi".

Penulis berharap ungkapan klikSumbar ini salah, kondisi Genius Umar tidak dalam kodisi bawa perasan (BaPer) dalam menegelola pemerintah kota karena sebetar lagi, tahun 2024 akan Pilkada, tahu-tahu ada anggota dewan propinsi ganteng, aktivis, banyak bekerja dari pada ngoceh memberi dana PoKir di SMA N 1 Kota Pariaman yang menggangu kondisinya.

Sama-sama diketahui jika Pilkada akan digelar satu-satunya lawan berat Genius sebagai kandidat Walikota Pariaman nanti adalah berasal dari alumni SMAN 1 Kota Pariaman atau berasal dari SMK 1 atau SMK 2 Pariaman atau memang hasil survey sekarang Genius tidak populer dikalangan melineal, anak sekolahan.

Penulis agak tersenyum-senyum membaca berita tersebut, postingan Genius di Instagram pribadi. Tapi Penulis paham juga bahwa semua orang Pariaman tahu betul seperti apa krakter asli Walikota Pariaman tersebut, demi masyarakat Pariaman kondusif maka kita letak saja karakter Genius dikursinya. 

Pendidikan politik sangat perlu diberikan terhadap anak sekolah (SMA/SMK/MAN/SMP). Apalagi pendidik politik jujur, bersih yang berkaitan dengan anggota dewan propinsi memberikan dana PoKirnya dalam bentuk membangun masjdi dilingkungan sekolah. (Maaf) tidak ada anggota dewan yang berani meletakan PoKir untuk bangun masjid Sekolah. 

Apalagi anggota dewan tersebut memiliki integritas tinggi, harus diberikan pendidikan politi kepada anak sekolah seperti Sosok Muhamma Ridwan yang dari awal dilantik menjadi anggota DPRD Propinsi telah berkomitmen dan merealisasikan semua gajinya untuk anak yatim piatu. Dan banyak hal lain prilaku memiliki integritas tinggi yang dicontohkannya.

Andaikan generasi sekolah SMA 1 Kota Pariaman sekarang itu diberi pendidikan politik, memilih politisi seperti Ridwan tersebut, sudah cocok, jelas tidak ada cacat secara secara politik, kecuali beliau tidak mau membelikan rokok.

Maka jika anak sekolah diberi pendidikan politik diyakin kedepan Kota Pariaman tidak ada lagi kasus korupsi seperti kasus tersangka RSUD sekarang. Atau Indonesia akan menjadi hebat dengan pendidikan politik awal untuk anak sekolah itu malin politik. (*)

Ditulis oleh: Bagindo Yohanes Wempi

'Labai Korok Pariaman'


 Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Dumai berhasil ungkap kasus tindak pidana penganiayaan

Peran Manajemen Pemasaran dalam Perspektif Teamwork

Muara Polemik PPDB Online Dikembalikan Kepada Pihak Sekolah

Eksekutif dan Legislatif Cenderung Masih Pandang Sebelah Mata Terhadap Media Online

HARI PERHUBUNGAN NASIONAL

Saling Kejar-kejaran Dukungan, Pilkada Dumai Jangan Hanya Sebuah Konstelasi Politik

MAKNA || BERPIKIR POSITIF

RSUD Dumai Akan Lakukan Pembenahan Pelayanan RSUD Yang Lebih Baik

Pemimpin Inspiratif: Calon Wali Kota Dumai Nomor Urut 3

Perubahan Organisasi dan Efektifitas Organisasi

NU.. The Real Power of Civil Sociaty

PENGELOLAAN ANGGARAN

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 303 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1508 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved