Dugaan Kecurangan Pemilu Muncul dengan Pergantian Kalapas di Seluruh Lapas
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, Wihadi Wiyanto, mengungkapkan dugaan kecurangan pemilu yang terendus terkait serentetan pergantian Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas). Dalam rapat kerja bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly, Wihadi mempertanyakan motivasi di balik pergantian seluruh Kepala Lapas menjelang Pemilihan Umum.
"Pertanyaannya sekarang, ada apa ini dekat-dekat pemilu, Kalapas diganti semua," ucap Wihadi.
Wihadi menduga adanya pakta integritas yang dibuat oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) kepada seluruh Kalapas, dengan tujuan memenangkan calon tertentu pada Pemilu mendatang.
"Saya melihat di sini memungkinkan terjadi kalau di Lapas," tegas Wihadi.
Pendapat Wihadi didasarkan pada keyakinannya bahwa di seluruh Lapas terdapat TPS Khusus, di mana semua petugas pemungutan suara adalah sipir.
"Artinya itu gak perlu nyoblos, yang nyoblos sipir aja itu bisa," ungkapnya.
Wihadi memperingatkan bahwa Lapas menjadi tempat yang sangat rawan untuk disalahgunakan guna mendulang suara dari para warga binaan. Meskipun dugaan ini belum didukung oleh bukti konkret, pernyataan tersebut menarik perhatian terhadap potensi risiko kecurangan pemilu di lembaga pemasyarakatan. Hal ini juga menandakan kebutuhan untuk memastikan integritas proses pemilu di berbagai sektor, termasuk di dalam penjara.


Berita Lainnya
Masyarakat Rohul Minta Dilibatkan, Formappi: Kita Akan Bongkar, Siapa itu Sari Antoni
RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang Rayakan Hari Jadi Ke-4
Pemdes Kadilangu Kabupaten Kendal Lakukan Vaksinasi Lansia
Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan Kepada Kapolresta Tangerang
Kebakaran Lahan Pertamina RU II Dumai, Asap Banyak 'Mancing' Perhatian Warga
Lurah M Sobri Pimpin Sertijab Ketua RW 08 Kelurahan Gembor Kota Tangerang
Kapolres Dumai: Semoga Kota Dumai Tetap Aman, Damai dan Kondusif
Ketua beserta Komisioner KPU Sambangi Kantor DPRD Kubu Raya
Selama Operasi Seulawah 2020, 693 Kendaraan Ditilang
Pinjaman PAD yang Dilakukan Kadishub Dumai, Ahli: Uang Kas Daerah Uang Rakyat
Kriminalisasi Wartawan di Gedung DPRD Riau dan Dituduh Maling, Aktivis Larshen Yunus 'Berang'
TNI-Polri dan Stakeholder Manggarai Barat Bagi 3300 Masker Gratis