• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim
  • Inhu

Bandar Sabu di Inhu, Brem Tambunan Dibekuk Bersama 3 Wanita Kaki Tangannya

PantauNews

Kamis, 20 Oktober 2022 22:23:01 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Indrianto Tambunan alias Anto alias Brem Tambunan (38) warga Kelurahan Sekar Mawar, Kecamatan Pasir Penyu dibekuk Satres Narkoba Polres Inhu Polda Riau.

Pecatan polisi ini merupakan bandar besar sabu nomor wahid (satu) diwilayah Kabupaten Inhu terkenal licin bagaikan belut ini sudah bertahun-tahun menggeluti bisnis sabu.

Kabar yang beredar dilapangan, pecatan polisi karena disersi ini merupakan bandar besar nomor satu. Konon kabarnya, kaki tangan dan para pengedarnya ada disejumlah desa hingga pelosok desa di kecamatan di Kabupaten Inhu.

Meski pria asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini sudah sekian lama menjadi Target Operasi (TO) Satres Narkoba Polres Inhu tapi sulit ditangkap. 

Dalam pelariannya (sembunyi-red) Brem Tambunan berpindah-pindah tempat. Selain memiliki beberapa rumah tinggal disejumlah daerah di Kabupaten Inhu, Brem Tambuman juga memiliki sejumlah kenderaan pribadi (mobil) berbagai jenis. Sehingga aparat kepolisian sulit mengendus keberadaannya.
Kaki tangan maupun mata-mata (spion) Brem Tambunan, yang juga sebagai pengedar barang haram miliknya ada dimana-mana. Hal itu membuat dirinya 'aman' dari kejaran polisi.

Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Pepatah ini cocok diberikan kepada Brem Tambunan.  Pelariannya berakhir saat personel Satres Narkoba Polres Inhu membekuknya pada Senin (17/10) lalu bersama tiga teman wanitanya yang juga pengedar sabu.

Ketiga wanita itu, CL alias Ucy (22) warga Desa Pasir Ringgit, Kecamatan Lirik, DN alias Diana (35) warga Desa Pontian Mekar, Kecamatan Lubuk Batu Jaya dan IP alias Putri (29) warga Simpang Empat Belilas, Kecamatan Seberida dibekuk ditempat dan waktu berbeda pada Senin hingga Selasa (17-18/10) dini hari.

Dari tangan keempat bandar sabu itu polisi menyita barang bukti sabu dan pil ekstasi dalam jumlah besar.

Plh Kapolres Inhu Kompol Dwi Yatmoko melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu Aipda Misran kepada awak media, Kamis (20/10) mengatakan, Brem Tambunan ditangkap setelah sebelumnya polisi menciduk tiga wanita pengedar narkoba tersebut.

Upaya pengembangan dilakukan polisi setelah mengungkap kasus peredaran narkoba didua kecamatan, yakni

Kecamatan Pasir Penyu dan Kecamatan Lirik dengan tersangka Ucy, Diana dan Putri. Kabarnya, ketiganya kolega dekat Brem Tambunan, selama menjalakan bisnis serbuk kristal putih.

"Si Brem Tambunan ini sudah lama menjadi Target Operasi (TO) Satres Narkoba Polres Inhu," kata Misran.

Misran menuturkan, kronologis penangkapan Brem Tambunan, setelah personel Satres Narkoba Polres Inhu menerima informasi sering transaksi narkoba di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Sidomulyo, Kecamatan Lirik tepatnya disebuah mini market didesa tersebut.

Kemudian, kata Misran, setelah menerima laporan dari anggotanya, Kasat Narkoba Polres Inhu AKP Agi Vidata Ketaren mengintruksikan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan.

Dalam beberapa hari penyelidikan, pada Senin (17/10) malam, Tim Opsnal menerima informasi akan ada transaksi sabu di sekitar mini market di Desa Sidomulyo.

Tim mengintai disekitar mini market. Dan benar saja, sekira pukul 23.55 WIB tim melihat seorang wanita naik sepeda motor matic merek Honda Scoopy dengan gerak-gerik seperti menunggu seseorang.

Sejurus kemudian, datang seorang tidak dikenal mendekati wanita tersebut, yang kemudian diketahui bernama Ucy. Tidak ingin target lolos, tim bergerak cepat untuk mengamankan kedua orang yang sedang transaksi itu.

Namun, tim hanya berhasil menangkap Ucy, sedangkan orang tidak dikenal itu berhasil lolos dari sergapan polisi.
Ucy sempat membuang sesuatu ke tanah tapi ketahuan oleh tm. Saat diambil, benda terbungkus kertas tisu itu ternyata pil ekstasi warna kuning dengan gambar kuda. 

Sepeda motor Ucy digeledah dan kembali ditemukan satu butir.pil ekstasi serupa. Kepada tim, Ucy mengaku mendapatkan dua butir pil ekstasi itu dari Diana.

Kepada tim, Ucy 'bernyanyi' jika Diana kerap mangkal disebuah cafe remang-remang yang berada dalam areal kebun kelapa sawit di Kelurahan Tanah.Merah, Kecamatan Pasir Penyu.

"Berangkat dari nyanyian Ucy itu, tim menuju ke cafe sawitan. Waktu tengah malam afau Selasa (18/10) dini hari tepatnya pukul 00.15 WIB, tim tiba di cafe tersebut," terang Misran.

Dari dalam cafe itu tim mengamankan dua wanita yang mengaku bernama Diana dan Putri. Kemudian cafe tersebut digeledah, termasuk badan Diana dan Putri tidak luput dari pemeriksaan.

Penggeledahan itu membuahkan hasil, tim menemukan 36 butir pil ekstasi berbagai bentuk dan warna siap edar. Penggeledahan cafe terus dilakukan dan lagi tim menemukan 40 paket sabu siap edar dengan berat kotor 11,63 gram.

Seperti Ucy, Diana dan Putri juga ikut 'bernyanyi' dengan mengatakan jika sabu dan pil ekstasi itu milik bosnya. 

Tidak lama berselang datang satu buah mobil jenis Daihatsu Xenia Nopol B 2095 FMA. Didalam mobil tersebut ada.dua orang pria, yang kemudian diketahui pemilik cafe tersebut bersama Brem Tambunan.

Tim bergerak cepat mencoba mengamankan keduanya tapi hanya Brem Tambunan yang berhasil dibekuk. Sedangkan pemilik cafe berhasil kabur masuk kedalam kebun kelapa sawit dan menghilang dalam kegelapan malam.

"Saat digeledah tim tidak menemukan barang bukti di badan Brem Tambunan. Tim tidak menyerah, Brem terus diinterogasi dan akhirnya mengaku ada menyimpan sabu dirumahnya di Kelurahan Sekar Mawar," beber Misran.

Dari rumah Brem Tambunan, sambung Misran, tim menemukan dua paket sabu siap edar, timbangan elektrik dan plastik klip putih bening.
"Keempat tersangka berikut barang bukti diamankan di Polres Inhu. Sedangkan pemilik cafe masih dalam pengejaran tim dilapangan," tutup Misran. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Enak Sekali, 2 Oknum Polisi Pemeras Turis Jepang Cuma Disanksi Disiplin

Delapan Paket Sabu Berhasil Disita Satres Narkoba Dari Tangan Dua Pelaku

Sopir Pajero Sport Penabrak Pesepeda hingga Tewas di Pekanbaru Jadi Tersangka

Skandal PT KPI RU II Dumai: Dugaan Rekayasa Fitnah Rp 2,3 Miliar Masuki Babak Baru

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Cilacap Geledah Kantor Desa Bulupayung

Kapolresta Pekanbaru: Proses Terus Berlanjut, Berkas Perkara Sudah Dikirim Ke Kejaksaan

Dua Tersangka Pelaku Curat Diringkus Unit Reskrim Dumai Barat

Polres Rokan Hilir Gelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat 83 Personel Periode 1 Januari 2026

Satnarkoba Polres Bengkalis Berhasil Tangkap Bandrek Bandar Sabu di Kecamatan Bathin Solapan

Kejari Pekanbaru Buru DPO Kasus Korupsi Uang Negara

Unit Reskrim Polsek Dumai Kota Ringkus Tersangka Pencurian Spesialis Sarang Burung Walet

Terpilih Jadi Ketua RT 023 Bagan Jawa, Sutrisno Komitmen Bawa Perubahan Nyata Di Lingkungannya

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Peternak di Dumai Barat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat dari Pekarangan Warga

14 Juni 2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustaz Dennis Lim
13 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Dampingi Petani, Pekarangan Bergizi Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
13 Juni 2026
Ibu Muda di Kampung Penyengat Sungai Apit di terkam buaya Saat mandi di Sungai Metas
13 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif
12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 231 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 276 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1906 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1365 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 509 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved