Menyonsong Satu Abad Nahdlatul Ulama
MWC NU Pangkalan Kerinci Gelar Khitanan Massal
PANGKALAN KERINCI, PANTAUNEWS.CO.ID - Moment liburan sekolah tahun ini dimanfaatkan oleh pengurus MWC NU Pangkalan Kerinci untuk menyelenggarakan kegiatan Bhakti Sosial berupa khitanan massal.
Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama MWC NU Pangkalan Kerinci dengan RSIA Harapan Bunda Pangkalan Kerinci. Acara yang diadakan pada hari minggu tanggal 26 Juni 2022 bertempat di RSIA Harapan Bunda yang beralamat di jalan akasia Pangkalan Kerinci tersebut diikuti kurang lebih 19 orang anak. Sementara kuota yang direncana hanya untuk 15 anak saja. Berhubung persiapan yang begitu singkat.
Proses khitan langsung ditangani oleh dr. Biran Affandi selaku direktur RSIA Harapan Bunda beserta tim dokter dan para medis lainnya.
Warsito selaku ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa peserta khitanan massal ini disamping gratis anak-anak juga mendapatkan peci, sarung, baju, uang saku dan bingkisan cindera mata lainnya yang disediakan oleh MWC NU Pangkalan Kerinci dengan melibatkan banom-banom di dalam NU di antaranya LAZISNU tiap ranting yang ada di wilayah MWC NU Pangkalan Kerinci.
Acara ini juga mengundang Bupati sekaligus Ketua PC NU Pelalawan, camat, lurah, tokoh masyarakat, Ketua banom dilingkungan NU dan di hadiri oleh Ketua MWC NU Pangkalan Kerinci seluku penyelenggara kegiatan.
Dalam sambutannya Ketua MWCNU Pangkalan Kerinci Ustadz Muhammad Jamal menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada panitia dan seluruh fihak yang terlibat dalam mensukseskan kegiatan khitanan massal ini. Sebagai Ketua yang baru saja terpilih beliau menyebutkan "ini kegiatan yang pertama dan kedepan terus akan menyelenggarakan kegiatan/aksi-aksi nyata yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti masalah sosial, peningkatan ekonomi, pendidikan dll " sambungnya.
Ust. Ahmad Jazuli, ST selaku sekretaris PC NU Pelalawan mewakili Ketua PC dalam sambutannya juga menegaskan peran organisasi besar Nahdlatul Ulama harus benar-benar bisa dirasakan masyarakat luas, tidak hanya warga nahdliyyin dan umat islam semata tapi seluruh masyarakat Pangkalan Kerinci. Terbukti giat khitanan massal hari ini juga diikuti oleh seorang anak dari keluarga non muslim. "Kita harus mampu menyujudkan islam rahmatan lil alamiin di tengah-tengah masyarakat" Imbuhnya.
Ir. H. Aladdin Sirait mewakili orang tua/wali peserta mempunyai kesan yang sangat mendalam dengan acara tersebut dengan mengucapkan " banyak terimakasih kepada MWC-NU dengan semua jajaran nya dan juga panitia penyelenggara kegiatan ini dan juga kami sangat memberikan apresiasi dengan kegiatan Sosial kemanusiaan ini, yang mana pada kegiatan khitanan massal hari ini bukan hanya Muslim, tapi ada Kristiani (Anak dari pak Sudirman Panjaitan). Hal ini sangat membuka hati masyarakat pangkalan kerinci. Kami mendo'akan semoga semua Pengurus MWC-Pangkalan kerinci tetap amanah dalam melaksanakan program2nya, baik pendidikan, sosial kemanusiaan di Pangkalan Kerinci khususnya dan Kabupaten Pelalawan umumnya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kesehatan terkhusus kepada MWC-NU Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan" kesannya.
Terakhir acara ditutup dengan doa dan pesan agama terutama ditujukan kepada anak-anak yang baru saja selesai dikhitan yang disampaikan oleh Buya Hajrul Aswat. (rls)


Berita Lainnya
Bupati Rohil Instruksikan DLH dan PU Lakukan Normalisasi Untuk Mengatasi Banjir
Lomba Lari Bhayangkara Run Polres Inhu 2023, Semarak dan Berhadiah
DPRD Tak Membahas LKPJ Anggaran 2020, APBD Inhu Bermasalah
Sulap Jelantah Jadi Bibit, PT KPI RU Dumai Tanam 1.000 Pohon Tabebuya dan Meranti
Brimob Polda Riau Perketat Penyekatan dan Pembubaran Kerumunan
Ketum Santri Tani NU Berbagi Al Quran Serta Paket Sembako Untuk Masyarakat
Sambut HDKD Ke-78, Rutan Rengat Laksanakan Pembukaan Porseni
Menteri Keuangan Pangkas Mekanisme Pemajakan Pulsa, Begini Penjelasannya
Bulan Ini KPU Inhu Mulai Verifikasi Faktual Parpol Peserta Pemilu 2024
Patut diapresiasi, Polsek Tandun bantu terlapor pencurian buah sawit Perkebunan
Tunaikan Janji Kepada Warga Pujakesuma Kota Dumai, Ini Pesan Anggota DPR RI Syamsurizal
Pelabuhan Dumai Belum Terima Kepulangan Pekerja Migran Indonesia