Terkendala Kesehatan, Vaksinasi Nakes Di Pekanbaru Tak Berjalan Mulus
PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Proses vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Pekanbaru tidak sepenuhnya mulus. Hingga Sabtu lalu, 533 Nakes belum bisa divaksin.
Tahap pertama ada sebanyak 5.510 Nakes di Pekanbaru menjadi penerima vaksin. Dari jumlah itu, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mendata baru 1.014 Nakes yang baru divaksin. Sisanya masih dalam proses. Jumlah itu dihimpun dari 18 Puskesmas dan 9 Rumah Sakit.
"Sampai sore kemarin, sudah 1.014 tenaga kesehatan disuntik vaksin. Namun, ada juga tenaga kesehatan yang ditunda divaksin," kata Sekretaris Diskes Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih, Senin (25/01/2021).
Sedangkan 533 Nakes harus ditunda vaksinasi lantaran terkendala kesehatan. Sebagian dari mereka ada yang mengalami tensi tidak normal, gula darah tidak normal, dan memiliki penyakit bawaan.
"Vaksinasi ditunda hingga kondisi tubuh mereka dinyatakan stabil," kata dia.
Ia mengungkapkan, untuk tahap awal Pemko mendapat sebanyak 11.040 dosis vaksin jenis Sinovac dari (Pemerintah Provinsi) Pemprov Riau. Satu penerima vaksin bakal mendapat masing-masing dua dosis vaksin. Penyuntikan vaksin pertama mendapat satu dosis, dan menyusul 14 hari berikutnya satu dosis vaksin lagi.
"Kita targetkan untuk tahap awal nakes ini bisa selesai 1 bulan," jelasnya.(*)
Sumber: Mediacenter.riau.go.id


Berita Lainnya
Polres Dumai Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-67 Tahun 2022
Satlantas Polres Inhu Segera Tindak Truck ODOL
Wirid Remaja Masjid Darul Falah Gurun Panjang Kembali Diaktifkan
Polresta Pekanbaru Jaring Puluhan Pemuda Pemudi Langgar Prokes Covid-19
Pemko Pekanbaru: Kurang Sinkronisasi Reses dan Anggaran
Warga Nyaris Bentrok Dengan Pekerja Lepas Salah Satu Perusahaan di Inhu
Pesan Bupati Rohul Kepada 19 Kades Terpilih Tahun 2021
Bupati Rohil, Resmi Menyandang Gelas Magister Sain (M,SI)
Paska Hearing Proses Perpanjangan HGU Dengan Komisi II DPRD Rohul, Masyarakat Rokan IV Koto Menolak HGU 2 PT SAI
Ratusan Warga Tuntut Plt Bupati Rohil, Mutasi Penghulu Picu Kegaduhan
Berlaku PPKM Level 3, ASITA Riau: Boleh Lakukan Perjalanan dengan Prokes Saat Nataru
Pengamat: Apakah Berani Walikota Umumkan Hasil Assessment?