Sudut Pandang Masyarakat Terhadap Partai Politik
Oleh : Asep WW
Secara manusiawi, kita sebagai makhluk sosial tentunya akan memiliki sikap,pola pikir atau sudut pandang yang berbeda.
Perbedaan tersebut bisa timbul dari latar belakang, sosial ekonomi maupun lingkungan masyarakat sekitar
Begitupun pandangan,sikap atau pola pikir masyarakat terhadap partai politik, tentunya akan berbeda juga.
Bila kita mencoba mencermati kondisi masyarakat saat ini, khususnya di Kota Tangerang sepertinya cenderung kurang begitu tertarik, pasiv, masa bodoh bahkan ada yang tidak percaya dengan partai politik
Untuk membuktikan kecenderungan tersebut para aktivis partai politik bisa melakukan survei terhadap kondisi masyarakat tersebut, hal itu penting untuk dilakukan sebagai bahan evaluasi .
Evaluasi perlu dilakukan, untuk mengantisipasi atau menghindari langkah - langkah yang sebelumnya kurang tepat dilakukan.
Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, tentunya memang tidak semua masyarakat pasiv, masa bodoh atau tidak percaya terhadap partai politik. Masih cukup banyak masyarakat yang cerdas, peduli , percaya berharap kepada partai politik menjadi sebuah kekuatan luar biasa mendorong laju roda pembangunan bergerak kearah yang jauh lebih baik.
Masyarakat yang cerdas dan peduli, akan mencoba membangun komunitas untuk mendorong partai politik agar menjadi bagian yang menyatu dengan harapan masyarakat. Yaitu partai politik yang di dalamnya cukup banyak tergabung kader - kader yang sudah terbukti memiliki loyalitas, dedikasi , kepedulian serta keberanian yang tinggi dalam menyikapi Kebijakan pemerintah yang dipandang kurang ada keberpihakan kepada masyarakat. Kader - Kader yang tidak cenderung memiliki ambisi alias tidak mengedepankan kepentingan pribadi, kelompok maupun agama.
Dua tahun kedepan masyarakat Indonesia akan kembali merayakan pesta demokrasi, jauh hari sebelumnya pola pikir,sudut pandang atau sikap kurang baik masyarakat terhadap partai politik secara perlahan harus sudah mulai diluruskan
Negara kita adalah negara demokrasi yang tidak yang tidak bisa terlepas dari kekuatan partai politik, artinya kekuatan partai politiklah yang mendominasi sekaligus mempengaruhi kebijakan - kebijakan pembangunan dari tingkat daerah sampai tingkat pusat.
Dengan demikian maka , bila memang kita merasa menjadi bagian masyarakat yang peduli terhadap perkembangan pembangunan doronglah partai politik yang di dalamnya cukup banyak tampil sosok - sosok yang memiliki dedikasi , cerdas, aspiratip dan berani menyikapi kebijakan pemerintah yang dipandang kurang ada keberpihakan kepada masyarakat.
Adakah di dalam partai politik tampil sosok - sosok seperti di maksud...??
Pasti ada , bahkan cukup banyak anggota legislatif yang tampil cerdas, aspiratip dan berani dengan lantang menyuarakan kepentingan masyarakat tanpa melihat latar belakang, kelompok maupun golongan.
Bila seandainya tidak ada atau kurang , maka kita dorong agar mereka berani dengan lantang menyuarakan kepentingan masyarakat, karena bagaimanapun juga mereka di pilih oleh rakyat , untuk menyuarakan kepentingan rakyat
Kesimpulannya adalah, yang mempengaruhi maju mundurnya roda pembangunan,sangat dipengaruhi oleh sudut pandang, pola pikir serta sikap kita terhadap partai politik itu sendiri
Bila kita pragmatis, pasiv alias masa bodoh terhadap partai politik maka akan sangat sulit laju roda pembangunan bergerak sesuai dengan yang diharapkan. (*)


Berita Lainnya
SEMANGAT || TETAP OPTIMIS
PARADIGMA || PERUBAHAN ORGANISASI
Majunya Ismail Sarlata Sebagai Caleg DPRD Riau, Suryadi KS, SH: Mohon Doa dan Dukungan Suara dari Pers, Guru dan Masyarakat Rohil
Penataan Organisasi
Pileg 2024 Mendatang, Ajang Kontestasi Politik Paling Berat Rebut Hati Rakyat
Terlena || Puja Puji
Waspada Bahaya Radikalisme dan Terorisme
Pertaruhan Independensi Wartawan Dibalik Mafia Tambang di Babel
Anggi Sukma Buana: Insya Allah Awal Bulan Desember
AD/ART || ORGANISASI
Bupati Rohil Audiensi dengan Rektor Universitas Riau Bahas Kerjasama Program Beasiswa
Saan Mustopa: Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Berpotensi Molor