• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim
  • Dumai

Buruh Dibuang, Keselamatan Diabaikan: Fap Tekal Seret PT Pacifik Indopalm ke DPRD Dumai

PantauNews

Selasa, 05 Mei 2026 14:18:48 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, DUMAI - Skandal ketenagakerjaan yang diduga sarat pelanggaran mencuat ke permukaan di Kota Dumai. Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) secara resmi menyeret PT Pacifik Indopalm Industries ke hadapan DPRD Kota Dumai melalui permohonan hearing, setelah menerima laporan serius dari pekerja yang mengaku dipecat secara sepihak tanpa pesangon, di tengah dugaan kelalaian fatal perusahaan dalam menjamin keselamatan kerja. 

Dua buruh tersebut, Rudi Setiawan (Tank Farm Operator) dan Dedi Irwansyah (Security Officer) yang bekerja di PT Pacifik Indopalm Industries, dikabarkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara mendesak tanpa pesangon. Alasan yang digunakan perusahaan disebut-sebut karena kelalaian yang dianggap merugikan. 

Namun, tudingan itu justru dibantah keras oleh Ketua Umum Fap Tekal, Ismunandar. Ia menilai, persoalan ini bukan sekadar kelalaian pekerja, melainkan indikasi kuat adanya kegagalan sistem dari pihak perusahaan. 

“Bagaimana mungkin pekerja disalahkan, sementara mereka ditugaskan menjaga tongkang di tengah perairan Selat Dumai tanpa jaminan keselamatan yang jelas?. Ini patut dipertanyakan,” tegas Ismunandar. Selasa, (05/05/2026). 

Fap Tekal mengungkapkan, kedua pekerja tersebut ditugaskan untuk mengamankan Tongkang Komet 09 di wilayah perairan, sebuah tugas yang dinilai berisiko tinggi. Dari hasil analisis mereka, terdapat sejumlah dugaan pelanggaran serius yang justru mengarah pada kelalaian perusahaan. 

Mulai dari tidak diterapkannya Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), hingga dugaan penyalahgunaan standar keamanan ISPS Code yang semestinya diperuntukkan bagi pengamanan fasilitas pelabuhan, bukan operasional kapal yang berlayar. 

Tak hanya itu, Fap Tekal juga menyoroti ketiadaan sertifikasi penting bagi pekerja yang ditugaskan di wilayah perairan, seperti Basic Safety Training (BST), Survival Craft and Rescue Boat (SCRB), hingga Medical First Aid (MEFA). 

“Ini bukan sekadar kelalaian administratif. Ini menyangkut keselamatan nyawa pekerja. Perusahaan diduga abai, bahkan terkesan melempar tanggung jawab kepada buruh,” lanjut Ismunandar dengan nada tajam. 

Atas dasar itu, Fap Tekal mendesak PT Pacifik Indopalm Industries untuk segera membayarkan pesangon kepada pekerja yang di-PHK secara sepihak. Mereka juga meminta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai untuk tidak tinggal diam dan memberikan sanksi tegas atas dugaan penyalahgunaan kewenangan terkait sertifikasi dan kompetensi pelayaran. 

Tak berhenti di situ, Fap Tekal juga meminta DPRD Kota Dumai segera memanggil sejumlah pihak terkait dalam forum hearing, di antaranya Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, KSOP Kelas I Dumai, serta pimpinan PT Pacifik Indopalm Industries. 

“Perusahaan seharusnya bercermin sebelum melontarkan tuduhan tanpa dasar kuat. Dalam kasus ini, justru pekerja yang menjadi korban karena tidak dijaminnya keselamatan dan kesehatan kerja,” tegasnya lagi. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pihak manajemen PT Pacifik Indopalm Industries membenarkan adanya persoalan tersebut. Namun, mereka mengarahkan agar penyelesaian dilakukan melalui mediasi di Dinas Tenaga Kerja. 

“Pagi iya ada… mereka sudah saya arahkan ke Disnaker untuk mediasi,” tulis pihak manajemen singkat. 

Ketika ditanya lebih jauh mengenai kronologi kejadian, termasuk apakah pekerja tersebut benar menjalankan tugas di tengah perairan, pihak perusahaan justru enggan memberikan penjelasan rinci. 

“Nanti saja kita ketemuan di Disnaker,” jawabnya singkat, tanpa menyentuh inti persoalan. 

Sikap tertutup ini pun semakin memantik tanda tanya besar. Publik kini menunggu, apakah DPRD Kota Dumai akan benar-benar turun tangan mengurai polemik ini, atau justru kasus ini akan tenggelam tanpa kejelasan.***


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Fakta Baru Terungkap! Dua Transaksi dengan Nilai Sama Picu Dugaan Rekayasa di Lingkungan PT KPI Dumai

Merasa Korban Laporan & Pemberitaan Hoax, Bupati Rohil akan Tempuh Jalur Hukum

Dua Orang Terduga Pelaku Begal Ditangkap Polres Subulussalam

Dugaan Pelanggaran Berlapis di Wisma Cemara, Dari Upah Murah hingga PHK Sepihak

Tantang KPI di Depan Hukum! Ketua FAP TEKAL: Laporkan Saya Kalau Berani!

Kapolres Dumai : Ciptakan situasi Kondusif Menjelang Pilkada

Polsek Bukit Kapur Amankan Seorang Pelaku Curanmor

Polsek Bagan Sinembah Berhasil Ungkap Pencurian Sepeda Motor Dengan Modus Terbaru

Kecelakaan Kerja Kembali Terjadi di PT KPI RU II Dumai, Serikat Pekerja Soroti Lemahnya K3

Sebagai Mitra Strategis, Kapolres Dumai Minta Dukungan Rekan Rekan Media

Sopir Pajero Sport Penabrak Pesepeda hingga Tewas di Pekanbaru Jadi Tersangka

Front Bersenjata OPM (KSB) Sandera Pesawat di Kabupaten Puncak Papua

Terkini +INDEKS

Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit

10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026
Tak Sekadar Lewat, Bupati Bistamam Turun dari Kendaraan Dengarkan Aspirasi Warga Murini Makmur
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 365 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 603 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved