• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Sumatera

DPRD Bukit Tinggi Ikut Tanggapi Pengesahan RUU Cipta Kerja

Ibra Yasser: Sekarang Nasib Buruh Ada Padamu Bapak Presiden, Hapuslah Air Mata Rakyatmu

PantauNews

Jumat, 09 Oktober 2020 01:18:08 WIB
Cetak

Bukittinggi, PantauNews.co.id – Pengesahan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin, 5/10/2020 terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang menjadi pelemik diberbagai kalangan.Di sisi lain, pengesahan tersebut mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat.

Hal ini juga mendapat tanggapan keras dari Anggota DPRD Bukit Tinggi H. Ibra Yasser, disebabkan Omnibus Law UU Cipta Kerja dinilai akan membawa dampak buruk bagi tenaga kerja atau buruh, Kamis malam (8/10/2020).

“Jeritan bathin rakyat, saya menyatakan sekarang telah terjadi krisis moral. Bagaimana rakyat yang telah mempercayakan serta mengamanahkan suaranya pada wakil wakil rakyat, tapi apa yg mereka dapatkan,” ungkap Ibra Yasser, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19

Ibra Yasser juga mengkritisi sikap yang diambil para Anggota Parlemen di Senayan Jakarta tanpa mempertimbangkan dampak buruk bagi rakyat.

“Malah mereka (Anggota DPR RI,red) khianati. Tahukah mereka, pekerjaan yang diemban sudah bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya Legislator asal PKS tersebut.

Ditambahkan Ibra Yasser, akibat keputusan yang dibuat, berapa banyak rakyat yang menjadi korban. Malahan, dalam kondisi pandemi Covid-19, para petinggi senayan mencari kesempatan dengan membuat atuaran yang tidak memihak kepada pendukungnya dan menitipkan amanah kepadanya.

“Besar harapan saya pada Presiden RI Bapak Joko Widodo, terbitkan PERPU dan cabut UU Cipta Kerja. Sebab buruh dan Masyarakat menolak keberadaannya dan saya ingatkan juga pada wakil -wakil Rakyat di atas sana, jagan asal ngomong dan asal buat keputusan saja tanpa mempertimbangkan hak hak rakyatmu,” bebernya.

Dampak yang terjadi, Ibra Yasser menegaskan bahwa hidup ini hanya sementara dan bila saatnya nanti anda akan mempertanggung jawabkan amanah yang dititipkan rakyat kepada kita di akhirat nanti.

“Betapa menderitanya buruh, masyarakat akibat perbuatan anda dan saya ingatkan juga pada anda pimpinan DPR RI, apakah anda tidak tahu dengan tata tertib rapat atau sidang. Kerja anda bukan pemberi keputusan, anda dengar juga itu, suara anggota yang ingin berpendapat,” tukas Ibra Yasser.

Politisi asal PKS Bukit Tinggi yang dikenal kritis ini, menyayangkan sikap pimpinan DPR RI yang memutuskan tanpa mendengarkan aspirasi wakil –wakil rakyat yang lain. Penolakan RUU Cipta Kerja oleh Fraksi PKS dan Demokrat di DPR RI, Ibra Yasser sangat mengharapkan kepada Presiden RI untuk memikirkan dampak pengesahan Omnibus Law.

Ibra Yasser juga menanggapi dengan UU cipta kerja ini, sebab tidak memihak pada masyarakat. Pasti ada rencana dibalik ini semua untuk memperkaya pengusaha besar dan itu sudah pasti untuk memasukkan pengusaha asing.

“Jagan seenak anda saja. Saya jadi bingung, ada apa dibalik semua ini. Sekali lagi, saya mohon wahai Presiden RI Bapak Jokowi keluarkan PERPU, sekarang nasib buruh ada padamu Bapak Presiden. Hapuslah air mata rakyatmu,” pungkasnya. ***

Penulis: Dedi Saputra


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Camat Beserta Forkopimcam Lembah Gumanti Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat

Tahun Ini Keppres Pemekaran PN Subulussalam akan Keluar, YARA Apresiasi Ketua PN Singkil

Terkait HGU PT Laot Bangko, YARA Layangkan Surat ke PPID Subulussalam Mengenai Sisa Lahan

Pemko Subulussalam Raih Penghargaan Ombudsman RI

Setwan Kirim Surat Hasil RDP ke PT Laot Bangko

Terkait Statement Kadisdikbud Kota Subulussalam Mengenai Guru PPPK, Dedy: Ini Semacam Intimidasi

Anggota DPD-RI Dengar Pendapat Masyarakat di Subulussalam

Proyek Distanbunkan Kota Subulussalam Tahun 2021 Diduga Asal Jadi

SMPN 3 Juli Bireuen Butuh Bantuan Paving Block

Inspektur: Ini Surat Pernyataan Kades Lae Ikan Terkait APBDes

MTsN 3 Solok Bangun Tiga Ruangan Belajar Baru Dari Sumbangan Orang Tua Murid

Teguh Mandiri Putra: Butuh Anggaran Tambahan Untuk Perbaikan Armada Kebakaran

Terkini +INDEKS

Lurah Bagan Barat Siti Zuhra Bersama Staf dan Ketua RT Kembali Laksanakan Goro Bersama (Rutin)

30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur dan Beri Dampak Ekonomi
30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Dumai
29 April 2026
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadhli Pimpin PWI Rohil Periode 2026-2029
29 April 2026
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan
28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat

Dibaca : 1150 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1051 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 387 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1224 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 738 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved