• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Sumatera

DPRD Bukit Tinggi Ikut Tanggapi Pengesahan RUU Cipta Kerja

Ibra Yasser: Sekarang Nasib Buruh Ada Padamu Bapak Presiden, Hapuslah Air Mata Rakyatmu

PantauNews

Jumat, 09 Oktober 2020 01:18:08 WIB
Cetak

Bukittinggi, PantauNews.co.id – Pengesahan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin, 5/10/2020 terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang menjadi pelemik diberbagai kalangan.Di sisi lain, pengesahan tersebut mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat.

Hal ini juga mendapat tanggapan keras dari Anggota DPRD Bukit Tinggi H. Ibra Yasser, disebabkan Omnibus Law UU Cipta Kerja dinilai akan membawa dampak buruk bagi tenaga kerja atau buruh, Kamis malam (8/10/2020).

“Jeritan bathin rakyat, saya menyatakan sekarang telah terjadi krisis moral. Bagaimana rakyat yang telah mempercayakan serta mengamanahkan suaranya pada wakil wakil rakyat, tapi apa yg mereka dapatkan,” ungkap Ibra Yasser, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19

Ibra Yasser juga mengkritisi sikap yang diambil para Anggota Parlemen di Senayan Jakarta tanpa mempertimbangkan dampak buruk bagi rakyat.

“Malah mereka (Anggota DPR RI,red) khianati. Tahukah mereka, pekerjaan yang diemban sudah bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya Legislator asal PKS tersebut.

Ditambahkan Ibra Yasser, akibat keputusan yang dibuat, berapa banyak rakyat yang menjadi korban. Malahan, dalam kondisi pandemi Covid-19, para petinggi senayan mencari kesempatan dengan membuat atuaran yang tidak memihak kepada pendukungnya dan menitipkan amanah kepadanya.

“Besar harapan saya pada Presiden RI Bapak Joko Widodo, terbitkan PERPU dan cabut UU Cipta Kerja. Sebab buruh dan Masyarakat menolak keberadaannya dan saya ingatkan juga pada wakil -wakil Rakyat di atas sana, jagan asal ngomong dan asal buat keputusan saja tanpa mempertimbangkan hak hak rakyatmu,” bebernya.

Dampak yang terjadi, Ibra Yasser menegaskan bahwa hidup ini hanya sementara dan bila saatnya nanti anda akan mempertanggung jawabkan amanah yang dititipkan rakyat kepada kita di akhirat nanti.

“Betapa menderitanya buruh, masyarakat akibat perbuatan anda dan saya ingatkan juga pada anda pimpinan DPR RI, apakah anda tidak tahu dengan tata tertib rapat atau sidang. Kerja anda bukan pemberi keputusan, anda dengar juga itu, suara anggota yang ingin berpendapat,” tukas Ibra Yasser.

Politisi asal PKS Bukit Tinggi yang dikenal kritis ini, menyayangkan sikap pimpinan DPR RI yang memutuskan tanpa mendengarkan aspirasi wakil –wakil rakyat yang lain. Penolakan RUU Cipta Kerja oleh Fraksi PKS dan Demokrat di DPR RI, Ibra Yasser sangat mengharapkan kepada Presiden RI untuk memikirkan dampak pengesahan Omnibus Law.

Ibra Yasser juga menanggapi dengan UU cipta kerja ini, sebab tidak memihak pada masyarakat. Pasti ada rencana dibalik ini semua untuk memperkaya pengusaha besar dan itu sudah pasti untuk memasukkan pengusaha asing.

“Jagan seenak anda saja. Saya jadi bingung, ada apa dibalik semua ini. Sekali lagi, saya mohon wahai Presiden RI Bapak Jokowi keluarkan PERPU, sekarang nasib buruh ada padamu Bapak Presiden. Hapuslah air mata rakyatmu,” pungkasnya. ***

Penulis: Dedi Saputra


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Apakah Boleh Pansel KIP Subulussalam Terbentuk Sebelum AKD DPR di Sahkan, Begini Tanggapan Calon Peserta

Ormas LAKI Buka Puasa Bersama dengan Anak Yatim di Kota Subulussalam

TBVC Sukses Dilaksanakan, Ini Tanggapan Ketua PBVSI Pengcab Subulussalam

Anggota DPRK Subulussalam Kembali Ingatkan Walikota Agar Jangan Lalai

IPSUS Berbagi Takjil di Lingkungan Kampong Subulussalam Selatan

Istri Ketua DPRD Tanah Datar Bersama Tim Aksi Nyata Gerindra Berikan Bantuan

Rapat Koordinasi Pergerakan Germas Kota Subulussalam Resmi Dibuka

Turun ke Jalan, KNPI Bersama Masyarakat Open Donasi untuk Pengobatan Yusniati

Zulkarnain Gelar Khitanan Massal 50 Anak

Kota Dengan Tingkat Deflasi Terendah, Bukittinggi Jadi Catatan Nasional

AMPES: Miris, Pj Kepala Kampung Akan Menyusul Di Subulussalam

Sambut HUT BRIMOB Ke 76, Batalyon C Jalin Kerja Sama dengan PMI Subulussalam

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani, Kebun Kangkung di Purnama Jadi Penopang Ketahanan Pangan

15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Peternak di Dumai Barat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat dari Pekarangan Warga
14 Juni 2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustaz Dennis Lim
13 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Dampingi Petani, Pekarangan Bergizi Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
13 Juni 2026
Ibu Muda di Kampung Penyengat Sungai Apit di terkam buaya Saat mandi di Sungai Metas
13 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif
12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 232 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 277 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1919 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1366 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 511 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved