Megawati: Coba Semua Kepala Daerah Seperti Risma, Tinggal Kipas-kipas Saya
Jakarta, PantauNews.co.id - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memuji keberhasilan Tri Rismaharini selama memimpin Kota Surabaya. Megawati mengatakan, jika semua kepala daerah seperti Risma, dia merasa akan lebih santai.
Megawati dalam pengarahannya kepada calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP meminta agar mereka menjaga kepribadiannya. Dia menyebut rekomendasi diberikan sebagai sebuah amanah.
"Saya tidak pernah meminta secara pribadi kepada kalian, apa pun juga, itu kepercayaan yang sudah saya berikan kepada kalian. Bayangkan, satu, saya sudah berikan kepada calon-calon, lalu calon-calon ini sudah mulai berpikir, nah saya sediakan rekomendasi," kata Megawati saat memberikan pengarahan kepada calon kepala daerah secara virtual, Jumat (28/8/2020).
Megawati tidak ingin kepala daerah nantinya hanya terlena dengan jabatan. Dia meminta agar seluruh program untuk kepentingan rakyat.
"Kalian dipilih oleh rakyat, lalu sesudah itu, 5 tahun sepertinya melupakan hal itu. Hanya keasyikan sebagai pribadi, wah saya ini bupati ini, gubernur ini, wali kota ini, nggak ada kerjanya, hanya nyuruh kiri, nyuruh kanan nggak jelas. Programnya mau apa. Seluruh program seharusnya diberikan kepada rakyat," kata dia.
Pada saat inilah Megawati menyebut nama Wali Kota Surabaya Risma. Dia meminta para calon mencontoh Risma dalam menyusun anggaran.
"Saya heran sekali, coba tanya ke Mbak Risma, berapa PAD-nya, berapa DAU-nya. Berapakah DAK-nya, kan sebetulnya, pantauan ekonomi itu dari situ. Kalau APBD kan jelas, kalau APBN segini, maka APBD-nya akan segini. Karena saya kan, seperti saya bilang tadi, tiga kali saya di DPR, jadi saya tahu prosesnya," katanya.
"Jadi kalau kalian berpikir mau main-main dengan APBD, apanya yang mau dimainkan. Saya selalu mengatakan hati-hati loh. Ujung-ujungnya penjara loh, apa nggak malu ya. Lebih baik nama, nama yang bagus, bukan nama yang jelek," sambungnya.
Megawati lalu mencontohkan keberhasilan Risma di Surabaya. Salah satunya memperhatikan kebutuhan lansia.
"Mbak Risma saya suruh bilang begini, 'Mbak, tolonglah, aku lihat banyak yang namanya lansia. Cobalah disisir, kasihlah mereka makan'. Saya belum tahu siapa yang ngasih makan, terus dia kerjakan. Saya kalau sudah ke Surabaya saya ditangkap sama beliau. Udah pusing kepala saya, sebetulnya hanya karena saya tamu, beliau tuan rumah, 'Ayo, Bu, ikut' lalu dia (ambil) walkie talkie," jelas Megawati.
Megawati mengatakan, jika semua kepala daerah seperti Risma, dia merasa akan lebih santai. Dia menyebut Risma adalah kebanggaan partai.
"Coba semua kepala daerah seperti beliau, tinggal kipas-kipas saya. Ini kebanggaan, nanti tanya sendiri deh reward-nya apa saja," tutur dia.***


Berita Lainnya
UPN Dipercayakan Dewan Pers Laksanakan UKW di Gorontalo, Ini Himbauan Ketum PJS
15 Triliun Anggaran Sementara Pilkada 2020,Pencairan Baru 10,4 Triliun
Jaksa Agung Dilaporkan ke Komisi ASN Terkait Dugaan Poligami
Diketuai Megawati, Ini Daftar Dewan Pengarah BRIN
Ini Pesan Ketum PJS Saat Kunjungi Pengurus-Anggota PJS Jambi.
Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Aster, Kapuskes dan Kasetum
BNPB dan Pemerintah Daerah Optimalkan Perbaikan Akses Darat Sumbar
PT Timah Tbk Dukung Proses Revalidasi Belitong Unesco Global Geopark 2024
Cabut Larangan Ekspor, Petani Kelapa Sawit Indonesia Terima Kasih Ke Presiden Jokowi
Hasil Evaluasi KPU, Hanya 4 Persen Kampanye Pilkada Dilakukan Secara Daring
Lakukan Lawatan Ke Bandung, KUP SUTA Nusantara Ikuti Berbagai Rangkaian Kegiatan
Dilantik Jokowi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Resmi Gantikan Idham Aziz