• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Perseteruan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Walikota Pekanbaru Mencuat, KNPI Riau Desak Akhiri Ketidakharmonisan

PantauNews

Selasa, 30 September 2025 21:05:44 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, PEKANBARU – Desas-desus mengenai ketidakharmonisan antara Gubernur Riau, Abdul Wahid S.Pd.i, M.Si, dengan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho SE, MM, akhirnya mulai terkuak ke permukaan. Aroma perseteruan dua kepala daerah ini kian terasa dan menimbulkan keresahan di tengah publik. 

Sejak awal menjabat, Gubernur Abdul Wahid disebut-sebut kerap memicu kontroversi, baik melalui pernyataan maupun langkah politiknya. Mantan anggota Komisi XI DPR RI yang pernah terseret kasus dugaan korupsi dana CSR dari Bank Indonesia dan OJK itu kini kembali menuai sorotan. 

Tak hanya berseteru dengan Walikota Pekanbaru, sebelumnya Abdul Wahid juga sempat bersitegang dengan Wakil Gubernur Riau, Ir. H. SF Hariyanto MT. Situasi ini semakin mempertegas kesan disharmoni di tubuh Pemerintah Provinsi Riau. 

Bahkan, di internal birokrasi Pemprov, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dikabarkan menjadi korban demosi atau penurunan jabatan, lantaran dianggap tidak sejalan dengan sikap politik sang gubernur. 

KNPI Riau Angkat Bicara 

Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus, dengan nada tegas menyatakan kondisi ini sudah dapat diprediksi sejak awal. 

“Baru saja dilantik, Abdul Wahid sudah membuat suasana kebatinan masyarakat menjadi rusak. Banyak pernyataan liar yang dilontarkan, mulai dari soal hutang daerah, wacana menjual aset Pemprov, hingga ucapan kontroversial di hadapan para P3K. Semua itu membuat rakyat semakin kehilangan harapan,” ungkapnya, Senin (29/9/2025). 

Larshen juga menilai kepemimpinan Abdul Wahid jauh dari harapan.
“Sejujurnya, saudara Abdul Wahid ini bukan tipikal seorang pemimpin. Hanya karena beruntung dalam situasi pilkada kemarin, ia bisa terpilih. Mentalnya tidak siap, apalagi wawasannya. Kerjanya hanya meninjau, mengecek, jalan sana-sini, habiskan dana operasional. Tapi hasil nyata? Tidak ada. Semua hanya omong kosong,” tambahnya. 

Desakan Revolusi Mental 

Lebih jauh, Ketua KNPI Riau itu mendesak agar perseteruan antara Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru segera diakhiri. Menurutnya, kedua pejabat publik tersebut seharusnya berfokus pada pembangunan dan perbaikan, bukan mempertontonkan konflik kepada masyarakat. 

“Kalian dipilih untuk menjalankan amanah rakyat. Jangan suguhkan hal-hal yang tidak patut. Terhadap Gubernur Riau, saya tegaskan: segeralah bertobat. Jangan sombong. Revolusi mental itu penting. Belum apa-apa rumah sendiri yang direhab seperti istana. Itu bukan teladan,” kritik Larshen Yunus. 

Ia juga menyinggung indikasi praktik KKN yang dilakukan Abdul Wahid dengan menempatkan keluarga maupun kerabat dekat di posisi strategis, termasuk di badan usaha milik daerah (BUMD). 

“Jangan sesuka hati menggunakan APBD. Semua harus transparan dan presisi. Warga Riau tidak butuh sandiwara, tapi kerja nyata,” pungkasnya. 

KNPI Riau menegaskan, pihaknya bersama elemen pemuda dan masyarakat akan terus mengawal jalannya pemerintahan. Mereka juga menyerukan agar warga Pekanbaru dan Riau pada umumnya berani menegur sikap arogansi Gubernur Abdul Wahid yang dianggap lebih mementingkan pencitraan ketimbang hasil kerja.
 


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Disiplin Berujung Duka: Petugas Security PT KPI RU II Dumai Meninggal Diduga Akibat Hukuman Fisik

Penebangan Hutan Tanpa Izin, Tindakan Perusakan Lingkungan Mengancam Kehidupan

Dandim 0320 bersama Kapolres Dumai Turun Langsung Saat Pendinginan Lokasi kebakaran Hutan dan Lahan

Polres Rohil Berhasil Ungkap Jaringan Pencurian Kabel Reda di Area PHR Total Kerugian Mencapai 400 Miliar

Polsek Medang Kampai Bekuk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Transaksi Bisnis PKE di Dumai: Polemik dan Legalitas Menuai Tanda Tanya

Diduga Edarkan Sabu, Tim Opsnal Polsek Dumai Timur Bekuk Tiga Pelaku

Dua Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Diamankan Polres Dumai , Beberapa Barang Bukti Turut Diamankan

Erwin Sitompul: Sikap Terbuka SF Hariyanto Jadi Sinyal Kuat Komitmen Antikorupsi di Riau

Munazlen Nazir Resmi Jadi Ketua FORWADIK, ini Catatan Kasus Pendidikan dari Ketua KNPI Riau

Kapolda Riau: Konsistensi Kami Menjadi Kunci Dalam Memburu Para Pelaku Narkoba

Terkait Bisnis Sabu di Airmolek, Berikut Penuturan Hatta Munir

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 663 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved