• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Perseteruan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Walikota Pekanbaru Mencuat, KNPI Riau Desak Akhiri Ketidakharmonisan

PantauNews

Selasa, 30 September 2025 21:05:44 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, PEKANBARU – Desas-desus mengenai ketidakharmonisan antara Gubernur Riau, Abdul Wahid S.Pd.i, M.Si, dengan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho SE, MM, akhirnya mulai terkuak ke permukaan. Aroma perseteruan dua kepala daerah ini kian terasa dan menimbulkan keresahan di tengah publik. 

Sejak awal menjabat, Gubernur Abdul Wahid disebut-sebut kerap memicu kontroversi, baik melalui pernyataan maupun langkah politiknya. Mantan anggota Komisi XI DPR RI yang pernah terseret kasus dugaan korupsi dana CSR dari Bank Indonesia dan OJK itu kini kembali menuai sorotan. 

Tak hanya berseteru dengan Walikota Pekanbaru, sebelumnya Abdul Wahid juga sempat bersitegang dengan Wakil Gubernur Riau, Ir. H. SF Hariyanto MT. Situasi ini semakin mempertegas kesan disharmoni di tubuh Pemerintah Provinsi Riau. 

Bahkan, di internal birokrasi Pemprov, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dikabarkan menjadi korban demosi atau penurunan jabatan, lantaran dianggap tidak sejalan dengan sikap politik sang gubernur. 

KNPI Riau Angkat Bicara 

Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus, dengan nada tegas menyatakan kondisi ini sudah dapat diprediksi sejak awal. 

“Baru saja dilantik, Abdul Wahid sudah membuat suasana kebatinan masyarakat menjadi rusak. Banyak pernyataan liar yang dilontarkan, mulai dari soal hutang daerah, wacana menjual aset Pemprov, hingga ucapan kontroversial di hadapan para P3K. Semua itu membuat rakyat semakin kehilangan harapan,” ungkapnya, Senin (29/9/2025). 

Larshen juga menilai kepemimpinan Abdul Wahid jauh dari harapan.
“Sejujurnya, saudara Abdul Wahid ini bukan tipikal seorang pemimpin. Hanya karena beruntung dalam situasi pilkada kemarin, ia bisa terpilih. Mentalnya tidak siap, apalagi wawasannya. Kerjanya hanya meninjau, mengecek, jalan sana-sini, habiskan dana operasional. Tapi hasil nyata? Tidak ada. Semua hanya omong kosong,” tambahnya. 

Desakan Revolusi Mental 

Lebih jauh, Ketua KNPI Riau itu mendesak agar perseteruan antara Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru segera diakhiri. Menurutnya, kedua pejabat publik tersebut seharusnya berfokus pada pembangunan dan perbaikan, bukan mempertontonkan konflik kepada masyarakat. 

“Kalian dipilih untuk menjalankan amanah rakyat. Jangan suguhkan hal-hal yang tidak patut. Terhadap Gubernur Riau, saya tegaskan: segeralah bertobat. Jangan sombong. Revolusi mental itu penting. Belum apa-apa rumah sendiri yang direhab seperti istana. Itu bukan teladan,” kritik Larshen Yunus. 

Ia juga menyinggung indikasi praktik KKN yang dilakukan Abdul Wahid dengan menempatkan keluarga maupun kerabat dekat di posisi strategis, termasuk di badan usaha milik daerah (BUMD). 

“Jangan sesuka hati menggunakan APBD. Semua harus transparan dan presisi. Warga Riau tidak butuh sandiwara, tapi kerja nyata,” pungkasnya. 

KNPI Riau menegaskan, pihaknya bersama elemen pemuda dan masyarakat akan terus mengawal jalannya pemerintahan. Mereka juga menyerukan agar warga Pekanbaru dan Riau pada umumnya berani menegur sikap arogansi Gubernur Abdul Wahid yang dianggap lebih mementingkan pencitraan ketimbang hasil kerja.
 


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kapolres Dumai : Ciptakan situasi Kondusif Menjelang Pilkada

Kabar Gembira, Atas Perhatian Bupati, Wabup dan Sekda, Besok Petugas Kebersihan DLH Rohil Gajian 3 Bulan

Polsek Tampan Ringkus Komplotan Pelaku Bongkar Rumah dan Penadah

Penyelundupan Narkoba di Wilayah Perbatasan Kabupaten Sambas Berhasil Digagalkan

Rayakan Hari Kemenangan, Warga Binaan Rutan Dumai Sholat Idul Fitri dan Terima Remisi

Rutan Dumai Gelar Pencanangan Zona Integritas dan Penandatanganan Pakta Integritas

Terkuak! Dugaan Perambahan Mangrove Dilaporkan, DPRD Dumai Diminta Turun Tangan

Coba Rampas Senjata, Tiga Anggota KKSB Dilumpuhkan TNI-Polri

Satres Narkoba Polres Dumai Dan DPN SULTAN Dumai Berikan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Rampas HP di Tengah Jalan, 2 Remaja di Bukit Kapur Terancam 7 Tahun Penjara

Rutan Dumai Awali 2026 dengan Apel Nasional Kemenimipas, Teguhkan Komitmen Profesionalisme

Polda Riau Buka Call Center Layanan online Informasi dan Pengaduan narkoba

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved