• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Isu Riau Merdeka Menggema Lagi: Klaim Eks-BIN, Bantahan Pemprov, dan Bayang-bayang Sejarah

PantauNews

Kamis, 14 Agustus 2025 12:52:05 WIB
Cetak
Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, yang mengaku mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN), mengungkap dugaan adanya “rapat gelap” untuk mempersiapkan deklarasi kemerdekaan Riau pada 17 Agustus 2025.

PANTAUNEWS, DUMAI – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, Provinsi Riau kembali dihebohkan oleh isu sensitif: wacana “Riau Merdeka”. Kali ini, isu mencuat setelah Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, yang mengaku mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN), mengungkap dugaan adanya “rapat gelap” untuk mempersiapkan deklarasi kemerdekaan Riau pada 17 Agustus 2025. 

Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah podcast yang kemudian viral di media sosial, dan dikutip sejumlah media nasional. 

“Saya mendapat informasi dari jaringan lama bahwa ada pertemuan tertutup, dibicarakan soal deklarasi Riau Merdeka. Ini informasi serius dan perlu diwaspadai,” ujar Sri Radjasa, tanpa menyebut lokasi, waktu pasti, atau siapa saja yang hadir. 

Namun, klaim tersebut segera mendapat respons keras dan bantahan resmi dari Pemerintah Provinsi Riau serta pihak yang dituding. 

Pemprov Riau: Isu Hoaks yang Berpotensi Memecah Belah 

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menegaskan tidak ada gerakan politik seperti yang dituduhkan. 

“Itu hoaks. Tidak ada kegiatan atau pertemuan seperti yang disebutkan. Riau adalah bagian tak terpisahkan dari NKRI. Kami minta masyarakat tidak terprovokasi isu ini,” tegas Wahid, dikutip dari Riau Online (7/8/2025). 

Wahid juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak yang menyebarkan informasi tanpa dasar, apalagi yang menyangkut keutuhan negara. 

PROJO Riau: Tuduhan Keterlibatan Adalah Fitnah 

Nama organisasi PROJO Riau ikut terseret dalam tuduhan eks-BIN ini. Ketua PROJO Riau menegaskan pihaknya tidak pernah terlibat dalam rapat atau pembahasan kemerdekaan Riau. 

“Kami loyal pada Pancasila dan NKRI. Menuduh kami ikut gerakan separatis itu fitnah yang sangat keji. Jika ada bukti, silakan laporkan ke polisi,” ujar Ketua PROJO Riau kepada GagasanRiau.com (8/8/2025). 

Tokoh Lokal: Tantang Tunjukkan Bukti 

Beberapa tokoh masyarakat dan organisasi lokal juga menyayangkan pernyataan Sri Radjasa yang dinilai menggoreng isu tanpa data konkret. 

“Kalau memang punya bukti, buka saja ke publik atau laporkan ke aparat. Jangan melempar isu yang membuat suasana panas di tengah masyarakat,” kata Ismunandar, tokoh masyarakat hukum adat Dumai, kepada CatatanRiau.com (12/8/2025). 

Bayang-bayang Sejarah Gerakan Riau Merdeka 

Meski isu ini dinyatakan tidak berdasar oleh pemerintah, frasa “Riau Merdeka” punya jejak sejarah panjang.
Pada 15 Maret 1999, aktivis Tabrani Rab mendeklarasikan Gerakan Riau Merdeka (GRM) di Pekanbaru, dengan alasan ketidakadilan pusat terhadap daerah penghasil migas ini. Namun, gerakan itu kemudian meredup seiring menguatnya otonomi daerah dan integrasi politik nasional. 

Analisis: Fakta vs Klaim 

• Klaim: Ada rapat tertutup mempersiapkan deklarasi Riau Merdeka (sumber: Sri Radjasa Chandra, eks-BIN). 

• Fakta: Tidak ada bukti terbuka yang dipublikasikan; tidak ada konfirmasi resmi dari aparat. 

• Bantahan: Pemprov Riau, PROJO Riau, dan tokoh masyarakat menyebut isu ini hoaks dan berpotensi memecah belah. 



Isu ini menyentuh tiga lapis penting: 

• Keamanan nasional – klaim separatisme selalu menjadi perhatian serius, tetapi harus diimbangi pembuktian yang kuat. 

• Politik lokal – tuduhan terhadap kelompok tertentu menjelang momen nasional seperti 17 Agustus rentan memicu gesekan. 

• Memori kolektif – sejarah Gerakan Riau Merdeka menjadi latar yang membuat isu ini sensitif di Riau.



Hingga berita ini diturunkan, tidak ada bukti primer yang menguatkan klaim eks-BIN tersebut. Pemerintah daerah dan organisasi yang dituding memilih untuk membantah keras sekaligus mengajak publik tetap fokus pada persatuan menjelang HUT RI ke-80. Aparat keamanan diharapkan bersikap proaktif memeriksa klaim ini untuk memastikan tidak berkembang menjadi kegaduhan yang merusak stabilitas daerah.


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

DPRD Dumai Tak Berdaya, PT STA Diduga Bebas Gunakan Tanah Timbun Ilegal

Sari Antoni dan Rekannya Resmi Dilaporkan ke Polda Riau Hari Ini

Bupati dan Kapolres Kuansing Ikut Berjibaku Padamkan Api di Pucuk Rantau

Camat Bukit Kapur Tanggapi Keresahan Warga Gurun Panjang

Usai Kecelakaan, Proyek Jalan Purnama Kembali Disorot, PT Nicholas Diminta Bertanggung Jawab

Annas Maamun Semakin Disorot, Bagaimana dengan Riki Hariansyah?

Tak Ada Kesepakatan, SPN Minta Disnaker Riau Selidiki PT. Siprama Cakrawala

Polres Dumai Berhasil Ungkap Peredaran Sabu, Tiga Orang Di Amankan

Demisioner Gubernur Feb UIR: Jika Tak Ada Kejelasan dari Kejari Pekanbaru, Kita Akan Turun ke Jalan

Fap Tekal Desak Kejari Dumai Tetapkan Tersangka Pejabat PT KPI RU II

Perkuat Layanan Rehabilitasi, Rutan Dumai dan BNNK Dumai Teken PKS

Kapolda Riau: Konsistensi Kami Menjadi Kunci Dalam Memburu Para Pelaku Narkoba

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 367 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 605 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved