• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Penjualan Kayu Ilegal diduga dari Riau Masuk ke Kabupaten Karimun

PantauNews

Kamis, 18 Juli 2024 12:53:45 WIB
Cetak
Hasil tangkapan Bea Cukai beberapa waktu yang lalu( suber Net)

PANTAUNEWS, PEKANBARU , 18 Juli 2024– Praktik penjualan kayu ilegal dari Riau yang masuk ke Kabupaten Karimun terus menjadi sorotan dan laporan masyarakat. Pelabuhan tikus, yang tersebar di berbagai titik di wilayah ini, diduga kuat menjadi modus penyelundupan kayu ilegal yang disinyalir berasal dari pulau-pulau di Riau. Penyelundupan ini tidak hanya melanggar regulasi, tetapi juga membawa dampak serius bagi lingkungan dan masyarakat setempat. 



Penjualan kayu ilegal ini melanggar berbagai regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, setiap orang yang terlibat dalam penebangan, pengangkutan, dan penjualan kayu tanpa izin yang sah dapat dikenakan sanksi pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 100 miliar. 

Aparat penegak hukum di Kabupaten Karimun diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan patroli di area-area rawan penyelundupan. Aparat Penegak Hukum harusnya menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam praktik ilegal ini. 

Seharusnya Aparat dan Dinas terkait tidak  memberi toleransi kepada siapapun yang melanggar hukum. Sudah sangat jelas Penyelundupan kayu ilegal ini merugikan negara dan merusak ekosistem hutan.



Dampak dari penjualan kayu ilegal ini sangat merugikan. Dari sisi lingkungan, penebangan liar menyebabkan kerusakan hutan yang signifikan. Hutan yang rusak akan kehilangan fungsi ekologisnya, seperti penyerapan air dan karbon, serta habitat bagi berbagai satwa liar. Akibatnya, bencana alam seperti banjir dan tanah longsor menjadi lebih sering terjadi. 

Selain itu, praktik ini juga merugikan ekonomi negara dan daerah. Penerimaan negara dari sektor kehutanan menurun karena banyaknya kayu yang tidak terdata secara resmi. Masyarakat setempat yang bergantung pada hutan untuk mata pencaharian mereka juga terkena dampaknya, karena sumber daya alam yang ada semakin berkurang.



Pemerintah dan berbagai organisasi lingkungan seharusnya terus berupaya untuk mencegah penyelundupan kayu ilegal ini. Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga hutan dan melaporkan aktivitas ilegal kepada pihak berwajib gencar dilakukan. Selain itu, teknologi pemantauan hutan melalui satelit dan drone juga mulai diterapkan untuk memantau aktivitas penebangan liar secara real-time. 

Dengan langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat dan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi, diharapkan praktik penjualan kayu ilegal dapat segera dihentikan, sehingga hutan Indonesia dapat terjaga kelestariannya dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
 


 Editor : Rrdaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Perumahan Karyawan PT Nagamas Palmoil Lestari Diduga Belum Kantongi IMB

Kasat Narkoba Polres Subulussalam Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

Oknum Kades Di Rohul Diduga Tersandung Kasus Penipuan

Sengketa Lahan Ratusan Hektar Antara Poktan TDB dan PT KPC Bergulir ke Mahkamah Agung

Satres Narkoba Polres Dumai Dan DPN SULTAN Dumai Berikan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Polres Dumai dan Bhayangkari Bagikan Sembako Untuk Masyarakat

Dugaan Galian C Ilegal di Dumai: Penimbunan PT STA Jadi Sorotan

Bupati Andi Putra, Sukarmis dan Indra Agus Mangkir di Sidang Kasus Korupsi Hotel Kuansing

RN Pelaku Curas Sadis Dibekuk Polsek Tenayan Raya

Polda Riau Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Dan Curas Terhadap Pemilik Rental Mobil

Sengketa Lahan Sawit di Rokan Hilir Memanas, Abdul Rachman Silalahi: Kami Pemilik Sah!

PT KPI RU II Dumai Kembali Bikin Panik Warga, Flare Besar Disertai Asap Pekat Gegerkan Warga

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 620 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved