• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Hadang Masuk Unit Ekspedisi ke Pasar Bundaran,

Ketua P2B: Saya Harap Jangan Ada Upaya Pemaksaan ke Pedagang

PantauNews

Jumat, 22 Desember 2023 23:48:52 WIB
Cetak
Kondisi Pasar Bundaran, Jumat Dini Hari (22/12/2023), tampak sejumlah pedagang ikan hanya menjual sisa dagangan kemarin (Foto: Ist)

PANTAUNEWS.CO.ID, DUMAI – Penghentian dan pengalihan sejumlah mobil angkutan ekspedisi barang dagangan para Pedagang Pasar Bundaran oleh aparat gabungan menuai protes keras. Pasalnya, sejumlah mobil ekspedisi atau transportir yang kerap membawa barang dagang tersebut tidak dibenarkan untuk membongkar di Pasar Bundaran.

Informasi terangkum, Jumat dini hari, 22/12/2023, sejumlah aparat gabungan melakukan penghentian dan pengalihan kepada sejumlah unit kendaraan bermuatan barang dagangan ke Pasar Bundaran, sekitar Pukul 02.30 – 04.00 WIB.

Akibat dengan dihentikan dan dialihkannya sejumlah kendaraan bermuatan tersebut, barang dagangan seperti ikan dan sayuran terlambat sampai ke tangan para pedagang di Pasar Bundaran. Karena aktivitas di Pasar Bundaran mulai beroperasi dari Jam 03.00 WIB, sehingga para pedagang tidak mendapatkan barang dagangan tepat waktu.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

Salah satu pedagang ikan di Pasar Bundaran Al Tokong saat dimintai keterangan, menyampaikan bahwa surat yang dilayangkan kepada pihak Transportir Angkutan, Agen dan Pedangan Ikan dan Sayur di Pasar Bundaran untuk melakukan pembongkaran di Pasar Kelakap Tujuh ini merupakan dugaan pemaksaan secara tidak langsung. Pasalnya, sebut Al Tokong bahwa sejumlah pedagang ikan di Pasar Bundaran ini tidak ada yang menjadi agen.

“Kami yang berdagang disini (Pasar Bundaran, red) mayotitas pengencer termasuk ikan dan sayur. Jika barang dagangan kami ini harus dilansir di Pasar Kelakap Tujuh, selain menambah biaya juga akan menimbulkan keterlambatan,” ucapnya.

Al Tokong juga menilai bahwa Walikota Dumai kurang kajian dalam mengambil keputusan sehingga akan menimbulkan polemik dan bahkan kerugian kepada sejumlah pedagang.

“Saya menilai ada dugaan secara tidak langsung kami yang berdagang di Pasar Bundaran ini dipaksa untuk pindah ke Pasar Kelakap Tujuh. Apakah Pak Walikota Dumai ini berani bertanggungjawab, jika kami ini mengalami kerugian,” ujar Al Tokong, Pedagang Ikan yang sudah puluhan tahun berusaha di Pasar Bundaran ini dengan tegas.

Ironisnya, ditambahkan salah satu Pedagang Sayur Syaiful, sangat terkejut dengan adanya larangan pembongkaran di Pasar Bundaran.

“Saya tidak tahu terkait adanya surat larangan pembongkaran sayur di Pasar Bundaran. Setahu saya, cuma Ikan saja yang diminta dibongkar di Pasar Kelakap Tujuh,” imbuh Pedagang Sayur tersebut.

Dengan adanya pelarangan tersebut, membuat Syaiful merasa dirugikan karena mobil angkutan yang membawa barang dagangannya ini terlambat masuk.

“Kami minta ketegasan dan kejelasan oleh pihak Pemerintah Kota Dumai terkait pelarangan kepada kami para pedagang yang dialihkan pembongkaran barang ke Pasar Kelakap Tujuh. Tadi pihak ekspedisi menyampaikan bahwa hari ini diberikan toleransi dapat membongkar ke Pasar Bundaran, mulai besok (Sabtu, 22/12/2023, red), kami ingin kejelasan,” ungkapnya tampak binggung.

Sejumlah Pedagang Pasar Bundaran Datangi Disdag Dumai

Akibat dengan pelarangan pembongkaran mobil angkutan ikan dan sayur di Pasar Bundaran, Jumat sore, 22/12/2023, sejumlah pada pedagang mendatangi Kantor Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Dumai. Tampak sejumlah pedagang yang sehari hari berjualan di Pasar Bundaran ini, memadati halaman Kantor Disdag Dumai.

Diketahui sebelumnya, bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan, pada 18-19 Desember 2023 lalu, terpantau telah melakukan sosialisasi terkait kewajiban pembongkaran ikan dan sayur di Pasar Kelakap Tujuh.

Ketua Pedagang Pasar Bundaran (P2B) Endra, mewakili para pedangan terkait penolakan surat yang dilayangkan dan ditandatangani Walikota Dumai Nomor: 510/1370.1/DISDAG, Perihal pembongkaran ikan/ sayur di Pasar Kelakap Tujuh.

Dari pihak Disdag Kota Dumai, meminta 3 orang perwakilan para pedagang untuk masuk keruangan menjumpai Kepala Dinas Fridarson. Disampaikan Endra, bahwa Kadisdag Dumai tidak bisa mengambil keputusan terkait aspirasi yang disampaikan para pedagang.

“Beliau (Fridarson, red) tadi menyampaikan bahwa ada tingkatan dalam mengambil keputusan. Jadi kita masih menunggu hasil keputusan,” jelas Endra kepada awak media.

Endra berharap Pemerintah Kota Dumai segera mengambil keputusan karena hal ini akan dapat menimbulkan polemik. Ketua P2B ini juga menegaskan, bahwa pemindahan pembongkaran ikan dan sayur ini harus dikaji tanpa merugikan para pedagang.

“Saya mendukung program Pemko Dumai untuk menata pasar lebih baik, tetapi harus selaras dengan kepentingan masyarakat. Saya berharap jangan ada upaya pemaksaan terkait pembongkaran di Pasar Kelakap Tujuh, ini terkait hidup khalayak ramai,” tukasnya tampak tegas.

Dipaparkan Endra, bahwa angkutan ekpedisi atau transportir dari luar daerah masuk ke Kota Dumai ini ada puluhan unit. Dari sejumlah pasar yang ada di Kota Dumai, Pasar Bundaran merupakan pusat masuknya barang kebutuhan pokok dari luar daerah.

“Tadi saya ada chat Pak Wali, beliau sampaikan ada ada bantuan biaya ekspedisi. Namun, ini bukan hanya soal biaya, tetapi ini akan menyita waktu sampainya barang ke pedagang, karena mayoritas aktivitas di Pasar Bundaran mulai sejak Pukul 02.30 WIB,” imbuhnya menjelaskan.

Akibat dengan penghadangan atau pengalihan sejumlah unit ekspedisi dini hari tadi, Endra menyampaikan banyak barang dagangan terlambat sampai sehingga ada pedagang yang merugi. Uniknya, ada pelanggan atau pembeli Pasar Bundaran yang menggunakan mobil juga ikutan dihadang atau diminta berbelanja ke Pasar Kelakap Tujuh.

” Tadi saya dapat laporan bahwa ada beberapa pedagang along along (pedagang keliling, red) juga ikut dihadang, ini agak aneh dan ganjil jika benar informasi tersebut,” keluh Endra.

Terakhir, Endra mendapat informasi bahwa Subuh nanti, Sabtu (23/12/2023), bahwa Tim Terpadu tetap turun, tapi hanya mendata angkutan ikan dan sayur yang masuk ke Kota Dumai.

” Kita lihat saja nanti, bahwa tidak ada paksaan masuk dan pembongkaran ke Pasar Kelakap Tujuh,” pungkasnya mengakhiri. ***

Penulis: Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Jabat Ketua IKMTS-PKDP Dumai, Syaiful Darmad Minta Saling Dukung untuk Memajukan Organisasi

Nasib Pahlawan Gugus Depan Memperjuangkan Pasien Corona

Hai PNS Pajak, Ditanya Ibu Sri Mulyani Mukanya Lesu Semua Ya?

Kilang Meledak dan Terbakar, Berikut Keterangan PT KPI RU Dumai

Pemindahan Ibukota Ke Kalimantan Jokowi: Segala Aspek sedang Dikaji

Sudah 41 Orang Tewas Akibat Wabah Virus Corona di China

Polres Dumai Serentak Salurkan Bantuan Bertemakan Bantuan Kemanusiaan Untuk Negeri

Apical Dumai Lakukan Normalisasi Parit di Lingkungan Warga Sekitar Perusahaan

Muhammad Adis: Walau Kecewa, Tetap Semangat di Pilkades Sukanegara

Jelang Musda I PJS Riau Panitia Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo Santuni Korban Kebakaran Di Neglasari

Diduga Gerakan Politik Papua Masih Masif :Muldoko

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved