• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Jelang Purnatugas, Menkominfo Curhat Soal Pemblokiran Medsos

Redaksi

Jumat, 18 Oktober 2019 13:07:00 WIB
Cetak


Jakarta (PantauNews.co.id) - Dalam beberapa hari lagi, Rudiantara akan purnatugas dari jabatannya sebagai Menkominfo. Selama mengemban amanah untuk memimpin sektor bidang TIK ini, pernah dilanda dilema soal pembatasan akses ke media sosial (medsos).

Pembatasan medsos ini menurut Rudiantara jadi pekerjaan terberat yang dilakukannya, di mana masyarakat kesulitan mengakses fitur video dan gambar di Instagram, YouTube, sampai sukar mengirim atau menerima konten tersebut di WhatsApp.

Kebijakan pemerintah tersebut terjadi selama tiga hari, pada tanggal 22 Mei sampai 25 Mei 2019. Adapun langkah ini diambil pemerintah saat itu untuk meredam penyebaran hoax terkait pengumuman hasil Pilpres 2019.

"(Tugas paling berat) waktu pembatasan layanan data, karena di satu pihak saya menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dan kebebasan bermedia. Tapi, di satu pihak juga ada kepentingan yang lebih besar, yaitu national security," tutur Rudiantara.

Pada akhirnya, pemerintah memberlakukan pembatasan akses unggahan foto dan video di medsos dan layanan pesan instan. Menurut Rudiantara, langkah tersebut justru diapresiasi oleh dunia internasional.

"Tapi, alhamdulillah apresiasinya banyak, bahkan dari luar negeri. Saya diundang oleh menteri luar negeri Inggris untuk menyampaikan apa yang terjadi pada bulan Mei itu, karena dianggap Indonesia bisa balancing, menyeimbangkan kembali freedom of expression, freedom of media dengan national security," kata pria berkacamata ini.

"Di sana, di London, saya persentasi mengenai itu. Berat tapi ya jerih parahnya diapresiasi," sambungnya.

Pembantu Presiden

Rudiantara merupakan menteri yang sejak awal pemerintah Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak pernah kena reshuffle kabinet. Pria yang disapa Chief RA ini mengembang tugas sebagai Menkominfo selama lima tahun.

Selama itu pula, ia senantiasa berperan aktif sebagai pembantu presiden sesuai dengan tupoksinya. Peran tersebut, dikatakan Rudiantara, membuatnya senang.

"Saya senang bekerja sebagai membantu presiden. Kalau membantu orang lain senang, saya juga senang," ucap dia.

Di samping itu, mantan petinggi berbagai perusahaan telekomunikasi ini mengungkapkan ada hal yang membuatnya jengkel, yakni yang berkaitan dengan protokol.

"Banyak juga yang saya nggak suka, protokol. Tapi, protokol ini saya butuhkan kalau ada acara yang berkaitan dengan Presiden, masa menterinya datanganya terakhir," ucapnya.(dtc)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

RC BADAK Evakuasi Penderita Kanker Stadium 4 Dari Pelosok Pedesaan

Diminta Siapkan Pompong, Lurah Pelalawan Akui Tidak Tahu Adanya Penangkapan Teroris Densus 88

Diduga Kelalaian, Pihak SMPN2 Dumai Membiarkan 'Pelesetan' Nama Negara

Mewakili Dandim, Kasdim 0510/Trs Dampingi Kapolda Banten Tinjau Ibadah Misa Natal

Usir Buaya yang Bikin Resah, Warga Polewali Terjun ke Sungai

Semarak Budaya Festival Dangdut dan Religi, Dr Hj Karmila Sari Jembatani Aspirasi Kaum Muda

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Mobil Tonase Sawit Putar Haluan, Dishub Dumai Ultimatum Pemilik Ramp

Tembakau Super Gorila Marak Di Konsumsi Pelajar Dan Mahasiswa

Pemerhati 'Ingatkan' ke Kajari Dumai, Terkait Kasus Dugaan Mark Up Bandwidth Diskominfo pada Tahun 2019 Silam

Dugaan Pungutan SKTB PAUD Di Tangsel, Tersorot Ketua DPD AWII Banten

PWRI Kota Dumai Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 74

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved