• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Kuat Dugaan Ada Tekanan dan Ketakutan Mental

Nakes di Inhu Memilih Resignt Usai Diperiksa Jaksa

PantauNews

Ahad, 26 Februari 2023 12:35:01 WIB
Cetak
Foto Ilustrasi (sumber foto: tempo.co)

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Terkait isu yang terus bergulir di media sosial dan ruang publik, seperti WhatsApp Group (WAG) yang menyebutkan bahwa Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas di Kabupaten Inhu, Riau dipanggil penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu untuk dimintai keterangan tentang dugaan penyalahgunaan keuangan negara.

Pemanggilan hingga diperiksa jaksa Kejari Inhu terhadap sejumlah Nakes, yang katanya (isu/kabar), dinilai penyidik ada pelanggaran hukum (korupsi-red).

Salah seorang Nakes yang bertugaa disalah satu Puskesmas di Kabupaten Inhu, meminta namanya disamarkan, sebut saja Andi, kata dia, menerangkan bahwa Nakes yang diperiksa oleh jaksa dikantor Kejari Inhu, secara mentalitas jiwanya sudah tertekan.

"Kini kami tidak merasa nyaman lagi saat bekerja, turun ke desa-desa setiap hari. Karena mental kami sudah tertekan setelah diperiksa dikantor Kejari Inhu. Buat saja Andi, nama samaran saya ya bang. Kami takut jika tidak mensamarkan nama. Abang tahu sendirilah," ujarnya kepada wartawan belum lama ini.

Andi menuturkam, saat pemeriksaan, dia dan rekannya sesama Nakes di Puskesmas, seolah-olah telah mencuri uang negara.

"Kata-kata itu yang selalu disampaikan kepada kami. Jujur bang, kami merasa tertekan mental dan psykologis. Kami semua yang diperiksa, takut mau turun ke lapangan, ke desa-desa untuk penanganan (pencegahan) stunting" tandasnya.

Pemeriksaan itu, lanjut Andi, bermula dari kesepakatan antara dia dengan puluhan orang (Nakes) di Puskesmas yang sama pada tahun 2021 lalu.
Ada 40 orang Nakes dari 66 orang jumlah pegawai Puskesmas, telah sepakat untuk memberikan bantuan uang sebesar Rp25 ribu kepada Nakes lainnya.

Mereka adalah Pejabat Utama (PJU) di Puskesmas tempat mereka selama ini bekerja.

"Uang itu akan diberikan secara kolektif kepada petugas Nakes, yang merangkap sebagai Bendahara Puskesmas dan Penanggungjawab Program, seperti agenda tahunan kesehatan.

Kata Andi, uang Rp25 ribu itu sebagai "Sagu Hati" dari mereka kepada PJU. Sebab, PJU itu harus dituntut kerja tambahan diluar "Job Desk" yang semestinya.

"Disetiap pencairan dana BOK maka uang itu baru.akan diberikan. Jadi perlu dijelaskan disini, uang Rp25 ribu itu bukanlah potongan, melainkan uang sukarela dari kami, sesama Nakes," kata Andi.

Karena teman-teman sejawat yang merangkap tugas lain dan mengemban tugas tambahan lainya, seperti mengevaluasi Surat Perintah Tugas (SPT) saat bertugas kelapangan, turun ke desa-desa.

"Uang itu merupakan bentuk solidaritas dari teman-teman Nakes untuk diberikan sebagai "Sagu Hati" kepada petugas lainnya yang memang beban kerja mereka cukup berat," kata Andi.mengakhiri. 

Lagi- lagi upaya mendapatkan keterangan resmi dari penyidik Kejari Inhu belum membuahkan hasil. Seolah-olah ditutup rapat - rapat hubungan keluar, sehingga peryataan dari penyidik nihil. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kemeriahan Idul Adha di Dumai, Jamaah Al-Mukminin Sembelih 13 Sapi Dan 8 Kambing

Jumat Curhat, Polsek Rengat Barat Bansos ke Masjid Nurul Islam

Kecelakaan Bus Karyawan RAPP, I Orang Pekerja Meninggal Terjepit

Dua Proyek Senilai Miliaran di Inhu Mubazir dan Mangkrak

Laksanakan Rapat Peningkatan Hak Atas Tanah Jadi SKGR, Junaidi: Sesuai Saran dari Komnas HAM

Janji Panglima TNI Copot Danrem Terkait Karhutla Riau

Polres Dumai Gelar FGD Penanggulangan Terorisme, Eks Napiter: Paham Radikal Rusak Keutuhan NKRI

Polda Riau Siap Perkuat Pengamanan Produksi PTPN V

Kampanye PAS di Meranti Darat , Realisasikan Tiga Proyek Besar

Bupati Zukri Desak Kontraktor Rigid Jalintim Hentikan Pekerjaan, Jika Tak Bisa Lancarkan Lalin

Pemerhati: Pemberantasan 'Praktek Haram' Tersebut, Semuanya Tergantung Niat Aparatur

Tuntutan 20 Persen Hak Warga Tempatan Atas HGU PT Indri Plant, Dilaporkan Ke Komisi IV DPR RI

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved