• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Riau
  • Dumai

Terkait Ditahannya Raport Murid,

Luhut Harianja Minta Pengawas Disdikbud 'Turun Usut' Pakaian Seragam di SMPN 5 Dumai

PantauNews

Ahad, 09 Januari 2022 17:56:03 WIB
Cetak
Foto: Ilustrasi (Net)

DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Setiap memasuki tahun ajaran tahun baru, seragam sekolah merupakan momok yang menakutkan bagi para orangtua atau wali murid. Besarnya biaya terkait seragam baru dan baru dengan kondisi ekonomi serba sulit saat pandemi ini.

Informasi terangkum awak media, oknum Wali Kelas di SMPN 5 Dumai Menahan Laporan muridnya gara gara belum melakukan pelunasan seragam sekolah.

"Assalamualaikum, selamat malam. Mhon maaf menggangu waktunya malam2. Untuk anak2 di bawah ini, mohon maaf raportnya tidak bisa dibagikan krn masih tetap dengan uang seragam sekolah oleh bu Ritas," tulis di pesan WhatsApp Grup (WAG) Wali Kelas VII7, Yayuk Andriyani , selasa malam (4/1/2022).

TERKAIT
  • Peluncuran Program Guru Penggerak Jadi Fasilitator dan Pendamping dalam Dunia Pendidikan
  • DPR Temukan Anggaran Diklat Rp33 M buat 4 Orang di Kemenag
  • IQRA'

Adapun ada empat orang murid yang disebutkan oleh sang wali kelas, belum pasti seragam sekolah. 

Selanjutnya, Yayuk Andriyani menuliskan pemesanan WAG, terkait jangan sampai mengecewakan kepada orangtua yang nanti mengambil laporan murid.

"Sengaja ibukan malam ini, agar besok ortunya tidak kecewa krn sudah hadir ke sekolah ternyata tidak bisa mengambil raport anaknya," tulisnya lagi di WAG.

Salah satu orangtua siswa yang enggan disebut-sebut memamerkan tindakan wali kelas dan akan mempermalukan anaknya di ruang publik.

"Saya akui belum membayar biaya seragam sekolah. Dulu saya pernah bertanya, apakah seragam sekolah ini wajib baru dan mengapa kami para orangtua tidak diberitahukan atau diminta kesepakatan sesama wali murid," ungkap wali murid menjelasankan.

Ditambahkannya, terkait seragam sekolah tanpa ada kesepakatan para orangtua. Tiba tiba, tukang jahit datang kesekolah dan mengukur seragam baru untuk seluruh siswa.

"Keadaan serba ini, apa salahnya seragam lama dapat dipakai. Kebetulan abangnya juga dulu alumni sekolah ini," sambil mengeluh.

Lanjutnya, ia sangat takut dengan kejadian ini karena sempat berdebat dengan wali kelas terkait Raport anaknya. Dugaan cerita serta tekanan pada mental anak nantinya jika memungkinkan.

Saya takut gara gara kejadian ini, anak saya atau ada dugaan nanti di sekolah," keluhnya sambil termenung.

Wali kelas VII7, Yayuk Andriyani yang berhasil dikonfirmasi, Minggu (9/1/2022) tampak enggan memberikan keterangan.

"Mungkin bisa menghubungi pihak yang lebih aktif, kalau memang ini tentang sekolah," jawab Yayuk via pesan WA, yang tampak tidak ingin menjawab sambungan seluler dengan alasan ada acara.

Selanjutnya, terkait seragam dapat menghubungi pihak sekolah langsung ke bagian sarana dan prasarana, karena mereka yang berhak untuk memberi keterangan.

"Karena saya hanya mengajar di kelas, bukan bagian yang mengurus seragam sekolah," ujar sang Wali Kelas lagi.

, sang wali kelas tak ingin memberikan keterangan dan wali ke pihak lain. Padahal jelas jelas dia sendiri yang mengirim pesan di WAG, jelas adanya dugaan tekanan pada murid terkait dengan sekolah agar dilunasi.

"Untuk pertanyaan yang lain dapat langsung menghubungi sekolah. Terima kasih," ucapnya.

murid Lanjut, ia sempat cekcok dan akhirnya Raport diberikan walaupun belum ada seragam.

"Silahkan konfirmasi ke pihak sekolah saja dan menunggu jawaban dari kepala sekolah. Maaf, Raport anak saya sudah dibagikan dan, di kelas saya sudah terima rapor semua," tukas Yayuk seraya sinis dicecar pertanyaan wartawan.

ada, bahwa pihak sekolah dilarang untuk melakukan penjualan seragam. Terkait seragam kepada murid baru, harus ada kesepakatan semua orangtua atau wali murid.

Disebutkan orangtua murid inisial AH, bahwa dirinya tidak mengetahui dimana seragam sekolah ini ditempah. Informasi dari anaknya, tukang jahit yang datang dan diukur langsung di sekolah.

Ditempat terpisah, mantan Anggota DPRD Dumai Parluhutan Harianja sangat mengecam tindakan oknum guru atau wali kelas tersebut. 

"Tak ada laporan biaya seragam dengan Raport. Tak seharusnya seorang pendidik mempermalukan muridnya dan ini dapat merusak mental anak. Mengapa harus disebutkan di WA Grup dan ini tak pantas dilakukan seorang pendidik," cetus yang jugahati pendidikan seraya berang.

Tambahnya, ia meminta Pengawas Sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai turun dan tegur oknum guru tersebut. Sebagai pendidik, dirinya tak pantas memberikan masalah kepada muridnya.

"Tugas anak itu belajar dan jangan libatkan apapun terkait pembiayaan sekolah kepada murid," lugasnya lagi.

Terkait polemik seragam baru, pria yang akrab disapa Luhut ini juga meminta pihak legislatif untuk turun dan melakukan pengawasan terkait dugaaan kecurangan yang dilakukan oleh oknum di lembaga pendidikan tersebut.

"Intinya jangan coreng dunia ini dengan cara apapun untuk mencari keuntungan. Tugas kalian wahai para pendidik untuk mencerdaskan anak bangsa," menyimpulkan buku itu.

Untuk perimbangan pemberitaan, saat dihubungi nomor ponsel Kepala SMPN 5 Dumai Husni dengan nomor 0812 750 4***, belum dapat dimintai keterangan. Pesan WA yang ditinggalkan juga belum ada tanda tanya dibalas. (*)

Penulis: Edriwan

 

 


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Managemen PT MCM Diduga Menolak Perundingan Bipartit yang Diajukan Pekerja

Terkait Calon Sekdaprov Riau, Ini Tiga Nama Diusulkan ke Kemendagri

GRIB JAYA DPC Dumai Jalin Silaturahmi dengan LAMR Kota Dumai: Perkuat Sinergi Budaya dan Organisasi

Pedang Pora dan Tepung Tawar, Warnai Pisah Sambut Kapolres Inhu

Tiga Pengedar Sabu Dibekuk, Polisi Sita BB 12 Gram

Bupati H Sukiman: Keragaman Suku Bangsa Kekuatan Dalam Membangun

Kapolda Riau Ikuti Khotmil Qur'an dan Silaturahmi di Masjid Jami' Air Tiris

PT Pelindo Duduki Peringkat Kedua Perlombaan Borgol dan Tongkat Polri

Polres Dumai Akan Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2022 Selama 14 Hari

Kolaborasi TNI Polri Dalam Menjaga Keamanan Dan Ketertiban Selama Proses Pemilihan Umum

Diduga Ingkar Bayar Invoice Minyak POME, PT SJIO Digugat PT Lux ke Pengadilan

Bupati Rohil: ASN Tak Taat Aturan Siap-siap Kena Sanksi

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 303 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1508 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved