• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Dumai

Terkait Ditahannya Raport Murid,

Luhut Harianja Minta Pengawas Disdikbud 'Turun Usut' Pakaian Seragam di SMPN 5 Dumai

PantauNews

Ahad, 09 Januari 2022 17:56:03 WIB
Cetak
Foto: Ilustrasi (Net)

DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Setiap memasuki tahun ajaran tahun baru, seragam sekolah merupakan momok yang menakutkan bagi para orangtua atau wali murid. Besarnya biaya terkait seragam baru dan baru dengan kondisi ekonomi serba sulit saat pandemi ini.

Informasi terangkum awak media, oknum Wali Kelas di SMPN 5 Dumai Menahan Laporan muridnya gara gara belum melakukan pelunasan seragam sekolah.

"Assalamualaikum, selamat malam. Mhon maaf menggangu waktunya malam2. Untuk anak2 di bawah ini, mohon maaf raportnya tidak bisa dibagikan krn masih tetap dengan uang seragam sekolah oleh bu Ritas," tulis di pesan WhatsApp Grup (WAG) Wali Kelas VII7, Yayuk Andriyani , selasa malam (4/1/2022).

TERKAIT
  • Peluncuran Program Guru Penggerak Jadi Fasilitator dan Pendamping dalam Dunia Pendidikan
  • DPR Temukan Anggaran Diklat Rp33 M buat 4 Orang di Kemenag
  • IQRA'

Adapun ada empat orang murid yang disebutkan oleh sang wali kelas, belum pasti seragam sekolah. 

Selanjutnya, Yayuk Andriyani menuliskan pemesanan WAG, terkait jangan sampai mengecewakan kepada orangtua yang nanti mengambil laporan murid.

"Sengaja ibukan malam ini, agar besok ortunya tidak kecewa krn sudah hadir ke sekolah ternyata tidak bisa mengambil raport anaknya," tulisnya lagi di WAG.

Salah satu orangtua siswa yang enggan disebut-sebut memamerkan tindakan wali kelas dan akan mempermalukan anaknya di ruang publik.

"Saya akui belum membayar biaya seragam sekolah. Dulu saya pernah bertanya, apakah seragam sekolah ini wajib baru dan mengapa kami para orangtua tidak diberitahukan atau diminta kesepakatan sesama wali murid," ungkap wali murid menjelasankan.

Ditambahkannya, terkait seragam sekolah tanpa ada kesepakatan para orangtua. Tiba tiba, tukang jahit datang kesekolah dan mengukur seragam baru untuk seluruh siswa.

"Keadaan serba ini, apa salahnya seragam lama dapat dipakai. Kebetulan abangnya juga dulu alumni sekolah ini," sambil mengeluh.

Lanjutnya, ia sangat takut dengan kejadian ini karena sempat berdebat dengan wali kelas terkait Raport anaknya. Dugaan cerita serta tekanan pada mental anak nantinya jika memungkinkan.

Saya takut gara gara kejadian ini, anak saya atau ada dugaan nanti di sekolah," keluhnya sambil termenung.

Wali kelas VII7, Yayuk Andriyani yang berhasil dikonfirmasi, Minggu (9/1/2022) tampak enggan memberikan keterangan.

"Mungkin bisa menghubungi pihak yang lebih aktif, kalau memang ini tentang sekolah," jawab Yayuk via pesan WA, yang tampak tidak ingin menjawab sambungan seluler dengan alasan ada acara.

Selanjutnya, terkait seragam dapat menghubungi pihak sekolah langsung ke bagian sarana dan prasarana, karena mereka yang berhak untuk memberi keterangan.

"Karena saya hanya mengajar di kelas, bukan bagian yang mengurus seragam sekolah," ujar sang Wali Kelas lagi.

, sang wali kelas tak ingin memberikan keterangan dan wali ke pihak lain. Padahal jelas jelas dia sendiri yang mengirim pesan di WAG, jelas adanya dugaan tekanan pada murid terkait dengan sekolah agar dilunasi.

"Untuk pertanyaan yang lain dapat langsung menghubungi sekolah. Terima kasih," ucapnya.

murid Lanjut, ia sempat cekcok dan akhirnya Raport diberikan walaupun belum ada seragam.

"Silahkan konfirmasi ke pihak sekolah saja dan menunggu jawaban dari kepala sekolah. Maaf, Raport anak saya sudah dibagikan dan, di kelas saya sudah terima rapor semua," tukas Yayuk seraya sinis dicecar pertanyaan wartawan.

ada, bahwa pihak sekolah dilarang untuk melakukan penjualan seragam. Terkait seragam kepada murid baru, harus ada kesepakatan semua orangtua atau wali murid.

Disebutkan orangtua murid inisial AH, bahwa dirinya tidak mengetahui dimana seragam sekolah ini ditempah. Informasi dari anaknya, tukang jahit yang datang dan diukur langsung di sekolah.

Ditempat terpisah, mantan Anggota DPRD Dumai Parluhutan Harianja sangat mengecam tindakan oknum guru atau wali kelas tersebut. 

"Tak ada laporan biaya seragam dengan Raport. Tak seharusnya seorang pendidik mempermalukan muridnya dan ini dapat merusak mental anak. Mengapa harus disebutkan di WA Grup dan ini tak pantas dilakukan seorang pendidik," cetus yang jugahati pendidikan seraya berang.

Tambahnya, ia meminta Pengawas Sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai turun dan tegur oknum guru tersebut. Sebagai pendidik, dirinya tak pantas memberikan masalah kepada muridnya.

"Tugas anak itu belajar dan jangan libatkan apapun terkait pembiayaan sekolah kepada murid," lugasnya lagi.

Terkait polemik seragam baru, pria yang akrab disapa Luhut ini juga meminta pihak legislatif untuk turun dan melakukan pengawasan terkait dugaaan kecurangan yang dilakukan oleh oknum di lembaga pendidikan tersebut.

"Intinya jangan coreng dunia ini dengan cara apapun untuk mencari keuntungan. Tugas kalian wahai para pendidik untuk mencerdaskan anak bangsa," menyimpulkan buku itu.

Untuk perimbangan pemberitaan, saat dihubungi nomor ponsel Kepala SMPN 5 Dumai Husni dengan nomor 0812 750 4***, belum dapat dimintai keterangan. Pesan WA yang ditinggalkan juga belum ada tanda tanya dibalas. (*)

Penulis: Edriwan

 

 


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Komitmen Berantas Mafia Tanah, Dr YK Yakin Kepada Polda Riau

Dalam Upaya Mempererat Silaturahmi, Polres Dumai Kembali Adakan Berbagi Zakat Profesi Ke-4

Laksanakan Rapat Peningkatan Hak Atas Tanah Jadi SKGR, Junaidi: Sesuai Saran dari Komnas HAM

Vendor PT SDO Tak Laporkan Tenaga Kerjanya

F-SPTI Inhu Akan Demo PT NHR, Buntut Penghentian Pekerja Buruh Bongkar Muat

Hotspot Terdeteksi di 8 Kabupaten/Kota di Riau

PT Pacific Indopalm Industries Dilabrak Emak-emak Tuntut Oknum Karyawan Dipecat

Tingkatkan Hasil Panen Cabe Merah, Babinsa Bukit Nenas Dampingi Petani

Gelar Closing Ceremony Bulan Energy and Loss, GM Ajak Pekerja Terus Jaga Budaya Sadar Energi

SMAN PLUS Provinsi Riau Buka Pendaftaran Siswa Baru: Peluang Emas bagi Pelajar Berprestasi!

Kapolres Rohil Pastikan Jaga Keamanan Malam Takbiran Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijiariah

Pengurus Karang Taruna Kelurahan Tanjung Penyebal Kota Dumai Dikukuhkan

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 227 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1888 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 503 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved