Diduga Ingkar Bayar Invoice Minyak POME, PT SJIO Digugat PT Lux ke Pengadilan
PANTAUNEWS, DUMAI - PT Lux melalui Kuasa Hukumnya Thomson hutahaean SH MH, Muhammad Safri Sembiring, SH, Herbet Sidauruk SH dan Boy Sembiring SH, Ahmad Yani Nasution SH. Deswanto Manurung SH, yang berkantor di Permata Law Office Medan resmi mendaftarkan Gugatan di Pengadilan Negeri Dumai pada tanggal 24 September 2025, terkait ketidakpatuhannya PT Sumber Jaya Industri Oleo (SJIO) dalam kewajibannya untuk membayarkan Invoice (tagihan)terhadap Kliennya yakni PT Lux Agro Industri.
Pada hari ini Kamis tanggal 02 Oktober 2025 kami menghadiri sidang pertama dengan agenda Pertemuan/ kelengkapan para pihak.
Adapun maksud dari Invoice yang ditagih oleh klien kami PT. Lux adalah tentang minyak yang berjenis Palm Oil Mill Efflument (POME) yang dipesan dan dikirimkan ke PT. SJIO lalu kemudian diterima dengan dibuktikan surat bongkar dll.
Kemudian setelah minyak yang berjenis Palm Oil Mill Efflument (POME) dibongkar PT. SJIO, PT. Lux mengirimkan invoice kepada PT SJIO atas minyak berjenis Palm Oil Mill Efflument (POME) yang sudah dibongkar tersebut, namun hingga kini belum juga membayarkan kewajibannya atas minyak yang sudah diterima tersebut.
Bahwa dalam sistem perdagangan yang terjadi dan disepakati antara PT Lux dengan PT. SJIO adalah sistem pembelian minyak yang kemudian apabila minyak yang berjenis Palm Oil Mill Efflument (POME) diterima/bongkar maka artinya sudah sesuai Spek dan PT SJIO seharusnya melalukukan pembayaran, seperti sistem COD lebih tepatnya bila kita ambil contoh dan sistem Pranco yang tidak menitik beratkan pada PT SJIO sebagai pembeli atas minyak berjenis Palm Oil Mill Efflument (POME) yang dipesannya hanya tinggal menunggu barang sampai, dan apabila barang tidak sesuai Spek yang di inginkan oleh PT SJIO maka minyak tersebut dapat dikembalikan dan akan diganti yang baru. Artinya kalau Minyak sudah diterima dan dibongkar maka seharusnya PT SJIO harus membayarkannya.
Sebab tidak ada kerugian yang dialami oleh PT SJIO bahkan PT Lux lah mengalami kerugian karena minya sudah diterima namun tidak dibayarkan.
Bahwa klien kami PT Lux sudah beberapa kali melakukan upaya penagihan namun tidak ada respon dari PT SJIO bahkan Kuasa Hukum PT Lux sudah melakukan upaya Somasi terkait untuk segera melakukan kewajiban pembayaran atas Invoice tersebut namun tetap tidak ada info resmi dari PT. SJIO untuk membayar, artinya PT SJIO disini anggap remeh terhadap persoalan ini seakan-akan kebal terhadap hukum dengan tidak melakukan pembayaran.
Maka atas permasalahan ini kami berharap PT SJIO untuk segera membayarkan kewajibannya yang sehingga telah berdampak kerugian pada klien kami, dan apabila tetap kekeh tidak membayarkan maka kami berharap proses sidang kedepannya dapat berjalan dengan baik, lancar dan kita percayakan proses hukum ini kepada Pengadilan Negeri Dumai melalui Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini.(rls)


Berita Lainnya
Ketua DPD PWRI Riau Serahkan Mandat Pembentukan DPC Pekanbaru
Dispar Riau akan Cek Prokes di Destinasi Wisata
Gajah Menyusui di Area HPK Ditemukan Mati
Pemkab Rohul dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2021
Kadis Kominfotiks Rohil Minta Semua OPD Waspada Serangan Hacker
DPP RMB-LHMR bersama DPW LHMR Rohil Gelar Konsolidasi
Polda Riau Gandeng Perguruan Tinggi Siapkan 9000 Vaksin dan 1500 Paket Bansos
Babinsa Kelurahan Guntung Lakukan Patroli Karhutla
Wali Kota Dumai Tinjau Program Air Bersih di Rimba Sekampung
Polsek Rengat Barat Dibackup Polres Inhu Berhasil Mengungkap Pelaku Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak
Pengusaha Inhu Bantu Pembangunan TPQ Desa Serai Wangi Peranap
Operasi Patuh Lancang Kuning 2022 Digelar Mulai Hari Ini, Kapolda Riau Pimpin Apel Gabungan