Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhamadiyah Kunjungi Poso
POSO, PANTAUNEWS.CO.ID - Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Wachid Ridwan bersama rombongan berkunjung ke Poso. Rombongan yang terdiri dari Muhammadiyah, MUI, dan Mathla’ul Anwar melakukan kunjungan pada hari Kamis (18/3/2021).
Rombongan tersebut berangkat dari Jakarta dan langsung berkunjung ke Poso bahkan ke Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso dan melaksanakan salat Jumat bersama di Masjid Besar Baitullah Tentena.
Wachid Ridwan mengimbau agar masyarakat dan ormas-ormas yang ada di Kabupaten Poso untuk menanggulangi ektrimisme, radikalisme dan terorisme.
“Tujuan kami melakukan kunjungan ini untuk mensosialisasikan terorisme, radikalisme dan ektrimisme terhadap daerah yang rawan itu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kunjungan ke ormas-ormas dan masyarakat ini hanya satu hari Jumat dan Sabtu saja karna rombongan kembali ke Jakarta pada hari Minggu (21/3/2021). (*)
Penulis: Iwan


Berita Lainnya
PT Sari Dumai Sejati – APICAL Group Menyerahkan Bantuan ke RSUD Dumai Terkait Penanggulangan Corona
Terkait Aksi Mogok Kerja Sejumlah dokter, Aci: Itu Bentuk Aspirasi dalam Mengoptimalisasi Pelayanan RSUD Dumai
Ustadz Gamal: Stop Pertikaian dan Saling Menyalahkan, Ayo Kita Duduk Bersama!
Apical Bersama Tanoto Foundation Serahkan Bantuan Buku Untuk Pelajar di Kelurahan Lubuk Gaung
Pendaftaran Perdana, Uber Firdaus Sebut Pasangan Sukma Jaya Arief - Rahmad Untuk Menuju Dumai Hebat
Kapolres Inhu Silaturrahmi Bersama Ulama di Majelis Zikir TNAJ
Suardi Mendaftar di Demokrat, Zaiful Asri: JIka Tak Masuk Bursa Warganya, Akan Tetap Dukung Eko Suharjo
Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto: Bayangkan Jika Masuk Sudah Nyogok !
Bersama LAM, Polres Dumai Gaungkan Semangat Melayu Lewat Penggunaan Tanjak dan Slempang
Relawan dan Simpatisan Gus Muhaimin Siap Ramaikan Konser Kebangsaan
Terapkan Aspek HSSE Secara Berkelanjutan, PT KPI Unit Dumai Raih Penghargaan 4 Stars Gold di HSEIA 2023
Serupa Gadis Probolinggo, Nenek Ini Hidup Lagi Usai 11 Jam Meninggal