• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Nasional

JK Ungkap 11 Pejabat Kemenkeu Ancam Mundur Jika Rizal Ramli Jadi Menkeu

PantauNews

Rabu, 11 November 2020 00:00:46 WIB
Cetak

JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan alasan sosok Rizal Ramli tidak berhasil menjadi menteri keuangan pada periode pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Pada saat itu, Rizal Ramli diisukan akan menjadi menteri keuangan. Namun, Rizal menilai sering dijegal oleh JK.

JK mengatakan, salah satu alasan Rizal Ramli tidak menjabat sebagai menteri keuangan pada era SBY adalah ada ancaman dari para pejabat eselon I Kementerian Keuangan. Dia menceritakan sekitar 11 pejabat eselon I Kementerian Keuangan termasuk Darmin Nasution mendatangi dirinya.

"Kenapa tidak selangkah menjadi menteri keuangan, dia bikin isu kalau akan menjadi menteri keuangan atau BUMN. Datang 11 orang eselon I Kementerian Keuangan yang pimpin oleh Darmin Nasution di sini, di ruangan ini pada bulan Oktober tahun 2004, mengatakan bahwa seluruh Dirjen Kementerian Keuangan akan mundur kalau menteri keuangannya Rizal Ramli," kata JK dikutip dari Youtube Karni Ilyas Club, Rabu (11/11/2020).

TERKAIT
  • PDI Perjuangan Kota Dumai melaksanakan Bakti Sosial Dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila
  • DPW PKS Provinsi Riau dan Partai Demokrat Dumai Bangun Komunikasi
  • Arif Fadhilah Mundur dari ASN dan Siap Hadapi Petahana

Menerima langsung permintaan itu, JK pun langsung memberitahu SBY yang saat itu menjadi orang nomor satu di Indonesia.

"Jadi saya bilang sama SBY, eh ini mau menolak semua orang, saya bilang kenapa menolak Rizal Ramli. Oh ya dia itu tidak mengerti persoalan, pekerjaan," katanya.

JK pun mendengar kan semua alasan penolakan yang diutarakan 11 pejabat eselon I Kementerian Keuangan ini. Selain menganggap Rizal Ramli tidak mengerti persoalan, juga sering menganggap pejabat eselon I Kementerian Keuangan sebagai kebun binatang.

Rizal Ramli di era Gus Dur pernah menjabat sebagai menteri koordinator bidang perekonomian selama 10 bulan dan menteri keuangan selama 2 bulan.

"Saya bilang kenapa menolak Rizal Ramli. Oh ya dia itu tidak mengerti persoalan, pekerjaan. Kedua, dia anggap kita ini kebun binatang, kalau marah-marah sebut-sebut kucing lah, anjing lah semua orang. Jadi diboikot, tidak diterima. Jadi mau gimana jadi menteri, menteri BUMN lagi sama juga," ujarnya.

Menurut JK, sosok Rizal Ramli di era kepemimpinan SBY pun tidak masuk daftar calon kuat menteri keuangan. Hanya saja, dikatakan JK, Rizal Ramli justru membuat isu bahwa dirinya akan diangkat sebagai menteri keuangan dan BUMN.

"Waktu itu seperti diketahui, calon menteri itu di interview dulu oleh Pak SBY, dipanggil, dia tidak pernah dipanggil, dia tidak benar saya larang, memang tidak pernah diperhitungkan oleh Pak SBY, kalau diperhitungkan dia dipanggil. Nah justru pada saat terakhir di kabinet, mau susun kabinet, Pak SBY mengatakan eh ada nggak kursi, masih ada yang kosong? masih perindustrian, bagaimana kalau Rizal Ramli, boleh saya bilang. Saya telepon dia, dia sudah menunggu tapi dia tidak pernah dipanggil, dulu kan orang antre di Cikeas, dia tidak pernah dipanggil," ujarnya.

"Saya bilang eh Rizal, kan teman, kita putuskan anda menteri perindustrian, wah anda ini teman tapi tidak adil, saya kan maunya menteri keuangan atau BUMN, ya maunya, tapi inikan yang menentukan presiden," tambahnya.

Tidak hanya itu, JK juga membeberkan alasan Rizal Ramli terkena perombakan atau reshuffle saat menjabat sebagai menteri koordinator bidang kemaritiman di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi). Alasannya adalah Rizal Ramli tidak bisa berkoordinasi atau bekerjasama dengan para menteri di bawahnya.

"Zaman Jokowi pertama hanya 10 bulan, tidak bisa pimpin orang, ngomong banyak tapi tidak bisa pimpin orang. Jadi orang semua melawan, waktu zamannya," ungkapnya. ***


Sumber : Detik.com /  Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Mobil Presiden Jokowi yang Terjang Banjir di Kalsel Jadi Buruan di AS

Gubernur Arinal Djunaidi Dampingi Menko PMK dan Menhub Pada Rakor Penanganan Arus Balik Idul Fitri 1445 H

Dekarbonisasi Industri Harus Melibatkan Seluruh Rantai Nilai Perusahaan

MK Tolak Gugatan Penanam Ganja di Rumah, Ini Alasannya

Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Mundur Setelah 6 Bulan, Joao Mota: Saya Belum Bisa Berkontribusi untuk Negara

Ketum DPP PJS Silaturahmi dan Verifikasi Kantor DPD PJS Jambi

Skandal Korupsi Minyak Pertamina: Negara Rugi Rp 193,7 Triliun, Siapa Dalangnya?

Kasus Djoko Tjandra, Propam Masih Periksa 2 Jenderal Polisi

Kepengurusan DPC PJS Kabupaten Basel Terbentuk, Ini Penyampaian Ketua PJS Babel

Ditengah Krisis Energi Dunia, Pertamina Sukses Hemat Biaya Operasional Rp 6 Triliun.

DPP SKPPHI Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Dalam Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Penembakan Brigadir J 

Pengurus DPC PJS Belitung Silaturahmi Bersama Wakapolres Beltim

Terkini +INDEKS

Konsolidasi Perdana di Dumai, FSPMI Riau Perkuat Barisan dan Strategi Perjuangan Buruh

15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani, Kebun Kangkung di Purnama Jadi Penopang Ketahanan Pangan
15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Peternak di Dumai Barat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat dari Pekarangan Warga
14 Juni 2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustaz Dennis Lim
13 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Dampingi Petani, Pekarangan Bergizi Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
13 Juni 2026
Ibu Muda di Kampung Penyengat Sungai Apit di terkam buaya Saat mandi di Sungai Metas
13 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif
12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 232 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 277 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1919 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1367 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 512 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved