• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Nasional

Kedeputian V KSP Desak Pemerintah Data Ulang Kelompok Rentan Penyandang Disabilitas

PantauNews

Jumat, 19 Juni 2020 11:35:58 WIB
Cetak

Jakarta, PantauNews.co.id - Kedeputian V bidang Hukum dan HAM Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mendesak agar Kementrian Sosial dan Bappenas untuk turun langsung melakukan pendataan bagi penyandang disabilitas yang berada di daerah baik ditingkat provinsi maupun ditingkat kabupaten/kota.

Pasalnya akibat dampak dari pandemi Covid-19, banyak dari kelompok serta keluarga penyandang disabilitas yang kehidupan ekonominya justru semakin terpuruk.

Padahal, penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan terhadap dampak dari Covid-19 baik itu dampak sosial, kesehatan maupun ekonomi.

Menyikapi persoalan tersebut, Tenaga Ahli Madya Kedeputian V bidang Hukum dan HAM Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Sunarman Sukamto mengatakan pihaknya terus mendorong dan mendesak kepada pemerintah agar penyandang disabilitas merupakan kelompok yang menjadi prioritas mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah akibat dampak Covid-19 untuk turun langsung melakukan pendataan.

"Ya mas, sekarang kami tangah mengawal data penyandang disabilitas yang masuk ke dalam sistem dan format DTKS. Saya terus  mendesak Bappenas dan Kemensos untuk turun langsung mendata penyandang disabilitas baik yang disabilitas berat maupun yang tidak. Tidak hanya itu kami juga mendesak agar pemerintah mendata penyandang disabilitas yang terdampak akibat pandemi Covid-19," ungkap Sunarman Sukamto, Jumat (19/6/2020).

Dikatakan Sunarman, masih banyaknya penyandang disabilitas yang belum tersentuh bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat disebabkan salah satunya yakni persoalan data penyandang disabilitas yang belum masuk dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Saya mendapat laporan bahwa pendataan yang dilakukan di tingkat kabupaten/kota dalam hal ini Dinas Sosial tidak maksimal dan serius mendata langsung penyandang disabilitas. Contoh saja laporan dari teman kita desa di Bantul, Provinsi Yogyakarta. Mereka ada sekitar 140 penyandang disabilitas, banyak yang hidup sendiri atau sebatangkara, ada yang difabel berat, ada yang SCI (Spinal Cord Injury) korban gempa. Mereka mengajukan bantuan ke kelurahan cuma di ACC 12 orang,  padahal mereka sudah sampai pada situasi darurat yaitu menjual aset seperti TV, bahkan menjual alat produksi seperti mesin jahit untuk sekedar menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan khusus seperti pampers dewasa." 

"Pada awalnya kawan-kawan difabel sudah melaporkan bahkan memberikan data mereka ke petugas TKSK Dinsos setempat, namun respon belum sesuai harapan. Data mereka belum masuk DTKS, ada juga data Difabel yang belum mereka ambil," cetusnya. 

Setelah ada koordinasi dengan Bappenas dan Kemensos, lanjut Sunarman kemudian Kemensos meminta nomor HP koordinator difabel dan dihubungkan dengan pendamping penyandang disabilitas setempat, barulah pendamping tersebut mendatangi koordinator difabel tersebut untuk dibantu input data sesuai format DTKS dan melihat dari dekat kondisi difabel tersebut sehingga paham benar.

"Salah satu dari sekian hambatan adalah kawan-kawan difabel di desa-desa tidak punya laptop untuk membuat data based dan belum tahu format data DTKS. Kemudian juga kesulitan mobilitas dan transportasi untuk datang ke Balai Desa dan Kantor Dinas Sosial setempat. Jadi memang perlu pendampingan teknis jemput bola agar kawan-kawan difabel masuk ke dalam DTKS. Jika hal ini bisa dilakukan oleh semua pendamping penyandang disabilitas, akan sangat membantu memecahkan kebuntuan selama ini ". bebernya.

Dari itu, pihaknya meminta agar Dinas Sosial di kabupaten/kota untuk proaktif jemput bola melakukan pendataan. Saat ini sesuai instruksi dari Kemensos pemerintah daerah agar melakukan pendataan dimasyarakat khususnya melakukan pendataan terhadap kelompok rentan penyandang disabilitas yang tidak masuk dalam bantuan PKH dan BPNT.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak Bappenas dan kementerian sosial, meminta agar pendataan penyandang disabilitas agar menjadi prioritas. Memang ada sebagian penyandang disabilitas yang menerima langsung bantun pusat baik dari mekanisme bantuan PKH maupun BPNT," tukasnya (*)

Penulis: Hafiz Alfangky


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Billy Marcelino Maniagasi: Siap Jalankan Amanah dan Besarkan SKPPHI

Tiga hari tertimbun runtuhan akibat gempa Cianjur, Balita diselamatkan dalam kondisi hidup

Gedung Kejaksaan Agung Terbakar, Menkopolhukam: Dokumen Perkara Aman, Kelanjutan Penanganan Perkara Tidak akan Terlalu Terganggu

Panglima TNI Tinjau Serbuan Vaksinasi di Kota Bandung

Riuh Erick Thohir Minta Toilet SPBU Gratis, Komentar Warganet Terbelah

Membangun Kolaborasi & Sinergi, PJS dan KBO Babel Berkunjung ke Dirut PT Timah Tbk

Lakukan Lawatan Ke Bandung, KUP SUTA Nusantara Ikuti Berbagai Rangkaian Kegiatan

Pussenarhanud Kodiklatad Gelar Latbakjatrat Terintegrasi TA 2021

PJS Labuhanbatu Berbagi Kasih: Menguatkan Solidaritas Antar Jurnalis

Kepengurusan DPC PJS Kabupaten Basel Terbentuk, Ini Penyampaian Ketua PJS Babel

Tutup Rapim, Kapolri Pastikan Kawal Seluruh Kebijakan Pemerintah

Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik, Pemilik Rumah Makan Gaola Laporkan Akun TikTok Milik Oknum Wartawan

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved