• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Diminta Berbohong dan Dijanjikan akan Dibantu, Tiga Siswa SMAN Binsus Dumai Dikembalikan ke Orangtuanya

Redaksi

Rabu, 18 Desember 2019 14:37:00 WIB
Cetak

Foto: Ilustrasi (Net)
Dumai (PantauNews.co.id) – Perihal terkait adanya pemulangan tiga orang siswa kepada orangtua atau wali murid di Sekolah Menengah Atas Binaan Khusus (SMAN Binsus) Dumai menuai tanda tanya besar. Tiga siswa yang berinisial AD, AL dan AR yang resmi dikeluarkan pada Senin, 21 Oktober 2019 dengan surat pemanggilan kepada orangtua atau wali murid, Jumat 18 Oktober 2019.

Sebelumnya, awak redaksi telah mencoba untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi Jumat (08/11/2019), terkait adanya tiga siswa yang dikeluarkan oleh pihak SMAN Binsus Dumai. Namun, Kepala SMAN Binsus Dumai Auzar, tidak berada ditempat dan hanya dapat dijumpai Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Eva.

Saat dikonfirmasi, Eva membenarnya ada tiga siswa yang telah dikembalikan kepada orangtuanya masing masing diruangan kerjanya. Ia juga mengakui bahwa menurut laporan, ada tujuh orang yang merencanakan dan tiga orang yang melakukan tindakan pencurian barang milik AO.

Dilanjutkannya, setelah dinterogasi, ternyata mereka (AD , AL dan AR) mengakui dan sebagai pelaku perencanaan pecurian milik AO dari tujuh orang yang ikut merencanakan.

“Keputusan untuk memulangkan siswa kepada orangtua masing masing, berdasarkan rapat majelis guru bersama kepala sekolah. Mereka diduga melakukan tindakan kriminal, sehingga pihak sekolah tidak dapat mentolelir tindakan tiga siswa tersebut.

Ketika disinggung soal isi dalam tas AO, Eva mengungkapkan berdasarkan pengakuan AO dan kesaksian palsu oleh AD, AL dan AR. Mereka (AD, AL dan AR), sesuai pengakuan telah disuruh berbohong oleh AO agar tidak menyebutkan isi tas sebenarnya dengan menjanjikan akan dibantu oleh orangtua AO.

Namun kesaksian palsu yang diberikan oleh AD, AL dan AR untuk melindungi AO, berakibat mereka dikeluarkan dari sekolah. Ironisnya, pihak sekolah tidak mencoba berusaha lebih untuk mencari kebenaran dan apa isi tas sebenarnya. Esoknya, Jumat (18/10), sekolah mengeluarkan surat panggilan kepada orangtua/ wali murid.

Tas AO yang diambil oleh ketujuh siswa tersebut, dan disembunyikan disalah satu kelas, diketahui oleh salah satu siswa dan melaporkan kepada Tim Pasus Sekolah. Diketahui, tas langsung diserahkan kepada AO dan saat itu bel pulang sudah berbunyi.

Keputusan yang terlalu dini dan terkesan gegabah, tanpa melihat dan mencari kebenaran yang sebenarnya. Ironisnya, kesimpulan dugaan kriminal yang dilakukan oleh ketujuh siswa dan menetapkan tiga siswa oleh pihak sekolah tanpa melalui proses yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ketika dikonfirmasi, Jumat (07/11/2019), Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kota Dumai, H Basrial, menyebutkan bahwa tidak mengetahui perihal adanya tiga siswa yang dikeluarkan dari SMAN Binsus Dumai.

“Saya tidak tahu, nanti saya coba konfirmasi kepada Kepala SMAN Binsus Auzar. Kebetulan dia dan saya sekarang berada di Pekanbaru,” ungkap Basrial, Jumat (07/11/2019).

Basrial sempat mempertanyakan kepada Auzar, kenapa tiga anak tersebut dikeluarkan dan mencoba meminta untuk mengevaluasi kembali.

“Saya sudah meminta beliau untuk mengevaluasi kembali. Dinas hanya menerima laporan dan semua sudah diputuskan oleh saudara Auzar,” paparnya saat itu.

Kesaksian palsu mereka (AD, AL dan AR), diketahui saat orangtua /wali murid dipanggil ke sekolah. Salah satu orangtua merasa terkejut pengakuan mereka dan mencoba berusaha untuk meminta kepada pihak sekolah agar dapat dipertimbangkan.

Ternyata, usaha para orangtua tersebut sia sia belaka, pihak sekolah tetap bersikukuh tidak mau menerima. Salah satu orang tua dari AL, mencoba meminta bantuan pihak DPPPA Kota Dumai untuk menjembati persoalan ini.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PPPA melalui Kepala UPT PPPA Wahyu Ratna membenarkan bahwa ada salah satu siswa SMAN Binsus datang dan melaporkan ke kantornya.

“Kami sudah hampir 5 kali datang ke SMAN Binsus, dan mencoba menjembatani persoalan tersebut. Dan yang terakhir tanggal 2 Desember 2019. Kami meminta kepada pihak SMAN Binsus untuk diizinkan ujian semester, agar dapat diterima di sekolah yang baru,” ungkap Ka UPT PPPA Dumai, Rabu (17/12/2019).

Ditambahkan Wahyu Ratna, untuk kasus SMAN Binsus, kami sudah menindaklanjuti laporan sesuai dengan prosedur dan saat ini, kasusnya masih dalam proses penyelesaian.

“Intinya, kami dari Dinas PPPA memperjuangkan hak anak untuk mendapatkan pendidikan,” tegasnya.

Lanjutnya,mengembalikan anak kepada orangtua tidak serta merta menjadi solusi yang terbaik bagi anak yang melakukan pelanggaran atau aturan di sekolah. Anak seharusnya masih punya kesempatan untuk dididik dan dibina kearah lebih baik.

Disinggung, soal anak yang dikeluarkan dari SMAN Binsus Dumai AL, sampai saat ini belum bersekolah, Wahyu Ratna yang biasa disapa Ayu ini sangat menyayangkan.

“Semoga kasus ini bisa menjadi perhatian kita semua terutama pihak pihak terkait, agar tidak ada “AL dan kawan kawan” berikutnya,” pungkas Ayu.

Penulis: Muzcaniago

Editor : Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Sanggar Seni Karinding Rawacana Buktikan Eksistensinya

Danrem 073/Makutarama Kunjungi Kendal, Silaturahim dengan Tokoh Agama

Satpol PP Dumai Minim Penindakan, 'Tajam Ke bawah dan Tumpul Ke atas'

Virus Corona Pandemik, Ini Perintah Jokowi

Peringatan HUT ke-6 Asosiasi Ahli K3 Komisariat Dumai: Seminar dan Kolaborasi untuk Keselamatan Kerja

Ditusuk Orang Tak Dikenal, Syekh Ali Jaber: Allah Selamatkan dari Pembunuhan

Syaiful Egab Hempuskan Nafas Terakhir, ASN Senior Ini Namanya Sempat Mencuat di Pilkada Dumai

Perketat Keamanan Pelantikan Presiden, Patroli Besar-besaran Digelar di Tangerang

Terkait Imbauan SKB 5 Lembaga Negara, Khairil Adli: Kami Sudah Surati dan Memanggil 4 ASN Tersebut

HUT ke-2 PJS di Jakarta, Berikan Award dan Gelar UKW

Pemdes Pasir Jaya Bersama UPT Puskesmas Gelar Vaksinasi Massal 1000 Dosis

Abdul Rahman Terima Mandat sebagai Ketua PAC GRIB Dumai Barat, Siap Majukan Organisasi dan Sinergi dengan Masyarakat

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved