• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Mewujudkan Swasembada bawang putih 2021.

PantauNews

Kamis, 13 September 2018 13:50:00 WIB
Cetak

Karanganyar (PantauNews ) - Kementerian Pertanian menargetkan tahun 2019 Indonesia sudah bisa memenuhi kebutuhan benih bawang putih. Hal ini merupakan tahapan penting sebelum mencapai swasembada bawang putih 2021. Berbagai varietas lokal maupun impor yang adaptif seperti Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, Lumbu Putih, Sangga Sembalun, Tawangmangu Baru dan Great Black Leaf (GBL) asal Taiwan terus dikembangkan sebagai bahan produksi benih.


Salah satu jenis bawang putih lokal yang cocok dikembangkan karena produktivitasnya tinggi Tawangmangu baru (TMB). Varietas tersebut awalnya berkembang dari kawasan penghasil sayuran di daerah Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah. TMB resmi terdaftar di Kementerian Pertanian sejak 1 November 1989. Varietas tersebut banyak ditanam di daerah Tegal, Wonosobo, Banjarnegara, Temanggung, Magelang, Magetan dan Karanganyar sendiri.

"Hasil panen bawang putih Tawangmangu Baru sangat baik, umbinya besar-besar, pertumbuhan bagus dan batangnya kokoh. Kalau jenis ini dikembangkan luas, kita makin optimis swasembada bawang putih tercapai tahun 2021," ujar Prihasto Setyanto, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat saat melakukan kunjungan kerja monitoring tanam bawang putih kerjasama kelompoktani dengan importir di Dusun Pancot, Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah pada Sabtu (08/09).

Diidampingi Kasubdit Bawang, Agung Sunusi, dan pejabat dinas pertanian setempat, Prihasto menyatakan selain produktivitas tinggi TMB juga punya beberapa keunggulan. Jenis bawang putih ini bisa dipanen pada umur 110 hingga 140 hari. Tinggi tanaman bisa mencapai 60 sampai 80 cm. Sesuai ditanam di lahan berketinggian diatas 1.000 mdpl. Siungnya berwarna putih keunguan. Aromanya sangat kuat sehingga cocok untuk bumbu masakan.

"Ke depan jenis ini akan didorong dorong produksi maupun produktivitasnya. Selain untuk konsumsi, juga dijadikan bakal benih untuk musim tanam berikutnya," jelas Prihasto. "Kita terus kejar produksi benih unggul lokal, karena saat benih kurang dan permintaan tinggi seperti sekarang ini rawan peredaran benih palsu atau oplosan sehingga perlu pengawasan yang intensif terhadap peredaran benih. Kementerian Pertanian tak henti-hentinya mengingatkan semua pihak untuk waspada," tambahnya serius.

Harga bawang putih TMB kering konsumsi terpantau di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 40ribu. Sementara harga konde basah di tingkat petani saat ini Rp 20 ribu per kilogram. Bawang jenis ini banyak diminati para pelaku usaha kuliner. Pemasarannya baru menjangkau wilayah Solo Raya dan sekitarnya.

Suratno, ketua kelompoktani Galang Mitra Sejahtera menyebut produktivitas jenis TMB yang ditanam di Kalisoro bisa mencapai 15 hingga 20 ton per hektar panen basah. "Petani disini sudah puluhan tahun menanam bawang putih tumpangsari dengan sayuran lain seperti wortel, bawang daun dan kobis. Untuk hasil optimal, akhir April kami harus sudah tanam bawang putih. Paling lambat Juni tanam, kalau lewat bulan tersebut hasilnya kurang bagus," ujar Suratno.

Saat ditanya kunci sukses budidaya bawang putih, Suratno menyebut faktor benih, pupuk dan air. "Petani disini sudah fanatik maunya tanam benih Tawangmangu Baru. Kami pakai jarak tanam 15x15 cm. Pupuk yang kami pakai yaitu pupuk kandang 10 ton per hektar, Pupuk Organik 1,6 ton per hektar dan NPK 300 kg per hektar dengan cara dilarutkan ke air lalu di berikan ke tanaman  dengan cara dikocor", beber Ratno. "Air tersedia melimpah disini, kalau musim kemarau tinggal pakai sprinkle. Justru kalau ditanam di musim hujan hasilnya jelek," tukasnya.

"Petani kami siap mendukung program swasembada pemerintah. Kami harap dukungan pemerintah mencetak penangkar-penangkar benih baru, agar nantinya ketersediaan benih TMB bersertifikat bisa meningkat," pungkas Suratno.


sumber:pertanian.go id


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Gelar Baksos, PP GAMARI juga Peduli Kegiatan Sosial Masyarakat

Laksanakan Safari Ramadhan Bersama Panti Asuhan, PT KPI RU Dumai Berikan Santunan Senilai 75 Juta

Muhammadiyah Ungkap Perlakuan Buruk China ke Muslim Uighur

Kios Inovasi Kampoeng Otak-Otak, Desa Sarakan Kabupaten Tangerang Diresmikan

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa 39 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 2022

Praktisi Media: Hendri Harus Memberikan Keterangan Sesungguhnya

Calon Kades Samsudin Siap Bangun Lebak Wangi, Adil Sejahtera dan Berakhlakul Karimah

Gara gara Istri Kabur Dari Rumah Menantu Bacok Mertua

Membangun Dumai Lebih Maju dan Berkelanjutan

Gelar Berbuka Bersama, DPW ISAA Undang Santri Tanfidz Al Qur'an Babul Jannah

Baliho Bacawako Amris Terpajang Gagah di Pusat Kota Dumai

Audensi dengan Walikota, DPK ALUN Dumai 'Curhat' Tentang Lingkungan dan Hutan

Terkini +INDEKS

Mandek Dua Tahun, FAP-Tekal Bongkar Dugaan Penghambatan Hukum Kasus Tenaga Kerja

27 Januari 2026
Polres Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Panen Raya Jagung Pipil Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
27 Januari 2026
Polres Rohil Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Amankan 3,98 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five
26 Januari 2026
Perkuat Sinergi Polri dan Komunitas Pelari, Polres Rohil Gelar Green Policing Running Club,
25 Januari 2026
Polres Dumai Laksanakan Pengamanan Konser Kemanusiaan untuk Sumatera dan Palestina di Kota Dumai.
24 Januari 2026
Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan
21 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi Pers dan BUMN, Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pelindo Regional I
21 Januari 2026
Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Pagu Anggaran 2026
21 Januari 2026
Polres Rohil Laksanakan Giat Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas Serta Arahan
20 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi dengan Imigrasi, Dorong Transparansi dan Pelayanan Publik Berkualitas
19 Januari 2026

Terpopuler +INDEKS

Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan

Dibaca : 1257 Kali
Polsek Bukit Kapur Bongkar Aksi Pencurian Kabel PJU di Akses Gerbang Tol Dumai, Sejumlah Pelaku Diburu
Dibaca : 266 Kali
Persatuan Baraya Sunda Tampilkan Tarian Memukau di Penutupan Dufest Idaman 2025
Dibaca : 393 Kali
Warga NU Pelalawan Dan Masyarakat Aceh Gelar Doa Bersama Untuk Korban Bencana Alam Sumatera
Dibaca : 316 Kali
PWMOI Dumai: DUFEST 2025 Bukan Sekadar Festival, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Dibaca : 264 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved