• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Mewujudkan Swasembada bawang putih 2021.

PantauNews

Kamis, 13 September 2018 13:50:00 WIB
Cetak

Karanganyar (PantauNews ) - Kementerian Pertanian menargetkan tahun 2019 Indonesia sudah bisa memenuhi kebutuhan benih bawang putih. Hal ini merupakan tahapan penting sebelum mencapai swasembada bawang putih 2021. Berbagai varietas lokal maupun impor yang adaptif seperti Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, Lumbu Putih, Sangga Sembalun, Tawangmangu Baru dan Great Black Leaf (GBL) asal Taiwan terus dikembangkan sebagai bahan produksi benih.


Salah satu jenis bawang putih lokal yang cocok dikembangkan karena produktivitasnya tinggi Tawangmangu baru (TMB). Varietas tersebut awalnya berkembang dari kawasan penghasil sayuran di daerah Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah. TMB resmi terdaftar di Kementerian Pertanian sejak 1 November 1989. Varietas tersebut banyak ditanam di daerah Tegal, Wonosobo, Banjarnegara, Temanggung, Magelang, Magetan dan Karanganyar sendiri.

"Hasil panen bawang putih Tawangmangu Baru sangat baik, umbinya besar-besar, pertumbuhan bagus dan batangnya kokoh. Kalau jenis ini dikembangkan luas, kita makin optimis swasembada bawang putih tercapai tahun 2021," ujar Prihasto Setyanto, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat saat melakukan kunjungan kerja monitoring tanam bawang putih kerjasama kelompoktani dengan importir di Dusun Pancot, Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah pada Sabtu (08/09).

Diidampingi Kasubdit Bawang, Agung Sunusi, dan pejabat dinas pertanian setempat, Prihasto menyatakan selain produktivitas tinggi TMB juga punya beberapa keunggulan. Jenis bawang putih ini bisa dipanen pada umur 110 hingga 140 hari. Tinggi tanaman bisa mencapai 60 sampai 80 cm. Sesuai ditanam di lahan berketinggian diatas 1.000 mdpl. Siungnya berwarna putih keunguan. Aromanya sangat kuat sehingga cocok untuk bumbu masakan.

"Ke depan jenis ini akan didorong dorong produksi maupun produktivitasnya. Selain untuk konsumsi, juga dijadikan bakal benih untuk musim tanam berikutnya," jelas Prihasto. "Kita terus kejar produksi benih unggul lokal, karena saat benih kurang dan permintaan tinggi seperti sekarang ini rawan peredaran benih palsu atau oplosan sehingga perlu pengawasan yang intensif terhadap peredaran benih. Kementerian Pertanian tak henti-hentinya mengingatkan semua pihak untuk waspada," tambahnya serius.

Harga bawang putih TMB kering konsumsi terpantau di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 40ribu. Sementara harga konde basah di tingkat petani saat ini Rp 20 ribu per kilogram. Bawang jenis ini banyak diminati para pelaku usaha kuliner. Pemasarannya baru menjangkau wilayah Solo Raya dan sekitarnya.

Suratno, ketua kelompoktani Galang Mitra Sejahtera menyebut produktivitas jenis TMB yang ditanam di Kalisoro bisa mencapai 15 hingga 20 ton per hektar panen basah. "Petani disini sudah puluhan tahun menanam bawang putih tumpangsari dengan sayuran lain seperti wortel, bawang daun dan kobis. Untuk hasil optimal, akhir April kami harus sudah tanam bawang putih. Paling lambat Juni tanam, kalau lewat bulan tersebut hasilnya kurang bagus," ujar Suratno.

Saat ditanya kunci sukses budidaya bawang putih, Suratno menyebut faktor benih, pupuk dan air. "Petani disini sudah fanatik maunya tanam benih Tawangmangu Baru. Kami pakai jarak tanam 15x15 cm. Pupuk yang kami pakai yaitu pupuk kandang 10 ton per hektar, Pupuk Organik 1,6 ton per hektar dan NPK 300 kg per hektar dengan cara dilarutkan ke air lalu di berikan ke tanaman  dengan cara dikocor", beber Ratno. "Air tersedia melimpah disini, kalau musim kemarau tinggal pakai sprinkle. Justru kalau ditanam di musim hujan hasilnya jelek," tukasnya.

"Petani kami siap mendukung program swasembada pemerintah. Kami harap dukungan pemerintah mencetak penangkar-penangkar benih baru, agar nantinya ketersediaan benih TMB bersertifikat bisa meningkat," pungkas Suratno.


sumber:pertanian.go id


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Koramil 09/Mauk Gelar Pelaksanaan Vaksinasi Di Desa Kedung Dalem, Kabupaten Tangerang

Nahar Effendi 'Dipanggil Sang Khalik', Dumai Kehilangan Tokoh Pendidikan

Karang Taruna Cimone Jaya Berikan Bantuan Korban Banjir

Apical Group Cepat Tanggapi Stunting di Dumai dengan Program Pemberian Makanan Tambahan

Waka DPRD Kota Tangerang: Pemko Harus Komitmen dengan Aturan yang Dibuatnya Sendiri

Ganja Bisa Diekspor, Berikut Pernyataan Menteri Perdagangan!

Satgas Yonif 751 Berikan Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat Lanny Jaya

Pengamat: Banjir ini Bukan Sekedar Fenomena Alam, Apa Kami Harus Turun Tangan Pak Wali?

Masjid Raudatul Jannah Sembilah 4 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing

Sosialisasi Pencegahan Bahaya Kebakaran hutan dan lahan.

Jaga Selat Malaka dari Kejahatan, Polda Riau Ajak Polis Kontijen Bekerja Sama

Komitmen Polri Dalam Menciptakan Pemilu Damai 2024, Laksanakan Kegiatan Sosialisasi Menyebarkan Pamflet dan Brosur

Terkini +INDEKS

Sari Dumai Oleo Tingkatkan Akses Jalan bagi Masyarakat Lubuk Gaung

27 Juli 2026
Merasa Bahagia dan Bangga diIkut Sertakan Tarian Zapin Bagan, Pengawas Dlh Rohil Berikan Klarifikasi
24 Juli 2026
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Gandeng Guru Besar UIN Suska Riau
24 Juli 2026
Melebihi Standar, Kabupaten Rohil Berhasil Pecahkan Rekor MURI Melalui Tari Sapin Bagan
24 Juli 2026
Jawaban Bupati Rohil Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Rohil Atas Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
21 Juli 2026
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
20 Juli 2026
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
20 Juli 2026
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
20 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 310 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 306 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 241 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 354 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 390 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved