• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Pub, Karaoke, Gelper dan Billiard Ditutup, Bagaimana Nasib Para Pekerjanya ?

Redaksi

Rabu, 15 April 2020 22:31:00 WIB
Cetak


Dumai (PantauNews.co.id) – Terjadinya PHK dan meningkatnya pengangguran memang adalah merupakan konsekuensi dari merebaknya virus Corona di Indonesia. Kemudian disusul juga dengan beberapa kebijakan pemerintah yang memang berdampak secara ekonomis pada para buruh dan tenaga kerja.

Maraknya buruh yang sudah mulai dirumahkan, dari data yang dilansir, sudah ada 1,5 juta buruh serta pekerja yang dirumahkan. Ada sekitar 10 persen dari buruh tersebut, ternyata sudah resmi di PHK.

Hal ini juga dirasakan di Kota Dumai. Pasca edaran dan himbuau Walikota Dumai dengan antisipasi penyebaran Covid-19, banyak usaha-usaha yang diminta tutup yang belum diketahui kapan diizinkan beroperasi kembali.

Ada sejumlah usaha-usaha yang tutup di Kota seperti Pub, Karaoke, Gelanggang Permainan, Billiard, Warnet dan sebagainya. Pantauan, ada juga usaha yang terpaksa tutup akibat terjadinya penurunan penjualan dan membengkaknya biaya operasional. Akibatnya, banyak langkah pelaku usaha untuk merumahkan serta memberhentikan sementara tenaga kerjanya.

Salah satu pekerja yang dirumahkan sempat diwawancarai redaksi, Kamis dini hari (16/04), mengungkapkan bahwa dimana tempat ia bekerja, dipaksa tutup dan sehingga ia menjadi penggangguran.

“Kami dirumahkan untuk sementara dan belum tahu kapan, tempat kami bekerja beroperasi kembali. Kami hanya digaji, jika kami bekerja. Kami bukan bekerja diperusahaan besar, yang dirumahkan tapi tetap menerima gaji,” ungkap pekerja yang dirumahkan yang enggan namanya dipublikasikan.

Lanjutnya, apalagi dalam waktu dekat ini akan memasuki bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Untuk saat ini, dengan bekal gaji yang diterima relatif kecil dan bahkan dibawah UMK/ UMP, sulit rasanya bertahan hidup dan tidak ada satupun terdengar lowongan pekerjaan.

Informasi yang terangkum, ada puluhan orang yang bekerja di Pub dan Karoake saat ini kehilangan mata pencarian. Ironisnya, para pekerja dunia hiburan malam yang kebanyakan berasal dari luar kota Dumai, terancam tidak bisa pulang kekampung halamannya.

Seperti usaha Pub, Karaoke, Gelanggang Permainan dan Billiard, yang lazimnya tutup saat bulan suci Ramadhan oleh Pemerintah Kota Dumai, pada tahun sebelumnya tidak begitu berdampak khususnya para pekerja. Biasaya, para pekerja sudah mempersiapkan alternatif usaha sampingan dan ada juga yang bekerja sambilan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“ Kami juga belum tahu bagaimana nasib kami kedepannya. Mau cari kerja saja sudah binggung apabila mau usaha apa,” cetusnya.

Dampak ekonomi akibat pendemi coronavirus ini, hampir seluruh elemen usaha terjadi kelumpuhan. Banyak pelaku usaha yang menghentikan kegiatan usaha dan terancam gulung tikar.

Salah satu pelaku usaha yang juga berhasil diwawancarai, juga mengeluhkan terkait usahanya yang terimbas tutup oleh aturan pemerintah. Ia menceritakan bahwa bukan dirinya saja yang terimbas,bahkan banyak para pekerja yang menggantungkan hidup kepada dirinya.

“Saya harap pemerintah harus lebih arif dan bijaksana akibat dampak pandemi Covid-19 di Kota Dumai khususnya. Mohon dipetakan usaha-usaha kategori menengah keatas. Tidak semua usaha-usaha yang dipaksa tutup, memiliki tabungan lebih. Tempat usaha dan listrik harus dibayar setiap bulannya,” keluh pelaku usaha yang enggan disebutkan nama dan usahanya.

Jika dihitung, ada puluhan usaha yang terpaksa tutup terkait edaran pemerintah dalam memutuskan mata rantai virus corona. Jika dikalikan, berapa jumlah orang yang terancam kehilangan pekerjaan dan bahkan mata pencarian.

Salah satu pengusaha dan pengiat Anti Narkoba, GANN Kota Dumai Dedi Saputra, mengungkapkan bahwa jangan sampai tingkat kejahatan merajalela di Kota Dumai.

“Tingginya pengangguran, sangat rentan dengan tindakan kejahatan. Jangan sampai mereka terlibat tindakan kriminal dan bahkan terlibat dalam pengedaran narkoba. Potensi itu sangat memungkinkan,” pungkas Dedi Saputra.

Penulis: Aan Heru Saputra

Editor: Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Diduga Terlibat Percaloan Paspor, Pangkat 2 Pegawai Imigrasi Pekanbaru Terancam Turun Selama Setahun

Kapolri Pimpin Pembaretan Kontingen Satgas Misi Perdamaian PBB

Luncurkan Rumah Singgah, Arnita Sari: Gratis Bagi Masyarakat Tidak Mampu

Kejari Pekanbaru Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Pengangkutan Sampah Rp 165 Miliar

2Tak Corner Dumai Bersama Kasatlantas Serahkan Puluhan Bantuan Sembako di Kelurahan Tanjung Palas

DPC MCI Akan Tampil Dengan Strategi Oposisi

Provider Internet Di Kota Tangerang Diduga Abaikan Kenyamanan dan Keamanan Masyarakat

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, MPC Pemuda Pancasila Rohil Berbagi Takjil Kepada Warga

Gabungan Polres Dumai dan Polsek Bukit Kapur Aman 20 Penggendara

Dasboard Lancang Kuning Akan Resmi Menjadi Aplikasi Nusantara

Wako Dumai Menyayangkan Masih Banyaknya Sebagian Masyarakat yang Tidak Percaya dengan Pandemi

Inilah Gerakan Sensasional DPD MCI Provinsi Banten

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved