Greenpeace: Banjir Bandang Sumatra Akibat Gagalnya Pemerintah Kelola Ekologi Hulu
PANTAUNEWS, SUMATRA — Deretan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam sejumlah daerah di Sumatra dalam beberapa hari terakhir kembali memantik kritik terhadap pemerintah. Aktivis Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, menilai kejadian ini bukan semata fenomena alam, melainkan buah dari kelalaian negara dalam menghadapi krisis iklim dan menjaga kelestarian kawasan hulu.
Dikutip dari pikiranrakyat.com menyebutkan pada , Kamis (4/12/2025), Iqbal mengungkapkan bahwa Greenpeace sudah berulang kali menyampaikan peringatan mengenai kerentanan ekologis di Pulau Sumatra. Namun, ia menyayangkan sikap pemerintah yang dianggap abai sehingga bencana yang kini menelan ribuan korban jiwa tak dapat terhindarkan.
Iqbal turut menyinggung data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) yang mencatat hilangnya sekitar 1,4 juta hektare tutupan hutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sepanjang 2016 hingga 2025. Laju deforestasi itu, menurutnya, berkaitan erat dengan aktivitas 631 perusahaan pemegang izin tambang, HGU perkebunan sawit, PBPH, proyek geotermal hingga pembangkit listrik tenaga air dan mikrohidro.
Lebih jauh, Iqbal menegaskan bahwa sejumlah pejabat di kabinet Presiden Prabowo Subianto perlu bertanggung jawab atas kondisi ekologis yang memburuk tersebut—khususnya mereka yang berwenang dalam penerbitan perizinan, pengawasan, serta dokumen lingkungan.
Ia menyebut nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai pihak yang harus ikut bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang kini dirasakan masyarakat di Sumatra.
Menurut Iqbal, tanpa koreksi serius terhadap kebijakan tata kelola lingkungan, bencana serupa akan terus menghantui dan semakin memperburuk derita masyarakat di daerah rawan.


Berita Lainnya
Ratusan Spanduk Konser Kebangsaan Muhaimin Peduli Terpasang Di Ruas Jalan Protokol Kota Tangerang
Dugaan Sejumlah Oknum Pangkalan LPG 3 Kg Menjual 'Sesuka Hati'
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Banjir Bandang NTT
Danrem 073/Makutarama Kunjungi Kendal, Silaturahim dengan Tokoh Agama
HOAKS Jokowi Tunjuk Ahok dan Antasari Azhar Jadi Dewan Pengawas KPK, Ternyata Ini Kandidatnya
PT KPI RU Dumai Gelar Grand Safety Talk
Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan, PT KPI RU Dumai Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Masyarakat
Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro Pamit, Kasat Intel Polresta Tangerang Ucapkan Selamat dan Sukses
Dugaan Korupsi Pemukiman Transmigrasi di Inhil, PPTK Dijebloskan ke Penjara KPA Jadi Tahanan Kota
Pasang Foto Wajah pada Proyek Pemko, Diduga Oknum Caleg Incumbent Lakukan Kampanye Terselubung
Gugurkan Konsultan Yang Banting Harga,Janji Mentri PUPR
Menjadi Teladan bagi Masyarakat: Tindakan Sosial yang Inspiratif dari PAC Pemuda Pancasila Dumai Timur