• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Sumatera
  • Dumai

Mahasiswa Desak Penegakan Hukum

Ledakan Tangki di PT Wilmar Bioenergi Tewaskan Buruh Lepas, Manajemen Bungkam

PantauNews

Selasa, 22 April 2025 17:32:35 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, DUMAI – Kecelakaan kerja tragis kembali terjadi di kawasan industri PT Wilmar Grup. Seorang pekerja dilaporkan tewas setelah mengalami luka bakar serius akibat ledakan tangki di area pabrik PT Wilmar Bioenergi Indonesia (WBI), Rabu malam (16/4/2025). Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, General Manager PT Wilmar Grup, Simon Panjaitan, belum memberikan tanggapan atas insiden maut tersebut. 

Dikutip dari media Poros Riau, korban diketahui merupakan seorang buruh harian lepas yang sehari-hari bekerja di bagian operasional. Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban telah lama mengeluhkan kondisi tangki yang dianggapnya tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan kerja. Firasatnya ternyata menjadi kenyataan. Saat ledakan terjadi, korban justru berupaya menyelamatkan salah seorang karyawan tetap Wilmar, namun aksi heroik itu justru mengorbankan dirinya sendiri. 

Tubuh korban mengalami luka bakar parah hampir di seluruh bagian, mencapai 90 persen. Ia sempat dilarikan ke RS Awal Bros Dumai oleh ambulans milik perusahaan sekitar pukul 22.00 WIB. Namun karena kondisi kritis, korban kemudian dirujuk ke RS Awal Bros Pekanbaru keesokan harinya, Kamis (17/4), pukul 13.00 WIB. Sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. 

Sementara satu korban lainnya masih dirawat intensif di RS Awal Bros Dumai. 

Mirisnya, perusahaan diduga kuat menutup-nutupi kejadian ini. Tak ada pernyataan resmi, bahkan tidak ada klarifikasi publik maupun bentuk empati terbuka kepada keluarga korban. Hal ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak. 

Salah satunya datang dari Hamsyar, aktivis mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dumai. Ia menyebut tindakan perusahaan yang menyembunyikan kecelakaan kerja sebagai praktik berbahaya dan tidak bertanggung jawab. 

“Menutup-nutupi laka kerja bisa berdampak sangat serius. Bukan hanya tuntutan hukum dan sanksi berat, tapi juga reputasi perusahaan akan hancur. Ini sangat merugikan semua pihak, terutama para pekerja,” tegas Hamsyar kepada media ini, Jumat (18/4). 

Hamsyar juga mengungkapkan bahwa kecelakaan kerja di kawasan PT Wilmar Grup bukan kali pertama terjadi. Ia menduga, perusahaan telah lama melakukan praktik pengaburan informasi setiap kali terjadi insiden. 

“Efek domino dari pembiaran seperti ini sangat besar. Jika tidak ditangani serius, kasus serupa bisa terulang dan memakan lebih banyak korban. Perusahaan harus bertanggung jawab penuh, dan ini adalah waktu yang tepat bagi Kementerian Tenaga Kerja untuk turun tangan,” tegasnya. 

HMI menuntut agar Kementerian Tenaga Kerja dan aparat penegak hukum segera menyelidiki kasus ini secara menyeluruh serta menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak perusahaan apabila terbukti lalai dan menutup-nutupi insiden. 

Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan kerja bukanlah opsi, melainkan kewajiban mutlak setiap perusahaan, terlebih di sektor industri berisiko tinggi seperti pengolahan energi dan biofuel.
 


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Mengejutkan! Spanduk Tim Pokja Untuk Tuan Kini Terpasang di Kota Banda Aceh

Sie Propam Polres Subulussalam Cek Sikap Tampang dan Administrasi Seluruh Personel

Breaking News: Dikabarkan Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Subulussalam

Tokoh Muda Muhammad Irfan Diusung Jadi Calon Ketua KONI Kabupaten Solok

Nikmati Sore Ramadhan dengan Perjalanan Kereta

SMPN 3 Juli Bireuen Butuh Bantuan Paving Block

Pemberitaan Inisial BB dan RL, Dilirik LSM PAKAR Aceh dan MaTA

Pemerintah Aceh Undang Seluruh Kepala Daerah Se Provinsi Terkait Investasi

Berbagi Kepada Sesama, Ustadz Pawira: Salah Satu Manfaat Sedekah Terhindar Dari Musibah

Wahh!! Baru Empat yang Mengantongi SIU Perternakan Ayam Broiler Di Kota Subulussalam

Dispendikbud Kota Subulussalam Mendapat Penghargaan dari Badan Akreditasi Nasional PAUD Aceh

Sebanyak 86 KK Terima Bibit Kelapa Sawit dari Pemdes Lapahan Buaya

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 545 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved