Terkait Laporan Masyarakat Kampong Sepadan, Kanit Tipidter: Sedang Dalam Tahap Penyelidikan
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Menanggapi laporan masyarakat Kampong Sepadan, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam, terhada Perusahaan perkebunan PT Mitra Sejati Sejahtera Bersama (MSSB), terkait dugaan penyerobotan lahan, Kanit Tipidter Polres Subulussalam mengatakan sedang dalam tahap penyelidikan.
Hal tersebut, dikatakan Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan SIK MIK, melalui Kasatreskrim polres Subulussalam, yang disampaikan Kanit Tipidter Aipda Wirio, di lokasi, Kamis, (13/04/23).
"Ya, laporan masyarakat Sepadan sudah masuk dalam tahapa," sampai, Aipda Wirio.
Lebih lanjut, di sampaikannya, hari ini pihaknya telah meminta pihak BPN untuk menentukan koordinat yang di laporkan masyarakat setempat.
"Ini kita turun untuk menentukan titik koordinat lahan masyarakat apakah sesuai dengan lporan masyarakat atau tidak," tambahnya.
Disamping itu, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), Habibi Solin, saat dikonfirmasi dilokasi mengatakan. "Saat ini kita mengambil titik koordinat, yang sesuai dengan laporan masyarakat," cetusnya.
Disitu, Masyarakat sepadan mengakui tidak pernah menjual Lahannya kepada Pihak PT. MSSB, dikarenakan lahan yang dikuasai oleh masyarakat itu merupakan Tanah Transmigrasi.
Sebelumnya, AR Munthe,SH.,CPCLE, selaku kuasa hukum masyarakat Sepadan, mengungkapkan, diduga pihak PT MSSB menyerobot lahan masyarakat selebar 40 (Empat Puluh) Hektar, hingga pihaknya melakukan laporan ke Polres Subulussalam.
Tak luput, dia pun mengapresiasi Polres Kota Subulussalam, yang telah cepat menanggapi laporannya itu. " Pada, Rabu, 5/04/23. Kami melakukan Laporan ke Polres Subulussalam, hari ini pihak polres menindaklanjuti laporan kami itu," jelas Abdul.
Terpantau dilapangkan, turut hadir dalam kegiatan penentuan titik koordinat lahan masyarakat itu dihadiri langsung oleh Pihak Disnakertrans, BPN, Pihak Polres Subulussalam, Muspika Kecamatan Runding, masyarakat Sepadan, dan Kepala Kampong setempat. (Juliadi)


Berita Lainnya
Tolak Pilkampong Ulang, Ratusan Warga Makmur Jaya Demo di Kantor Walikota DPMK dan DPRK Subulussalam
KKG Gugus Melati II Kecamatan Jangka Gelar Pelatihan Strategi Pembelajaran Jarak Jauh
Miris! Ingin Ambil Ijazah, Wali Santriwati Pesantren Hidayatullah Dikenakan Biaya Rp 290 Ribu
Sehari, Tim Operasi Yustisi Lakukan Puluhan Ribu Kali Razia Prokes
Lapas Alahan Panjang Kelas III Jalin Mou dengan BLK Kabupaten Solok
Anggota DPRK Aceh Selatan Amiruddin Laksanakan Reses II Sidang II di Desa Ladang Rimba
Gugatan PTUN Terhadap Walikota Subulussalam Masih Berlangsung
Apresiasi LSM Pendidikan, Sairun Istilahkan Kritik Sebagai ISIS
Tol Pekanbaru - Rengat Dimulai September 2020
Memperingati HUT RI ke-77, Muspika Sultan Daulat Gelar Upacara
Miris! Undangan Permainan Domino Di Kota Subulussalam Beredar Di Media Sosial
MKKS SMA/Sederajat Di Bireuen Gelar Pelatihan Skenario Pembelajaran Dimasa Pandemi Covid-19