• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

OTT KPK Bupati Meranti, Larshen Yunus 'Endus' Adanya Dugaan Unsur Politis

PantauNews

Jumat, 07 April 2023 18:39:36 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH MM, menuai tanda tanya.

Pasalnya, dari Jum'at dini hari (7/4/2023) tadi OTT itu berlangsung, pihak KPK terkesan menutup diri dari semua pihak, termasuk dari kalangan wartawan.

Seperti biasanya, target OTT langsung dibawa ke Mapolda Riau ataupun ke Mako Brimob Pekanbaru. Namun, untuk Bupati Kepulauan Meranti tersebut, kabarnya langsung diterbangkan ke Jakarta.

Bagi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Provinsi Riau, Larshen Yunus menyebutkan bahwa OTT tersebut sangat aneh dan wajib ditelusuri. Apakah murni penegakan hukum atau justru sarat akan unsur politis.

Bagi Larshen Yunus, OTT seperti itu benar-benar telah mengganggu kondusifitas, semua orang jadi bingung dengan dugaan gaya-gaya culas ala KPK.

"Kami heran saja, selama ini Bupati Meranti dikenal proaktif dan vokal dalam menjalankan tugasnya. Bupati yang sempat membuat heboh sejagad maya se-Indonesia, hanya karena terlihat tegas dalam penyampaian argumentasi dihadapan pihak Kementerian Keuangan," ujar Larshen Yunus, dengan nada tanda penuh tanya.

Ketua KNPI Riau juga menambahkan bahwa pihaknya justru mendengar ada hubungan dan komunikasi yang tidak baik antara Bupati HM Adil dengan Ibunya. Oleh karena itu, beberapa pihak menyangkutkan peristiwa tersebut sebagai hukum karma yang diterima sang Bupati Meranti.

Hal tersebut dianggap perlu dan KPK diharapkan mampu bekerja transparan. Jangan terkesan super power dengan sesuka hatinya melumpuhkan seseorang. Semuanya mesti berimbang dan keterbukaan dalam informasi publik.

"Jujur saja kami menyampaikan, bahwa tidak semua Keputusan dari KPK itu benar 100 persen. Jangan dianggap OTT sudah bisa dibenarkan, yang bersangkutan bersalah," beber Larshen Yunus.

"Buktinya pernah mereka (KPK, red) turun di kediaman pribadi seorang pengusaha di Pekanbaru, namun sampai saat ini berita terkait hal itu banyak yang dihapus. Apa kabar peristiwa OTT yang di Jalan Tanjung Datuk itu. Apakah terkait Proyek APBD Kabupaten Bengkalis yang menyeret nama salah seorang pengusaha inisial DH, kok KPK seperti 'macan ompong'," imbuhnya, seraya bertanya-tanya.

Sampai berita ini diterbitkan, Jum'at (7/4/2023) Ketua KNPI Provinsi Riau akan segera mengutus tim untuk bergegas berangkat ke Jakarta, guna memastikan supremasi hukum terhadap Bupati Kepulauan Meranti beserta rombongan yang diangkut ke Gedung KPK. (*)
 


Sumber : Larshen Yunus /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Polisi: Pembakar Bendera Merah Putih Warga Aceh, Tinggal di Malaysia

Zahirman Zabir Di Dukung Penuh Pemuda Kota Dumai

Jelang Musda I PJS Riau Panitia Matangkan Persiapan Pelantikan Pengurus

Merapat ke Jokowi, Demokrat Tawarkan 10 Tahun Pengalaman SBY

Setelah Mengantongi Mandat Pusat, GANN Dumai Resmi Terbentuk

Ikut Peduli Memutuskan Mata Rantai Virus Corona, IKMBD 'Semprot' Dibeberapa Titik di Kota Dumai

Pengamat: Hari Ini Kita Butuh Makan, Bukan Dibelikan Baju

KBRI Laporkan Unggahan Penghinaan Lagu Indonesia Raya ke Polisi Malaysia

'Muak dengan Sandiwara' 2 Orang Menteri Presiden Jokowi, DPP Pro JARWO Siapkan Laporan ke Mabes Polri

Puluhan Siswa Kesurupan Massal di SMPN 1 Dumai, Sebelumnya Juga Terjadi di SMPN 14 Dumai

Peduli dan Antisipasi Pencegahan Corona, Hendri Sandra Berikan 2 'Disinfection Chamber' ke Rumah Ibadah

Berbuntut Dugaan Penyalahgunaan Etika dan Wewenang,Kepala PN Siak Dilaporkan

Terkini +INDEKS

Lurah Bagan Barat Siti Zuhra Bersama Staf dan Ketua RT Kembali Laksanakan Goro Bersama (Rutin)

30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur dan Beri Dampak Ekonomi
30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Dumai
29 April 2026
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadhli Pimpin PWI Rohil Periode 2026-2029
29 April 2026
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan
28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat

Dibaca : 1116 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1036 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 381 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1216 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 738 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved